Mengenal Pengertian API: Fungsi, Jenis, Cara Kerja, Menggunakan serta Kelebihan dan Kekurangannya!

0
Ilustrasi Gambar Pengertian API Apa Itu Application Programming Interface Fungsi Jenis Cara Kerja Cara Menggunakan Serta Kelebihan Dan Kekurangannya
Ilustrasi Gambar Pengertian API Apa Itu Application Programming Interface Fungsi Jenis Cara Kerja Cara Menggunakan Serta Kelebihan Dan Kekurangannya

Tahukah Anda Pengertian API, Apa Itu Application Programming Interface? Fungsi, Jenis, Cara Kerja, Cara Menggunakan serta Kelebihan dan Kekurangannya? Ya! Anda kemungkinan telah melihat Istilah Kata “API” muncul. Betul, Sistem Operasi, Web Browser, dan Pembaruan Aplikasi pun seringkali mengumumkan API baru untuk Developers atau pengembang. Apalagi sekarang semakin banyak Macam-Macam API yang bermunculan.

Saat Anda menggunakan aplikasi di Ponsel atau Smartphone Anda, aplikasi terhubung ke Internet dan mengirimkan Data ke Server. Server kemudian mengambil Data tersebut, mengartikannya, melakukan tindakan yang diperlukan dan mengirimkannya kembali ke Ponsel atau Smartphone Anda. Aplikasi kemudian menginterpretasikan Data itu dan memberi Anda Informasi yang Anda inginkan dengan cara yang dapat dibaca. Perlu Anda ketahui, semua ini terjadi melalui API. Dalam postingan kali ini Kami akan membahas secara lengkap tentang Pengertian API atau Application Programming Interface. Simak terus ulasannya!

Pengertian API

API adalah akronim untuk Application Programming Interface, yang merupakan perantara Software (Perangkat Lunak) yang memungkinkan 2 (Dua) Application (Aplikasi) untuk saling berbicara. Setiap kali Anda menggunakan Aplikasi seperti Facebook, mengirim pesan instan, atau memeriksa cuaca di Ponsel Anda, Anda menggunakan API berdasarkan simpulan yang Kami ambil pada Situs Mulesoft.

Apa itu Application Programming Interface?

Gambar Apa Itu Pengertian Application Programming Interface
Gambar Apa Itu Pengertian Application Programming Interface

Sebenarnya, Apa itu Pengertian API? Pengertian API merupakan singkatan dari Application Programming Interface yang artinya adalah Antarmuka Pemrograman Aplikasi yang merupakan sekumpulan Perintah, Fungsi, dan Protocol yang dapat digunakan oleh Programmer pada saat membangun atau membuat Software untuk Operation System tertentu saja. API ini memungkinkan Programmer buat menggunakan fungsi standar untuk berinteraksi dengan Sistem Operasi.

API atau Application Programming Interface adalah perangkat yang dapat digunakan oleh Programmer untuk membantu mereka membuat Perangkat Lunak. Sederhananya, API menentukan bagaimana Komponen Perangkat Lunak harus berinteraksi sampai ke Database-nya.

Fungsi API

Dalam membahas mengenai Pengertian API, kita tentu juga harus mengetahui Apa itu Fungsi API. Application Programming Interface atau API berfungsi menyediakan Function dan juga Perintah dengan bahasa yang lebih terstruktur dan lebih mudah bagi dipahami bagi Programmer jika dibandingkan dengan System Calls, hal ini adalah merupakan hal yang penting dalam aspek Editing dan pengembangannya, sehingga Programmer mampu mengembangkan Sistem tersebut dengan mudah. API juga bisa dipakai pada sebuah Sistem Operasi mana saja asalkan telah ada paket-paket API-nya.

Dalam contoh Program yang sederhana, dibutuhkan setidaknya ribuan System Calls per detik. Oleh karena itu, kebanyakan Programmer membuat aplikasi dengan menggunakan Application Programming Interface (API). Dalam API tersebut terdapat fungsi-fungsi atau perintah-perintah untuk menggantikan bahasa yang digunakan di dalam System Calls dengan bahasa yang lebih terstruktur dan juga mudah untuk dimengerti oleh Programmer.

Fungsi yang dibentuk dengan menggunakan API tersebut kemudian akan memanggil System Calls yang sama dengan Sistem Operasinya. Walaupun, tidak menutup kemungkinan nama dari System Calls sama dengan nama API.

Apa itu System Call Interface?

System Call Interface ini berfungsi sebagai penghubung antara API dengan System Call yang dimengerti oleh Sistem Operasi. System Call Interface ini akan menerjemahkan perintah yang ada di dalam API dan kemudian akan memanggil System Calls yang dibutuhkan. Untuk membuka sebuah File tersebut User atau Pengguna menggunakan Program yang sudah dibuat dengan memakai bantuan API, maka perintah oleh User tersebut diterjemahkan terlebih dulu dari Program menjadi perintah open().

Perintah open() ini adalah perintah dari API dan bukanlah perintah yang langsung dimengerti oleh Kernel Sistem Operasi. Oleh karena itu, supaya keinginan dan permintaan User bisa dipahami oleh Sistem Operasi, maka perintah open() tersebut diterjemahkan ke dalam bentuk System Call oleh System Call Interface. Implementasi perintah open() ini dapat menjadi bermacam-macam serta beragam tergantung oleh Sistem Operasi yang kita gunakan.

Baca Juga :  Pengertian RISC (Reduced Instruction Set Computer): Sejarah, Fitur Dasar dan Manfaatnya

Jenis-Jenis API

Ilustrasi Gambar Jenis Jenis API Dalam Penjelasan Pengertiannya
Ilustrasi Gambar Jenis Jenis API Dalam Penjelasan Pengertiannya

Mengacu pada penjelasan Pengertian API dan Fungsinya di atas, sebenarnya ada banyak jenis API. Salah satu Jenis API yang paling umum adalah Web API. API yang satu ini yang juga dikenal sebagai Layanan Web, menyediakan antarmuka untuk Aplikasi Web, atau Program yang perlu terhubung satu sama lainnya melalui Internet untuk berkomunikasi.

Ada puluhan ribu API publik yang dapat Anda gunakan untuk melakukan segala keperluan Anda, mulai dari mempelajari lalu lintas dan cuaca, sampai memperbarui Status Media Sosial Anda, atau bahkan untuk melakukan pembayaran dan lain sebagainya. Kembali ke pembahasan kita terkait Jenis API, Jenis API dapat diklasifikasikan menjadi 3 (Tiga) Kategori yaitu adalah:

  • Ownership Web API
  • Communication Level API
  • Web Service API

Berikut ini adalah penjelasan daripada masing-masing Jenisnya.

a. Ownership Web API

Dalam Jenis Ownership Web API, disini terdapat 4 (Empat) Macam API Utama, yakni adalah sebagai berikut:

1. Open API

Open API adalah API tersedia untuk umum untuk digunakan seperti API Oauth dari Google dan tidak ada batasan untuk menggunakannya. Oleh karena itulah, mereka juga dikenal sebagai API Open atau Publik.

2. Partner API

Partner API adalah API dimana Hak atau Lisensi khusus untuk mengakses API jenis ini karena tidak tersedia untuk umum. Biasanya, API semacam ini dikaitkan dengan layanan berbayar.

3. Internal API

API Internal adalah API yang dikembangkan oleh Perusahaan untuk digunakan ke dalam Sistem Internal mereka sehingga mereka dapat meningkatkan produktivitas tim pengembangan di mana satu tim dapat menggunakan layanan dari proyek lain perusahaan disebut API Internal. API ini juga dikenal sebagai API Pribadi.

4. Composite API

Composite API, baik proses dan APIS komposit adalah urutan Task atau Tugas tetapi API Komposit atau Composite API menggabungkan Data dan API layanan yang berbeda. Ini adalah urutan Task atau Tugas yang berjalan secara sinkron sebagai hasil dari sebuah eksekusi, di mana hasil pemicu Composite API adalah hasil dari eksekusi dan bukan permintaan yang akan berisi hasil eksekusi atas Permintaan Task atau Tugas. Penggunaan utamanya adalah untuk mempercepat Proses Eksekusi dan meningkatkan kinerja pendengar di Antarmuka Web.

b. Communication Level API

Dalam Jenis Communication Level API, terdapat 2 (Dua) Macam API yaitu adalah High dan Low Level API. Di bawah ini adalah penjelasan lengkapnya.

1. High Level API

High Level API adalah yang biasa kita gunakan secara umum dalam bentuk REST di mana Programmer memiliki tingkat abstraksi yang tinggi dan mereka hanya mementingkan melakukan Fungsi terbatas.

2. Low Level API

Low Level API adalah API yang memiliki tingkat abstraksi yang lebih rendah sehingga lebih rinci, yang memungkinkan Programmer untuk memanipulasi Fungsi yang terdpat dalam Modul Aplikasi atau dalam Hardware (Perangkat Keras) pada tingkat granular. Biasanya, API Tingkat Rendah atau Low Level API ini digunakan dalam mengirim Video atau umpan Media Real-Time sebagai respons terhadap pemicu seperti Vulkan APIs.

Baca Juga :  Ini Dia Pengertian WWW: Menurut Ahli, Cara Kerja, Perbedaannya dengan Internet serta Contohnya!

c. Web Service API

Dalam Web Service API, klasifikasinya dilakukan pada Jenis Komunikasi dan Pendekatan Behavior atau perilaku yang digunakan dalam membangun API seperti:

  • SOAP
  • XML-RPC
  • JSON-RPC
  • REST

Web Service API atau API Layanan Web adalah aplikasi kecil yang menggunakan URL atau Alamat Website di Internet untuk menyediakan layanannya ke Desktop, Seluler, Aplikasi Web, dan lain sebagainya.

Cara Kerja API

Dalam membahas Pengertian API, kita juga harus mengetahui Bagaimana Cara Kerja API bukan? API membuka pintu ke semua Software atau Perangkat lunak (atau Data berbasis Web), dengan cara yang terkontrol dan aman untuk Program. Kode kemudian dapat dimasukkan yang mengirimkan permintaan ke Perangkat Lunak penerima, dan Data dapat dikembalikan.

Contoh nyata tindakan ini adalah Google Maps API. Anda sebagai Pengguna pertama-tama harus mendaftar untuk menerima Kunci API, setelah mereka memiliki seperti Gambar Kami di bawah ini, Situs Web dapat mengambil Informasi dari Google Maps.

Gambar Cara Kerja API Dengan Contohnya Dari API Google Maps
Gambar Cara Kerja API Dengan Contohnya Dari API Google Maps

Ada daftar permintaan yang telah ditentukan sebelumnya yang dapat dimasukkan oleh pengguna. Pada contoh Google Maps di atas, asal terdaftar adalah di sebelah kiri, dan dimasukkan di URL di sebelah kanan. Setelah ini dimasukkan pada Halaman Web (atau masuk ke Web Browser), Google dapat memproses permintaan, dan mengembalikan Value atau nilai yang diinginkan Pengguna. Dalam hal ini, mengarahkan petunjuk arah dari Vancouver ke San Francisco.

Cara Menggunakan API

Gambar Cara Menggunakan API Dalam Pembahasan Pengertiannya
Gambar Cara Menggunakan API Dalam Pembahasan Pengertiannya

Berdasarkan Pengertian API di atas, API dapat digunakan dalam berbagai macam cara, karena biasanya API membutuhkan API Key atau Kunci API, adapaun beberapa Cara Menggunakan API adalah sebagai berikut.

a. Mendapatkan API Key

Pertama, mulai dengan Mendapatkan API Key atau Kunci API. Setelah Anda menemukan API yang ingin Anda gunakan, lihat di dokumentasi untuk persyaratan Akses API tersebut. Sebagian besar API akan meminta Anda untuk menyelesaikan Verifikasi Identitas, seperti masuk dengan menggunakan Akun Google Anda. Anda akan mendapatkan serangkaian huruf dan angka yang unik untuk digunakan saat mengakses API, alih-alih hanya menambahkan E-Mail dan Password atau Kata Sandi setiap kali (yang tidak terlalu aman).

b. Menggunakan HTTP Klien Online

Cara Termudah untuk Menggunakan API adalah dengan menemukan Klien HTTP Online, seperti REST-Client, Postman, atau Paw. Tools yang sudah jadi ini (dan sering gratis) membantu Anda menyusun permintaan Anda untuk mengakses API yang ada dengan kunci API yang Anda terima. Anda masih perlu untuk mengetahui dan memahami beberapa Sintaks dari Dokumentasi-nya, tetapi hanya perlu sedikit pengetahuan Coding atau Pengkodean yang diperlukan.

c. Mengambil Data dari API

Cara berikutnya yaitu untuk Mengambil Data dari API. Caranya adalah dengan membangun URL dari Dokumentasi API yang ada. Contohnya seperti cara menarik Data Lokasi dari Google Maps melalui API, dan kemudian menggunakan koordinat tersebut untuk menemukan Foto terdekat di Instagram.

Kelebihan dan Kekurangan API

Mengacu pada Penjelasan Pengertian API di atas, meskipun fokusnya tidak terlalu banyak dari sudut pandang Developers atau Pengembang, API juga sangat bermanfaat bagi kelompok Profesional. Mereka memungkinkan Developer untuk berkoordinasi dengan pemangku kepentingan untuk memperbarui Sistem dan oleh karena itu mereka menghasilkan lebih banyak potensi. Di bawah ini akan Kami jelaskan apa saja yang menjadi Kelebihan dan Kekurangan dalam menggunakan API.

Baca Juga :  Cloud Computing Adalah: Pengertian, Karakteristik, Manfaat dan Jenisnya

a. Kelebihan API

Berikut ini adalah apa saja yang menjadi Kelebihan API.

  • Otomasi; dengan API, Komputer dan bukan orang yang dapat mengelola pekerjaan. Melalui API, Agensi dapat memperbarui Alur Kerja agar lebih cepat dan lebih produktif.
  • Aplikasi; karena API dapat mengakses Komponen Aplikasi, pengiriman Layanan dan Informasi pun menjadi lebih fleksibel.
  • Lebih Banyak Cakupan; Dengan API, lapisan Aplikasi atau Application Layer dapat dibuat yang dapat digunakan untuk mendistribusikan Informasi dan layanan kepada Audiens Baru yang dapat dipersonalisasi untuk menciptakan pengalaman pengguna khusus.
  • Tersedianya Data yang Baru; API memungkinkan semua informasi yang dihasilkan di tingkat pemerintah tersedia untuk setiap warga negara, bukan hanya segelintir orang.
  • Efisiensi; Ketika akses disediakan ke API, konten yang dihasilkan dapat dipublikasikan secara otomatis dan tersedia untuk setiap saluran. Hal ini memungkinkan untuk dibagikan dan didistribusikan dengan lebih mudah.
  • Integrasi; API memungkinkan konten tertanam dari Situs atau Aplikasi apa pun dengan lebih mudah. Hal ini menjamin pengiriman Informasi yang lebih lancar dan pengalaman pengguna yang terintegrasi.
  • Personalisasi; Melalui API, pengguna atau perusahaan mana pun dapat menyesuaikan konten dan layanan yang paling sering mereka gunakan.
  • Adaptasi; Kebutuhan berubah seiring waktu dan API membantu mengantisipasi perubahan. Ketika bekerja dengan Teknologi ini, migrasi Data didukung lebih baik, dan Informasi pun ditinjau lebih cermat. Singkatnya, API membuat penyediaan Layanan lebih fleksibel.

b. Kekurangan API

Berikut ini adalah apa saja hal terkait yang menjadi Kekurangan API.

  • Biaya; Menyediakan API itu membutuhkan Biaya yang dapat terbilang Mahal dalam hal waktu Pengembangan, Pemeliharaan berkelanjutan, menyediakan Dokumentasi API di Website Anda dan memberikan dukungan kepada pengguna API Anda.
  • Paparan Keamanan; Menambahkan API akan menambahkan permukaan serangan lain ke Situs Web Anda.
  • Hasil Belum Tentu Sesuai; Anda mungkin tidak menyukai hasilnya atau Anda dapat mengubah arah bisnis Anda. Tidak selalu mudah untuk memprediksi dengan tepat bagaimana API Anda akan digunakan. Jika integrasi Anda dengan Sistem Pesan berarti bahwa pengguna lebih jarang masuk ke Layanan Anda, apakah akan ada dampak negatif secara keseluruhan untuk Anda? Ini tidak biasa tetapi bisa terjadi. Seiring berkembangnya bisnis seperti Twitter, mereka mengubah aturannya untuk mengakses API yang mengakibatkan sejumlah masalah bagi Pengguna dan Pengembang.

Kesimpulan

Jadi berdasarkan Pengertian API, Apa Itu Application Programming Interface? Fungsi, Jenis, Cara Kerja, Cara Menggunakan serta Kelebihan dan Kekurangannya di atas, dapat kita tarik sebuah kesimpulan bahwa, API adalah seperangkat fungsi dan prosedur yang memungkinkan Pembuatan Aplikasi yang mengakses Fitur atau Data dari sebuah Sistem Operasi, Aplikasi, atau Layanan lainnya.

Contoh ilustrasinya adalah seperti ini, pikirkan API seperti menu di restoran. Menu ini menyediakan Daftar Hidangan yang dapat Anda pesan, bersama dengan Deskripsi setiap Hidangannya. Saat Anda menentukan Item Menu apa yang Anda inginkan, Dapur Restoran melakukan pekerjaannya dan memberi Anda beberapa Hidangan jadi. Anda tidak tahu persis bagaimana restoran menyiapkan makanan itu, dan Anda tidak perlu melakukannya.

Penutup

Demikianlah ulasan yang dapat Kami berikan pada tulisan tentang Pengertian API, Apa Itu Application Programming Interface? Fungsi, Jenis, Cara Kerja, Cara Menggunakan serta Kelebihan dan Kekurangannya kali ini. Semoga ini dapat bermanfaat untuk Kita semua, terutama dalam memahaminya. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar