Memahami Pengertian Embedding (Penyematan): Manfaat, Cara Melakukan dan Perbedaannya dengan Uploading!

0
Gambar Pengertian Embedding Atau Penyematan Apa Itu Word Embedding Manfaat Cara Melakukan Dan Perbedaannya Dengan Uploading
Gambar Pengertian Embedding Atau Penyematan Apa Itu Word Embedding Manfaat Cara Melakukan Dan Perbedaannya Dengan Uploading

Tahukah Anda, Pengertian Embedding (Penyematan), Apa itu Word Embeddings? Manfaat, Cara Melakukan dan Apa Perbedaannya dengan Uploading? Tunggu! Sebelumnya, apakah Anda tahu kenapa situs YouTube memiliki kode untuk setiap videonya? Jika Anda ingin membagikan video itu di blog (baca pengertian blog disini) atau situs website Anda, Anda menyalin kode tersebut ke bidang sematan dari blog atau situs web Anda bukan? Benar, embedding atau sematan lebih seperti memiliki sesuatu di situs web Anda, namun tidak dari situs web Anda. Hal ini mungkin dapat dikatakan sebagai sesuatu yang merupakan pinjaman.

Orang-orang dapat melihat video atau menggunakan alat yang ada di situs web Anda, tools atau alat, yang mana alat tersebut bukan milik Anda, alat yang baru saja Anda pinjam (disematkan) dari situs lain. Pemegang kunci utama untuk membuat embedded code (kode penyematan( yang Anda salin dan Anda tempel di bidang sematan dari situs web lain, yaitu adalah Anda sendiri. Anda dapat menyematkan segala macam hal di situs web Anda dari video, ke aplikasi atau alat pelaporan, dasbor (seperti Google Docs) dan lainnya. Terkait hal tersebut, dalam postingan kali ini Kami akan membahas secara lebih detail dan lengkap tentang pengertian embedding atau penyematan. Berikut ulasannya!

Pengertian Embedding (penyematan)

Dalam tata bahasa generatif, berarti penyematan, embedding adalah proses dimana satu klausa dimasukkan (tertanam) di klausa lain. Ini juga dikenal sebagai nesting atau bersarang berdasarkan simpulan Kami yang bersumber dari situs Thoughtco.

Secara lebih luas, embedding atau penyematan ini mengacu pada penyertaan unit linguistik sebagai bagian dari unit lain dari tipe umum yang sama. Jenis utamanya dalam tata bahasa inggris adalah subordinasi.

Apa itu Word Embeddings?

Lalu, apa itu yang dimaksud dengan word embeddings? Ini adalah jenis representasi kata yang memungkinkan kata-kata dengan makna yang sama memiliki representasi yang serupa.

Word embeddings adalah representasi terdistribusi untuk teks yang mungkin merupakan salah satu terobosan kunci untuk kinerja yang mengesankan dari metode pembelajaran mendalam pada masalah pemrosesan bahasa alami yang menantang.

Istilah embeddings, kata sebenarnya adalah kelas teknik di mana kata-kata individual direpresentasikan sebagai vektor bernilai nyata dalam ruang vektor yang telah ditentukan.Setiap kata dipetakan ke satu vektor dan nilai-nilai vektor dipelajari dengan cara yang menyerupai jaringan saraf dalam Artificial Intelligence atau yang sering dikenal dengan kecerdasan buatan, dan karenanya teknik ini sering disamakan dengan bidang pembelajaran yang mendalam.

Baca Juga :  Pengertian QoS (Quality of Service): Parameter, Cara Kerja dan Cara Menerapkannya

Kunci dari pendekatan ini merupakan ide untuk menggunakan representasi padat yang terdistribusi untuk setiap kata. Setiap kata diwakili oleh vektor yang bernilai nyata, seringkali puluhan atau ratusan dimensi. Hal ini adalah kontras dengan ribuan atau jutaan dimensi yang diperlukan untuk representasi kata yang jarang, seperti en-coding atau pengkodean.

Manfaat Embedding

Ilustrasi Gambar Manfaat Embedding Dalam Penjelasan Pengertiannya
Ilustrasi Gambar Manfaat Embedding Dalam Penjelasan Pengertiannya

Membahas mengenai apa itu pengertian embedding, tentu kita juga harus mengetahui apa manfaat dalam melakukannya bukan? Benar, ada beberapa alasan mengapa Anda harus menyematkan sesuatu (baik itu video, dan lain sebagainya) dari layanan hosting lain daripada mencoba meng-hostnya sendiri.

Sebagai contoh misalnya seperti layanan seperti YouTube yang akan melakukan pekerjaan lebih baik dalam membuat video yang sudah dioptimalkan dengan baik untuk dilihat secara online. Dari dalam layanan seperti itu, Anda memiliki opsi untuk menurunkan kualitas videonya di sisi pengguna, di mana Anda mungkin tidak akan dapat melakukan hal tersebut ketika meng-hosting video sendiri.

Saat Anda pertama kali mengunggah video ke platform penerbitan video, seperti YouTube, Anda juga membuat video Anda lebih mudah untuk dibagikan dan ditemukan. Mereka menangani semua masalah seperti url shortener atau pemendek url dan tautan cepat ke semua jejaring sosial yang populer.

Selain itu juga, dengan video Anda di Youtube, hal itu dapat ditemukan oleh audiens dan pemirsa YouTube biasa yang mungkin tidak melihat konten yang terdapat di situs web Anda. Pada gilirannya, tindakan itu akan membuat mereka ingin mengunjungi website (baca pengertian website disini) Anda untuk mempelajari lebih lanjut tentang apa yang Anda bahas.

Manfaat utamanya, video ini akan diputar lebih cepat dan dalam kualitas yang lebih baik daripada di-host di tempat lain, yang mana hal itu tentu akan menguntungkan keseluruhan Search Engine Optimization atau yang lebih dikenal dengan SEO Anda.

Sebenarnya, ada banyak lagi hal positif lainnya untuk meng-hosting video Anda di situs web atau layanan eksternal, karena pada umumnya mereka yang menyediakan link untuk embedding (penyematan) ini memang berfokus pada bidang mereka.

Apa yang Disematkan dan Kapan Melakukannya?

Ilustrasi Gambar Apa Saja Yang Disematkan Atau Embedded Dalam Pembahasan Pengertiannya
Ilustrasi Gambar Apa Saja Yang Disematkan Atau Embedded Dalam Pembahasan Pengertiannya

Berdasarkan penjelasan tentang apa itu embedding (penyematan) dan artinya di atas, kita sudah mengetahui bahwa hal ini mengacu pada integrasi seperti link, dan media serta konten lainnya ke dalam sebuah postingan seperti pada media sosial, website dan lain sebagainya.

Adapun tentang apa yang disematkan, biasanya mereka adalah berupa konten (video, gambar dan lain sebagainya). Konten yang disematkan tersebut, muncul sebagai bagian dari kiriman dan memasok elemen visual yang juga akan mendorong peningkatan klik dan engagement

atau keterlibatan.

Saat melakukan (publish) posting, memasukkan konten eksternal adalah cara yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan dengan postingan media sosial.

Baca Juga :  Pengertian SERM (Search Engine Reputation Management) dan Fungsinya

Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan oleh pakar (ahli) bidang sosial media yaitu Social Media Examiner, disana mereka mendapati dan menunjukkan bahwa adanya gambar meningkatkan tingkat interaksi hingga 87%, terutama pada postingan Facebook dan 35% di Twitter.

Mengapa Penyematan Konten dapat Meningkatkan Engagement (Keterlibatan)?

Konten yang disematkan termasuk tetapi tidak terbatas seperti pada postingan blog, tulisan artikel, gambar, video, seperti .gif dan banyak lagi yang lainnya.

Memanfaatkan konten yang disematkan untuk mengintegrasikan media lain ke dalam sebuah postingan dapat menjadi efektif karena 2 (dua) alasan utama, yaitu adalah sebagai berikut:

  1. Stand out; Dengan segudang konten yang terdapat di internet ada untuk disaring, konten yang disematkan membantu sebuah postingan menonjol, terutama bagi pengguna dalam feed (umpan) berita mereka.
  2. Valuable; Pengguna tidak perlu membaca tulisan dan menguraikan tujuan dengan emmbedded content (konten yang disematkan). Judul video, link (tautan), atau bentuk media lainnya menyampaikan tujuan pencarian Anda dan segera menawarkan sesuatu yang bernilai bagi pengguna. Hal ini lebih cenderung dianggap sebagai informasi, daripada dimaksudkan untuk memberi manfaat bagi sebuah brand atau bagi sebuah perusahaan dengan cara tertentu.

Cara Melakukan Embedding

Selain membahas tentang apa arti embedding (penyematan), disini Kami juga akan menjelaskan tentang bagaimana cara melakukan embedding ini. Sebelumnya, apakah Anda ingin menambahkan bukti sosial ke dalam konten Anda? Mendukung blog dengan contoh nyata? Atau hanya untuk memperluas jangkauan situs web Anda dengan feed (umpan) berita atau menyematkan konten dari platform lain yang dapat value (nilai) ke situs web Anda.

Walaupun sebenarnya, mencari tahu bagaimana menanamkan konten ini dengan benar biasanya merupakan hal yang terbilang rumit. Facebook misalnya, mereka secara otomatis mengonversi sebagian besar link atau tautan eksternal yang termasuk dalam postingan ke format yang disematkan atau embedded format. Video dapat diputar dari tautan yang tertanam tanpa harus bagi pengguna untuk meninggalkan umpan berita.

Selain itu juga seperti Twitter, mereka juga memiliki sistem yang serupa di tempat khusus untuk brand (merek) yang disebut Twitter card. Merek yang bermitra atau memiliki partnership dengan Twitter dapat membuat konten muncul secara otomatis di postingan yang menautkan ke situs web mereka.

Seperti yang sudah Kami singgung dalam pengertian dan manfaatnya di atas, embedding sebenarnya adalah meletakkan sesuatu seperti pemutar video di halaman web Anda. Cara melakukannya sendiri adalah dengan meng-copy atau menyalin kode sematan dari situs lain misalnya seperti YouTube atau penyedia hosting video lainnya (untuk konten video) dan menempelkan kode di kode sumber halaman web Anda.

Dengan cara ini pemutar video pun dapat muncul di website Anda yang disematkan pada halaman dan dikelilingi oleh elemen-elemen lain yang terdapat pada halaman seperti teks dan gambar.

Baca Juga :  Memahami Pengertian CTR (Click Trough Rate): Apa itu? Fungsi, Cara Meningkatkan, Tips Mengoptimalkan serta Perbedaannya dengan Conversion Rate!

Perbedaan Embeeding dengan Uploading

Gambar Perbededaan Embedding Dengan Uploading Dalam Membahas Artinya
Gambar Perbededaan Embedding Dengan Uploading Dalam Membahas Artinya

Untuk perbedaan embedding dengan uploading sendiri, yaitu misalnya ketika Anda mengunggah video ke WordPress, Anda mengambil file video itu sendiri dan mengunggahnya ke akun hosting dari website Anda sendiri. Kemudian, Anda dapat menggunakan WordPress untuk menampilkan pemutar untuk video dan memutar video tersebut pada blog dan situs web Anda. Dalam hal ini, mereka disebut dengan uploading.

Sedangkan saat Anda melakukan embedding atau menyematkan video, Anda meng-hosting video tersebut di lokasi lain dan hanya menautkannya (dengan menempatkan linknya) ke website Anda.

Dengan menautkannya, Anda dapat melihat pemutar video di situs web yang didukung WordPress. Tidak masalah bahwa video di-hosting di tempat lain, seperti Vimeo, Vidio atau YouTube.

Kesimpulan

Bagaimana? Sudah cukup jelas bukan? Baiklah, jadi dari pembahasan penjelasan Pengertian Embedding (Penyematan), Apa itu Word Embeddings? Manfaat, Cara Melakukan dan Apa Perbedaannya dengan Uploading di atas, dapat kita simpulkan bahwa, penyematan atau yang lebih dikenal dengan istilah embedding adalah segala hal yang mengacu pada integrasi dari link url atau tautan, media seperti gambar, video, gifs dan konten lainnya ke dalam postingan media sosial atau media web lainnya.

Konten yang disematkan tersebut akan muncul sebagai bagian dari kiriman dan memasok elemen visual yang mendorong peningkatan klik dan engagement (keterlibatan). Selain itu, perlu kalian ketahui bahwa kata embedding ini juga digunakan dalam bidang Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) pada jaringan saraf tiruan.

Penutup

Demikianlah ulasan yang dapat Kami bagikan dalam postingan kali ini yang membahas mengenai penjelasan Pengertian Embedding (Penyematan), Apa itu Word Embeddings? Manfaat, Cara Melakukan dan Apa Perbedaannya dengan Uploading. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan dapat terus menambah wawasan kita semua.

Silahkan bagikan artikel atau tulisan Kami disini jika kalian rasa ini bermanfaat untuk teman-teman dan kerabat kalian semua. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar