Memahami Pengertian Code: Apa itu Coding dan Source Code? Tujuan, Fungsi, Cara Kerja, Jenis dan Macam serta Contohnya!

0
Gambar Dari Pengertian Code Apa Itu Coding Dan Source Code Tujuan Fungsi Cara Kerja Jenis Dan Macam Contoh Serta Apakah Itu Sulit
Gambar Dari Pengertian Code Apa Itu Coding Dan Source Code Tujuan Fungsi Cara Kerja Jenis Dan Macam Contoh Serta Apakah Itu Sulit

Tahukah Kalian, Pengertian Code, Apa itu Coding dan Source Code? Tujuan, Fungsi, Cara Kerja, Jenis dan Macam Penerapan serta Contohnya!

Benar, seperti yang kita ketahui bahwa dalam dunia programming (baca pengertian programming disini), sebuah script atau skrip, mereka sendiri hanya dapat melakukan sesuatu jika dikompilasi dan kemudian dieksekusi.

Ini berguna saat Anda masih mengerjakannya, tetapi setelah selesai, Anda ingin orang yang bukan programmer dapat menggunakan kode Anda.

Ya! Yang Anda butuhkan hanyalah mengubah kode Anda menjadi sebuah program.

Setiap jenis aplikasi, game, atau situs web merupakan sebuah program.

Saat Anda selesai dengan code Anda, Anda dapat mengkompilasinya menjadi sebuah program.

Proses kompilasi ini akan mengubah kode dari bahasa pemrograman Anda menjadi kode mesin yang dapat dipahami komputer.

Terkait hal tersebut, dalam postingan kali ini, Kami akan membahas secara lebih detail dan lengkap tentang apa itu pengertian code.

Berikut adalah ulasannya.

Pengertian Code

Berarti kode (dalam bahasa Indonesia) merupakan singkatan dari kode sumber atau source code.

Code adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan teks yang ditulis menggunakan protokol bahasa tertentu oleh pemrogram komputer.

Adapun contoh dari beberapa bahasa pemrograman termasuk C, C #, C ++, Java, Perl, PHP atau Ruby.

Kode juga dapat digunakan dengan cara yang tidak terlalu formal untuk merujuk ke teks yang ditulis untuk bahasa markup atau gaya, seperti HTML dan CSS (Cascading Style Sheets) dimana hal ini juga sesuai berdasarkan sumber yang Kami simpulkan dari Situs Computerhope

.

Sebagai contoh misalnya, Anda mungkin melihat orang membuat referensi ke code dalam berbagai bahasa coding, seperti “kode C”, “kode PHP”, “kode HTML”, atau “kode CSS”.

Apa itu Coding (Pengkodean)?

Gambar Kode Mesin Dalam Membahas Apa Itu Code Dan Sumber Atau Source Code Serta Tujuan Fungsi Dan Cara Kerjanya
Gambar Kode Mesin Dalam Membahas Apa Itu Code Dan Sumber Atau Source Code Serta Tujuan Fungsi Dan Cara Kerjanya

Lalu, apa itu sebenarnya yang dimaksud dengan coding atau pengkodean itu?

Coding, proses kode atau pengkodean adalah proses menggunakan bahasa pemrograman untuk membuat komputer berperilaku seperti yang Anda inginkan.

Setiap baris kode memberi tahu komputer untuk melakukan sesuatu, dan dokumen yang penuh dengan baris kode disebut script (skrip).

Setiap skrip dirancang untuk menjalankan suatu pekerjaan.

Pekerjaan ini mungkin mengambil gambar dan mengubah ukurannya.

Sebagai contoh misalnya mereka mungkin memainkan suara atau musik tertentu.

Seperti saat Anda mengklik tombil like (suka) pada postingan seseorang di media sosial (baca pengertian media sosial disini), code dari skriplah yang membuatnya terjadi.

Ya! Berbeda, tidak seperti manusia, komputer akan melakukan apa yang Anda perintahkan.

Ini mungkin terdengar bagus dan hebat, tapi hal ini tentunya bisa menimbulkan masalah.

Jika Anda memberi tahu komputer untuk mulai menghitung ke atas, dan tidak menyuruhnya berhenti, komputer akan terus menghitung selamanya!

Menjadi pemrogram yang baik adalah tentang mengetahui cara memberi tahu komputer untuk bertindak.

Apa itu Sumber atau Source Code?

Kemudian apa itu sumber atau source code?

Kode sumber atau source code aadalah komponen fundamental dari program komputer yang dibuat oleh seorang programmer.

Ya! Itu bisa dibaca dan mudah dipahami oleh manusia.

Sebagai contoh misalnya ketika seorang programmer mengetikkan urutan pernyataan bahasa pemrograman C ke dalam Windows Notepad dan menyimpan urutan tersebut sebagai file teks dengan format .txt, file teks tersebut dapat dikatakan berisi kode sumber.

Kode sumber dan kode objek terkadang disebut sebagai versi “before (sebelum)” dan “after (setelah)” dari program komputer yang dikompilasi.

Namun, untuk bahasa program skrip yang tidak dikompilasi atau ditafsirkan seperti JavaScript (baca pengertian Javascript disini), istilah source code dan object code tidak berlaku, karena hanya ada 1 (satu) bentuk kode.

Tujuan Code atau Kode

Agar lebih memahami tentang arti dan apa itu code, pastinya kita juga harus mengetahui untuk apa tujuannya sebenarnya.

Memang, selain memberikan dasar untuk pembuatan software (perangkat lunak), kode sumber atau yang lebih dikenal dengan code ini juga memiliki tujuan penting lainnya.

Sebagai contoh misalnya, para pengguna ahli yang memiliki akses ke kode sumber dapat lebih mudah menyesuaikan penginstalan perangkat lunak, jika diperlukan.

Baca Juga :  Line For PC Versi Terbaru: v5.23.0 Full Gratis untuk Desktop Windows dan MacOS Download!

Sementara itu, developers atau para pengembang lain dapat menggunakan code untuk membuat program serupa untuk platform (baca pengertian platform disini) operasi lain, dimana tugas ini akan lebih rumit tanpa instruksi dari coding (pengkodean).

Akses ke kode sumber atau source code juga memungkinkan pemrogram untuk berkontribusi pada komunitas mereka, baik melalui berbagi kode untuk tujuan pembelajaran atau dengan mendaur ulang sebagian darinya untuk aplikasi lain.

Fungsi dari Code

Setelah kita mengetahui apa itu arti code atau kode di atas, adalah merupakan hal yang penting juga bagi Kami untuk menjelaskan terkait apa fungsinya.

Memang, sementara ilmu komputer berhubungan dengan ide-ide teoritis tingkat tinggi, hampir setiap aspek kehidupan modern bergantung pada pengkodean (coding).

Setiap aplikasi di ponsel atau smartphone, tablet, atau komputer menggunakan bahasa komputer untuk dijalankan.

Sistem digital lain seperti smart TV dan kalkulator umur atau usia juga menggunakannya.

Terutama di tahun 2020 sekarang ini, hampir setiap mobil baru menggunakannya untuk mengontrol segalanya mulai dari sistem pendingin udara hingga injektor bahan bakar.

Juga, seperti sebuah kota yang menggunakan komputer untuk mengoperasikan sinyal lalu lintas.

Sistem yang dulunya analog kini disederhanakan menggunakan sistem terkomputerisasi.

Hal ini memungkinkan para engineer (insinyur) untuk membangun sistem, struktur, dan mesin yang lebih efisien dan lebih murah.

Lebih lanjut, beberapa bidang teknis paling canggih (seperti kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin) menggunakan code.

Sederhananya, code atau aktivitas pengkodean berfungsi dan digunakan untuk berkomunikasi dengan komputer.

Orang-orang menggunakan pengkodean untuk memberi komputer dan mesin lain instruksi tentang tindakan yang harus dilakukan.

Yup! Kami pribadi menggunakannya untuk memprogram situs web, aplikasi, dan teknologi lain yang berinteraksi dengan Kami setiap hari.

Well, hal ini tentunya membawa kita ke pertanyaan berikutnya yaitu bagaimana cara kerja code dalam coding?

Cara Kerja Code (Kode)

Selain membahas pengertian dan artinya dalam subbagian kali ini, Kami juga akan menjabarkan tentang bagaimana cara kerja code atau kode terutama setelah melalui proses coding (pengkodean).

Komputer adalah mesin elektronik yang dibuat dengan transistor, kalian dapat membaca selengkapnya tentang pengertian komputer disini.

Transistor, pada dasarnya mereka adalah tombol aktif dan nonaktif solid-state yang sederhana.

Saat Anda menggabungkan puluhan ribu sakelar hidup (on) dan mati (off) ini, Anda mendapatkan sesuatu yang disebut dengan komputer.

Cara kerja code atau kode terbilang sedikit lebih rumit dari itu, tetapi agar lebih memahaminya, akan Kami jelaskan seperti ini.

Kode biner atau binary code (yang terdiri dari angka 1 dan 0) menginstruksikan sakelar ini untuk menghidupkan atau turn-on (1) dan mematikan atau turn-off (0).

Setiap transistor akan menerima 1 (satu) atau 0 (nol), dan dengan jumlah ribuan yang bekerja sekaligus, maka Anda dapat melakukan tindakan komputasi.

Namun, mencoba membuat seluruh komputer berfungsi dengan mengetikkan angka secara manual untuk setiap transistor akan memakan waktu yang sangat lama.

Oleh karena itu, kita mengembangkan bahasa tingkat tinggi untuk membantu mempercepat prosesnya.

Daripada menangani transistor individu dengan kode mesin, kita menangani seluruh bagian dari mereka untuk melakukan tugas tertentu dari beberapa aspek sebagai berikut.

1. Bahasa Pemrograman

Aspek dari cara kerja code atau kode yang pertama yaitu bahasa pemrograman atau programming language.

Ini hanyalah seperangkat aturan yang menentukan bagaimana cara kita menulis code.

Rule atau aturan ini membawa bahasa mesin lebih dekat ke bahasa manusia.

Benar! Sangat mudah untuk menganggapnya sebagai bahasa yang dapat dimengerti komputer.

Banyak bahasa pemrograman yang relatif sederhana, tetapi mereka dapat melakukan hal yang berbeda.

Sebagai contoh misalnya, salah satu bahasa yang paling populer, JavaScript, digunakan terutama untuk halaman web dan pengembangan tampilan depan atau yang lebih dikenal dengan front-end development.

Di sisi lain, Python, Ruby atau PHP digunakan untuk program perangkat lunak dan situs web yang terbilang lengkap.

Apa pun yang dipilih pengembang perangkat lunak biasanya tergantung pada kebijaksanaan mereka, karena lebih dari satu bahasa pemrograman sering kali dapat berfungsi untuk tujuan yang sama.

Ada banyak cara untuk mengklasifikasikan bahasa pemrograman tersebut, dimana salah satu klasifikasi utamanya adalah tingkat bahasa (language level).

Baca Juga :  Memahami Pengertian E-Mail (Alamat Email): Cara Kerja, Proses Pengiriman, Jenis, Manfaat, Komponen Khas dan Netiketnya!

Bahasa tingkat rendah atau low level lebih mirip dengan kode binary (biner), sedangkan bahasa tingkat tinggi (high level) lebih dekat dengan bahasa manusia.

Biasanya, belajar kode lebih mudah dengan bahasa tingkat tinggi, sedangkan bahasa tingkat rendah menawarkan lebih banyak kebebasan.

2. Program Komputer

Aspek berikutnya yaitu adalah program komputer atau computer program.

Para pemrogram komputer menggunakan bahasa pemrograman yang berbeda untuk membuat program perangkat lunak.

Program adalah file teks yang berfungsi sebagai instruksi manual untuk komputer.

Saat Anda meluncurkan aplikasi, Anda memberi tahu komputer untuk membaca file teks dan menjalankan perintah yang terdapat di dalamnya.

Kami pribadi sering menggunakan program untuk memecahkan berbagai macam masalah yang ada, selain di antara banyaknya aplikasi praktis yang tersedia lainnya.

Bergantung pada kekuatan pemrosesan komputer, sebuah sistem dapat memindai sejumlah besar instruksi dan mengikutinya dengan sangat cepat.

Ya! Manusia tidak mungkin membaca ribuan baris code dan membedakan langkah mana yang harus diambil secepat komputer.

Jenis dan Macam Penggunaan Code atau Coding

Dalam membahas tentang apa itu arti code, pastinya hal tersebut juga tidak terlepas daripada apa saja jenis dan macam kode terutama terkait penerapannya bukan?

Ya! Seperti yang sudah Kami singgung di atas, komputer memiliki bahasa mereka sendiri yang disebut kode mesin atau machine code yang memberi tahu mereka apa yang harus dilakukan.

Seperti yang dapat Anda bayangkan, itu memang tidak masuk akal bagi manusia!

Setiap angka atau huruf memberi tahu komputer untuk mengubah sesuatu di memorinya.

Ini bisa berupa angka atau kata, atau bagian kecil dari gambar atau video.

Dengan sendirinya, sebuah komputer tidak tahu bagaimana cara melakukan sesuatu apapun.

Betul! Ini adalah tugas dari programmer untuk memberi mereka instruksi.

Oke baiklah, terkait penggunaannya sendiri, berikut ini adalah beberapa jenis dan macam-macam implementasi yang biasanya terdapat code atau kode yang perlu kalian ketahui.

a. Programming

Dalam istilah programming atau pemrograman, kode atau code yang merupakan kata benda ini adalah istilah yang digunakan untuk pernyataan yang ditulis dalam bahasa pemrograman tertentu.

Sebagai contoh misalnya seperti sumber atau source code dan istilah untuk kode sumber setelah diproses oleh compiler dan disiapkan untuk dijalankan di komputer (object code).

Untuk membuat kode yaitu proses pengkodean atau coding (kata kerja) adalah menulis pernyataan pemrograman yakni menulis kode sumber untuk suatu program.

b. Cryptography

Jenis dan macam penggunaan code berikutnya yaitu cryptography atau kriptografi.

Dalam jenis macam ini, code (kode) memiliki arti teknis dan umum.

Dalam pengertian teknisnya, code adalah substitusi satu kata atau frase dengan kata, angka, atau simbol lain untuk tujuan menyembunyikan kata atau frase aslinya.

Pada dasarnya, ini merupakan substitusi pada tingkat kata atau frase.

Dalam dunia industri, produk yang sedang berkembang terkadang diberi dengan nama kode untuk menyembunyikan kemungkinan nama pemasarannya.

Secara historis, operasi militer seringkali memiliki nama sandi saat dalam tahap persiapan juga.

Contohnya seperti dalam perang dunia ke-2 (dua), invasi oleh negar Jerman ke Uni Soviet diberi nama kode Barbarossa.

Kode (code) dalam pengertian ini terkadang dibuat bingung dengan adanya sandi, yang merupakan substitusi simbol pada tingkat huruf.

Kriptografi modern lebih mementingkan password (sandi) daripada kode dalam arti teknisnya yang terbatas.

Kode sering kali digunakan secara umum untuk segala jenis tulisan tersembunyi, termasuk sandi.

Code cracking atau memecah kode” biasanya berarti menemukan cara untuk membaca satu atau serangkaian pesan terenkripsi tanpa diberi kunci untuk mendekripsinya.

Contoh Code

Berkenaan dengan apa yang sudah Kami jelaskan di atas, bagi kalian yang baru di dunia Information Technology (IT) pasti akan bertanya-tanya seperti apakah contoh dari code itu bukan?

Benar! Dalam subbagian ini Kami juga akan menjelaskan seperti apa contoh dan gambarannya.

Adapun contoh dari code bahasa skrip C# yang mencetak dan menampilkan kata “Halo, Dunia!” ke layar monitor Anda yaitu sebagai berikut:

public class HelloDunia
{
 public static void Main()
 {
  System.Console.WriteLine("Hello Dunia!");
 }
}

Contoh lainnya yaitu seperti code di bawah ini yang merupakan kode skrip bahasa pemrograman Perl yang mencetak serta menampilkan kata “Hello Dunia!” ke layar Anda:

#!/usr/bin/perl
print "Hello Dunia!\n";

Apakah Membuat Code atau Kode itu Sulit?

Ilustrasi Gambar Apakah Membuat Code Atau Kode Itu Sulit Dan Bagaimana Jika Itu Tidak Berfungsi
Ilustrasi Gambar Apakah Membuat Code Atau Kode Itu Sulit Dan Bagaimana Jika Itu Tidak Berfungsi

Jadi, apakah membuat code (kode) atau melakukan aktivitas coding itu merupakan hal yang sulit?

Baca Juga :  Mengenal Pengertian Mood Board (Papan Mood): Tujuan, Fungsi, Jenis, Alasan Penggunaan dan Cara Membuatnya yang Baik serta Contohnya!

Well, coding atau pengkodean bisa menjadi sebuah hal yang sangat sederhana, dan siapa pun dapat mempelajari dasar-dasarnya.

Analogi baiknya yaitu adalah menganggap coding (pengkodean) seperti buku di sebuah perpustakaan.

Beberapa buku menggunakan bahasa sederhana, dan ceritanya juga dapat dikatakan sangat mudah dimengerti.

Buku yang lain menggunakan kata-kata yang sangat rumit dan memiliki cerita yang tampaknya tidak masuk akal.

Apakah itu sederhana atau sulit dibaca, semuanya tetap adalah buku.

Semakin banyak buku yang Anda baca, maka semakin baik Anda mendapatkannya.

Bahasa yang rumit atau cerita yang membingungkan semakin mudah dipahami hingga suatu hari Anda dapat membaca hal-hal yang bahkan tidak pernah Anda impikan di masa lalu!

Yup! Belajar code atau kode juga sama.

Pertama kali Anda mencoba membuat kode, Anda akan merasa sulit, tetapi setiap kali Anda melakukannya, Anda menjadi lebih baik.

Jika Anda kesulitan belajar bahasa pemrograman, Anda masih dapat mempelajari ide-ide penting di baliknya menggunakan bahasa pengkodean visual.

Betul! Anda bahkan dapat membuat game Mario sendiri tanpa mengetik kode sama sekali!

Bagaimana Jika Code Tidak Berfungsi dan Digunakan?

Lalu, bagaimana jika code atau kode yang telah kita buat tidak berfungsi serta tidak dapat digunakan?

Hmmm, pertanyaannya, apa yang terjadi jika pengkodean tidak berfungsi?

Jawaban sederhanya yaitu adalah dengan melakukan debugging.

Menemukan dan memperbaiki kesalahan dalam kode disebut debugging.

Saat Anda menulis kode, kemungkinan besar itu tidak akan berhasil untuk pertama kalinya.

Itu artinya, code (kode) Anda memiliki bugs atau bug (baca pengertian bug disini).

Bug dapat berupa kesalahan atau error yang disebabkan oleh penggunaan kata kunci, sintaksis, atau operator yang salah.

Atau karena proses berpikir yang Anda gunakan (alias logika) tidak benar.

Saya pribadi sering menghabiskan waktu beberapa detik, menit, jam, dan bahkan berhari-hari untuk men-debug sebuah code.

Ya! Ini sebenarnya adalah bagian dari tantangan dalam coding (pengkodean).

Berpikir dan berpikir, kemudian masalahpun diselesaikan!

Kesimpulan

Baiklah, Kami pikir sudah cukup jelas untuk sekarang, jadi berdasarkan penjelasan dan pembahasan Pengertian Code, Apa itu Coding dan Source Code? Tujuan, Fungsi, Cara Kerja, Jenis dan Macam Penerapan serta Contohnya di atas, dapat kita simpulkan bahwa dalam dunia komputer, kode atau code adalah seperangkat aturan atau instruksi.

Itu terdiri dari kata-kata dan angka dan ketika Anda meletakkannya dalam urutan yang benar itu akan memberi tahu komputer Anda apa yang Anda ingin lakukan.

Anda dapat memprogram banyak hal dengan melakukan coding (pengkodean), misalnya membuat games (permainan), beberapa gambar atau film.

Secara umum, code atau kode juga berarti sistem tanda yang terorganisir, ini merupakan aturan dan kesepakatan tentang bagaimana Anda menggabungkan tanda, bagaimana tanda berhubungan satu sama lain.

Ingatlah bahwa tanda tersebut bisa berupa kata-kata atau gambar, tetapi juga perilaku, atau konsep seperti metafora.

Saat Anda belajar membuat kode, Anda dapat mewujudkannya di komputer Anda.

Penutup

Demikianlah ulasan yang dapat Kami bagikan kali ini, dimana Kami disini membahas terkait Pengertian Code, Apa itu Coding dan Source Code? Tujuan, Fungsi, Cara Kerja, Jenis dan Macam Penerapan serta Contohnya.

Semoga apa yang telah Kami terangkan disini dapat bermanfaat serta dapat menambah pengetahuan Anda semua dalam teknologi computer atau komputer.

Silahkan bagikan artikel atau tulisan Kami disini jika kalian rasa ini bermanfaat untuk teman-teman dan kerabat serta rekan kerja dan bisnis kalian semua. Sekian dari Saya Rifqi Mulyawan, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar