Inilah Penjelasan Pengertian Engagement (Keterlibatan): Definisi, Sejarah dan Contohnya!

0
Gambar Pengertian Engagement Atau Keterlibatan Apa Artinya Dalam Marketing Definisi Sejarah Cara Mengukur Cara Mendapatkan Dan Contohnya
Gambar Pengertian Engagement Atau Keterlibatan Apa Artinya Dalam Marketing Definisi Sejarah Cara Mengukur Cara Mendapatkan Dan Contohnya

Tahukah Anda Pengertian Engagement (Keterlibatan), Apa Arti Engagement dalam Marketing? Definisi, Sejarah, Cara Mengukur, Cara Mendapatkan dan Contohnya? Ya! Digital Marketing dan Pemasaran Media Sosial adalah tentang menciptakan pengalaman pelanggan hebat Anda yang luar biasa, serta membangun kesadaran tentang Brand atau Merek Dagang Anda secara Online. Membuka dan memasukkan unsur kesenangan dan humor dari Merek Anda bisa sangat membantu untuk menghubungkannya dengan Pelanggan Anda.

Engagement atau Keterlibatan” adalah salah satu kata ajaib yang berulang kali dipasarkan oleh Marketer atau Pemasar terutama dalam Marketing. Inilah yang Kami dapatkan sebagai imbalan atas pekerjaan yang kami investasikan dalam Kampanye atau Jejaring Sosial Kami. Benar! Dalam postingan kali ini, Kami akan membahas tentang Pengertian Engagement dalam Media Sosial dan Marketing. Simak ulasannya berikut.

Pengertian Engagement (Keterlibatan)

Engagement adalah segala hal yang berkaitan dengan “Komitmen”, namun dalam Dunia Marketing, Engagement atau keterlibatan melambangkan hubungan jangka panjang dengan Pelanggan atau Pengguna. Definisi sederhana tentang Engagement adalah kemampuan Brand atau Merek untuk melibatkan Audiens dan menciptakan Komitmen jangka panjang berdasarkan simpulan Kami dari Situs Cyberclik.

Marketing Engagement adalah penggunaan konten yang strategis dan banyak Ide Kreatif untuk melibatkan orang, dan menciptakan interaksi yang bermakna dari waktu ke waktu.

Apa itu Arti Engagement dalam Marketing?

Jadi, Apa arti Engagement ini sebenarnya, terutama dalam Marketing? Dalam Dunia Marketing, Engagement adalah frasa umum yang digunakan untuk menjelaskan segala jenis interaksi dengan konten. Sebagai contoh, misalnya pada Video, hal ini termasuk seperti proses menjeda Video, mengubah Ukuran Layar atau mengubah Volumenya. Hal inilah yang digunakan sebagai Metrik pada Media Sosial, tetapi juga digunakan dengan iklan Online Tradisional.

Definisi Engagement dalam Media Sosial

Engagement dalam Media Sosial juga dikenal dengan Social Engagement (dalam bahasa Inggris). Definisi Engagement dalam Media Sosial adalah alat untuk mengukur pangsa publik, suka, dan juga komentar dalam upaya Media Sosial Bisnis Online. Engagement atau Keterlibatan ini secara historis telah menjadi metrik umum untuk mengevaluasi kinerja Media Sosial, namun Engagement disini tidak selalu harus diterjemahkan kedalam penjualan.

Berdasarkan Situs IAB, mereka mendefinisikan Engagement (keterlibatan) sebagai berikut:

“ENGAGEMENT Adalah spektrum dari aktivitas dan pengalaman periklanan konsumen yang kognitif, emosional, dan fisik yang akan memiliki dampak positif pada Brand atau merek”.

Definisi Engagement dari IAB

Sejarah dari Istilah Engagement

Istilah Engagement (Keterlibatan) dalam Marketing atau Pemasaran sudah lebih dari 100 Tahun. Hal ini merupakan bagian dari Strategi Penjualan yang populer hingga sekarang ini yang disebut AIDA. AIDA adalah singkatan dari Awareness (Kesadaran), Interest (Minat), Desire (Keinginan), Action (Aksi).

Baca Juga :  Pengertian CX (Customer Experience) dan Pentingnya dalam Bisnis

Strategi Marketing tersebut berasal dari Masa ketika para Sales Penjualan harus memberi tahu pelanggan tentang apa suatu produk sebelum mendorong mereka untuk membelinya. Hal ini akan melibatkan beberapa tahap yang melibatkan orang untuk membawa mereka ke tempat mental yang tepat untuk melakukan Pembelian sesuatu yang mereka belum pernah dengar sebelumnya. Sejak saat itulah istilah kata Engagement atau Keterlibatan tersebut telah berpindah berulang kali. Dan pada Iklan Online, Engagement (Keterlibatan) ini dimaksudkan sebagai sebuah alat yang digunakan oleh pengiklan untuk menarik pengguna agar terhubung ke Produk dan Brand (Merek) mereka.

Sebagai contoh, misalnya seperti Facebook. Dengan lebih dari 1,5 Miliar pengguna bulanan, kehadiran Facebook telah menjadi kebutuhan untuk Bisnis Online dan Offline. Tetapi pengembalian Investasi untuk upaya Pemasaran Media Sosial ini masih terbilang sulit, dan Engagement ini adalah hanya sebagai Metric (Metrik) selimut yang tidak menggambarkan berapa banyak pengguna yang akhirnya membeli.

Cara Mengukur Engagement

Ilustrasi Gambar Cara Mengukur Keterlibatan Dalam Membahas Pengertian Engagement
Ilustrasi Gambar Cara Mengukur Keterlibatan Dalam Membahas Pengertian Engagement

Setelah mengetahui Pengertian Engagement, kita juga harus mengetahui Bagaimana Cara Mengukur Engagement (Keterlibatan) ini. Tiga Situs Media Sosial paling Populer saat ini adalah Facebook, Instagram dan Twitter. Setiap Platform (Baca Pengertian Platform disini) ini memiliki Mekanisme sendiri bagi pengguna untuk menyatakan penghargaan atas setiap Postingan dan juga Poster, dimana mereka diukur secara berbeda di setiap Platform sebagai berikut:

  • Twitter; Diukur dengan Re-tweet dan Followers
  • Facebook; Diukur dengan Proses Share atau Bagikan, Like (Sukai), dan Followers (Pengikut)
  • Instagram; Likes atau Suka dan Followers

Sementara aktivitas Sharing atau Berbagi dan Like (Suka) dapat memberi tahu Anda tentang Popularitas dari Postingan yang diberikan, yang mengindikasikan tingkat investasi yang lebih tinggi, artinya, Pengguna ingin melihat lebih banyak Konten Anda secara teratur. Oleh karena itu, Engagement adalah Jenis dari konversi, mirip dengan membuat pengunjung yang mendaftar ke Daftar E-Mail.

Seperti yang kita ketahui, Postingan dapat dibagikan karena berbagai alasan, namun tidak semuanya harus disertai dengan Tujuan Baik. Engagement atau Keterlibatan Media Sosial hanya sama Positifnya dengan reputasi yang dihasilkannya.

Cara Mendapatkan Engagement

Berdasarkan Penjelasan Arti dan Pengertian Engagement di atas. Adapun beberapa Cara Mendapatkan Engagement atau Keterlibatan yang baik adalah sebagai berikut.

Baca Juga :  Pengertian CPL (Cost Per Lead): Fungsi, Manfaat dan Cara Menghitungnya

1. Mem-Posting Setiap Hari

Tetap jaga agar merek Anda selalu berada di atas Feed atau Umpan Berita orang-orang dengan Konten yang Unik. Postingan yang Konsisten, akan membuat Brand Anda terlihat oleh Pelanggan Anda. Hal tersebut juga akan mengingatkan mereka bahwa Anda ada dan memiliki sesuatu yang menarik untuk dikatakan. Namun, jangan berlebihan.

Terlalu banyak melakukan Posting setiap hari akan membuat Akun Anda mulai terlihat seperti Spam bagi Pengguna. Akibatnya, Postingan Anda pun akan diabaikan, bahkan yang paling buruk, Brand atau Merek Anda akan mendapatkan reputasi sebagai Spammer Iklan yang tidak berguna dan tidak dapat diandalkan. Mem-Posting Setiap Hari mulai dari satu hingga Tiga adalah rentang aman yang konsisten untuk mulai Anda coba.

2. Gunakan Gambar

Cara Mendapatkan Engagement berikutnya yaitu adalah dengan menggunakan Gambar. Gambar sangat meningkatkan tingkat interaksi untuk semua Platform Media Sosial. Penelitian telah menunjukkan bahwa Postingan Facebook yang disertaidengan gambar memiliki tingkat interaksi 85 Persen, dibandingkan dengan hanya 4 Persen untuk jenis Postingan yang lainnya. Gambar juga meningkatkan Re-Tweet di Twitter sebesar 35 Persen.

3. Bersikap Pribadi

Berikutnya adalah dengan Bersikap Pribadi. Anda perlu menghindari agar tidak terdengar seperti Siaran Pers atau seperti Wartawan, perlihatkan kepada Pemirsa Anda, bahwa ada orang sungguhan di balik Brand atau Merek tersebut.

4. Dengarkan

Engagement (Keterlibatan) adalah seperti jalan dua arah. Dengarkan apa yang dikatakan orang tentang Brand atau Merek Anda dan tanggapi kritik dengan cara yang Konstruktif dan Positif. Jika pengguna memiliki keluhan yangVvalid, jangan hanya mengakuinya, atasi saja. Kemudian pastikan semua orang melihat seberapa Responsif dan murah hatinya Brand Anda dan mereka pun dapat menunggu Posting lainnya sebagai tindak lanjutnya.

5. Lakukan Monitoring

Ada beberapa Aplikasi Pemasaran Media Sosial Gratis yang digunakan untuk melacak Saham, Tweet, Like (Suka), dan Keyword atau Kata Kunci yang terkait dengan Brand Anda. Situs-Situs seperti HootSuite, Social Mention, dan Addictomatic menggunakan berbagai macam Jenis Crawl dan Algoritma untuk menentukan siapa yang melihat Postingan Media Sosial Anda dan bagaimana mereka meresponsnya.

6. Buat Kontes dan Giveaway

Membuat Kontes dan Giveaway adalah cara terbaik untuk meningkatkan minat pada Brand Anda. Perlu kalian ketahui bahwa, semua orang suka Barang Gratis.

7. Partnership (Kemitraan)

Selanjutnya yaitu dengan Partnership (Kemitraan). Bagikan Link (Tautan) dan hasilkan Konten asli dengan Brand populer lainnya (asalkan mereka bukan pesaing Anda), yang merupakan Pembela dari Merek dan Pembuat Selera Anda.

8. Cover Semua Basis Media Sosial

Dengan meng-Cover Semua Basis Media Sosial, maka hal tersebut akan Menghasilkan Konten untuk Situs Media Sosial teratas dan menyerbuk silang konten Anda di antara mereka. Sebagai contoh misalnya, Link atau tautkan Postingan Instagram yang lebih dinamis dan berorientasi Gambar ke Facebook dan Twitter.

Baca Juga :  Pengertian IDE: Fungsi, Konsep serta Kelebihan dan Kekurangannya

Seperti Metrik lainnya, Engagement atau Keterlibatan Media Sosial tidak bisa dilihat seperti dalam pandangan ruang hampa. Seimbangkan Keterlibatan dengan Kemasaran Konten dan Upaya, mengetahui Cara Menggunakannya untuk pemasaran yang Lebih Efektif berarti memahami Sistem yang ada di balik Platform Media Sosial yang paling populer, serta Cara Orang Menggunakan Sistem itu. Keberhasilannya tentu akan membutuhkan upaya yang cermat dan kesabaran.

Contoh Engagement

Ilustrasi Gambar Contoh Engagement Atau Keterlibatan Dalam Dunia Bisnis Dan Marketing
Ilustrasi Gambar Contoh Engagement Atau Keterlibatan Dalam Dunia Bisnis Dan Marketing

Dalam membahas mengenai Pengertian Engagement atau Keterlibatan, kita juga harus mengetahui Contoh Engagement dalam Dunia Bisnis dan Marketing. Benar! Anda dapat menggunakan Strategi Pemasaran Engagement untuk menghasilkan perhatian dan mendapatkan kepercayaan dengan menjawab pertanyaan yang mereka miliki, dan membantu mereka melalui keputusan yang mereka buat. Sebagai contoh, misalnya seperti seorang Profesional melibatkan prospek dengan berbagi Sumber Daya dan Konten berdasarkan wilayah Geografis mereka. Seperti Profesional Asuransi yang melibatkan pelanggan Potensial dengan berbagi cara lain untuk menghemat uang dan melindungi aset mereka yang paling berharga.

Masih ada beberapa nilai untuk Iklan PPC atau Pay Per Click dan Strategi pemasaran yang serupa, tetapi di luar semoga menarik perhatian awal pengguna, Content Marketing atau Pemasaran Konten lebih cocok untuk membangun hubungan atau Engagement Anda dan mendapatkan kepercayaan.

Kesimpulan

Bagaimana, sudah jelas bukan? Jadi, dari Penjelasan Pengertian Engagement (Keterlibatan), Apa Arti Engagement dalam Marketing? Definisi, Sejarah, Cara Mengukur, Cara Mendapatkan dan Contohnya di atas, dapat kita simpulkan bahwa Engagement adalah hal yang sangat penting untuk kelangsungan hidup Brand atau Merek dan Layanan Anda. Jika Anda membiarkan Audiens, Anda membahayakan Merek Anda. Jika Anda menginginkannya, berbicaralah dan tinggalkan ruang untuk Audiens Anda sehingga mereka dapat menambahkan suaranya. Berikan pelanggan Anda pengalaman yang konsisten dan luar biasa, dan Anda akan dihargai dengan kepercayaan dan kesetiaan mereka.

Pemasaran Keterlibatan atau Engagement Marketing adalah tentang membangun hubungan dengan pelanggan Anda. Strategi Pemasaran Engagement ini melibatkan Pelanggan secara langsung. Hal Ini mendorong dan mengundang pelanggan untuk berpartisipasi dalam Evolusi Brand (Merek) atau pengalaman Merek mereka.

Penutup

Demikianlah ulasan yang dapat Kami bagikan kali ini yang membahas tentang Pengertian Engagement (Keterlibatan), Apa Arti Engagement dalam Marketing? Definisi, Sejarah, Cara Mengukur, Cara Mendapatkan dan Contohnya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Kita semua. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar