Pengertian Sales Funnel: Dasar, Cara Kerja dan Konsep Sales Funnel

0
Ilustrasi Gambar Pengertian Sales Funnel
Ilustrasi Gambar Pengertian Sales Funnel

Pengertian Sales Funnel

Sebetulnya, apa itu Sales Funnel? Pengertian Sales Funnel, juga disebut Purchase Funnel (corong pembelian) adalah representasi visual dari perjalanan pelanggan, menggambarkan proses penjualan dari kesadaran ke tindakan.

Corong, yang kadang-kadang disebut sebagai Marketing Funnel (corong pemasaran) atau Revenue Funnel (corong pendapatan) yang menggambarkan gagasan bahwa setiap penjualan dimulai dengan sejumlah besar pelanggan potensial, dan diakhiri dengan sejumlah kecil orang yang benar-benar melakukan pembelian.

Dasar Sales Funnel

Jika berdasarkan definisi, Sales Funnel adalah proses ideal yang dilalui pelanggan Anda saat mereka beralih dari seseorang yang berpotensi menjadi pelanggan menjadi yang sebenarnya.

Berikut ini adalah 4 dasar Sales Funnel:

  • Suspect atau Tersangka; adalah mereka yang atau mungkin bukan pasar Anda.
  • Prospects atau Prospek; adalah orang-orang yang telah menunjukkan minat pada apa yang Anda tawarkan.
  • Leads; adalah orang-orang yang pastinya tertarik.
  • Customers atau Pelanggan; yaitu adalah mereka yang benar-benar membeli.

Cara kerja corong penjualan

Tahap corong penjualan akan berbeda di setiap perusahaan, tetapi umumnya dibagi menjadi empat bagian.

1. Kesadaran

Tahap ini mencakup jumlah prospek pelanggan terbesar. Ini pada tahap ini di mana pelanggan telah menentukan masalah, mulai mencari solusi dan menjadi sadar akan suatu organisasi melalui pemasaran konten, kampanye email, pemasaran Media Sosial atau jalan lain.

2. Minat

Pada tahap ini, jumlah prospek pelanggan mulai berkurang, tetapi kemungkinan konversi penjualan meningkat. Ini umumnya ketika pelanggan akan terlibat dengan organisasi, meminta informasi lebih lanjut dan mengajukan pertanyaan.

Baca Juga :  Pengertian Leading (Typography): Asal dan Cara Menyesuaikannya

3. Keputusan

Setelah pelanggan menyadari organisasi, menjangkau dan mencari jawaban atas pertanyaan, inilah saatnya untuk mengambil keputusan. Tahap proses ini dapat mencakup penawaran penjualan dan penelitian lebih lanjut tentang berbagai opsi yang disajikan oleh organisasi.

4. Tindakan

Semua tahapan yang disebutkan sebelumnya menyalurkan ke langkah terakhir yaitu tindakan. Pada titik ini, pelanggan telah memutuskan untuk membeli produk.

Konsep Sales Funnel

Ilustrasi Gambar Konsep Pengertian Sales Funnel
Ilustrasi Gambar Konsep Pengertian Sales Funnel

Konsep Sales Funnel ini adalah menggerakkan orang melalui berbagai tahap yang berbeda ini dan mengurangi jumlah besar tersangka sehingga mereka menjadi pelanggan yang sebenarnya. Misalnya katakanlah Anda sedang menjalankan Bisnis Kedai Kopi.

Suspect atau Tersangka Anda adalah semua orang yang melewati toko Anda. Anda tidak tahu apakah mereka menginginkan kopi Anda atau tidak.

Apa yang ingin Anda lakukan sekarang adalah menentukan siapa Prospect Anda, pada dasarnya siapa pun yang memberi sinyal minat untuk membeli secangkir kopi. Ini adalah siapa saja yang berhenti di dekat pintu untuk menelusuri menu Anda, atau berhenti di tempat parkir Anda.

Prospect Anda menjadi prospek ketika Anda mengetahui bahwa mereka benar-benar tertarik, dalam contoh ini, jika mereka masuk ke toko Anda.

Dan akhirnya, mereka menjadi Customer (pelanggan) ketika mereka benar-benar pergi ke konter, memesan sesuatu dan membayarnya.

Mekanika yang sama ini juga dapat diterapkan secara online. Mari kita asumsikan bahwa Anda menjual biji kopi online. Suspect Anda adalah semua orang yang online. Anda tidak benar-benar tahu siapa yang dan tidak tertarik dengan produk Anda dan tujuan Anda sekarang adalah mengubah tersangka ini menjadi Prospect.

Sebuah blog akan menjadi media untuk melakukan itu. Jika orang mencari sesuatu yang berhubungan dengan Anda biji kopi dan mereka menemukan blog Anda dan mulai membacanya, mereka beralih dari Suspect ke Prospect.

Langkah Anda selanjutnya adalah mengubah Suspect ini menjadi Prospect, dan menggunakan formulir dapat membantu Anda memilihnya. Siapa pun yang sekarang memilih ikut serta dari Website Anda berarti mereka benar-benar tertarik.

Baca Juga :  Mengenal Pengertian Media Sosial: Menurut Ahli, Sejarah, Tujuan, Jenisnya dan Perbedaannya!

Langkah terakhir adalah mengubah Prospect Anda menjadi Pelanggan Aktual. Mengirim email yang menawarkan potongan harga pada biji kopi yang Anda jual dapat membantu Anda mencapai hal ini dan memindahkannya menjadi pelanggan.

Kesimpulan

Sales Funnel hanyalah cara menggambarkan langkah-langkah yang terlibat untuk memindahkan pelanggan potensial ke pelanggan yang membayar.

  • Suspect → Mungkin atau mungkin tidak tertarik
  • Prospect → Mungkin tertarik
  • Leads → Pasti tertarik
  • Customers → Mereka yang benar-benar membayar barang atau jasa Anda

Penutup

Demikianlah ulasan Kami kali ini mengenai pengertian Sales Funnel dan penjelasannya secara lengkap. Semoga tulisan ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan Kita semua, terutama bagi Teman-teman yang sedang Belajar Teknologi Informasi. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar