Mengenal Pengertian Router: Sejarah, Tujuan, Konfigurasi dan Perbedaannya dengan Modem!

0
Gambar Dalam Penjelasan Dan Pembahasan Router
Gambar Dalam Penjelasan Dan Pembahasan Router

Pengertian Router, Apa itu Router Devices? Sejarah, Tujuan, Fungsi, Cara Kerja, Jenis, Konfigurasi dan Contoh serta Perbedaannya dengan Modem? Ya, seperti yang kita ketahui, Router merupakan Teknologi penting yang kebanyakan besar dari kita memilikinya di perusahaan atau di tempat kerja kita, tetapi banyak dari kita yang tidak benar-benar memahaminya. Faktanya, sebagian besar orang bahkan tidak menyadari apa itu Router secara teknis dan apa bedanya dengan Modem.

Hmmmn, Ya! Perangkat Jaringan Komputer lain yang membingungkan orang adalah Router. Mengapa Anda membutuhkan Router sedangkan Anda sudah memiliki Kartu SIM? Atau mungkin Anda memilikinya, tetapi Anda tidak tahu apa Cara Menggunakan dan Fungsinya? Tenang! Dalam postingan kali ini, Kami akan membahas secara lengkap tentang apa itu Pengertian Router secara detail dan lengkap untuk dipahami! Langsung saja, di bawah ini adalah pembahasannya!

Pengertian Router

Router adalah Hardware (Perangkat Keras) yang dirancang untuk menerima, menganalisis, dan memindahkan paket yang masuk ke jaringan lain. Router juga dapat digunakan untuk mengonversi paket ke antarmuka jaringan lain, menjatuhkannya, dan melakukan tindakan lain yang berkaitan dengan Networking atau Jaringan berdasarkan simpulan yang Kami rangkum dari Situs Computerhope.

Apa itu Router Devices?

Lalu, apa itu Router Device? Router Devices adalah perangkat yang berkomunikasi antara Internet dan perangkat di rumah Anda yang terhubung ke Internet. Seperti namanya, Router melakukan Routing yang berarti “Mengarahkan” lalu lintas antara Perangkat dan Internet.

Dengan jenis Router yang tepat di rumah Anda, Anda mungkin dapat menikmati layanan Internet yang lebih cepat, membantu melindungi keluarga Anda dari ancaman Cyber, dan menghindari titik mati Hotspot dan Wi-Fi yang menjengkelkan.

Anda tidak harus menjadi orang yang jenius dalam bidang Komputer untuk mengetahui apa yang ditawarkan Router yang baik. Yang diperlukan hanyalah mengetahui untuk apa Anda membutuhkan Router tersebut. Memahami bagaimana router bekerja akan membantu Anda memilih peralatan yang tepat untuk rumah Anda.

Sejarah Router

Gambar Dari Router Dan Sejarahnya Dalam Pengertian Router
Gambar Dari Router Dan Sejarahnya Dalam Pengertian Router

Setelah mengetahui Pengertian Router dan Apa itu Router Devices, kita juga harus mengetahui Apa Sejarah Router ini. Berdasarkan desain yang dikembangkan pada Tahun 1960-an, Jaringan Badan Proyek Penelitian Lanjutan (ARPANET) diciptakan pada Tahun 1969 oleh Departemen Pertahanan A.S., Desain Jaringan awal ini didasarkan pada Circuit Switching atau Switching Sirkuit. Perangkat pertama yang berfungsi sebagai Router adalah Interface Message Processors yang membentuk ARPANET untuk membentuk Jaringan Paket Data pertama.

Ide awal untuk sebuah router, yang kemudian disebut dengan Gateway, berasal dari sekelompok peneliti Jaringan Komputer yang membentuk sebuah organisasi yang disebut International Network Working Group, yang menjadi subkomite dari Federasi Internasional untuk Pemrosesan Informasi pada Tahun 1972.

Pada Tahun 1974, Router sejati pertama dikembangkan dan pada Tahun 1976, tiga router berbasis PDP-11 digunakan untuk membentuk prototipe versi eksperimental dari Internet. Dari pertengahan Tahun 1970-an hingga 1980-an, Komputer mini digunakan sebagai Router. Saat ini, Router Modern berkecepatan tinggi sebenarnya adalah komputer yang sangat khusus dengan perangkat keras tambahan untuk penerusan Paket Data yang cepat dan Fungsi Sistem Keamanan Komputer khusus seperti enkripsi.

Baca Juga :  Ini Penjelasan Pengertian Topologi Star: Ciri, Cara Kerja serta Kelebihan dan Kekurangannya!

Ketika beberapa Router digunakan dalam kumpulan jaringan yang saling berhubungan, mereka bertukar dan menganalisis Informasi, dan kemudian membangun tabel Rute yang diinginkan dan aturan untuk menentukan Rute dan tujuan untuk Data itu. Sebagai antarmuka Jaringan, Router mengubah sinyal Komputer dari satu Protokol Standar ke Protokol lain yang lebih sesuai untuk Jaringan tujuan.

Tujuan Router

Dalam membahas mengenai Apa itu Pengertian Router dan Sejarahnya, seperti yang sudah Kami jelaskan di atas, secara sederhana, Tujuan Router menghubungkan perangkat dalam Jaringan dengan meneruskan Paket Data di antara mereka. Data ini dapat dikirim antar perangkat, atau dari perangkat ke Internet. Router melakukan ini dengan menetapkan Alamat IP lokal untuk masing-masing perangkat di jaringan. Dimana, hal ini memastikan bahwa Paket Data berakhir di tempat yang tepat, daripada tersesat dalam jaringan.

Bayangkan Data ini sebagai paket kurir, mereka membutuhkan alamat pengiriman sehingga berakhir di penerima yang tepat. Jaringan Komputer Lokal Anda seperti jalan pinggiran kota. Paket itu dapat dengan mudah berakhir di rumah yang salah dengan informasi terbatas. Dengan demikian, Tujuan dari Router, adalah untuk memastikan bahwa setiap lokasi (Perangkat) memiliki nomor unik sehingga paket tersebut pergi ke alamat yang benar.

Fungsi Router

Mengacu pada Penjelasan Pengertian Router di atas, adapun Fungsi Utama dari sebuah Router adalah untuk menghubungkan 2 (Dua) Jaringan atau lebih agar bisa mendistribusikan paket Data dari jaringan yang satu ke jaringan lainnya. Adapun Fungsi Router secara lengkap dan detail adalah sebagai berikut:

1. Menghubungkan Jaringan

Fungsi Utama dari sebuah Router yaitu adalah untuk menghubungkan Jaringan, sehingga User atau pengguna dapat mengirimkan paket Data dari suatu jaringan ke jaringan yang lainnya.

Proses koneksi tersebut yaitu adalah dengan mendistribusikan Alamat IP atau IP Address kepada setiap Komputer yang ada pada jaringan, baik secara Static atau Statis ataupun secara Dinamis yang biasa dikenal dengan DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol).

2. Mentransmisikan Informasi atau Data

Fungsi Router yang berikutnya yaitu adalah untuk mentransmisikan Informasi atau Data dari suatu jaringan menuju jaringan yang lain, dimana Sistem kerja mereka disini mirip dengan Bridge (Perangkat Jembatan Jaringan).

3. Menghubungkan Jaringan Lokal dan DSL

Selanjutnya, Fungsi Router yang lainnya adalah untuk menghubungkan Jaringan Lokal dengan Koneksi DSL (Digital Subscriber Line) atau yang biasanya dikenal dengan sebutan DSL Router.

Teknologi Router zaman sekarang ini, pastinya sudah lebih canggih, dimana penggunaannya tidak hanya menggunakan sambungan Kabel LAN saja, akan tetapi juga menggunakan juga Teknologi Wireless. Maka dari itulah, sebuah Router dapat untuk terhubung pada seluruh pPerangkat Komputer, Laptop, dan Smartphone lainnya yang masih berada dalam jangkauan router tadi.

Cara Kerja Router

Seperti yang sudah Kami jelaskan dalam Pengertian Router dan Fungsinya di atas, adapun Fungsi Router yaitu untuk menghubungkan beberapa Jaringan serta memfasilitasi Transmisi antar Jaringan tersebut. Dalam hal ini, Router membutuhkan setidaknya dua Kartu Jaringan atau NIC (Network Interface Card) yang dipasang pada setiap Jaringan.

Baca Juga :  Pengertian NAK/NACK (Negative Acknowledgement) dalam Data Network

Tempat Kerja kita, biasa memiliki serangkaian perangkat yang terhubung ke Internet, PC, Tablet, Smartphone, Printer, Termostat, dan lain sebagainya. Dengan Router Anda, perangkat ini membentuk Jaringan. Router mengarahkan lalu lintas Internet masuk dan keluar di jaringan itu dengan cara tercepat dan paling efisien.

Informasi yang bepergian di Jaringan Rumah Anda bisa berupa E-Mail, Video, atau Media Sosial Streaming Anda, yang masing-masing memakan jumlah Bandwidth yang bervariasi. Memastikan bahwa informasi disampaikan dengan cepat dan benar adalah tugas dari Router.

Jenis-Jenis Router

Mengacu pada penjelasan Apa itu Pengertian Router di atas, secara umum, Router dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Adapun beberapa Jenis Router yang ada adalah sebagai berikut:

1. Berdasarkan Penerapan dan Pemasangannya

Jenis Router berdasarkan bagaimana Router diterapkan dan dipasang dalam sebuah Jaringan. Berikut ini adalah penjelasan Jenis Router berdasarkan penerapan dan pemasangannya.

a. Router Aplikasi

Router Aplikasi adalah sebuah Application atau Aplikasi yang pasang atau di-Install oleh User atau pengguna dalam Sistem Operasi perangkat Komputer, sehingga perangkat Komputer tersebut dapat bekerja layaknya Router. Adapun beberapa contoh Router Aplikasi adalah:

  • Wingate
  • WinProxy
  • Winroute
  • Spygate

b. Router Hardware

Router Hardware adalah Hardware atau Perangkat Keras yang memiliki kemampuan dalam melakukan Routing atau Router. Router Hardware ini dapat digunakan untuk:

  • Membagi Alamat IP atau IP Address
  • Membagi Jaringan Internet yang terdapat pada suatu tempat, sebagai contoh, misalnya Router dapat menjadi Access Point, wilayah yang mendapat IP Address dan Koneksi Internet biasanya disebut dengan Hotspot Area.

c. Router PC

Router PC adalah sebuah perangkat Komputer dengan spesifikasi yang tinggih serta mereka dimodifikasi sehingga dapat berfungsi sebagai sebuah Router. Beberapa spesifikasi minimum yang biasanya harus ada dalam Komputer Router PC ini, antara lain adalah sebagai berikut:

  • Prosessor Pentium II
  • Hard Drive 10 GB
  • Memiliki RAM 64
  • Terdapat LAN Card.
  • Sistem Operasi khusus Router PC, misalnya Mikrotik.

2. Berdasarkan Mekanismenya

Jenis Router berdasarkan Mekanisme atau Cara Router tersebut bekerja. Berikut ini adalah penjelasan Jenis Router berdasarkan Mekanismenya.

a. Router Statis atau Static

Router Statis adalah Router yang dapat melakukan proses Routing dari suatu jaringan dimana prosesnya dilakukan secara manual oleh seorang Administrator Jaringan.

b. Router Dinamis atau DHCP

Router Dinamis adalah Router yang dapat melakukan proses Routing, dimana mereka dapat berjalan secara otomatis oleh Config atau Konfigurasi yang dilakukan oleh seorang Administrator Jaringan.

c. Router Wireless

Router Wireless adalah Router yang dapat bekerja secara Wireless atau tanpa memakai kabel dalam mengirimkan Paket Data.

Konfigurasi untuk Menghubungkan Router dan Contohnya

Di bawah ini adalah Gambar Konfigurasi Router, dimana, disini terdapat 2 (Dua) Jaringan yang dihubungkan dari 1 (Satu) Router.

Gambar Cara Konfigurasi Dalam Routing
Gambar Cara Konfigurasi Dalam Routing

Seperti Gambar di atas, terdapat 2 (Dua) buah Jaringan dengan 1 (Satu) Perangkat Router yang sederhana serta mudah untuk dikonfigurasi. Untuk Jaringan yang lebih besar serta kompleks tentunya pengaturan atau Config dari Router sendiri pun akan berubah serta tidak sama dan juga lebih rumit.

Sebagai contoh, misalnya kita ingin menghubungkan 3 Jaringan, maka kita dapat menghubungkannya dengan dua cara yang berbeda, yakni dengan:

  1. Menghubungkannya secara berantai dengan menggunakan 2 (Dua) buah Perangkat Router.
  2. Menghubungkannya secara langsung antara satu sama lain dengan dan memakai 3 (Tiga).

Di bawah ini adalah penjelasannya dari kedua Cara Menghubungkan Router atau Config (Konfigurasi) Router di atas.

Baca Juga :  Pengertian Topologi Ring: Ciri, Cara Kerja serta Kelebihan dan Kekurangannya!

1. Kofigurasi 1 (Menghubungkan Router Secara Berantai)

Gambar Config Atau Konfigurasi Routing 1
Gambar Config Atau Konfigurasi Routing 1

Pada Konfigurasi 1 yang pertama ini, apabila salah dari satu Router (Router A atau Router B) bermasalah, maka, Data pada Jaringan dari Subnet A tidak akan dapat dikirimkan ke Subnet C. Kenapa? Karena disini, Config (Konfigurasi) ini hanya terdapat pada satu jalur.

2. Kofigurasi 2 (Menghubungkan Router Secara Langsung)

Gambar Config Atau Konfigurasi Routing 2
Gambar Config Atau Konfigurasi Routing 2

Pada konfigurasi yang ke-2 (Dua) ini, apabila diberikan Router tambahan di antara Subnet A dan juga Subnet C, maka akan terdapat 2 (Dua) buah Rute ke Subnet C, sehingga, Jaringan pun akan menjadi lebih efektif serta efisien.

Setiap Router akan menentukan jalur tercepat mereka dalam mengirimkan Data dari satu Subnet ke Subnet yang lainnya. Perhatikan Config atau Konfigurasi 2 seperti Gambar Kami di atas, apabila kita ingin mengirimkan Data dari Subnet A ke Subnet C, maka jalur tercepat berdasarkan Config atau Konfigurasi di atas, yaitu adalah dengen melalui Router C daripada melalui Router A dan B.

Perbedaan Router dengan Modem

Gambar Bagaimana Sebuah Perangkat Dalam Mengakses Internet Melalui Perangkat Jaringan Komputer
Gambar Bagaimana Sebuah Perangkat Dalam Mengakses Internet Melalui Perangkat Jaringan Komputer

Membahas mengenai Router, perlu untuk diketahui, bahwa Router tidaklah sama dengan Modem. Lalu, apa yang membuat Router Berdeda dengan Modem? Karena Modem modern sering kali dilengkapi dengan Router bawaan, perbedaan antara kedua jenis perangkat keras seringkali tidak dapat dilihat oleh orang awam. Namun, mereka yang mengingat hari dimana mulainya Internet tahu bahwa mereka, Router dengan Modem memiliki Fungsi yang berbeda.

Anda memerlukan Modem Anda untuk terhubung ke Internet melalui ISP atau Internet Service Provider Anda, sementara Anda membutuhkan Router untuk menghubungkan banyak Perangkat Jaringan Komputer termasuk Modem Anda. Oleh karena itu, Router memungkinkan Modem Anda dan banyak perangkat lainnya untuk mentransfer Data dari satu lokasi ke lokasi lain. Modem adalah saluran yang mengirim Data ke dan dari Internet.

Anda memerlukan Modem karena berbagai jenis sinyal yang digunakan oleh Komputer dibandingkan dengan Internet pada umumnya. Komputer dan perangkat seluler menggunakan sinyal Digital, sementara Internet bekerja pada sinyal Analog. Modem mengubah sinyal-sinyal ini ke Format yang benar. Di sinilah perangkat mendapatkan namanya dari Modem adalah Modulator dan Demodulator. Anda akan sering menerima Modem dari ISP Anda ketika mendaftar untuk paket Internet.

Kesimpulan

Jadi, dari pembahasan dan penjelasan mengenai Pengertian Router, Apa itu Router Devices? Sejarah, Tujuan, Fungsi, Cara Kerja, Jenis, Konfigurasi dan Contoh serta Perbedaannya dengan Modem di atas, dapat kita simpulkan bahwa, Router adalah perangkat kecil yang berada di antara Modem dan Komputer Anda. Sebagian besar Router memiliki ukuran dan bentuk yang sama dengan Modem. Tujuan Router adalah untuk mengambil informasi dari Modem dan mengirimkannya ke Komputer Anda.

Tapi itu bukanlah bagian yang membuat Router merupakan perangkat penting dalam sebuah Jaringan. Hal tersebut adalah Router Bekerja dengan mengambil informasi ini dari beberapa Jaringan dan mengirimkannya ke beberapa Komputer. Dengan kata lain, Anda dapat berada di Desktop di Kantor dan anak-anak Anda dapat berada di Komputer di kamar mereka, dan Anda berdua dapat menggunakan Internet pada saat yang sama menggunakan koneksi Internet yang sama.

Penutup

Demikianlah penjelasan dan pembahasan Kami kali ini tentang Pengertian Router, Apa itu Router Devices? Sejarah, Tujuan, Fungsi, Cara Kerja, Jenis, Konfigurasi dan Contoh serta Perbedaannya dengan Modem. Semoga dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan kalian semua terutama dalam memahaminya. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar