Pengertian Data: Menurut Para Ahli, Sejarah, Jenis, Fungsi dan Contoh Data

0
Gambar Pengertian Data Menurut Para Ahli Sejarah Data Jenis Data Fungsi Data Dan Contohnya
Gambar Pengertian Data Menurut Para Ahli Sejarah Data Jenis Data Fungsi Data Dan Contohnya

Sebenarnya, apa itu Data? Secara umum, pengertian Data adalah serangkaian karakter yang dikumpulkan dan diterjemahkan untuk suatu tujuan, biasanya analisis. Itu bisa berupa karakter apa saja, termasuk teks dan angka, gambar, suara, atau video. Jika Data tidak dimasukkan ke dalam konteks, Data tidak melakukan apa pun untuk manusia ataupun Komputer.

Pengertian Data

Data adalah informasi yang telah diterjemahkan ke dalam bentuk yang efisien untuk pergerakan atau pemrosesan. Relatif terhadap komputer dan media transmisi saat ini, Data adalah informasi yang diubah menjadi bentuk digital biner berdasarkan simpulan yang Kami ambil dari situs Techtarget.

Data dapat diterima untuk digunakan sebagai subjek tunggal atau subjek jamak. Data mentah adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan Data dalam format digital paling dasar.

Data berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Definisi Data menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), adalah sebagai berikut:

Da.ta

  1. keterangan yang benar dan nyata; pengumpulan; untuk memperoleh keterangan tentang kehidupan petani
  2. keterangan atau bahan nyata yang dapat dijadikan dasar kajian (analisis atau kesimpulan)
  3. n Komp informasi dalam bentuk yang dapat diproses oleh komputer, seperti representasi digital dari teks, angka, gambar grafis, atau suara

Pengertian Data Menurut Para Ahli

Agar lebih memahami apa itu definisi Data, tentu kita juga harus merujuk kepada pendapat para ahli. Adapun definisi Data menurut para ahli adalah sebagai berikut:

Baca Juga :  Pengertian E-Book: Menurut Para Ahli, Fungsi, Tujuan, Karakteristik serta Kelebihan dan Kekurangannya!

1. Arikunto Suharsimi

Menurut Arikunto Suharsimi, Data merupakan seluruh fakta dan juga nomor-angka yang dapat dijadikan bahan untuk menyusun sebuah informasi.

2. Nuzulla Agustina

Menurut Nuzulla Agustina, definisi Data adalah liputan mengenai suatu hal yang telah tidak jarang terjadi dan juga berupa himpunan berita, nomor, grafik tabel, gambar, lambang, kata, huruf, yang menyatakan sesuatu pemikiran, objek dan kondisi serta situasi.

3. Kuswadi dan E. Mutiara

Menurut Kuswadi dan juga E. Mutiara, pengertian Data adalah sekumpulan berita yang diperoleh dari suatu pengamatan yang bisa berupa angka, lambang atau sifat.

4. Slamet Riyadi

Menurut Slamet Riyadi, Data merupakan gugusan fakta yang diperoleh dari pengamatan dimana Data dapat berupa angka-angka atau lambang-lambang.

5. Kristanto

Menurut Kristanto, Data adalah suatu informasi mentah mengenai objek yang dapat mengurangi derajat ketidakpastian mengenai suatu keadaan dan insiden.

6. Wikipedia

Data adalah kumpulan informasi yang diperoleh dari suatu pengamatan, dapat berupa angka, lambang atau sifat.

7. Webster New World Dictionary

Pengertian Data adalah things known or assumed, yang berarti bahwa Data itu sesuatu yang diketahui atau dianggap.

Sejarah Data dan Perkembangannya

Dalam membahas mengenai pengertian Data, tentu kita harus mengetahui tentang sejarah Data itu sendiri. Data mulai bergerak keluar dari lemari arsip, menjadi digital, dengan munculnya komputer pribadi mulai pada pertengahan 1970-an. Pengembangan Data berikutnya adalah ketika Internet menandai awal komputer berbagi Data satu sama lain pada 1990-an dan dengan demikian memulai ledakan nyata dalam jumlah yang tersedia di dunia.

Popularitas besar Smartphone, dengan lebih dari 60% halaman web saat ini diakses melalui perangkat ini, telah mempercepat proses Data ini menjadi Big-Data atau Data Besar karena telah memungkinkan lebih banyak orang untuk mengakses Internet dan dengan demikian mulai menghasilkan sejumlah besar data dalam repositori situs web yang mereka kunjungi dan gunakan.

Dalam beberapa tahun terakhir ini cloud telah menjadi inovasi penting lainnya yang telah membantu mendorong ekspansi Data. Cloud pada dasarnya adalah cara melindungi data sehingga jika kantor terbakar atau pencuri hanya akan kehilangan perangkat Hardware karena Data sudah ada dalam repositori cloud, disimpan dengan aman secara online. Kemudian mereka dapat diunduh ke perangkat baru tanpa kesulitan sama sekali.

Baca Juga :  Pengertian API: Fungsi, Keuntungan, Jenis dan Penggunaannya Secara Lengkap!

Namun hanya sedikit yang meragukan bahwa salah satu konsekuensi dari penyimpanan cloud adalah bagi perusahaan untuk menyimpan jumlah Data yang semakin banyak, biasanya saat ini lebih dari yang dapat disimpan pada perangkat individu mana pun.

Jenis-Jenis Data

Ilustrasi Gambar Pengertian Data Menurut Para Ahli Sejarah Data Jenis Data Fungsi Data Dan Contohnya
Ilustrasi Gambar Pengertian Data Menurut Para Ahli Sejarah Data Jenis Data Fungsi Data Dan Contohnya

Mengacu pada pengertian dan definisi Data di atas, jenis Data dapat dibagi berdasarkan sifatnya, sumbernya, cara memperolehnya, dan waktu pengumpulannya.

a. Data Berdasarkan Sifatnya

Adapun jenis Data berdasarkan sifatnya adalah sebagai berikut:

1. Data Kualitatif

Data kualitatif adalah Data yang tidak berbentuk angka, misalnya seperti Kuesioner Pertanyaan tentang suasana kerja, kualitas pelayanan sebuah rumah sakit atau gaya kepemimpinan, dan lainnya.

2. Data Kuantitatif

Data kuantitatif adalah Data yang berbentuk angka, misalnya: harga saham, besarnya pendapatan, dan lain sebagainya.

b. Data berdasarkan Sumbernya

Sedangkan jenis-jenis Data berdasarkan sumbernya, antara lain adalah sebagai berikut:

1. Data Internal

Data Intenal adalah Data yang berasar dari dalam suatu organisasi yang menggambarkan keadaan organisasi tersebut. Contohnya seperti suatu perusahaan, jumlah karyawannya, jumlah modalnya, atau jumlah produksinya, dan lainnya.

2. Data Eksternal

Data Eksternal adalah Data yang berasal dari luar suatu organisasi yang dapat menggambarkan faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi hasil kerja suatu organisasi. Misalnya: daya beli masyarakat mempengaruhi hasil penjualan suatu perusahaan.

c. Data berdasarkan Cara Mendapatkannya

Jenis-jenis Data berdasarkan cara mendapatkannya, antara lain adalah sebagai berikut:

1. Primary Data (Data Primer)

Data primer adalah Data yang dikumpulkan sendiri oleh perorangan atau suatu organisasi secara langsung dari objek yang diteliti dan untuk kepentingan studi yang bersangkutan yang dapat berupa interview, observasi.

2. Secondary Data (Data Sekunder)

Data sekunder adalah Data yang diperoleh atau dikumpulkan dan disatukan oleh studi-studi sebelumnya atau yang diterbitkan oleh berbagai instansi lain. Biasanya sumber tidak langsung berupa Data dokumentasi dan arsip-arsip resmi.

Baca Juga :  Mari Pahami Pengertian CBIS: Sejarah, Tujuan, Fungsi, Komponen dan Contohnya!

d. Data berdasarkan Waktu Pengumpulannya

Jenis-jenis Data berdasarkan waktu pengumpulannya, antara lain sebagai berikut:

1. Data Cross Section

Data Cross Section adalah Data yang dikumpulkan pada suatu waktu tertentu (at a point of time) untuk menggambarkan keadaan dan kegiatan pada waktu tersebut. Misalnya: Data penelitian yang menggunakan kuesioner.

2. Time Series of Data (Data Berkala)

Time Series of Data (Data Berkala) adalah Data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu untuk melihat perkembangan suatu kejadian/kegiatan selama periode tersebut. Misalnya: perkembangan uang beredar, harga 9 macam bahan pokok penduduk.

Pada dasarnya Data berhubungan dengan berbagai aspek kehidupan manusia. Tapi, penggunaan istilah Data ini lebih banyak dipakai pada bidang teknologi komputer dan juga pada kegiatan penelitian.

Fungsi Data

Berdasarkan definisi dan pengertian Data di atas, adapun fungsi Data secara umum adalah sebagai berikut:

  • Data dapat berfungsi sebagai acuan dalam mengambil suatu keputusan dalam pemecahan masalah.
  • Data bisa dijadikan sebagai pedoman atau dasar suatu penelitian atau perencanaan.
  • Data dapat berfungsi sebagai acuan dalam implementasi suatu kegiatan.
  • Data berfungsi sebagai dasar untuk melakukan evaluasi terhadap suatu kegiatan.

Contoh dari Data

Data yang ditunjukkan di bawah ini adalah skor Nadia dalam 5 (lima) tes Matematika yang dilakukan dalam 10 minggu terakhir.

45, 23, 67, 82, 71

Data di atas dapat membantu untuk membandingkan nilainya dan mempelajari kemajuannya.

Kesimpulan

Data adalah sesuatu yang merupakan fakta (bukti). Data dapat memberikan gambaran tentang suatu keadaan atau persoalan. Data dapat juga didefinisikan sebagai sekumpulan informasi atau nilai yang diperoleh dari pengamatan (obsevasi) suatu objek.

Data yang baik adalah Data yang bisa dipercaya kebenarannya (reliable), tepat waktu dan mencakup ruang lingkup yang luas atau bisa memberikan gambaran tentang suatu masalah secara menyeluruh merupakan Data relevan.

Penutup

Demikian sedikit ulasan mengenai pengertian Data, dan penjelasannya secara lengkap. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita semua. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar