Digital System: Pengertian, Apa itu Sistem Digital? Tujuan dan Fungsi, Manfaat, Contoh serta Perbedaannya dengan Analog System!

0
Gambar Dari Pengertian Digital System Apa Itu Sistem Digital Tujuan Dan Fungsi Macam Karakteristik Manfaat Contoh Serta Perbedaannya Dengan Analog System
Gambar Dari Pengertian Digital System Apa Itu Sistem Digital Tujuan Dan Fungsi Macam Karakteristik Manfaat Contoh Serta Perbedaannya Dengan Analog System

Memahami Pengertian Digital System, Apa itu Sistem Digital? Tujuan dan Fungsi, Macam, Manfaat, Contoh, Perbedaannya dengan Analog System!

Memang, kebanyakan beberapa perusahaan saat ini sedang terburu-buru untuk menjadi (tampak) lebih digital dan bahkan rata-rata pimpinan mereka malah tidak paham dengan arti dan definisi kata itu sendiri.

Secara sederhana untuk beberapa eksekutif, ini semua berhubungan dengan teknologi.

Bagi yang lain, digital adalah cara baru untuk berinteraksi dengan pelanggan serta beberapa juga mengenalnya sebagai perwakilan dari cara baru dalam berbisnis.

Apakah semua penjabaran di atas benar?

Yup! Tentu saja itu semua bukanlah hal yang salah! Namun perspektif yang beragam seperti itu sering kali membuat tim kepemimpinan menjadi kurang tersandung karena mereka mencerminkan kurangnya keselarasan dan kesamaan visi tentang ke mana bisnis harus melangkah.

Hal ini sering mengakibatkan inisiatif atau upaya yang salah arah yang akan menyebabkan hilangnya peluang, kinerja lamban atau awal yang salah.

Terkait hal itu, dalam postingan kali ini, Kami akan membahas tentang pengertian digital system secara lebih detail dan lengkap.

Langsung saja, berikut ini adalah ulasannya!

Pengertian Digital System

Sistem digital (dalam bahasa Indonesia) atau digital system adalah istilah yang mengacu pada elemen-elemen seperti hardware (perangkat keras), software (perangkat lunak) dan networking (jaringan) serta penggunaannya berdasarkan simpulan Kami yang mengacu pada bersumber dari Situs Digital Technologies Hub.

Perlu kalian ketahui bahwa mungkin ada banyak komponen berbeda di dalamnya yang membentuk satu sistemnya.

Untuk komponen-kompenennya sendiri misalnya seperti komputer memiliki unit pengolah pusat, hard disk, keyboard, mouse, screen (layar) dan lain sebagainya.

Serta juga ada perangkat periferal yang merupakan komponen digital yang dapat dihubungkan ke sistem digital, sebagai contoh misalnya kamera atau printer digital.

Apa itu Sistem Digital?

Ilustrasi Gambar Apa Itu Sistem Digital Serta Tujuan Fungsi Dan Macam Karakteristiknya
Ilustrasi Gambar Apa Itu Sistem Digital Serta Tujuan Fungsi Dan Macam Karakteristiknya

Jadi, apa itu sebenarnya yang dimaksud dengan sistem digital?

Ya, seperti yang sudah Kami jelaskan di atas, akronim atau jargon ini lebih sering dikenal dengan sebutan digital system secara global.

Sistem digital, mereka memproses sinyal digital yang hanya dapat mengambil sejumlah nilai (diskrit) yang biasanya hanya 2 (dua) nilai yang digunakan seperti tegangan suplai positif atau positive supply voltage (+Vs) dan nol volt (0V).

Digital system seringkali berisi device atau perangkat seperti gerbang logika, flip-flop, register slide (geser), dan counter (penghitung).

Betul! Personal Computer atau PC (baca pengertian Personal Computer disini) adalah contoh sistem digital atau digital system.

Pengukur digital dapat menampilkan banyak nilai, tetapi tidak setiap nilai dalam jangkauannya.

Baca Juga :  Mengenal Pengertian System: Apa itu Sistem dan Subsystem? Definisi, Sejarah, Tujuan, Jenis, Konteks dan Penerapan serta Contohnya!

Sebagai contoh misalnya, tampilan pada sistemnya yang berbeda dapat menampilkan 6,25 dan 6,26.

Ini bukanlah sebuah masalah, terutama karena pengukur digital biasanya memiliki digit yang cukup untuk menunjukkan nilai dengan lebih akurat daripada yang dapat dibaca pada tampilan analog sistem (system).

Tujuan dan Fungsi Digital System

Agar kita lebih memahami tentang apa itu pengertian dari digital system, tentunya kita juga harus mengetahui apa tujuan dan fungsinya bukan?

Benar, untuk tujuan utama dari sistem digital atau digital system ini, yaitu mereka dirancang untuk menyimpan, memproses dan mengkomunikasikan informasi dalam bentuk digital.

Seringkali, mereka juga ditemukan dalam berbagai aplikasi, termasuk kontrol proses, sistem komunikasi, instrumen digital dan produk konsumen.

Terkait fungsinya sendiri, sinyal analog dan digital digunakan untuk mengirimkan informasi (seperti audio atau video) sinyal listrik.

Dalam teknologi digital atau digital technology (baca pengertian digital technology disini), terjemahan informasi dibuat ke dalam format biner (baik 0 atau 1) dan informasi diterjemahkan ke dalam pulsa listrik dengan amplitudo yang bervariasi dalam teknologi analog.

Macam-Macam Karakteristik Digital System (Sistem)

Setelah kita mengetahui apa itu digital system serta tujuan dan fungsi dari digital system, selanjutnya kita juga harus mengetahui apa saja jeni-jenis karakteristiknya.

Oke langsung saja, adapun beberapa jenis macam dari karakteristik penting dari sistem atau digital system yang harus kalian ketahui adalah sebagai berikut:

  • Data direpresentasikan dalam sistem digital sebagai vektor variabel biner.
  • Digital system dapat memberikan akurasi (rentang dinamis) hanya dibatasi oleh jumlah bit yang digunakan untuk merepresentasikan suatu variabel.
  • Sistem digital kurang rentan terhadap kesalahan dibandingkan sistem analog.
  • Representasi data dalam sistem digital cocok untuk deteksi dan koreksi kesalahan.
  • Sistem digital dirancang secara hierarkis menggunakan modul yang dapat digunakan kembali.

Manfaat dalam Menggunakan Digital System

Kemudian, dalam subbagian postingan ini, Kami juga akan menjabarkan beberapa hal terkait keuntungan dan manfaat menggunakan digital system.

Well, ada beberapa alasan mengapa Kami pribadi sering menggunakan representasi digital daripada sistem analog.

Di bawah ini merupakan beberapa keuntungan dan manfaat dalam menggunakan digital system yang perlu untuk diketahui:

  • Yang paling pertama, manfaat menggunakan digital system yaitu karena mereka ekonomis dan mudah dirancang.
  • Digital system juga sangat cocok untuk pemrosesan informasi numerik dan non-numerik.
  • Ini memiliki kekebalan dan bahkan dapat dikatakan tanpa kebisingan yang tinggi.
  • Sangat mudah untuk menduplikasi sirkuit serupa dan IC digital kompleks diproduksi dengan munculnya teknologi mikroelektronika.
  • Presisi yang dapat disesuaikan dan mudah dikontrol oleh Komputer.
  • Bilangan hingga nilai dalam sistem digital dapat direpresentasikan dengan vektor sinyal hanya dengan dua nilai, yaitu biner 3 adalah 0011 dan 9 adalah 1001. Jadi perangkat yang memproses sinyal sangat sederhana, yaitu “on” dan “off” saja.
Baca Juga :  Memahami Pengertian Color Value: Apa itu Nilai Warna? Bagian-Bagian (Hue, Value, Saturation) serta Kenapa itu Penting dalam Graphic Design!

Walaupun demikian, ada beberapa kekurangan atau kekurangan sistem atau digital system sebagai contoh misalnya seperti kecepatan rendah, adanya kebutuhan akan konverter, seperti konverter Analog ke Digital (A/D) dan konverter Digital ke Analog (D / A), karena dunia fisiknya sendiri yaitu berupa analog.

Contoh Sistem atau Digital System

Ilustrasi Gambar Contoh Sistem Digital Dan Perbedaannya Dengan Analog System
Ilustrasi Gambar Contoh Sistem Digital Dan Perbedaannya Dengan Analog System

Terlepas daripada penjelasan tentang pengertian dan arti digital system di atas, pastinya juga merupakan hal yang penting bagi Kami disini untuk menjelaskan terkait contoh sistem digital secara khusus.

Ya! Komponen perangkat keras dan perangkat lunak digital (internal dan eksternal) digunakan untuk mengubah data menjadi solusi digital.

Benar! Ketika sistem digital terhubung, mereka membentuk jaringan.

Baiklah, di bawah ini merupakan contoh-contoh dari sistem atau digital system populer yang harus kalian ketahui.

a. Smartphone

Contoh digital system yang pertama yaitu smartphone.

Ini adalah sistem digital yang memiliki beberapa kumpulan komponen seperti perangkat lunak (aplikasi, sistem operasi), komponen input (layar sentuh, keyboard, kamera dan mikrofon).

Mereka juga mempunyai komponen output ( seperti layar dan speaker), komponen memori (chip silikon, solid state drive), komponen komunikasi (kartu SIM, Wi-Fi, bluetooth, atau antena jaringan seluler), dan prosesor yang terdiri dari satu atau lebih chip silikon.

b. Komputer Desktop

Berikutnya yaitu komputer desktop, secara khusus misalnya yang dilengkapi dengan perangkat lunak dan komponen perangkat keras untuk peternakan sapi perah.

Dalam contoh digital system ini, komputer terhubung melalui kabel ke peralatan pemerah susu dan melalui Wi-Fi ke sensor yang membaca tag pada sapi.

Melalui komponen perangkat keras ini, perangkat lunak mencatat berapa banyak susu yang disediakan setiap sapi.

Sistem tersebut juga dapat secara algoritme atau algoritma mengontrol pemasangan peralatan pemerahan pada setiap sapi, menyediakan pakan serta untuk membuka pintu.

Perbedaan Digital System dengan Sistem Analog

Jadi, apa yang membedakan antara sistem atau digital system dengan analog?

Hmmm, jika sebelumnya kalian sedang bertanya-tanya tentang hal ini, terutama ketika membaca tulisan Kami di atas, maka dapat Kami katakan bahwa kalian berada di tempat yang tepat.

Mengapa? Tentu saja karena Kami juga akan menjelaskannya disini!

Seperti yang sudah kita ketahui, komputer memanipulasi informasi dalam bentuk digital atau lebih tepatnya, binary (biner).

Bilangan biner hanya memiliki 2 (dua) nilai diskrit yaitu nol atau satu.

Dan masing-masing nilai diskrit ini diwakili oleh status “off” dan “on” dari sakelar elektronik yang disebut transistor.

Ini secara umumnya berlaku untuk semua komputer dan oleh karena itu, digital system hanya memahami bilangan biner.

Baca Juga :  Webometrics: Pengertian, Apa itu? Sejarah, Tujuan, Jenis dan Macam Metrik (Nilai Ukur) serta Kelebihan dan Kekurangannya!

Bahkan untuk bilangan desimal apa pun (yang berbasis 10, dengan sepuluh digit dari 0 hingga 9) dapat diwakili oleh bilangan biner (berbasis 2, dengan digit 0 dan 1).

Agar kalian dapat lebih memahami apa saja hal yang membedakan antara digital system dengan analog, maka kalian dapat melihat tabel perbedaannya yang sudah Kami rangkum di bawah ini agar lebih mudah dimengerti.

KeteranganSystem AnalogDigital System
SinyalSinyal analog mewakili pengukuran fisik.Sinyal digital bersifat diskrit dan dihasilkan oleh modulasi digital.
GelombangGelombang berupa sinus.Gelombangnya berupa persegi.
RepresentasiRentang nilai yang berkelanjutan untuk merepresentasikan informasi.Menggunakan nilai-nilai diskrit untuk merepresentasikan informasi.
TeknologiMerekam bentuk gelombang sebagaimana adanya.Mengambil sampel bentuk gelombang analog menjadi sekumpulan angka terbatas dan kemudian merekamnya.
Transmisi dataDipengaruhi oleh kebisingan selama transmisi dan siklus tulis baca (read dan write).Kebal terhadap kebisingan selama transmisi dan siklus tulis baca (read dan write).
Respon terhadap KebisinganLebih mungkin terpengaruh.Kecil kemungkinannya untuk terpengaruh.
FleksibilitasPerangkat kerasnya tidak fleksibel.Perangkat keras yang lebih fleksibel.
BandwidthLebih sedikit memerlukan bandwidth.Lebih banyak bandwidth untuk melakukan informasi yang sama.
PenyimpananData yang disimpan dalam bentuk sinyal gelombang.Data yang disimpan dalam bentuk binary bit atau biner.
KekuatanMengkonsumsi daya yang seringkali terbilang besar.Mengkonsumsi daya yang dapat diabaikan.
KegunaanPaling cocok untuk transmisi audio dan video.Paling cocok untuk komputasi dan elektronik digital.
BiayaBiayanya rendah.Biayanya dapat dikatakan tinggi.
ContohSuara manusia di udara, perangkat elektronik analog.Komputer, CD, DVD, scanner dan lain sebagainya.

Kesimpulan

Oke, Kami pikir sudah cukup jelas untuk sekarang.

Jadi, berdasarkan penjelasan dan pembahasan tentang Pengertian Digital System, Apa itu Sistem Digital? Tujuan dan Fungsi, Macam, Manfaat, Contoh, Perbedaannya dengan Analog System di atas, dapat kita simpulkan bahwa sistem atau digital system adalah sistem yang menangani sinyal diskrit.

Input dan output sistem ini berupa 2 (dua) nilai biner yaitu 0 (nol) dan 1 (satu).

Contoh digital system termasuk seperti telepon genggam, radio, megafon dan masih banyak lagi jenis lainnya.

Seperti yang sudah Kami sebutkan sebelumnya, kebanyakan sistem digital menggunakan jenis sinyal yang paling sederhana yaitu yang hanya memiliki 2 (dua) nilai.

Jenis sinyal ini disebut sinyal logika karena dua nilai (atau status) dapat disebut true (benar) dan false (salah).

Biasanya tegangan suplai positif +V mewakili benar dan 0V mewakili salah.

Noise atau kebisingan yang sering terjadi relatif mudah dihilangkan dari sinyal digital karena mudah dibedakan dengan sinyal yang diinginkan yang hanya dapat memiliki nilai tertentu.

Penutup

Demikianlah postingan artikel yang dapat Kami bagikan kali ini, dimana Kami membahas terkait Pengertian Digital System, Apa itu Sistem Digital? Tujuan dan Fungsi, Macam, Manfaat, Contoh, Perbedaannya dengan Analog System.

Semoga apa yang sudah Kami coba sampaikan serta jelaskan disini dapat bermanfaat dan juga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita semua terutama dalam bidang teknologi hardware atau perangkat keras.

Silahkan bagikan artikel atau postingan Kami disini kepada teman, kerabat serta rekan kerja dan bisnis kalian semua khususnya jika kalian temukan ini bermanfaat dan juga jangan lupa subscribe Blog dan YouTube Kami. Sekian dari Kami, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar