Caching (Cache) Adalah: Pengertian, Cara Kerja dan Tujuan Caching

0
Ilustrasi Gambar Pengertian Caching Cache Adalah Apa Itu Caching
Ilustrasi Gambar Pengertian Caching Cache Adalah

Pengertian Caching (Cache) Adalah

Apa itu Caching? Dalam komputasi, caching (cache) adalah lapisan penyimpanan data berkecepatan tinggi yang menyimpan subset data, biasanya bersifat sementara, sehingga permintaan di masa mendatang untuk data tersebut disajikan lebih cepat daripada yang dimungkinkan dengan mengakses lokasi penyimpanan utama data. Caching memungkinkan Anda untuk menggunakan kembali data yang diambil atau dihitung sebelumnya secara efisien.

Caching (diucapkan “Cash-ing”) adalah proses menyimpan data dalam caching (cache).

Caching (cache) adalah area penyimpanan sementara. Misalnya, file yang Anda minta secara otomatis dengan melihat halaman Web disimpan di Hard disk Anda di subdirektori caching (cache) di bawah direktori untuk browser Anda. Ketika Anda kembali ke halaman yang baru-baru ini Anda lihat, Browser atau Web Browser bisa mendapatkan file-file itu dari caching (cache) daripada server asli, menghemat waktu Anda dan menghemat beban tambahan lalu lintas jaringan.

Cara Kerja Caching

Ilustrasi Gambar Pengertian Caching Dan Cara Kerja Caching Cache
Ilustrasi Gambar Cara Kerja Caching (Cache) | Tutorialspoint

Data dalam caching (cache) umumnya disimpan dalam perangkat keras akses cepat seperti RAM (Random Access Memory) dan juga dapat digunakan dalam korelasi dengan komponen perangkat lunak.

Dengan menukar kapasitas untuk kecepatan, caching (cache) biasanya menyimpan subset data secara sementara, berbeda dengan database yang datanya biasanya lengkap dan tahan lama. Beberapa poin penting untuk menjelaskan gambar di atas:

  • Dalam sistem yang tidak di-cache, tidak ada cache. Jadi, semua data yang dibutuhkan oleh prosesor selama eksekusi diperoleh dari memori utama. Ini adalah proses yang relatif memakan waktu.
  • Berbeda dengan ini, sistem caching (cache) berisi memori caching (cache). Setiap data yang dibutuhkan oleh prosesor terlebih dahulu dicari dalam memori cache. Jika tidak tersedia di sana maka memori utama dicari. Sistem cache menghasilkan hasil yang lebih cepat daripada sistem yang tidak di- cache karena caching (cache) jauh lebih cepat daripada memori utama.
Baca Juga :  Pengertian Resolution: Pengukuran dan Macamnya dalam Teknologi

Tujuan Caching

Berdasarkan pengertian Caching di atas, tujuan utama caching (cache) adalah untuk meningkatkan kinerja pengambilan data dengan mengurangi kebutuhan untuk mengakses lapisan penyimpanan yang lebih lambat.

Caching (cache) digunakan karena penyimpanan massal, atau utama, tidak dapat memenuhi permintaan klien untuk cache. Cache mempersingkat waktu akses data, mengurangi latensi dan meningkatkan input/output (I/O). Karena hampir semua beban kerja aplikasi bergantung pada operasi I/O, caching meningkatkan kinerja aplikasi.

Kelebihan dan Kekurangan Memory Caching

Mengacu pada pengertian Caching dan Cara Kerja caching (cache) di atas, adapun kelebihan dan kekurangan dari Memory Caching (cache) ini, adalah sebagai berikut:

a. Kelebihan Memori Caching (cache)

Beberapa kelebihan dari memori caching (cache) adalah sebagai berikut:

  • Memori caching (cache) lebih cepat daripada memori utama karena terletak pada chip prosesor itu sendiri. Kecepatannya sebanding dengan register prosesor dan seringkali data yang diperlukan disimpan dalam memori cache.
  • Waktu akses memori jauh lebih sedikit untuk memori caching (cache) karena cukup cepat. Ini mengarah pada eksekusi yang lebih cepat dari proses apa pun.
  • Memori caching (cache) dapat menyimpan data sementara selama sering diperlukan. Setelah penggunaan data apa pun berakhir, ia dapat dihapus dari caching (cache) dan diganti dengan data baru dari memori utama.

b. Kekurangan Memori Caching (cache)

Beberapa kekurangan dari memori caching (cache) adalah sebagai berikut:

  • Karena memori Cache cukup cepat, ini sangat berguna dalam sistem komputer mana pun. Namun, itu juga cukup mahal dan digunakan dengan bijaksana.
  • Cache adalah memori yang mahal seperti yang diamati dari poin sebelumnya. Selain itu, terletak langsung di chip prosesor. Karena alasan ini, ia memiliki kapasitas terbatas dan jauh lebih kecil dari memori utama.
Baca Juga :  Pengertian Internet: Menurut Para Ahli, Fungsi dan Manfaat Internet Lengkap!

Contoh Caching

Kebanyakan caching terjadi tanpa pengguna mengetahuinya. Misalnya, ketika pengguna kembali ke halaman Web yang baru-baru ini mereka akses, browser dapat menarik file-file itu dari caching (cache) daripada mengambil dari Web Server asli karena telah menyimpan aktivitas pengguna. Penyimpanan informasi tersebut menghemat waktu pengguna dengan membuatnya lebih cepat, dan mengurangi lalu lintas di jaringan.

Penutup

Demikianlah tulisan Kami kali ini yang membahas mengenai pengertian Caching (Cache) dan penjelasannya secara lengkap. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan Kita semua terutama dalam mengetahui Istilah-Istilah Teknologi yang harus diketahui dalam belajar Teknologi Informasi. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar