Operating System: Apa itu Sistem Operasi? Sejarah, Tujuan, Jenis OS, Macam Fungsi, Contoh serta Kelebihan dan Kekurangannya!

0
Gambar Dari Pengertian Operating System Atau OS Apa Itu Sistem Operasi Sejarah Tujuan Jenis Macam Fungsi Penting Contoh Serta Kelebihan Dan Kekurangannya
Gambar Dari Pengertian Operating System Atau OS Apa Itu Sistem Operasi Sejarah Tujuan Jenis Macam Fungsi Penting Contoh Serta Kelebihan Dan Kekurangannya

Mengenal Pengertian Operating System (OS), Apa itu Sistem Operasi? Sejarah, Tujuan, Jenis OS, Macam Fungsi, Contoh serta Kelebihan dan Kekurangannya!

Benar, seperti yang sudah kita ketahui, sebuah sistem operasi merupakan hal yang penting untuk semua sistem komputer.

Mengapa? Ya, karena setiap jenis komputer tidak bernyawa tanpa menggunakannya serta sistem operasi juga memungkinkan antarmuka untuk berinteraksi antara pengguna dan semua perangkat lunak yang diinstal pada sistem operasi.

Secara umum, fitur penting tersebut seperti ketersediaan antarmuka antara pengguna dan perangkat keras, serta antarmuka grafis yang user friendly untuk semua pengguna dengan tersedianya berbagai menu, tombol, ikon, dan lainnya untuk navigasi yang mudah.

Ya, tidak diperlukan keahlian teknis apa pun untuk mengoperasikan GUI sebuah OS.

Terkait hal itulah, dalam postingan kali ini, Kami akan membahas secara lebih lengkap dan detail tentang apa itu pengertian Operating System (OS).

Baiklah, mari kita simak ulasannya berikut!

Pengertian Operating System

Berarti sistem operasi (dalam bahasa Indonesia), Operating System (OS) adalah perangkat lunak terpenting yang dijalankan di komputer yang mengelola memori dan proses komputer, serta semua perangkat lunak dan perangkat kerasnya.

Berdasarkan sumber dari Situs GCFGlobal, operating systems atau yang lebih sering disebut dengan OS ini memungkinkan Anda untuk berkomunikasi dengan komputer tanpa mengetahui bagaimana berbicara bahasa komputer.

Betul! Pada intinya, tanpa mereka operating systems (sistem operasi), maka dapat kita katakan bahwa komputer tidak akan dapat digunakan.

Apa itu Sistem Operasi?

Ilustrasi Apa Itu Sistem Operasi Dalam Komputer Desktop PC Laptop Tablet Dan Smartphone
Ilustrasi Apa Itu Sistem Operasi Dalam Komputer Desktop PC Laptop Tablet Dan Smartphone

Jadi, apa itu sebenarnya yang dimaksud dengan sistem operasi itu?

Benar, seperti yang sudah Kami jelaskan di atas, istilah kata ini lebih sering disebut dengan Operating System atau OS saja secara global.

OS atau sistem operasi adalah software (perangkat lunak) yang diinstal pada harddisk komputer yang memungkinkan hardware (perangkat keras) komputer untuk berkomunikasi dan beroperasi dengan perangkat lunak komputer.

Tanpa sistem operasi (Operating System atau OS), sebuah komputer (baca pengertian komputer disini) dan program perangkat lunak tidak akan berguna.

Berbicara tentang historinya sendiri, adapun ketika komputer pertama kali diperkenalkan, pengguna berinteraksi dengan mereka menggunakan antarmuka baris perintah, yang memerlukan command.

Ya, saat ini, hampir setiap komputer menggunakan sistem operasi GUI (Graphical User Interface) yang mudah digunakan dan dioperasikan.

Untuk fiturnya sendiri, berikut ini adalah daftar fitur penting dari sebuah Operating System (OS) yang perlu untuk diketahui:

  • Modus protected dan supervisor.
  • Memungkinkan akses disk dan sistem file driver perangkat keamanan jaringan komputer (baca selengkapnya tentang perangkat jaringan komputer disini).
  • Eksekusi program.
  • Manajemen memori Virtual Memory Multitasking.
  • Menangani operasi I/O atau input dan output.
  • Manipulasi system atau sistem file.
  • Deteksi dan penanganan kesalahan (error handler).
  • Alokasi sumber daya.
  • Perlindungan informasi dan sumber daya.

Apa itu Kernel?

Lalu, apa itu yang disebut dengan kernel?

Kernel adalah komponen sentral dari sistem operasi komputer.

Satu-satunya task atau pekerjaan yang dilakukan oleh kernel adalah mengatur komunikasi antara perangkat lunak dan perangkat keras.

Kernel merupakan core atau inti dari sebuah komputer dan itu memungkinkan komunikasi antara perangkat keras dan perangkat lunak.

Sementara kernel adalah bagian terdalam dari sebuah sistem operasi, shell adalah bagian yang terluarnya.

Sejarah Operating System (OS)

Agar kita dapat lebih memahami tentang apa itu pengertian Operating System atau OS ini, maka kita juga harus mengetahui paling tidak sedikit terkait sejarah awalnya.

Perlu kalian ketahui bahwa komputer pada awalnya tidak memiliki sesuatu yang kita sebut dengan operating systems atau sistem operasi.

Setiap program yang berjalan di komputer harus menyertakan semua kode untuk menjalankan komputer dan berkomunikasi dengan perangkat keras, serta menjalankan fungsi sebenarnya.

Hal ini membuat setiap program komputer menjadi rumit dan terbilang sulit dioperasikan.

Setiap program hanya dapat berjalan di mesin yang dibuat untuknya.

Sebelum adanya OS (Operating System), program komputer dijalankan oleh individu.

Queue atau antrian literal orang akan berbaris di depan komputer dengan program mereka dimuat pada pita magnetik atau kartu berlubang.

Mereka secara fisik akan memuat program mereka ke dalam mesin dan menunggu sampai selesai. Karena komputer menjadi lebih cepat dalam memproses informasi.

Adapun waktu yang dibutuhkan operator untuk memuat program ke dalam komputer terkadang lebih lama daripada waktu yang dibutuhkan untuk menjalankan program.

Baca Juga :  Pengertian Biometrics (Biometrik): Sejarah, Cara Kerja, Jenis dan Contohnya

Operator tersebut harus menjadwalkan program yang berbeda tergantung pada sumber daya yang dibutuhkan program.

Sistem operasi menggantikan operator manusia ini dengan menjadwalkan program ke dalam memori.

Di tahun-tahun berikutnya, program sudah ada di dalam komputer pada hard drive (daripada dimuat menggunakan kartu berlubang atau selotip).

Saat ruang penyimpanan RAM semakin besar, beberapa program dapat dimuat ke dalamnya secara bersamaan.

Sistem Operasi akan memberikan program kedua bagian RAM yang berbeda.

Dalam menjalankan sebuah program, berikut adalah langkah-langkah yang akan dilakukan:

  • Program tersebut akan dimuat ke dalam komputer.
  • Sistem operasi akan mencadangkan sebagian Random Access Memory (RAM) untuk program tersebut.
  • Program tersebut akan disalin dari pita magnetik atau kartu (punch card) ke dalam RAM.
  • Setelah dijadwalkan untuk dijalankan, Central Processing Unit (CPU) mengambil instruksi dari lokasi memori dari instruksi pertama dalam program.
  • Program kemudian akan dimulai.

Secara khusus, berikut ini merupakan rangkuman daripada sejarah sebuah sistem operasi atau Operating System (OS) yang sudah Kami rangkum agar lebih mudah dipahami:

  • Sistem operasi pertama kali dikembangkan pada akhir tahun 1950-an untuk mengelola penyimpanan tape (pita).
  • Lab Riset General Motors menerapkan OS pertama di awal tahun 1950-an untuk komputer IBM 701 mereka.
  • Pada pertengahan tahun 1960-an, sistem operasi mulai menggunakan disk.
  • Pada akhir tahun 1960-an, versi pertama dari OS Unix pun mulai dikembangkan.
  • OS pertama yang dibangun oleh Microsoft adalah Disk Operating System (DOS), dan itu dibangun pada tahun 1981 dengan membeli perangkat lunak 86-DOS dari perusahaan Seattle.
  • OS populer saat ini Windows pertama kali muncul pada tahun 1985 ketika Graphical User Interface (GUI) dibuat dan dipasangkan dengan MS-DOS.
  • Operating System (OS) terus dikembangkan dan diluncurkan berbagai macam tipenya, dimana di tahun 2021 sekarang ini, banyak vendor yang sudah bisa menyediakan sistem operasi bawaan mereka sendiri, seperti Android (baca pengertian Android disini) oleh Google misalnya.

Tujuan OS atau Operating Systems

Setelah kita memahami arti dan pengertian OS (Operating System) beserta sejarahnya, selanjutnya kita juga harus mengetahui apa tujuannya,

Secara umum, tujuan dari sistem operasi yaitu bertindak sebagai jembatan komunikasi (antarmuka) antara pengguna dan perangkat keras komputer.

Tujuan utama dari operating systems adalah menyediakan platform (baca pengertian platform disini) tempat pengguna dapat menjalankan program dengan cara yang nyaman dan efisien.

Koordinasi perangkat keras harus tepat untuk memastikan kerja yang benar dari sistem komputer dan untuk mencegah program pengguna mengganggu kerja sistem yang benar.

Sebagai contoh, ini dapat kita analogikan seperti seorang atasan memberi perintah kepada pegawai atau karyawannya, dan dengan cara yang sama kita meminta atau meneruskan perintah kita ke Operating System (OS).

Betul! Pertama, itu semua bertujuan untuk membuat lingkungan yang lebih nyaman digunakan dan kedua adalah menggunakan sumber daya dengan cara yang paling efisien.

Selain menjadwalkan program ke dalam memori, operating systems juga menjadwalkan cara program menggunakan CPU.

Sistem operasi juga memiliki peran dalam mengelola akses ke berbagai tingkat sumber daya.

Ya, Hal ini akan melindungi integritas sistem.

Adapun role atau peran lainnya dari sebuah sistem operasi atau Operating System (OS) ini meliputi:

  • Berinteraksi dengan perangkat keras melalui driver yang ditulis untuk perangkat keras dan OS tertentu.
  • Menyediakan perangkat lunak utilitas, seperti manajemen disk atau perangkat lunak security (keamanan).
  • Berurusan dengan peristiwa atau event input dan output, sebagai contoh misalnya seperti penekanan tombol.
  • Selain itu, sistem operasi juga perlu menyediakan antarmuka pengguna, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengannya dan memulai program.
  • OS juga mengelola struktur file pada perangkat penyimpanan, serta mengontrol pengguna mana yang memiliki akses ke file dan programnya.

Jenis-Jenis, Tipe atau Kategori OS (Operating System)

Gambar Jenis Dan Macam Fungsi Penting Operating System Serta Contoh OS Dalam Membahas Pengertian Dan Artinya
Gambar Jenis Dan Macam Fungsi Penting Operating System Serta Contoh OS Dalam Membahas Pengertian Dan Artinya

Dalam membahas tentang pengertian OS atau operating systems dan artinya, tentunya hal tersebut tidak terlepas dari apa saja jenis, tipe atau kategorinya bukan?

Oke, berikut adalah jenis sistem operasi atau Operating System (OS) yang harus kalian ketahui:

  • Batch Operating Systems
  • Multitasking atau Time-Sharing OS
  • Multiprocessing OS
  • Real-Time OS
  • Distributed OS
  • Network OS
  • Mobile OS

Kenapa? Tidak familiar?

Tenang, di bawah ini akan Kami jelaskan masing-masing dari jenis, tipe atau kategori Operating System (OS) di atas.

a. Batch Operating Systems

Jenis Operating System yang pertama yaitu Batch Operating Systems.

Ini merupakan beberapa proses komputer yang terbilang sangat panjang dan memakan waktu.

Untuk mempercepat proses yang sama, pekerjaan dengan jenis kebutuhan yang sama dikumpulkan dan dijalankan sebagai kelompok atau batch.

Pengguna sistem operasi batch tidak pernah berinteraksi langsung dengan komputer.

Dalam jenis OS ini, setiap user (pengguna) akan mempersiapkan pekerjaannya di perangkat offline seperti kartu berlubang dan mengirimkannya ke operator komputer.

b. Multitasking atau Time-Sharing OS

Jenis tipe berikutnya yaitu Multitasking atau Time-Sharing OS (Operating System).

Sistem operasi jenis memungkinkan orang-orang yang berada di terminal yang berbeda (shell) untuk menggunakan satu sistem komputer pada waktu yang sama.

Baca Juga :  Mengenal Pengertian BYOD: Apa itu? Ini Dia Definisi, Tujuan, Cara Kerja, Manfaat, Kelebihan dan Kekurangan serta Kenapa itu Penting!

Adapun waktu prosesor (CPU) yang dibagi di antara banyak pengguna disebut sebagai time-sharing (berbagi waktu).

c. Real Time OS

Tipe Real Time OS (Operating System) ini merupakan interval waktu sistem operasi waktu nyata untuk memproses dan menanggapi input (masukan) yang sangat kecil.

Adapun contohnya yaitu seperti sistem perangkat lunak militer, sistem perangkat lunak space (luar angkasa).

d. Distributed OS

Selanjutnya, ada sistem terdistribusi atau Distributed OS (Operating System).

Adapun tipe ini, mereka menggunakan banyak prosesor yang terletak di mesin yang berbeda untuk menyediakan komputasi yang sangat cepat kepada penggunanya.

e. Network OS

Tipe berikutnya yaitu Network OS atau Operating Systems.

Sistem operasi jaringan ini berjalan di server.

OS jenis ini memberikan kemampuan untuk melayani untuk mengelola data, pengguna, grup, keamanan, aplikasi dan fungsi networking (jaringan) lainnya.

f. Mobile OS

Jenis Operating System terakhir yang dapat Kami jelaskan disini yaitu seluler, Mobile OS.

Sistem operasi seluler adalah OS yang dirancang khusus untuk memberi daya pada smartphone (ponsel cerdas), tablet, dan perangkat wearable (baca pengertian wearable atau yang dapat dikenakan disini) sejenis lainnya.

Beberapa sistem operasi seluler yang paling terkenal adalah Android dan iOS, tetapi yang lainnya termasuk MIUI, Fun Touch, BlackBerry, Web, atau seperti WatchOS.

Macam-Macam Fungsi Penting Operating System (OS)

Selain membahas tentang pengertian OS, dalam postingan ini Kami juga akan menjelaskan terkait macam-macam function atau fungsi penting yang terdapat di dalam OS (Operating System).

Oke langsung saja, dalam sebuah perangkat lunak sistem operasi atau Operating System Software akan melakukan setiap fungsi penting seperti:

  • Process management; Fungsi manajemen proses ini membantu OS untuk membuat dan menghapus proses. Ini juga menyediakan mekanisme untuk sinkronisasi dan komunikasi antar proses.
  • Memory management; Modul manajemen memori melakukan tugas alokasi dan de-alokasi ruang memori ke program yang membutuhkan sumber daya.
  • File management; Ini mengelola semua aktivitas terkait file seperti penyimpanan organisasi, pengambilan, penamaan, berbagi, dan perlindungan file.
  • Device management; Manajemen perangkat melacak semua perangkat. Modul ini juga bertanggung jawab untuk tugas ini yang dikenal sebagai pengontrol I/O serta juga melakukan tugas alokasi dan de-alokasi device atau perangkatnya.
  • I/O system management; Salah satu objek utama dari setiap Operating System (OS) adalah menyembunyikan kekhasan perangkat keras tersebut dari pengguna akhir atau end user (baca pengertian end user disini).
  • Secondary storage management; Sebuah sistem memiliki beberapa tingkat penyimpanan yang meliputi penyimpanan primary (primer), penyimpanan secondary (sekunder), dan penyimpanan cache. Instruksi dan data harus disimpan di penyimpanan utama atau cache sehingga program yang berjalan dapat mereferensikannya.
  • Security (keamanan); Modul keamanan ini akan melakukan fungsi melindungi data dan informasi sistem komputer dari ancaman malware dan akses langsung.
  • Command interpretation: Modul ini menerjemahkan perintah yang diberikan oleh sumber daya sistem dan bertindak untuk memproses perintah tersebut.
  • Network atau jaringan; Sistem distributed atau terdistribusi adalah sekelompok prosesor yang tidak berbagi memori, perangkat keras, atau jam. Prosesor berkomunikasi mereka satu sama lain adalah melalui network (jaringan).
  • Job accounting; Ini merupakan fungsi melacak waktu dan sumber daya yang digunakan oleh berbagai pekerjaan dan pengguna.
  • Communication management; Ini adalah koordinasi dan compiler task (tugas penyusun), juru bahasa, dan sumber daya software (perangkat lunak) lain dari berbagai pengguna sistem komputer.

Contoh OS, Operating Systems atau Sistem Operasi

Sekarang, kita semua pasti sudah dapat menggambarkan bagaimana OS atau Operating System itu dari penjelasan pengertian dan artinya di atas.

Oke, lalu, apa saja contoh-contohnya?

Benar! Laptop, tablet, dan komputer desktop, mereka semuanya menjalankan sistem operasi yang mungkin pernah Anda dengar.

Adapun beberapa contohnya termasuk versi Microsoft Windows (seperti Windows 10, 8.1, 8, 7, Vista, dan XP), MacOS Apple (sebelumnya OS X), Chrome OS, BlackBerry OS, dan varian Linux yang merupakan open source operating system atau sistem operasi sumber terbuka.

Juga, sama seperti smartphone (ponsel cerdas) Anda menjalankan jenis tipe sistem operasi seluler, seperti iOS Apple atau Android Google.

Ya, keduanya adalah nama yang familiar, tetapi Anda mungkin tidak menyadari bahwa keduanya adalah sebuah OS (Operating System) yang berjalan pada perangkat tersebut.

Contoh lainnya yaitu seperti server, seperti server yang menghosting situs web yang Anda kunjungi atau menyajikan video yang Anda tonton.

Mereka biasanya menjalankan sistem operasi khusus, dirancang dan dioptimalkan untuk menjalankan perangkat lunak khusus yang diperlukan untuk membuat mereka melakukan apa yang mereka lakukan.

Adapun beberapa contoh dari OS dalam sebuah server termasuk Windows Server, Linux, VestaCP, HestiaCP dan FreeBSD.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Operasi atau Operating System (OS)

Kemudian, apa saja yang menjadi kelebihan dan kekurangan yang terdapat dalam sistem operasi atau operating systems?

Memang, perlu Kami tekankan disini bahwa segala sesuatu yang dibuat oleh manusia, tidak akan pernah menjadi sebuah kata yang kita sebut dengan “sempurnya” seperti OS atau Operating System yang kita bahas kali ini.

Baca Juga :  Copy: Apa itu Salin? Tujuan, Cara Kerja, Jenis, Macam serta Perbedaannya dengan Cut atau Move!

Oke, di bawah ini akan Kami jelaskan beberapa keuntungan dan kerugian yang terdapat dalam Operating System (OS).

a. Kelebihan Operating System (OS)

Berikut ini merupakan beberapa keuntungan atau kelebihan Operating System atau OS yang harus kalian ketahu:

  • Memungkinkan Anda menyembunyikan detail harfware (perangkat keras) dengan membuat abstraksi.
  • Mudah digunakan dengan Graphical User Interface (GUI).
  • Menawarkan environment (lingkungan) di mana pengguna dapat menjalankan program atau aplikasi.
  • Sistem operasi harus dapat memastikan bahwa sistem komputer dapat nyaman untuk digunakan.
  • Sistem operasi bertindak sebagai perantara antara aplikasi dan komponen perangkat keras.
  • OS menyediakan sumber daya sistem komputer dengan format yang mudah digunakan.
  • OS juga bertindak sebagai perantara antara semua perangkat keras dan perangkat lunak sistem.

b. Kekurangan Operating System (OS)

Kemudian, untuk kerugiannya sendiri, ada beberapa hal yang menjadi kelemahan dari pada Operating System atau OS sehingga kebanyakan para pakar dan ahli komputer lebih memilih menggunakan komputer dengan basis command (perintah) alih-alih menggunakannya secara langsung.

Di bawah ini adalah beberapa kekurangan dalam OS atau Operating System yang perlu kalian ketahui untuk diantisipasi:

  • Jika ada masalah yang terjadi di OS, Anda mungkin kehilangan semua konten yang telah disimpan di sistem Anda.
  • Perangkat lunak sistem operasi terbilang cukup mahal untuk organisasi atau perusahaan yang berukuran kecil, dimana hal itu tentunya akan menambah beban, khususnya biaya pada mereka.
  • OS atau Operating System tidak pernah sepenuhnya aman karena ancaman dapat terjadi kapan saja.

Kesimpulan

Bagaimana? Sudah cukup jelaskan untuk penguraiannya?

Oke, jadi, berdasarkan penjelasan dan pembahasan tentang Pengertian Operating System (OS), Apa itu Sistem Operasi? Sejarah, Tujuan, Jenis OS, Macam Fungsi, Contoh serta Kelebihan dan Kekurangannya di atas, dapat kita simpulkan bahwa sistem operasi, OS atau Operating System adalah perangkat lunak yang berkomunikasi dengan perangkat keras dan memungkinkan program berjalan.

OS terdiri dari perangkat lunak sistem, atau file fundamental yang dibutuhkan komputer Anda untuk melakukan boot dan bisa berfungsi.

Setiap perangkat komputer, baik itu desktop, tablet, dan smartphone (ponsel cerdas) menyertakan sistem operasi yang menyediakan fungsionalitas dasar untuk perangkat tersebut.

Sistem operasi desktop pada umumnya termasuk Windows, OS X, dan Linux.

Meskipun setiap OS berbeda, sebagian besar menyediakan antarmuka pengguna grafis atau yang lebih dikenal dengan Graphical User Interface (GUI), yang mencakup desktop dan kemampuan untuk mengelola file dan folder.

Mereka juga memungkinkan Anda untuk menginstal dan menjalankan program yang ditulis untuk sistem operasi.

Windows dan Linux dapat diinstal pada perangkat keras PC standar, sedangkan OS X dirancang untuk berjalan pada sistem perangkat Apple.

Oleh karena itu, perangkat keras yang Anda pilih memengaruhi sistem operasi apa yang dapat Anda jalankan.

Ketika pengembang perangkat lunak membuat aplikasi, seringkali mereka harus menulis dan menyusunnya untuk sistem operasi tertentu.

Hal ini tentu saja karena setiap OS berkomunikasi dengan perangkat keras secara berbeda dan memiliki antarmuka program aplikasi tertentu, atau Application Programming Interface (API), yang harus digunakan developers atau para pemrogram.

Meskipun banyak program populer bersifat lintas atau cross-platform (artinya program tersebut telah dikembangkan untuk beberapa OS), akan tetapi, beberapa di antaranya hanya tersedia untuk satu sistem operasi.

Yup! Maka dari itulah, saat memilih komputer, pastikan operating system-nya mendukung program favorit yang ingin Anda jalankan.

Penutup

Demikianlah postingan artikel atau tulisan yang dapat Kami bagikan kali ini, dimana Kami membahas mengenai Pengertian Operating System (OS), Apa itu Sistem Operasi? Sejarah, Tujuan, Jenis OS, Macam Fungsi, Contoh serta Kelebihan dan Kekurangannya.

Semoga apa yang sudah Kami coba sampaikan serta jelaskan disini dapat bermanfaat dan juga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita semua terutama dalam lingkup desktop dan komputer.

Silahkan bagikan artikel atau postingan Kami disini kepada teman, kerabat serta rekan kerja dan bisnis kalian semua khususnya jika kalian temukan ini bermanfaat dan juga jangan lupa subscribe Blog dan YouTube Kami. Sekian dari Kami, Terima Kasih.

Tidak ada kiriman yang ditampilkan

Tinggalkan Komentar