Mobile Development: Apa itu? Tujuan dan Fungsi, Cara Kerja, Jenis, Macam Platform serta Kenapa itu Penting!

1
Gambar Dari Pengertian Mobile Development Apa Itu Pengembangan Atau Mobile Device Programming Tujuan Dan Fungsi Cara Kerja Jenis Apps Application Macam Platform Serta Kenapa Itu Penting
Gambar Dari Pengertian Mobile Development Apa Itu Pengembangan Atau Mobile Device Programming Tujuan Dan Fungsi Cara Kerja Jenis Apps Application Macam Platform Serta Kenapa Itu Penting

Mengenal Pengertian Mobile Development, Apa itu Pengembangan Mobile (Device) Programming? Tujuan, Fungsi, Cara Kerja, Jenis, Macam dan Kenapa itu Penting!

Seperti yang kita lihat, perkembangan aplikasi seluler berkembang pesat sekarang ini. Ya, mulai dari ritel, telekomunikasi dan e-commerce hingga asuransi, perawatan kesehatan dan pemerintahan.

Yup! Organisasi di seluruh industri harus memenuhi ekspektasi pengguna akan cara-cara yang real-time dan nyaman untuk melakukan transaksi dan mengakses informasi (baca selengkapnya arti informasi disini).

Saat ini, khususnya di tahun 2021 sekarang, perangkat mobile dan aplikasi seluler telah menunjukkan nilai mereka.

Terlebih, karena adalah cara paling populer bagi orang dan bisnis untuk terhubung ke internet. Agar tetap relevan, responsif, dan sukses, organisasi perlu mengembangkan aplikasi seluler yang diminta oleh pelanggan, mitra, dan karyawan mereka.

Terkait hal itu, dalam postingan kali ini Kami akan membahas secara lebih lengkap dan detail tentang apa itu pengertian mobile development atau device programming.

Berikut ini adalah ulasannya, mari kita simak!

Pengertian Mobile Development

Berarti pengembangan seluler (dalam bahasa Indonesia), mobile development adalah segala jenis praktik pengembangan untuk semua tipe perangkat seluler.

Berdasarkan sumber dari Situs Amazon, pengembangan aplikasi seluler atau mobile device application development (programming) adalah proses pembuatan aplikasi perangkat lunak yang berjalan di perangkat seluler, dan aplikasi seluler biasa menggunakan koneksi jaringan untuk bekerja dengan sumber daya komputasi jarak jauh (remote).

Oleh karena itu, proses pengembangan seluler (mobile development) melibatkan pembuatan bundel perangkat lunak yang dapat diinstal (kode, biner, aset, dan lain sebagainya) serta mengimplementasikan service (layanan) back-end seperti akses data dengan API (baca pengertian API disini), dan menguji aplikasi pada perangkat targetnya.

Apa itu Pengembangan atau Mobile Device Programming?

Gambar Apa Itu Pengembangan Atau Mobile Device Programming Tujuan Dan Fungsi Serta Cara Kerja Developmentnya
Gambar Apa Itu Pengembangan Atau Mobile Device Programming Tujuan Dan Fungsi Serta Cara Kerja Developmentnya

Lalu, apa itu yang dimaksud dengan pengembangan atau mobile device programming?

Benar! Seperti yang sudah Kami terangkan di dalam pengertian dan artinya di atas, istilah ini lebih dikenal dengan sebutan mobile development secara global.

Pengembangan atau mobile device programming adalah serangkaian proses dan prosedur yang terlibat dalam penulisan perangkat lunak untuk perangkat komputasi nirkabel yang terbilang kecil.

Sebagai contoh misalnya seperti pengembangan aplikasi web (web development), pengembangan aplikasi seluler berakar pada pengembangan perangkat lunak yang lebih tradisional.

Namun, 1 (satu) perbedaan penting yang perlu untuk diketahui dalam pengembangan atau mobile device programming adalah bahwa aplikasi seluler sering kali ditulis secara khusus untuk memanfaatkan fitur unik yang ditawarkan perangkat seluler tertentu.

Contohnya misalnya seperti aplikasi game mungkin dibuat untuk memanfaatkan akselerometer iPhone atau aplikasi kesehatan seluler mungkin dibuat untuk memanfaatkan sensor suhu smart watch (jam tangan pintar).

Terkait sejarahnya sendiri, adapun pada tahun-tahun awal aplikasi mobile (seluler) ini, satu-satunya cara untuk memastikan aplikasi memiliki kinerja optimal pada perangkat apa pun adalah dengan mengembangkan aplikasi secara native (asli) untuk perangkat tertentu.

Benar! Hal ini berarti bahwa pada level yang sangat rendah, kode baru harus ditulis secara khusus untuk setiap prosesor perangkat tertentu.

Sekarang di tahun 2021 ini, sebagian besar upaya pengembangan aplikasi seluler berfokus pada pembuatan aplikasi yang tidak harus mendukung perangkat aslinya tersebut, dimana itu dikenal dengan istilah hybrid app (baca pengertian hybrid app disini).

Tujuan dan Fungsi Mobile Development

Setelah kita mengetahui apa arti dan pengertian mobile development atau device programming di atas, tentunya kita juga harus mengetahui apa tujuan dan fungsi pengembangannya secara khusus.

Oke, dii era smartphone (baca pengertian smartphone disini) sekarang, orang-orang sering membawa perangkat portabel ke mana-mana.

Disana mereka juga bergantung pada perangkat itu serta meletakkan banyak informasi kehidupan sehari-hari mereka, seperti janji temu atau daftar belanjaan di dalamnya.

Yup! Baik itu ponsel atau tablet, Anda akan selalu menemukan mobile application (aplikasi seluler) di dalamnya.

Tujuan utamanya sendiri yaitu untuk membantu seseorang mengatur jadwal, meningkatkan produktivitas, atau menghibur mereka.

Baca Juga :  Network Security: Apa itu Keamanan Jaringan? Tujuan dan Fungsi, Jenis, Macam serta Kenapa itu Penting!

Benar! Itu semua dapat dilakukan berkat ada dan berperannya fungsi divisi pengembangan perangkat lunak atau pengembangan seluler atau mobile development.

Ini memungkinkan untuk membuat aplikasi tertentu agar sesuai dengan harapan Anda. Ada beberapa jenisnya, serta platform tempat aplikasi beroperasi. Ditentukan oleh kebutuhan audiens target dan karakteristik aplikasi, Anda dapat memilih teknik terbaik untuk produk Anda.

Cara Kerja Mobile Development

Dalam membahas tentang apa itu pengertian pengembangan atau mobile development, tentunya hal tersebut juga berkaitan erat dengan bagaimana prinsip dan cara kerja development-nya.

Oke, terlepas dari jenis project yang ingin Anda wujudkan, proses pengembangan aplikasi pada dasarnya memiliki bekerja dengan 6 (enam) langkah utama.

Betul, memecah proyek menjadi langkah-langkah sederhana ini pastinya juga akan membantu Anda mengembangkan aplikasi dan melakukan mobile device programming dengan cepat serta efisien.

Di bawah ini adalah 6 (enam) langkah utama dalam mobile development atau ketika menerapkan praktik mobile device programming yang harus kalian ketahui:

  1. Ide atau idea; Saat melakukan brainstorming ide aplikasi, lakukan penelitian untuk menjawab beberapa pertanyaan tentang hal itu, sebagai contoh misalnya seperti masalah apa yang diselesaikan aplikasi ini? Siapa target audiensnya? Mengapa fitur ini penting serta apakah pesaing Anda juga memiliki aplikasi serupa.
  2. Desain (design); Selanjutnya Anda akan mendesain antarmuka pengguna atau User Interface (UI) dan pengalaman pengguna atau User Experience (UX) untuk menavigasi pengguna melalui aplikasi sehingga membuatnya mudah digunakan.
  3. Pengembangan atau development; Selama tahap ini Anda akan menulis kode untuk aplikasi Anda, mengembangkan kode dan memulai pengujian pendahuluan. Perlu kalian ketahui bahwa tahapan ini lebih dikenal dengan proses mobile device programming.
  4. Pengujian atau testing; Dengan menguji aplikasi Anda, Anda akan menentukan kualitasnya, malfungsi apa yang terjadi, serta bagian dan fitur apa saja yang dapat kalian tingkatkan.
  5. Peluncuran atau launching; Setelah aplikasi Anda bebas bug dan siap digunakan, Anda dapat memublikasikannya di pasar seperti Apple App Store dan Google Play.
  6. Pemasaran (marketing); Setelah semua langkah dalam cara kerja mobile development di atas dilalui, selanjutnya buatlah strategi pemasaran agar pengguna dapat mengunduh atau download aplikasi Anda dan memberikan masukan tentang cara meningkatkan interaksi pengguna yang ada.

Jenis Mobile Apps Development atau Programming

Gambar Jenis Jenis Mobile Apps Dan Programming Languages Serta Macam Platformnya Dan Kenapa Itu Penting
Gambar Jenis Jenis Mobile Apps Dan Programming Languages Serta Macam Platformnya Dan Kenapa Itu Penting

Untuk lebih memahami tentang apa itu arti mobile development, dalam subbagian postingan kali ini Kami juga akan menerangkan terkait apa saja jenis tipe mobile apps (application) development atau programming-nya.

Benar! Seperti perangkat lunak desktop, aplikasi seluler juga dirancang menggunakan berbagai bahasa pemrograman dan berbagai macam tipe framework (kerangka kerja).

Sementara sistem operasi paling populer terutama di zaman sekarang seperti iOS dan Android yang telah melakukan pekerjaan mereka dengan sangat baik dalam menstandarisasi jenis pengembangan aplikasi seluler yang tersedia untuk pemrogram, perlu kalian ketahui juga bahwa aplikasinya masih dapat bervariasi.

Di bawah ini adalah jenis-jenis mobile apps (application) development atau programming yang harus kalian ketahui.

a. Native Apps

Jenis mobile development yang pertama yaitu aplikasi native atau native apps.

Tipe ini adalah aplikasi yang dibuat untuk platform tertentu (iOS atau Android) dengan menggunakan alat pengembangan perangkat lunak dan bahasa yang didukung oleh sistem operasi tersebut.

Sebagai contoh, misalnya seperti iOS menggunakan Xcode dan Objective-C, sedangkan Android menggunakan Eclipse dan Java.

b. HTML5 Apps

Berdasarkan standar teknologi web yang hampir universal, jenis mobile development berikutnya yaitu HTML5 yang diperkuat dengan teknologi web JavaScript dan CSS.

Jenis aplikasi seluler ini menggunakan pendekatan tulis sekali dan kemudian pergi, atau yang lebih dikenal dengan istilah Write One and Run Anywhere (WORA).

Aplikasi yang dikembangkan dalam kerangka atau struktur ini kompatibel dengan banyak platform dan hanya memerlukan sedikit perubahan untuk memastikan fungsionalitas lengkap di setiap sistem operasi.

c. Hybrid Apps

Aplikasi tipe hibrida atau hybrid apps ini memerlukan pembuatan container yang dikembangkan dalam sistem asli (native), dimana itu memungkinkan mobile development dengan menyematkan atau melakukan embedding (baca pengertian embedding disini) aplikasi HTML5 di dalamnya.

Aplikasi hibrid pada dasarnya memungkinkan aplikasi untuk menggunakan elemen yang beragam dan unik dari setiap sistem asli atau native-nya.

d. Cross-Platform Application

Jenis selanjutnya yang perlu kalian ketahui yaitu application (aplikasi) seluler lintas atau cross platform.

Apps atau application jenis lintas platform ini dapat ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman dan kerangka kerja yang berbeda, tetapi dikompilasi menjadi aplikasi asli yang berjalan langsung di sistem operasi perangkat.

Baca Juga :  Apa itu Listicle? Ini Pengertian, Jenis dan Contohnya! Kenapa Listikel Efektif serta Apa Faktor Penyebabnya?

e. Progressive Web Apps

Jenis mobile development terakhir yang dapat Kami jelaskan disini, yaitu aplikasi web progresif atau Progressive Web App (PWA).

Jenis ini menawarkan pendekatan alternatif untuk pengembangan aplikasi seluler tradisional dengan melewatkan (tanpa menggunakan) App Store atau Play Store serta penginstalan aplikasi.

PWA adalah aplikasi web yang memanfaatkan sekumpulan kemampuan browser, dimana mereka seperti bekerja secara offline, menjalankan proses latar belakang, dan menambahkan tautan ke layar beranda perangkat.

Ya! PWA dapat memberikan pengalaman pengguna kemampuan seperti aplikasi sungguhan yang bisa disebut denga istilah “app like”.

Macam Platform Mobile Device Development (Programming)

Oke, sekarang kalian pasti sudah dapat menggambarkan seperti apa mobile development atau device programming itu bukan?

Baiklah, kemudian apa saja macam-macam platform untuk menerapkan pengembangan aplikasi seluler itu?

Ya, sepanjang sejarah komputasi, sebenarnya ada beberapa platform pengembangan aplikasi seluler yang berbeda.

Akan tetapi, hingga saat ini, pengembangan seluler belum menjadi pusat perhatian dan tidak ada platform dominan yang pernah ada.

Terkait sejarah mobile device programming sendiri, perlu kalian semua ketahui bahwa hal itu semuanya sudah berubah semenjak diperkenalkannya iPhone pada tahun 2007.

Sejak itu, kini banyak eksperimen seluler telah berkembang selama beberapa waktu dan walaupun beberapa diantaranya tidak bertahan lama.

Sebagai contoh misalnya seperti Windows CE yang nampak sangat menjanjikan, tetapi mereka masih tidak bisa melakukan dan melanjutkan pengembangannya dengan benar.

Juga, seperti Blackberry yang sepertinya terlihat akan mendominasi dunia, namun mereka hanya bertahan sementara waktu.

Tetapi hari ini, hingga di tahun 2021 sekarang, ada 2 (dua) pesaing utama yang populer, dan kemudian sisanya yang masih bertahan.

Baiklah, di bawah ini adalah beberapa macam platform mobile development yang harus kita ketahui.

a. iOs

Macam platform mobile development atau device programming yang pertama yaitu iOS.

Ya, platform ini bisa dibilang “pemain besar” dalam hal pengembangan seluler (mobile).

Benar! Merekalah yang membawa pengembangan seluler ke zaman modern dengan sepenuhnya mengubah gagasan perangkat seluler dan perangkat lunak seluler.

iOS, tentu saja, dikembangkan oleh Apple, dan berjalan secara eksklusif atau khusus pada produk Apple.

iOS pada intinya sangat mirip dengan Unix, dan itu didasarkan pada BSD dan OS X.

Aplikasi iOS biasanya dibuat menggunakan Objective-C atau bahasa pemrograman yang sekarang lebih populer untuk platform tersebut adalah Swift.

b. Android

Selanjutnya, jika bukan iOS, maka itu sudah pasti Android.

Android adalah pemain dominan lainnya di ruang mobile device programming.

Android terbilang sedikit lebih lambat dari dunia pengembangan seluler, mereka pertama kali dirilis pada bulan september tahun 2008, dimana itu hampir setahun lebih lambat dari iOS, namun masih berhasil mendapatkan pangsa pasar seluler yang cukup besar.

Well, secara teknis, berdasarkan data dari beberapa sumber yang Kami kumpulkan, Android adalah OS seluler dengan pangsa pasar terbesar dan paling dominan, dengan bobot sekitar 80% (persen) dibandingkan dengan pangsa iOS yang besarnya 18% (persen).

Memang, sekilas, angka-angka tersebut terlihat agak menipu karena Android adalah pasar yang terfragmentasi, dimana mereka terdiri dari banyak device (perangkat) berbeda yang dibuat oleh produsen berbeda serta juga menjalankan versi sistem operasi Android yang berbeda.

Android, didukung oleh Google sendiri dan itu adalah sumber terbuka (open source), tidak seperti iOS.

Siapa pun dapat membuat perangkat Android, dan mereka juga dapat dirancang untuk berjalan di berbagai platform perangkat keras yang berbeda serta perangkat dengan faktor bentuk dan kemampuan yang sangat berbeda.

Sedangkan untuk iOS, mereka dirancang untuk berjalan, dan hanya berjalan di serangkaian perangkat Apple tertentu.

Platform pengembangan native (asli) untuk aplikasi OS Android adalah Java.

c. Others (Lainnya)

Platform terakhir yang akan Kami jelaskan dalam postingan kali ini akan Kami sebut sebagai others atau lainnya.

Yup! Semua yang tersisa di pasar OS seluler memiliki pangsa pasar atau market share (baca pengertian market share disini) yang sangat sedikit, dan pastinya kurang dari 2% (persen) dari keseluruhan pasar.

Sisanya, dapat Kami katakan bahwa Windows dan Blackberry-lah mungkin yang terbesar, namun sebagian besar lainnya masih tetap tidak bisa bersaing.

Baca Juga :  Statistics: Apa itu Statistik? Sejarah, Tujuan, Fungsi, Dasar atau Fundamentals, Jenis, Macam serta Kenapa itu Penting!

Betul, pada dasarnya, jika Anda akan mengembangkan aplikasi seluler dan menjadi pengembang (developer) aplikasi seluler (mobile apps), maka pilihlah salah satu antara iOS atau Android (baca pengertian Android disini) dalam praktik mobile development kalian.

Kenapa Mobile Device Development dan Programming itu Penting?

Jadi, apa hal yang membuat mobile device development dan programming itu merupakan hal yang penting?

Memang, dalam dunia bisnis, mengembangkan aplikasi dapat menghubungkan Anda dengan pelanggan dalam berbagai cara.

Terlebih, karena device (perangkat) seluler sering digunakan oleh audiens kit, maka, ini adalah saluran pemasaran seluler yang juga bisa mempromosikan dirinya sendiri di mana-mana.

Bagi pengguna atau end user (baca pengertian end user disini) sendiri, pengembangan aplikasi seluler atau mobile development sangat penting.

Betul! Portabilitas dan kemudahan penggunaan membuat usability atau kegunaan aplikasi seluler menjadi sangat sederhana bagi audiens.

Aplikasi seluler (mobile), juda dapat mengirimkan informasi ke pelanggan mereka menggunakan notifikasi atau yang lebih dikenal dengan push-notification.

Oleh karena itu, ketika ada sesuatu yang baru, baik itu seperti fitur baru ditambahkan, atau hadiah dan diskon, mereka dapat dengan cepat didiskusikan dan diinformasikan kepada audiens.

Perangkat seluler semakin meningkat dalam hal permintaan, dengan munculnya koneksi data berkecepatan super seperti 4G dan 5G dengan tarif yang sangat rendah serta ketersediaan smartphone dengan fitur-fitur penting menjadikan ini bahan yang sangat penting untuk menghasilkan pendapatan bisnis yang berkelanjutan.

Jadi, jika Anda adalah pemilik bisnis yang ingin meningkatkan revenue atau pendapatan, merancang aplikasi yang berguna kepada pelanggan Anda sangatlah penting.

Kesimpulan

Oke, Kami pikir sudah cukup jelas untuk pembahasan Pengertian Mobile Development, Apa itu Pengembangan Mobile (Device) Programming? Tujuan, Fungsi, Cara Kerja, Jenis, Macam dan Kenapa itu Penting.

Jadi, berdasarkan penjelasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa pengembangan seluler atau mobile development adalah proses pembuatan perangkat lunak untuk smartphone dan asisten digital, dimana beberapa diantaranya yang paling umum yaitu untuk Android dan iOS.

Software (perangkat lunak) berupa mobile apps atau application ini dapat diinstal sebelumnya pada perangkat, diunduh dari toko aplikasi seluler atau diakses melalui browser web seluler.

Programming languages (bahasa pemrograman) dan markup yang digunakan untuk jenis pengembangan perangkat lunak ini mencakup Java, Swift, C#, dan HTML5.

Setelah Anda memilih platform atau platform OS, Anda perlu mengatasi batasan perangkat seluler dan mengantarkan aplikasi Anda melewati potensi rintangan dalam distribusinya.

Dengan mengikuti beberapa pedoman dasar dan praktik terbaik, maka Anda dapat menyederhanakan perjalanan pengembangan aplikasi Anda.

Pada dasarnya, setiap perangkat memerlukan proyek pengembangan aplikasi selulernya sendiri dengan basis kodenya sendiri.

Tools (alat) lintas platform modern menggunakan bahasa umum seperti C# dan JavaScript untuk berbagi kode di seluruh proyeknya.

Hal ini memungkinkan para pengembang atau developers menggunakan basis code (baca pengertian code disini) tunggal untuk Apple iOS, Google Android, dan Progressive Web App (PWA).

Penutup

Demikianlah postingan tulisan yang dapat Kami bagikan kali ini, dimana Kami membahas terkait Pengertian Mobile Development, Apa itu Pengembangan Mobile (Device) Programming? Tujuan, Fungsi, Cara Kerja, Jenis, Macam dan Kenapa itu Penting.

Semoga apa yang sudah Kami coba sampaikan serta jelaskan disini dapat bermanfaat dan juga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita semua terutama dalam bidang teknologi web dan smartphone atau mobile.

Silahkan bagikan artikel atau postingan Kami disini kepada teman, kerabat serta rekan kerja dan bisnis kalian semua khususnya jika kalian temukan ini bermanfaat dan juga jangan lupa subscribe Blog dan YouTube Kami. Sekian dari Kami, Terima Kasih.

1 Komentar

Tinggalkan Komentar