Mari Pahami Pengertian CBIS: Sejarah, Tujuan, Fungsi, Komponen dan Contohnya!

0
Gambar Pengertian CBIS Atau Computer Based Information System Sejarah Tujuan Fungsi Komponen Dan Contohnya
Gambar Pengertian CBIS Atau Computer Based Information System Sejarah Tujuan Fungsi Komponen Dan Contohnya

Tahukah Kalian Apa itu Pengertian CBIS? Sejarah, Tujuan, Fungsi, Komponen dan Contohnya? Benar! Seiring berkembangnya Teknologi Informasi, Integrasi terorganisir dari Hardware atau Perangkat Keras dan Teknologi dari Software atau Perangkat Lunak dan Elemen Manusia pun dirancang untuk menghasilkan Informasi yang tepat waktu, terintegrasi, akurat dan berguna untuk keperluan pengambilan keputusan.

Yang Kami maksud di atas yaitu adalah Komputer yang berbasis Sistem Informasi. Dalam postingan kali ini Kami akan memberikan pembahasan secara lengkap dan detail terkait Apa itu Pengertian dari Computer Based Information System. Langsung saja, di bawah ini adalah ulasannya!

Pengertian CBIS atau Computer Based Information System

Apa itu CBIS? Pengertian CBIS atau Sistem Informasi Berbasis Komputer (Computer Based Information System) adalah segala hal melibatkan Teknologi Informasi yang digunakan oleh orang sesuai dengan aturan dan protokol yang ditetapkan berdasarkan simpulan yang Kami ambil dari Situs Igi-Global.

Sejarah CBIS

Setelah mengenal Apa itu CBIS, kita juga harus mengetahui apa Sejarah CBIS. Mengacu pada Pengertian CBIS di atas, seperti yang kita ketahui, Sistem Informasi telah digunakan selama berabad-abad. Misalnya, mereka digunakan oleh pedagang, pedagang, tentara dan pemerintah untuk mencatat transaksi dan melacak pengeluaran.

Meskipun berbagai alat yang sudah ada, seperti Sempoa dan Kalkulator dasar yang menyederhanakan prosesnya, butuh waktu berhari-hari, berminggu-minggu, atau bahkan berbulan-bulan untuk mendapatkan jawaban yang kompleks. Tidak sampai munculnya Komputer canggih, bahwa Sistem Informasi menjadi dinamis dan mampu memberikan jawaban dengan cepat.

Lahirnya CBIS atau Computer Based Information System

Setelah Komputer praktis pertama dikembangkan, CBIS mulai dipekerjakan oleh perusahaan yang ingin merampingkan proses akuntansi mereka. Seiring dengan kemampuan komputasi dan kemampuan untuk menyimpan Data yang dikembangkan secara elektronik, organisasi dengan cepat menyadari manfaat Teknologi Informasi berbasis komputer yang dapat memberikan informasi untuk memandu keputusan.

Secara bertahap, organisasi mengembangkan CBIS atau Computer Based Information System terintegrasi yang memiliki kemampuan untuk mengelola dan memantau kinerja seluruh organisasi hingga sekarang saat ini.

Tujuan CBIS

Lalu apa Tujuan dari CBIS atau Computer Based Information System ini? CBIS telah banyak menggantikan sistem manual tradisional untuk mengelola organisasi. Hampir setiap organisasi memiliki beberapa bentuk CBIS untuk mengelola operasi.

Baca Juga :  Memahami Pengertian Sistem Informasi: Tujuan, Komponen, Jenis dan Contohnya!

Tujuan Utama CBIS adalah sebagai solusi Perangkat Lunak untuk akuntansi, penggajian, manufaktur, pembelian dan distribusi dan lain sebagainya. Tren terbarunya yaitu adalah bagi organisasi untuk mengintegrasikan solusi Software atau Perangkat Lunak mereka yang terpisah sehingga memungkinkan bagi manajemen untuk memantau apa yang terjadi di mana saja dalam organisasi secara Real-Time. CBIS adalah langkah signifikan dari sistem lama yang menggunakan proses harian, mingguan dan bulanan untuk memperbarui File.

Fungsi CBIS

Ilustrasi Dalam Penjelasan Apa Itu Fungsi CBIS Dalam Pengertian CBIS Atau Sistem Informasi Berbasis Komputer
Ilustrasi Dalam Penjelasan Apa Itu Fungsi CBIS Dalam Pengertian CBIS Atau Sistem Informasi Berbasis Komputer

Membahas mengenai Pengertian CBIS, adalah merupakan hal yang penting bagi kita untuk mengetahui apa Fungsi CBIS atau Computer Based Information System ini. Sistem CBIS digunakan dalam berbagai cara. Salah satunya, mereka digunakan untuk mengontrol dan melaporkan pengeluaran dalam organisasi. Kegunaan lain adalah dalam Sistem Manajemen lalu lintas dan Database registrasi populasi. Sebagai contoh, misalnya sebuah langkah menuju rekam Medis Elektronik berarti bahwa dokter dapat melihat riwayat medis pasien secara online dan meningkatkan kemampuan diagnostik mereka.

Angkatan Laut Amerika Serikat pun juga menggunakannya untuk mengendalikan Sistem Pertahanan di kapal. Manajer menggunakan Analitik CBIS yang canggih untuk memandu pengambilan keputusan.

Faktor kunci yang berkontribusi terhadap keberhasilan CBIS atau Computer Based Information System ini meliputi kemampuan untuk menangkap Data segera menggunakan Jaringan Data, ketersediaan Pusat Data yang menyimpan Informasi sebelum dan sesudah pemrosesan, Komputer yang kuat yang memproses Data dengan cepat dan Perangkat Lunak yang mampu memproses Informasi ini untuk memberikan jawaban yang dibutuhkan.

Komponen-Komponen CBIS

Berdasarkan pembahasan Pengertian CBIS di atas, kalau kita lihat secara teknis, CBIS memiliki 4 (Empat) Komponen Utama dalam kegunaannya. Adapun Komponen-Komponen CBIS tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Hardware atau Perangkat Keras
  2. Software atau Perangkat Lunak
  3. Data
  4. Networking (Jaringan)

Inti dari CBIS adalah Perangkat Keras yang memungkinkan semuanya terjadi. Inti ini terdiri dari prosesor Komputer atau Server yang melakukan perhitungan serta Drive Disk yang menyimpan Informasi. Komponen lainnya termasuk Monitor, Printer, dan Perangkat Input atau Masukan, seperti Keyboard dan Mouse. Semua ini tidak ada gunanya tanpa Perangkat Lunak yang tepat. Terlepas dari Sistem Operasi inti, CBIS mengandalkan solusi Perangkat Lunak yang canggih dan terintegrasi yang memiliki kemampuan untuk mengelola seluruh bisnis. Perangkat Lunak ini memproses Data yang dikumpulkan dari transaksi yang terjadi di seluruh organisasi dan menyimpan Data itu dalam Database atau Basis Data.

Baca Juga :  Pengertian Email Marketing: Tujuan, Keuntungan dan Tips Melakukannya!

Database ini disimpan pada Hard Drive di lokasi organisasi atau di Cloud menggunakan pusat Data jarak jauh. Untuk mengumpulkan Informasi secara efisien, organisasi mengoperasikan Jaringan Data sehingga Informasi dapat dikumpulkan di semua divisi atau bagian. Banyak yang menggunakan Teknologi berbasis Cloud atau yang sering dikenal dengan Cloud Computing untuk menghubungkan berbagai bagian organisasi mereka ke prosesor pusat.

Contoh Aplikasi CBIS

Ilustrasi Gambar Contoh CBIS Dalam Pengertian CBIS
Ilustrasi Gambar Contoh CBIS Dalam Pengertian CBIS

Sekarang kita sudah mengetahui Apa itu Pengertian CBIS, Sejarah, Tujuan, Fungsi dan Komponennya. Agar lebih memahaminya, disini juga Kami jelaskan tentang apa saja Contoh CBIS atau Computer Based Information System ini. Di bawah ini adalah penjelasan mengenai Contohnya.

1. SIA (Sistem Informasi Akuntansi)

SIA merupakan singkatan dari Sistem Informasi Akuntansi. SIA adalah Perangkat Lunak yang melaksanakan Aplikasi akuntansi perusahaan. Aplikasi ini biasanya ditandai dengan Volume pengolahan Data yang tinggi, dimana Pengolahan Data dari Sistem tersebut terdiri daripada 4 Tugas Utama, yakni:

  • Pengumpulan Data
  • Menipulasi Data
  • Penyimpanan Data
  • Penyiapan Dokumen

Sistem Informasi Akuntansi ini merupakan suatu sistem yang bertugas untuk mengumpulkan Data yang menyimpan aktivitas perusahaan, mengubah Data tersebut menjadi sebuah Informasi, serta menyediakan Informasi tersebut bagi pemakai didalam juga diluar perusahaan. SIA adalah satu-satunya Contoh CBIS yang bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan Informasi yang ada di luar perusahaan.

2. SIM (Sistem Informasi Manajemen)

Contoh CBIS berikutnya yaitu adalah SIM atau Sistem Informasi Manajemen. SIM adalah Pengembangan serta penggunaan Sistem-Sistem Informasi yang handal pada organisasi-organisasi seperti yang dijelaskan oleh Kroenke, David, 1989.

Selain itu juga, menurut Mc. Leod, SIM adalah suatu CBIS atau Computer Based Information System yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai yang mempunyai kebutuhan yang serupa (Mc. Leod, 1995).

Adapun Fungsi yang terdapat dalam SIM atau Sistem Informasi Manajemen ini adalah sebagai berikut:

  • Meningkatkan aksesibilitas Data yang disajikan secara sempurna
  • Menjamin tersedianya kualitas dan juga keterampilan dalam memanfaatkan Sistem Informasi secara kritis.
  • Mengembangkan proses perencanaan yang efektif
  • Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung Sistem Informasi
  • Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada Sistem Informasi
  • Memperbaiki produktivitas pada pelaksanaan pengembangan dan pemeliharaan sebuah Sistem

3. DSS atau SPK (Sistem Pendukung Keputusan)

Sistem Pengambil Keputusan (Decision Support Systems disingkat DSS) adalah bagian yang dari CBIS atau Computer Based Information System yang digunakan dalam mendukung pengambilan keputusan pada suatu organisasi atau perusahaan. DSS ini dapat pula dikatakan sebagai Sistem Komputer yang mengolah Data menjadi Informasi untuk mengambil keputusan dari kasus tertentu. DSS juga dikenal dengan sebutan SPK yang merupakan singkatan dari Sistem Pengambil Keputusan.

Baca Juga :  Pengertian RTC (Real-Time Clock): Apa Itu RTC, Fungsi dan Manfaatnya pada Motherboard

Menurut Moore dan Chang, SPK ini dapat digambarkan sebagai sebuah Sistem yang berkemampuan mendukung analisis Ad-Hoc Data, dan Pemodelan Keputusan, Sistem yang Berorientasi Keputusan,Orientasi Perencanaan Masa Depan, yang digunakan pada waktu tertentu.

4. OA (Sistem Otomatisisasi Kantor)

OA (Sistem Otomatisisasi Kantor) merupakan sebuah rencana untuk menggabungkan Teknologi tinggi melalui pemugaran proses pelaksanaan pekerjaan demi untuk meningkatkan produktifitas pekerjaan. Awal mula dari Sistem OA (Sistem Otomatisisasi Kantor) ini adalah pada awal Tahun 1960-an, pada saat IBM membangun kata Word Processing untuk menyebutkan kegaitan devisi mesin tik listriknya.

OA (Sistem Otomatisisasi Kantor) merupakan penggunaan Alat Elektronik dalam memudahkan komunikasi formal dan juga informal terutama saat berkaitan dengan komunikasi Informasi dengan orang-orang yang ada di luar perusahaan dalam meningkatkan Produktivitas

5. Sistem Pakar atau Expert System

Sistem Pakar atau Expert System merupakan suatu Application atau Aplikasi dari perangkat Komputer yang mengandung pengetahuan dari satu atau lebih ahli manusia tentang suatu bidang tertentu. Jenis Program Sistem Pakar atau Expert System ini pertama kali dikembangkan oleh periset Kecerdasan Protesis pada Tahun 1960-an serta Tahun 1970-an yang kemudian diterapkan secara komersial selama Tahun 1980-an.

Bentuk umum dari Sistem Pakar atau Expert System yaitu adalah program yang dibuat berdasarkan suatu set Rule atau aturan yang menganalisis Informasi (biasanya diberikan dari pengguna Sistem) tentang suatu kelas masalah spesifik serta analisis matematis dari kasus tersebut. Tergantung dari desainnya, Sistem Pakar atau Expert System pun dapat merekomendasikan suatu rangkaian dari tindakan pengguna agar dapat melakukan koreksi. Sistem ini memanfaatkan kapabilitas penalaran untuk mencapai dan mendapatkan suatu simpulan.

Kesimpulan

Bagaimana sudah jelaskan? Berdasarkan pembahasan tentang Apa itu Pengertian CBIS atau Computer Based Information System, Sejarah, Tujuan, Fungsi, Komponen dan Contohnya di atas, dapat kita tarik sebuah kesimpulan bahwa CBIS adalah sistem pengolahan suatu Data menjadi sebuah Informasi yang berkualitas dan juga dapat untuk digunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi serta kendali, visualisasi dan analisis.

Penutup

Demikian postingan Kami kali ini yang membahas mengenai Apa itu Pengertian CBIS atau Computer Based Information System, Sejarah, Tujuan, Fungsi, Komponen dan Contohnya , semoga dapat bermanfaat dan juga dapat menambah wawasan kalian semua dalam memahaminya. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar