Memahami Pengertian Spam: Sejarah, Tujuan, Jenis, Istilah, Contoh, Dampak dan Cara Mengidentifikasinya!

0
Pengertian Spam Apa Itu Spamming Dan Spammer Sejarah Tujuan Jenis Istilah Contoh Dampak Serta Cara Mengidentifikasi Dan Mencegahnya
Pengertian Spam Apa Itu Spamming Dan Spammer Sejarah Tujuan Jenis Istilah Contoh Dampak Serta Cara Mengidentifikasi Dan Mencegahnya

Tahukah Anda, Pengertian Spam, Apa itu Spamming dan Spammer? Sejarah, Tujuan, Jenis, Istilah, Contoh, Dampak serta Cara Mengidentifikasi dan Mencegahnya? Benar! Kata spam dalam pesan elektronik atau e-mail biasanya mulai muncul ketika Anda mendaftarkan alamat e-mail Anda di website atau memberikannya kepada orang yang memiliki niat buruk. Mungkin juga Anda telah berada dalam daftar pengirim spam setelah mereka melakukan pencarian massal.

Ya! Setelah alamat Anda berada di daftar spammer, kotak surat Anda pun akan menjadi mangsa daripada spam. Walaupun hanya beberapa pada awalnya, kemudian perlahan semakin menjadi, sampai Anda atau kotak surat dan mail server Anda kewalahan. Berkenaan dengan hal tersebut, dalam postingan kali ini, Kami akan membahas tentang pengertian spam secara lebih detail dan lengkap. Langsung saja, berikut ini adalah ulasannya!

Pengertian Spam

Spam adalah e-mail sampah elektronik atau postingan newsgroup sampah dan tindakan digital berlebihan lainnya berdasarkan simpulan Kami yang bersumber dari Situs Webopedia. Beberapa orang mendefinisikannya sebagai pesan sampah dan lebih umumnya sebagai e-mail yang tidak diminta.

Berbeda halnya jika kerabat atau saudara Anda yang sudah lama hilang menemukan alamat e-mail Anda dan mengirimi Anda pesan secara terus menerus, hal seperti ini hampir tidak bisa disebut spam, meskipun itu tidak diminta.

Spam sebenarnya merupakan iklan yang berupa e-mail untuk beberapa produk yang dikirim ke newsgroup atau milis.

Apa itu Spamming dan Spammer?

Lalu, apa itu yang dimaksud dengan spamming dan spammer? Mengacu pada penjelasan pengertian spam di atas, secara umum, ini adalah aktivitas mengirimkan pesan kepada orang lain dengan memakai perangkat elektronik secara berkelanjutan serta dengan jumlah yang masif tanpa dikehendaki atau diinginkan oleh penerimanya misalkan seperti pesan yang aneh pada WhatsWapp.

Aktivitas spam ini dikenal dengan sebutan spamming, dan pelakunya biasanya disebut dengan sebutan spammer. Biasanya pesan yang dikirim oleh sang spammer berisi iklan atau informasi yang sebenarnya tidak dibutuhkan dan diinginkan sama sekali oleh si penerima

Namun, pengirim spam tetap melakukannya lantaran memiliki tujuan langsung yang ingin didapatkan dari penerima Spam. Ya! Kegiatan yang disebut spamming sangat banyak dan terjadi di dunia internet, kenapa? Karena dengan adanya anggapan bahwa spam merupakan cara yang termudah dan murah untuk memasarkan sesuatu ataupun seperti kepentingan lainnya di internet (baca pengertian internet disini).

Selain itu, dari sisi penerima pesan spam, tentunya spam merupakan hal yang sangat mengganggu, selain hal tersebut menyita waktu mereka, spam juga menguras sumber daya mereka!

Sejarah Spam

Selain mengenal spam dan artinya, tentu, kita juga harus mengetahui apa dan bagaimana sejarah dimulainya kata spam ini bukan? Ya! Untuk mengetahui tentang sejarah spam dari e-mail, maka kita dapat kembali ke pertengahan tahun 1990-an.

Dimana pada saat itu adalah ketika penggunaan komersial internet pertama kali menjadi hal yang dimungkinkan, serta marketer (pemasar) dan publisitas mulai menguji apa saja hal yang mungkin untuk dilakukan.

Dengan segera, e-mail spam pun muncul dan ada di mana-mana, tidak bisa dihindari, dan bahkan terjadi berulang-ulang. Komersialisasi internet dan integrasi surat elektronik sebagai sarana komunikasi yang dapat diakses ternyata memiliki wajah lain.

Benar! Masuknya informasi dan surat yang tidak diinginkan tersebut, adalah ketika internet mulai mendapatkan popularitas di awal tahun 1990-an, internet dengan cepat diakui sebagai alat iklan yang sangat baik. Praktis tanpa biaya, seseorang dapat menggunakannya untuk mengirim pesan e-mail ke ribuan orang yang menjadi user atau penggunanya.

Seperti yang sudah Kami singgung sebelumnya, pesan elektronik yang tidak diminta ini disebut “spam”. Sejarahnya sendiri pun sebenarnya adalah terkait dengan sejarah surat elektronik.

Sementara signifikansi linguistik dari penggunaan kata “spam” ini dikaitkan dengan rombongan komedi Inggris Monty Python dalam sketsa legendaris dari serial TV Flying Circus mereka, di mana sekelompok viking menyanyikan paduan suara dengan liriki seperti ini:

"SPAM, SPAM, SPAM …" dalam volume yang meningkat

Makna historis yang terletak di dalamnya diadopsi untuk merujuk pada surat elektronik komersial yang tidak diminta yang dikirim ke sejumlah besar alamat, seperti apa yang kita lihat, tindakan ini menenggelamkan komunikasi normal di internet.

Baca Juga :  Ini Dia 5 Statistik Blog yang Harus Diukur untuk Website (Situs Web) Anda!

E-Mail Spam Pertama di Tahun 1978

Spam e-mail pertama yang diketahui (meskipun belum disebut itu), dikirim pada 1 mei tahun 1978 ke beberapa ratus pengguna di ARPANET.

Pesan tersebut adalah iklan untuk presentasi oleh Digital Equipment Corporation untuk produk DECSYSTEM-20 yang dikirim oleh Gary Thuerk, seorang marketer produk mereka.

Reaksi terhadapnya hampir secara universal negatif, dan untuk waktu yang lama tidak ada contoh lebih lanjut terkait hal tersebut. Praktik ini pun sering berlangsung hingga sampai sekarang ini di tahun 2020 dan sering terjadi dalam media sosial dan aplikasi perpesanan.

Tujuan Spam

Ilustrasi Gambar Tujuan Spam Dalam Pembahasan Pengertian Spam
Ilustrasi Gambar Tujuan Spam Dalam Pembahasan Pengertian Spam

Mengapa diluar sana terdapat banyak yang melakukan aktivitas spamming dalam internet? Ada beberapa alasan mengapa para spammer tetap melakukannya, meskipun mereka tahu bahwa tindakan itu dapat merugikan orang lain.

Berdasarkan pengertian spam di atas, adapun beberapa tujuan spam oleh spammer yang perlu kalian ketahui adalah sebagai berikut.

1. Tujuan Promosi

Yang pertama adalah spam untuk tujuan promosi. Ya! Diluar sana, ada banyak pihak dan pengguna teknologi yang ingin memasarkan sesuatu melalui internet dengan cara-cara yang tidak etis. Benar! Salah satunya dengan mengirimkan spam dengan orang lain.

Isi pesan yang masih ada dalam pesan spam umumnya berupa penawaran barang atau jasa. Pelaku spam atau yang dikenal dengan spammer, dapat berasal dari mana saja, baik itu perorangan maupun perusahaan.

Bahkan ada juga perusahaan yang menggunakan pesan tersebut melalui SMS (baca pengertian SMS disini) sebagai kanal pemasaran perusahaan mereka. Dari sisi penerimanya sendiri, tentu mereka akan merasa terganggu setiap kali mendapat pesan spam komersil.

Alih-alih terjadi penjualan, umumnya promosi dengan pesan spam ini tidak akan terkonversi menjadi sebuah bentuk penjualan. Jikapun terjadi penjualan, hal tersebut pun hanya kebetulan dan mungkin dapat Kami katakan akan sangat jarang untuk terjadi.

2. Tujuan Penipuan

Spam untuk tujuan penipuan juga merupakan hal sangat sering ditemukan, baik itu melalui e-mail, SMS, serta media lainnya. Modus penipuan mereka pun sangat bermacam-macam, sebagai contoh, misalnya mengambil alih akun online (biasa dikenal dengan phising), pencurian terhadap data, meminta uang secara langsung, dan banyak lagi yang lainnya.

Salah satu modus penipuan yang sangat sering terjadi di zaman sekarang, terkait spam ini adalah seperti pencurian akun online atau phishing. Biasanya, pelakunya mengirimkan e-mail spam secara acak atau random, dimana, isi pesan dari e-mail tersebut mengungkapkan bahwa si penerima dari e-mail ini sudah memenangkan hadiah undian.

Biasanya, di dalam e-mail spam tersebut disisipkan link ke website tertentu dimana si penerima spam sendiri harus melakukan login menggunakan akun e-mail kita. Ketika korban tersebut mengetikkan akun e-mail serta password mereka, setiap ketukan, input atau masukan dari keyboard sudah direkam oleh pelaku, sehingga sang pelaku pun dapat untuk mengetahui alamat e-mail serta password dari korban.

3. Tujuan Iseng atau Cuma-Cuma

Tujuan spam yang terakhir adalah untuk tujuan iseng atau cuma-cuma. Ini adalah bentuk spam yang cukup mengganggu user atau pengguna internet. Meskipun hal ini tidak termaksud atau terdapat tindakan menipu serta tindakan kejahatan lainnya, namun korban dari spam dengan untuk tujuan ini, tentu akan mendapatkan kerugian dari sang spammer, walaupun memang tidak berbahaya, pelaku pun akan mendapatkan keuntungan apabila korban merespon.

Sebagai contoh dalam keisengan terhadap tindakan spam ini adalah seperti membuatkan link website tertentu di bagian komentar pada blog orang lain. Contoh yang lainnya, misalnya seperti menunjukkan gambar yang tidak wajar atau menaruh link situs porno pada bagian komentar dari status media sosial (baca pengertian media sosial disini) orang lain.

Jenis-Jenis Spam

Ilustrasi Gambar Jenis Jenis Spam Dalam Pembahasan Pengertiannya
Ilustrasi Gambar Jenis Jenis Spam Dalam Pembahasan Pengertiannya

Membahas tentang pengertian spam, tentu kita juga harus mengenal apa saja jenis-jenisnya bukan? Benar! Ada beberapa jenis spam yang perlu kalian ketahui untuk dipertimbangkan.

Walaupun sebagian besarnya adalah spam marketing atau pemasaran yang tidak berbahaya dari penjual yang tidak jujur ​​yang mengganggu kita semua dengan skema seperti cara-cepat-kaya yang meragukan dan mencurigakan, serta berbagai pil dan obat yang belum disetujui oleh FDA.

Terlepas dari pada hal tersebut, Anda juga dapat mendapatkan ancaman serius, seperti spam dari penjahat dunia maya yang mencoba membobol akun online Anda untuk mencuri data, uang dan menyebarkan malware.

Di bawah ini adalah beberapa jenis spam yang harus Anda ketahui.

Baca Juga :  Memahami Pengertian Market Share: Jenis, Dampak, Contoh, Cara Mengukur, Mengetahui dan Meningkatkannya !

1. Advance-Fee Scams

Yang pertama dalam daftar jenis spam Kami adalah advance-fee scams yang berarti penipuan biaya muka. Juga dikenal sebagai scam Nigeria atau scam 419, karena scam jenis ini berasal dari Nigeria (419 merujuk pada bagian dari kode kriminal Nigeria yang dilanggar scam).

Meskipun dikenal seperti itu, sebenarnya hanya sebagian kecil saja dari spam berasal dari Nigeria. Negara ini menempati urutan ke-68 (enam puluh delapan) dalam pengirim spam teratas menurut Cisco Talos.

2. E-Mail Phishing

Berikutnya adalah e-mail phishing, ini adalah jenis serangan cyber paling sederhana dan, pada saat yang sama, paling berbahaya dan efektif.

Hal itu karena, phishing menyerang komputer yang paling rentan dan kuat di planet ini, yaitu adalah kita sendiri “pikiran manusia”.

3. Malspam

Jenis spam yang ke-3 (tiga) adalah malspam. Ini adalah segala jenis malware yang disebarkan melalui spam. Mirip seperti advance-fee scams dan e-mail phising, malspam bergantung pada rekayasa sosial untuk mengelabui penerima untuk mengambil semacam tindakan, seringkali bertentangan dengan penilaian kita, seperti mengklik tautan download, atau membuka lampiran yang terdapat dalam e-mail yang akan menginfeksi komputer Anda dengan malware.

4. Spam Ponsel, Smartphone atau Android

Pernahkah Anda menerima panggilan robocall? Betul! Itu panggilan spam. Bagaimana dengan pesan teks dari pengirim yang tidak dikenal yang mencoba menjual sesuatu, bahkan mungkin berisi tautan yang tidak diketahui.

Benar itu adalah spam SMS atau pesan teks pada ponsel, smartphone atau Android. Ya, selamat datang di dunia yang penuh dengan spam ponsel.

Istilah dalam Spam

Dalam membahas mengenai arti spam, terdapat beberapa istilah yang berkaitan dengan adanya kata Spam. Beberapa orang mungki kurang Up-To-Date terhadap Teknologi, serta tidak mengetahui arti daripada istilah-istilah tersebut. Berikut ini adalah beberapa Istilah dalam Spam yang perlu kalian ketahui:

a. Spamming

Spamming adalah salah satu aktivitas yang membuat, melakukan dan menyebarkan Spam. Spamming umumnya dilakukan dengan mengirimkan berbagai macam jenis dari pesan E-Mail palsu.

b. Spammer

Spammer adalah sebutan terhadap mereka atau orang yang mengirimkan pesan Spam. Menjadi seorang Spammer memang sepertinya terlihat mudah dilakukan, serta tindakan ini juga dilihat memiliki resiko. Akan tetapi, jauh dibalik hal yang Kami sebutkan tadi, ternyata untuk menjadi seseorang Spammer adalah merupakan pekerjaan dengan resiko yang tinggi.

Seorang pelaku Spammer, mereka bisa dikategorikan sebagai tindakan Kriminal atau sebuah tindakan Cybercrime. Kenapa? Karena dengan melakukan Spam, hal tersebut dapat menghambat atau mengakibatkan dampak yang negatif dalam aktivitas yang ada di Dunia Maya.

c. SPAM adalah Stupid Pointless Annoying Malware

Beberapa orang diluar sana yang tidak suka dengan Spam juga mengartikan Istilah Kata Spam ini adalah singkatan dari “Stupid Pointless Annoying Malware” yang berarti Program Jahat yang Tidak Berguna.

Contoh Spam

Ilustrasi Gambar Dari Contoh Spam Dalam Membahas Penjelasan Pengertian Spam
Ilustrasi Gambar Dari Contoh Spam Dalam Membahas Penjelasan Pengertian Spam

Mengacu pada pembahasan apa itu spam, sejarah dan tujuannya di atas, sebenarnya banyak sekali bentuk dan contoh spam yang terjadi, terutama dalam kehidupan kita sehari-hari dalam internet.

Adapun beberapa contoh spam yang salah satunya pasti sudah kalian kenal antara lain adalah sebagai berikut:

1. Spam E-Mail

Contoh spam yang pertama adalah spam e-mail merupakan spam yang paling seringkali kita temukan. Bentuk Spam E-Mail ini yaitu adalah dengan mengirimkan surat elektronik komersial secara massal yang sama sekali tidak diminta oleh si penerima e-mail tersebut.

Pengiriman spam ini dapat dilakukan via atau melalui “jaringan zombie” yang merupakan Jaringan virus yang telah menginfeksi komputer. Namun, spam e-mail biasanya juga terjadi, karena penggunnya telah mendaftarkan e-mail mereka pada website yang tidak dikenal.

2. Spam SMS

Spam pesan instan atau spam SMS juga merupakan salah satu contoh spam yang sering kita jumpai. Tujuan spam SMS ini biasanya cukup beragam, tetapi kebanyakannya, itu bertujuan terkait barang dan jasa, serta yang lebih parahnya lagi yaitu adalah penipuan.

Spam SMS ini salah satunya dilakukan dengan menggunakan aplikasi SMS Blast yang dapat mengirimkan pesan instan secara massal ke nomor ponsel.

3. Spam Komentar

Contoh berikutnya adalah spam komentar. Spam melalui komentar yang ada pada sebuah blog atau pun akun media sosial pengguna juga merupakan salah satu contoh spam yang cukup mengganggu para pemiliknya.

Saat ini komentar spam pada blog atau website dan bahkan akun media sosial sangat mudah untuk dilakukan dengan hanya menggunakan software khusus.

4. Spam Mesin Pencari

Spam mesin pencari biasanya juga dikenal dengan sebutan spamdexing. Ini adalah singkatan dalam dan istilah dalam dunia SEO yang merupakan singkatan dari spamming dan indexing.

Tujuan spam mesin pencari ini adalah untuk menempatkan halaman-halaman situs spam pada mesin pencari dengan keyword (SEO) pencarian yang relevan sehingga mendapatkan traffic (lalu lintas pengunjung website) di search engine atau mesin mencari.

Baca Juga :  Pengertian Firewire: Sejarah, Fungsi dan Fitur Kabel Firewire

Untuk mengatasi hal ini, search engine seperti google, mereka selalu melakukan update dalam alogritma oencarian mereka, sehingga situs-situs yang menerapkan spamdexing akan dihapus dari indeks pencarian mereka.

Dampak dari Spam

Lalu, apa dampak dari spam? Ya, nyatanya tidak ada bentuk spam yang benar-benar memberikan manfaat pada sang penerima. Spam hanya dapat membawa impak yang buruk.

Mengacu pada pembahasan spam di atas, adapun beberapa dampak dari spam yang akan dialami oleh penerimanya adalah sebagai berikut:

  • Menghabiskan waktu untuk menghapus dan membersihkan spam dari perangkat penerima.
  • Menghabiskan sumber daya perangkat penerima (seperti RAM, CPU dari server) sehingga tidak dapat digunakan dengan baik.
  • Menghabiskan bandwidth, karena penggunaan internet untuk membuka dan menghapus spam menjadi lebih banyak dan boros.
  • Spam dapat menyebabkan performa dari sebuah website atau blog menjadi lambat karena server sedang memproses banyak komentar spam.
  • Perangkat komputer menjadi rentan terhadap kemungkinan daripada terserangnya malware yang menyusup di dalam isi pesan spam.

Cara Mengidentifikasi dan Mencegah Spam

Sekarang setelah Anda mendapat informasi tentang penjelasan pengertian spam, dalam postingan ini Kami juga akan membagikan beberapa tips tentang bagaimana cara mengidentifikasi e-mail dan malspam phishing serta mencegah diri Anda menjadi seorang korban.

Adapun beberapa cara untuk mengidentifikasi dan mencegah spam tersebut adalah sebagai berikut:

  • Jangan menanggapi spam; Cara pertama Kami untuk menghentikan spam, yaitu adalah berhenti meresponnya.
  • Aktifkan filter spam Anda; Penyedia e-mail selalu berusaha dan bekerja keras untuk menghentikan Spam. Walaupun ada sebagian besar e-mail massal yang tidak melewati filter masuk dan langsung menuju ke kotak masuk kita.
  • Matikan macro atau makro; Pastikan untuk tidak mengaktifkan macro atau makro secara default. Jika seseorang mengirimi Anda lampiran melalui e-mail dan dokumen itu meminta Anda untuk “mengaktifkan makro”, segera hindari klik “tidak” terutama jika Anda tidak mengenal pengirimnya.
  • Gunakan otentikasi multi-faktor; Dengan otentikasi 2 (dua) daktor atau multi-faktor, bahkan jika nama pengguna dan password atau kata sandi Anda dikompromikan melalui serangan phishing, penjahat dunia maya tidak akan dapat menyiasati persyaratan otentikasi tambahan yang terkait dengan akun Anda.
  • Instal keamanan internet; Jika Anda mengklik tautan buruk atau mengunduh malware yang dikirim kepada Anda melalui spam, software (perangkat lunak) Keamanan yang bagus akan mengenalinya segera dan mematikan proses terkait sebelum mereka dapat merusak sistem atau jaringan Anda.

Kesimpulan

Baiklah, jadi, dari penjelasan dan pembahasan mengenai Pengertian Spam, Apa itu Spamming dan Spammer? Sejarah, Tujuan, Jenis, Istilah, Contoh, Dampak dan Cara Mengidentifikasi dan Mencegahnya di atas, dapat kita simpulkan bahwa spam adalah segala hal yang mengacu pada penggunaan sistem pesan elektronik untuk mengirim pesan yang tidak diminta atau tidak diinginkan oleh user atau pengguna secara massal.

Dalam beberapa kasus, dengan membalas spam, maka itu menunjukkan alamat e-mail Anda adalah valid dan alamat e-mail Anda mungkin dikirim ke daftar spam lain, walaupun ini dilarang di banyak negara. Saat menerima e-mail apa pun yang merupakan spam, biasanya cara terbaik untuk mencegah kerusakannya adalah dengan menghapus e-mail itu sendiri.

Penutup

Demikianlah ulasan yang dapat Kami berikan kali ini, dimana Kami membahas tentang Pengertian Spam, Apa itu Spamming dan Spammer? Sejarah, Tujuan, Jenis, Istilah, Contoh, Dampak serta Cara Mengidentifikasi dan Mencegahnya. Semoga tulisan ini bermanfaat dan juga dapat menambah wawasan kita semua.

Silahkan bagikan artikel atau tulisan Kami disini jika kalian rasa ini bermanfaat untuk teman-teman dan kerabat kalian semua. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar