10+ Tips Memilih Nama Brand yang Bagus dan Unik!

0
Gambar Dari Kiat Kiat Atau Tips Memilih Nama Brand Yang Bagus Dan Unik Untuk Bisnis Digital Website Pakaian Makanan Dan Lainnya
Gambar Dari Kiat Kiat Atau Tips Memilih Nama Brand Yang Bagus Dan Unik Untuk Bisnis Digital Website Pakaian Makanan Dan Lainnya

Apa Saja Tips Memilih Nama Brand yang Bagus dan Unik?

Memang, memilih nama merek atau brand merupakan salah satu keputusan paling signifikan yang diambil selama pengembangan sebuah bisnis.

Nama brand, secara umum adalah bagian penting dari sebuah struktur ingatan manusia yang khas.

Yup! Mereka mengidentifikasi, mengomunikasikan, melindungi, dan melegalkan merek.

Sebuah nama dapat Kami katakan jarang berubah dan itu bertindak sebagai fokus untuk pemasaran yang cukup besar dan investasi modal.

Pengembangan nama tidak pernah semudah yang dipikirkan orang dan tidak selalu mendapatkan jumlah investasi yang layak.

Ini membutuhkan perencanaan, fokus dan ketekunan, dan idealnya engagement (baca pengertian engagement disini) dari “brand name” yang berpengalaman untuk benar-benar sukses.

Dalam postingan kali ini, Kami akan membagikan 10 (sepuluh) plus atau lebih apa saja kiat-kiat untuk membantu Anda mengembangkan nama brand atau merek yang efektif, berdasarkan pengalaman Kami pribadi.

Mari kita simak!

10+ Kiat-Kiat atau Tips Memilih Nama Brand yang Bagus dan Unik untuk Bisnis Digital, Website, Pakaian, Makanan dan Lain Sebagainya

Ilustrasi Gambar Dari Nama Merek Atau Brand Produk Dalam Membahas Tips Dan Cara Memilih Namanya
Ilustrasi Gambar Dari Nama Merek Atau Brand Produk Dalam Membahas Tips Dan Cara Memilih Namanya

Oke, sebelumnya, khusus bagi kalian para calon owner sebuah brand atau merek yang sukses, perlu Kami tekankan disini bahwa menemukan nama yang tepat untuk startup Anda dapat berdampak signifikan pada kesuksesan Anda.

Nama yang salah bisa lebih buruk daripada gagal terhubung dengan pelanggan.

Well, itu juga dapat mengakibatkan hambatan bisnis dan hukum yang tidak dapat diatasi.

Sebaliknya, nama yang jelas dan kuat bisa sangat membantu dalam upaya pemasaran dan branding Anda.

Oke langsung saja berikut ini adalah kiat-kiat atau tips dalam memilih nama brand atau merek yang harus kalian ketahui.

1. Mulailah dengan Menyematkan Tujuan Akhirnya dalam Pikiran Anda

Kiat pertama dalam memilih nama brand atau merek yaitu dengan memulai sambil menyematkan tujuan akhirnya dalam pikiran Anda.

Seperti halnya semua marketing atau pemasaran, ringkasan yang jelas sangat penting untuk kesuksesan.

Setujui dimuka pembuatan nama singkat dengan jenis nama yang dibutuhkan dan peran yang diinginkan dalam arsitektur brand yang ada atau baru.

Baca Juga :  Statistics: Apa itu Statistik? Sejarah, Tujuan, Fungsi, Dasar atau Fundamentals, Jenis, Macam serta Kenapa itu Penting!

Klarifikasi terminologi, jargon (baca pengertian jargon disini) atau akronim semua yang terlibat untuk mengecek apakah semua orang berbicara dalam bahasa yang sama (sebagai contoh misalnya masterbrand, brand endorsement, subbrand, deskriptor yang dapat dimiliki).

2. Berpikir Jauh dari Awal

Tips atau kiat berikutnya yaitu dengan berfikir jauh dari awal.

Pastikan bahwa brief tersebut adalah visioner dengan tepat untuk membuat nama dengan fleksibilitas yang cukup untuk mencakup rencana apa pun untuk perluasan brand.

Dengan menatap masa depan yang cerah, dapat kalian lihat seperti nama merek Minnesota Mining & Manufacturing Company yang mengubah namanya menjadi “3M” Innovation.

3. Bangun Berdasarkan Realita Merek

Selanjutnya yaitu dengan membangun berdasarkan realita daripada brand atau merek itu sendiri.

Yup! Tempat yang bagus untuk memulai proses penamaan Anda adalah dengan melihat kembali apa yang membuat Anda terkenal dan mengidentifikasi tautan kembali ke kisah nyata brand tersebut.

Sebagai contoh misalnya, dengan menggunakan kebenaran tentang tujuan utama dari perusahaan.

4. Bermain-Mainlah dengan Kata

Cara atau kiat dalam memilih nama brand atau merek ke-4 disini yaitu dengan bermain dengan kata.

Banyak nama terkenal berasal dari bermain-main dengan kata-kata, seperti nama-nama pendirinya.

Ketika seorang wirausahawan bernama Adolph Dassler mendirikan bisnisnya di awal tahun 1900-an, dia menggabungkan nama hewan peliharaannya yang bernama “Adi” dengan 3 (tiga) huruf pertama dari nama keluarganya untuk membuat merek “Adidas”.

5. Sisipkanlah Beberapa Kepribadian

Kemudian, yaitu dengan menyisipkan beberapa kepribadian.

Benar! Menambahkan sedikit kekhasan adalah bagian dari istilah “alkimia” kreatif penamaan brand, menghidupkannya, membuatnya lebih mudah diingat dan juga lebih dapat dimiliki dalam istilah merek dagang (trademark).

Kekhasan bisa melalui cara nama terlihat, dan juga cara kedengarannya.

Adapun beberapa teknik umumnya yaitu dengan pengejaan yang salah seperti “Flickr”, dengan tanda seru seperti “Yahoo!”, atau dengan singkat seperti “eBay” dan penggunaan bahasa internasional yang berbeda seperti Invitee.

6. Gunakan Pengolahan yang Paralel

Kiat dan cara memilih nama brand atau merek ke-6 (enam) yaitu dengan menggunakan pengolahan yang paralel.

Ya, penamaan adalah salah satu bagian paling menantang dalam pengembangan brand dan membutuhkan kreativitas maksimum.

Contohnya seperti Niagahoster yang memanfaatkan beberapa proses kreatif yang berbeda pada saat yang sama untuk memaksimalkan peluang keberhasilan.

Dalam implementasinya, kalian juga dapat menggunakannya dengan menambahkan nama pakar atau para ahli, konsumen kreatif, karyawan, dan pencarian online yang mendukung kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

7. Lebih Singkat Lebih Bagus

Gambar Poin Penting Dalam Kiat Atau Tips Cara Memilih Sebuah Nama Brand Merek Untuk Bisnis Digital Website Pakaian Makanan Dan Lainnya Lebih SIngkat Lebih Bagus
Gambar Poin Penting Dalam Kiat Atau Tips Cara Memilih Sebuah Nama Brand Merek Untuk Bisnis Digital Website Pakaian Makanan Dan Lainnya Lebih SIngkat Lebih Bagus

Istilah “Less is more” atau lebih singkat lebih bagus adalah prinsip branding yang baik dan terutama dalam penamaan.

Baca Juga :  Memahami Pengertian Data Security: Apa itu Keamanan Data? Tujuan, Fungsi, Manfaat, Jenis, Macam, Contoh serta Kenapa itu Penting!

Menurut Kami pribadi, agar mudah diingat, nama brand idealnya terdiri dari 2 (dua), 3 (tiga) suku kata saja.

Adapun beberapa brand terlahir dengan nama yang pendek dan mudah diingat, seperti Red Bull, Google, dan Coca-Cola.

Dalam kasus lain, banyak bisnis, organisasi atau perusahaan yang membuat akronim singkat untuk nama panjang seperti:

  • Bayerische Motoren Werke yang dirubah menjadi “BMW” yang terdengan mewah.
  • Kentucky Fried Chicken yang sekarang menggunakan singkatan “KFC”, dimana ini terdengar lebih akrab.
  • Selain itu, di Indonesia sendiri untuk sebagian besar pengguna Tokopedia sering menyebutnya dengan istilah “Tokped” saja.

Perlu kalian ketahui bahwa cara yang ke-7 (tujuh) ini merupakan hal yang penting.

Mengapa? Ya, tentu saja jika Anda tidak melakukannya, konsumen besar Anda akan mengubahnya untuk Anda!

8. Perhatikan Keamanan

Lalu, kalian juga perlu untuk memperhatikan keamanan, pastinya sebelum kalian melangkah terlalu jauh.

Ya, semuanya yang sudah berjalan dengan baik dengan nama brand yang bagus, tidak ada gunanya lagi bagi siapa pun jika Anda tidak dapat melindunginya.

Oleh karena itu, dapatkan masukan dari penasihat hukum Anda sejak dini, setidaknya untuk menyetujui beberapa parameter awal di mana Anda dapat dan tidak dapat pergi dengan namanya.

Selain itu, Kami sarankan bagi kalian untuk mencoba lakukan pemeriksaan hukum cepat saat Anda pergi untuk memastikan ide nama baru dapat dijalankan.

Mengingat betapa sulitnya melindungi sebuah nama merek, banyak bisnis, organisasi atau perusahaan besar yang bekerja sama dengan Kami dalam proyek website seringkali memiliki nama-nama (bank name) yang telah terdaftar sebelumnya yang dapat digunakan saat dibutuhkan.

9. Jelajahi dan Hargailah Bahasa yang Ada

Yup! Kalian juga harus menjelajadi serta menghargai berbagai jenis dan macam bahasa yang ada.

Jika Anda memiliki ambisi global atau internasional untuk brand Anda, memeriksa arti nama Anda dalam bahasa lain dengan benar sangatlah penting.

Jangan sampai seperti nama merek General Motors yang masih malu dengan upaya peluncuran Opel “Nova” mereka di Amerika Latin, yang berarti “tidak berjalan” dalam bahasa Spanyol.

Atau setidaknya seperti nama Toyota yang lebih masuk akal untuk tidak mencoba meluncurkan MR2 mereka di negara Prancis, dimana itu apabila diucapkan malah menjadi “M-R-deux” yang berarti “merde” (s*al!).

10. Hidupkan Namanya!

Kiat-kiat atau saran terakhir dalam memilih nama brand atau merek yang dapat Kami jelaskan dalam postingan kali ini yaitu dengan menghidupkan nama itu sendiri.

Benar! Sebagai pelaksana dari proses bisnis dan perkembangannya, kalian harus mulai menjadikan nama itu ada layaknya sebuah entity (entitas).

Selain itu, adapun salah satu elemen-elemen dari penamaan brand yang menantang adalah memastikan bahwa tim klien dan pemangku kepentingan utama memberikan setiap ide dalam daftar pendeknya.

Baca Juga :  Apa itu Listicle? Ini Pengertian, Jenis dan Contohnya! Kenapa Listikel Efektif serta Apa Faktor Penyebabnya?

Dalam proses ini, kalian juga perlu menghindari kesalahan umum dari opsi pengetikan nama sederhana dalam jenis huruf standar.

Alih-alih menghidupkan ide penamaan secara visual untuk pemangku kepentingan internal dan konsumen untuk membuatnya nampak senyata mungkin, jangan biarkan nama itu bisa diplesetkan untuk sebuah ejekan.

Kesimpulan

Di atas, adalah kumpulan dari kiat-kiat Apa Saja Tips Memilih Nama Brand yang Bagus dan Unik.

Sederhananya, pembuatan nama (naming) yang efektif adalah seni dan ilmu yang membutuhkan ketelitian strategis, kreativitas yang menginspirasi, dan banyak tekad yang positif.

Saran Kami pribadi, ada baiknya menginvestasikan jumlah waktu dan uang yang tepat.

Ingatlah, sementara kampanye komunikasi dalam brand datang dan pergi dan kemasan bisa diperbaharui, sedangkan untuk nama brand adalah seumur hidup!

Dalam praktiknya Kami juga menyarankan berhati-hatilah untuk mendengarkan terlalu dekat umpan balik kelompok fokus konsumen, terutama setelah reaksi “nama merek a” yang intuitif.

Hindari juga mengajukan pertanyaan terburuk yang mungkin langsung dan mengundang respons “nama merek b” yang rasional seperti “bagaimana menurut kalian tentang merek itu?”.

Alih-alih, kalian dapat menggunakan cara yang tidak langsung untuk mendapatkan respon emosional, seperti menunjukkan tiruan brand, meminta umpan balik, dan mendengarkan komentar atas nama merek tersebut.

Penutup

Demikianlah postingan artikel yang dapat Kami bagikan kali ini, dimana Kami membahas mengenai Apa Saja Tips Memilih Nama Brand yang Bagus dan Unik.

Semoga dapat bermanfaat dan juga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita semua terutama dalam bidang bisnis dan umum.

Silahkan bagikan artikel atau postingan Kami disini kepada teman, kerabat serta rekan kerja dan bisnis kalian semua khususnya jika kalian temukan ini bermanfaat dan juga jangan lupa subscribe Blog dan YouTube Kami. Sekian dari Kami, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar