Memahami Pengertian CTR (Click-Through Rate): Fungsi dan Cara Meningkatkannya!

0
Gambar Pengertian CTR Apa Itu Click Through Rate Fungsi Tips Mengoptimalkan Dan Cara Meningkatkannya Serta Perbedaannya Dengan Conversion Rate
Gambar Pengertian CTR Apa Itu Click Through Rate Fungsi Tips Mengoptimalkan Dan Cara Meningkatkannya Serta Perbedaannya Dengan Conversion Rate

Pengertian CTR, Apa itu Click-Through Rate? Fungsi, Tips Mengoptimalkan dan Cara Meningkatkannya serta Perbedaannya dengan Conversion Rate? Dalam Dunia Internet Marketing, Rasio Klik-Tayang yang dikenal dengan CTR atau Click-Through Rate merupakan metrik yang digunakan untuk mengukur jumlah klik yang diterima oleh seorang Advertiser atau Pengiklan dalam Iklan mereka per jumlah tayangan.

Mencapai rasio klik-tayang yang tinggi sangat penting untuk keberhasilan PPC (Pay Per Click) Anda, karena hal tersebut itu secara langsung mempengaruhi Skor Kualitas Anda dan berapa banyak Anda membayar setiap kali seseorang mengklik iklan pencarian Anda. Dalam postingan kali ini, Kami akan membahas secara lengkap tentang Apa itu Arti CTR atau Click-Through Rate ini. Langsung saja, berikut ini adalah ulasannya!

Pengertian CTR

Merupakan kepanjangan dari Click-Through Rate, CTR adalah Rasio yang menunjukkan seberapa sering orang yang melihat iklan Anda mengkliknya. Dikenal dengan Rasio Klik-Tayang, CTR dapat digunakan untuk mengukur seberapa baik kinerja kata kunci dan iklan Anda berdasarkan simpulan Kami yang mengacu langsung pada Situs Google terkait penjelasan mereka tentang ini.

Apa itu Click-Through Rate?

Lalu, Apa itu Click-Through Rate dan Artinya? Mengacu pada penjelasan Pengertian CTR di atas, Arti Click-Through Rate adalah Persentase dari mereka yang mengklik iklan terkait dengan berapa banyak yang melihatnya. CTR pada dasarnya adalah ukuran yang digunakan untuk mengukur seberapa efektif dan efisiennya biaya dari iklan.

Melacak perilaku Online yang ada di Dunia Internet merupakan hal sangat sulit, sebuah Bisnis kemungkinan akan membutuhkan layanan ahli di bidangnya untuk benar-benar memahami cara meningkatkan aspek-aspek spesifik dari Situs Web mereka. Namun, hal ini tidak selalu terjadi. Data CTR (Click-Through Rate) ini mudah diperoleh dan relatif mudah dipahami. Meskipun hal itu tidak berarti bahwa itu adalah tugas sederhana untuk mengimplementasikan Kampanye dan Strategi berdasarkan Data.

Pertama, penting untuk memahami bagaimana Rasio Klik-Tayang (Dalam bahasa Indonesia) atau CTR ini dihitung. Ini adalah rumus sederhana, jumlah orang yang mengklik iklan yang diberikan, yang kemudian dibagi dengan jumlah orang yang melihat iklan, kali seratus. Jadi, jika iklan Anda mendapat 4 (Empat) kali Klik per Seratus tampilan, CTR atau Click-Through Rate Anda adalah 4%.

Total Klik Iklan : Total Impressions = Click Through Rate 

Setelah Anda memiliki gambaran yang akurat tentang Data Anda, Anda mungkin ingin tahu apa saja Tips Mengoptimalkan dan Cara Meningkatkan CTR.

Baca Juga :  Mengenal Apa Itu Pengertian Protokol Jaringan: Sejarah, Cara Kerja dan Jenisnya

Fungsi CTR atau Click-Through Rate

Ilustrasi Gambar Fungsi CTR Atau Click Through Rate Dalam Pembahasan Pengertiannya
Ilustrasi Gambar Fungsi CTR Atau Click Through Rate Dalam Pembahasan Pengertiannya

Membahas mengenai Pengertian CTR atau Click-Through Rate, tentu saja kita harus mengetahui Apa sebenarnya Fungsi mereka bukan? Fungsi CTR atau Click-Through Rate adalah sebagai salah satu Indikator kinerja utama yang memberi tahu Anda tentang potensi Kampanye E-Mail, Iklan, Cuplikan Website di Mesin Pencari, tombol CTA di Situs Web, dan lain sebagainya.

Semakin sedikit pengguna mengklik Hyperlink (Baca Pengertian Hyperlink disini), semakin sedikit Konversi yang dibuat. Tujuan utamanya adalah untuk memudahkan menghasilkan lalu lintas berkualitas yang cukup dengan potensi untuk melakukan konversi.

Seperti yang sudah Kami singgung sebelumnya, CTR dikenal dengan Rasio Klik-Tayang dalam Dunia Advertising Indonesia, mereka biasanya digunakan dan dikombinasikan dengan Penawaran Khusus, Giveaway atau Hadiah Gratis dan jika mungkin, Review atau Ulasan dari sumber tepercaya ke Deskripsi Meta Anda semua dapat membantu menarik perhatian pada Iklan Anda.

Berapa CTR yang Baik?

Sebenarnya, tidak ada jawaban sederhana untuk pertanyaan ini karena akan tergantung pada berbagai faktor yang tidak dapat dengan mudah dirangkum dengan Angka. Hampir semua yang Anda pikirkan dapat memengaruhi apa yang mewakili RKT atau CTR atau Click-Through Rate yang baik untuk Industri, Jenis Kampanye, Target Pelanggan, Nilai Produk atau Layanan, dan Objek Kampanye.

Bagaimana Biaya Klik dari CTR Dihitung?

Mengacu pada Pengertian CTR (Click-Through Rate) diatas, Biaya setiap klik tidak mudah diprediksi dan diinformasikan oleh setiap Keyword atau Kata Kunci, Relevansinya dengan Iklan Anda dan seberapa sukses Iklan tersebut karena Google ingin agar setiap Iklan sesering mungkin tampil dan menghasilkan Uang setiap kali Iklan diklik.

Karena alasan ini, setiap Iklan diberi “Angka Mutu”, yang dihitung dengan CTR (Click-Thourgh Rate atau Rasio Klik-tayang Anda. Setiap iklan pada dasarnya adalah proses penawaran, yang akan berhubungan dengan tawaran maksimum Anda per Kata Kunci atau Istilah Pencarian. Semakin baik Skor Kualitas tersebut, maka akan membuat Biayanya menjadi lebih tinggi.

Iklan Pencarian, Banner, E-Mail

Iklan online hadir dalam berbagai bentuk, diantaranya adalah Iklan Banner dan Iklan Pencarian. Iklan Banner adalah iklan yang biasanya muncul di sisi atau atas website, meskipun dapat ditempatkan di mana saja, tergantung pada bagaimana Situs Web dirancang. Mereka pada dasarnya adalah Papan Iklan Kecil yang mencoba untuk menarik perhatian Anda dengan Visual mencolok dan penawaran menarik. Iklan Banner adalah pokok pemasaran online di masa lalu, tetapi banyak pengguna menganggapnya mengganggu dan tidak dapat dipercaya. Hal tersebut tidak berarti bahwa mereka tidak menggunakan Pemasaran Online Modern, hanya saja mereka kurang efektif daripada Iklan Pencarian untuk sebagian besarnya.

Baca Juga :  Inilah Pengertian Makna: Jenis dan Contoh Makna Kata dalam Bahasa Indonesia!

Iklan Pencarian adalah yang muncul di bagian atas Pencarian Google. Mereka akan memiliki stiker kecil di sebelah teks yang memberitahu Anda bahwa itu adalah Iklan dan mereka harus Relevan dengan pencarian itu sendiri. Iklan Pencarian 5 hingga 6 kali lebih mungkin untuk menghasilkan Respons daripada Iklan Banner rata-rata.

Sedangkan Iklan E-Mail adalah Link atau Tautan yang dilacak ke kotak masuk pengguna E-Mail. Biasanya, CTR atau Click-Through Rate dari Iklan E-Mail dihitung dengan metode yang lebih kompleks, dengan Rasio Pentalan atau Bounce Rate (Baca Pengertian Bounce Rate disini), seberapa sering E-Mail dikirim, dan seberapa sering mereka dibuka serta metrik lainnya.

Tips Mengoptimalkan CTR atau Click-Through Rate

Pengoptimalan CTR atau Click-Through Rate adalah semua tentang Penampilan, Konten, Nilai, dan Penargetan yang tepat. Bahkan jika Anda membuat Tajuk Menarik dengan Deskripsi yang luar biasa, mereka mungkin akan berakhir dengan Rasio Klik-Tayang di bawah rata-rata karena Penargetan Kampanye yang salah.

Setelah Anda menargetkan Audiens yang tepat, Tips Kami disini, lanjutkan untuk Mengoptimalkan Konten Kampanye Anda seperti:

  • Tag Judul, Deskripsi Meta
  • Tajuk Iklan yang menarik
  • Gambar yang menarik
  • Elemen Call To Action
  • Menghindari Kata-Kata Spam terutama dalam Kampanye E-Mail

Cara Meningkatkan CTR (Click-Through Rate)

Ilustrasi Gambar Tips Mengoptimalkan Dan Cara Meningkatkan CTR Atau Click Through Rate Dalam Penjelasan Pengertiannya
Ilustrasi Gambar Tips Mengoptimalkan Dan Cara Meningkatkan CTR Atau Click Through Rate Dalam Penjelasan Pengertiannya

Dalam Membahas Apa arti CTR atau Click-Through Rate, maka semua ini menimbulkan akan pertanyaan, bagaimana Anda meningkatkan CTR (Click-Through Rate)? Seperti halnya, banyak hal yang terkait dengan subjek ini, CTR adalah kampanye atau Campaign dalam bahasa inggris dari Bisnis, dan Tujuan Khusus, tetapi lebih daripada itu adalah Logika dan Masuk Akal.

Sebagai contoh misalnya, untuk meningkatkannya pastikan Iklan Anda relevan dengan Istilah Pencarian atau Kata Kunci yang Anda gunakan. Jika Anda mengiklankan sepatu, secara logika tidak masuk akal menggunakan Kata Kunci untuk “Pesawat”.

Di bawah ini adalah beberapa Cara yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan CTR atau Click-Through Rate.

1. Buat Tampilan Iklan yang Mencolok

Untuk Iklan Banner (Spanduk), pastikan tampilan Visualnya mencolok tanpa terlihat norak jika tidak sesuai dengan Produk atau Layanan Anda. Warna Merah Muda Neon dan Kuning biasanya selalu menarik perhatian, tetapi jangan terlihat mencolok terutama jika Anda sebagai Bidang Kesehatan. Anda masih dapat menggunakan Iklan Teks untuk Spanduk dan hal ini sering dikonversi pada tingkat yang lebih tinggi daripada Visual.

Baca Juga :  Inilah Pengertian Milenial (Millenials): Siapa, Jenis, Ciri dan Generasinya!

2. Jadikan agar Lebih Spesifik

Membuat iklan Anda lebih spesifik juga dapat membantu meningkatkan Rasio Klik-Tayang atau CTR (Click-Through Rate) Anda. Hal ini adalah sangat penting jika Anda menjual Produk atau layanan di mana ada banyak persaingan. Alih-alih menggunakan kata kunci “Sepatu” orang bisa mengatakan “Sepatu Kulit Berkualitas”.

3. Beri Sedikit Manipulasi

Anda juga dapat menambahkan sedikit manipulasi pada Iklan Anda, seperti Countdown (Hitung Mundur), untuk membuat Iklan Anda tampak lebih mendesak, dan itu tidak memerlukan pengetahuan yang mendalam tentang Coding.

Semua ini, jika dikombinasikan dengan Penawaran Khusus, Giveaway atau Hadiah Gratis dan, jika mungkin, Review atau Ulasan langsung dari sumber tepercaya ke Deskripsi Meta Anda akan dapat membantu menarik perhatian Iklan Anda dan meningkatkan CTR (Click-Through Rate) Anda.

Perbedaan Click-Through Rate dan Conversion Rate

CTR atau Click-Through Rate yang tinggi berarti bahwa banyak pengguna mengklik iklan, tetapi hal tersebut tidak memberi tahu pengguna tentang jumlah penjualan yang akhirnya dihasilkan Iklan.

Karena alasan ini, Rasio Konversi atau Conversion Rate yang persentase klik-Tayang yang mengarah ke penjualan aktual mungkin menjadi metrik yang lebih berguna dari keberhasilan Kampanye Iklan. Terkait hal tersebut di atas, Anda dapat membaca lebih lanjut tentang Pengertian Conversion Rate Optimization disini.

Kesimpulan

Bagaimana? Sudah jelas bukan? Baiklah, dari Penjelasan dan Pembahasan Pengertian CTR, Apa itu Click-Through Rate? Fungsi, Tips Mengoptimalkan dan Cara Meningkatkannya serta Perbedaannya dengan Conversion Rate di atas, dapat kita simpulkan bahwa Rasio Klik-Tayang, CTR atau Click-Through Rate adalah Persentase orang yang mengklik Iklan Anda setelah melihatnya. CTR dihitung dengan membagi jumlah orang yang mengklik setelah melihat iklan Anda dengan jumlah total tayangan yang diterima iklan Anda.

Seperti yang mungkin Anda bayangkan, Ini adalah Alat Ukur atau Metrik Iklan penting yang ingin Anda perhatikan dengan cermat, terutama jika Anda menjalankan Iklan Pencarian berbayar. Saat ini, Karena pengguna Internet sekarang peka dan sensitif terhadap Iklan di halaman Web seiring berjalannya waktu, Rasio Klik-Tayang hanya berkisar sekitar 2 (Dua) Pengguna per 1.000 Tampilan (atau Tayangan) atau sekirat 0,2%.

Penutup

Demikianlah tulisan ulasan yang dapat Kami bagikan kali ini yang membahas mengenai Pengertian CTR, Apa itu Click-Through Rate? Fungsi, Tips Mengoptimalkan dan Cara Meningkatkannya serta Perbedaannya dengan Conversion Rate. Semoga tulisan ini dapat menjadi referensi dan dapat menambah pengetahuan dan wawasan Kita semua, terutama bagi yang sedang Belajar Teknologi Informasi. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar