Penjelasan Pengertian DBMS: Menurut Para Ahli, Tujuan, Macam, Ciri, Karakteristik, Komponen dan Contohnya!

0
Gambar Pengertian DBMS Apa Itu Database Management System Menurut Para Ahli Tujuan Macam Ciri Karakteristik Komponen Dan Contohnya
Gambar Pengertian DBMS Apa Itu Database Management System Menurut Para Ahli Tujuan Macam Ciri Karakteristik Komponen Dan Contohnya

Tahukah kalian, Pengertian DBMS, Apa itu Database Management System? Menurut Para Ahli, Tujuan, Macam, Ciri Karakteristik, Komponen dan Contohnya? Untuk kalian yang masih belum tahu, database atau basis data adalah kumpulan data yang saling terkait yang membantu dalam pengambilan, penyisipan, dan penghapusan data yang efisien dari basis data dan mengatur data dalam bentuk tabel, tampilan, skema, laporan dan lain sebagainya. Database Management System atau “DBMS” mewakili perangkat lunak sistem untuk membuat dan mengelola database (basis data).

Ini memungkinkan pengguna akhir untuk membuat, membaca, memperbarui, dan menghapus data dalam database. DBMS pada dasarnya berfungsi sebagai antarmuka antara database dan pengguna akhir atau program aplikasi, memastikan bahwa data diatur secara konsisten dan tetap mudah diakses. Dalam postingan kali ini, Kami akan membahas tentang apa itu DBMS secara lebih detail dan lengkap. Baiklah langsung saja, berikut adalah ulasannya!

Pengertian DBMS

Merupakan singkatan dari Database Management System, DBMS adalah paket perangkat lunak yang dirancang untuk mendefinisikan, memanipulasi, mengambil dan mengelola data dalam database. Ini pada umumnya memanipulasi data, format data, nama bidang, struktur catatan dan struktur file. DBMS ini juga didefinisikan sebagai aturan untuk memvalidasi dan memanipulasi data berdasarkan simpulan Kami yang bersumber dari Situs Technopedia.

Terkait hal itu, DBMS mengurangi pengguna dari pembingkaian program untuk pemeliharaan data. Disini, bahasa query generasi keempat, seperti SQL, digunakan bersama dengan paket DBMS untuk berinteraksi dengan database.

Apa itu Database Management System?

Ilustrasi Gambar Apa Itu Database Management System
Ilustrasi Gambar Apa Itu Database Management System

Jadi, sebenarnya apa itu Database Management System? Dalam dunia pemrograman, ini biasa disebut dan disingkat dengan DBMS. Database Management System adalah suatu sistem atau aplikasi yang didesain spesifik untuk mengelola suatu basis data dan menjalankan operasi terhadap data yang diminta oleh pengguna.

Ada dua jenis bahasa Komputer yang dapat digunakan dalam proses interaksi dengan DBMS yaitu adalah sebagai berikut:

  1. Data Definition Language atau DDL; Ini digunakan untuk menggambarkan desain dari basis data yang secara keseluruhan, mulai dari pembuatan tabel baru, memuat atau me-load indeks, dan juga mengganti tabel.
  2. Data Manipulation Language atau DML; DML digunakan untuk memanipulasi dan juga merogoh data berdasarkan database, menghapus data dari database, serta mengubah data pada suatu database.

Pengertian DBMS Menurut Para Ahli

Agar lebih memahami penjelasan mengenai apa arti DBMS, kita tentu juga harus merujuk kepada pendapat para ahli dan pakar terkait definisi mereka tentang DBMS.

Adapun definisi dan pengertian DBMS menurut para ahli adalah sebagai berikut.

1. Rogayah

Menurut Rogayah, definisi DBMS adalah suatu sistem yang dapat untuk menyusun dan mengelola berbagai record dengan menggunakan perangkat komputer untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap dari sebuah organisasi atau perusahaan sehingga dapat memberikan liputan yang optimal dan yang diharapkan pada proses dalam pengambilan keputusan.

2. Waliyanto

Menurut Waliyanto, DBMS adalah suatu gabungan dan juga perpaduan antara database menggunakan DBMS (Database Management System) atau SMBD (Sistem Manajemen Basis Data).

3. C.J. Date

Menurut C.J. Date, definisi DBMS adalah tempat atau lokasi untuk sekumpulan berkas data yang sudah terkomputerisasi yang bertujuan untuk memelihara informasi, serta memuat informasi tersebut, terutama ketika informasi tersebut dibutuhkan.

4. S. Attre

Menurut S. Attre, DBMS merupakan semua hal yang berkaitan dengan software, hardware, firmware dan berbagai prosedur lainnya terkait pengelolaan database. Firmware adalah perangkat lunak yang telah menjadi modul yang tertanam pada hardware atau ROM.

5. Gordon C. Everest

Menurut Gordon C. Everest, DBMS adalah sebuah manajemen yang efektif dalam pengorganisiran sumber daya data. Dengan istilah lain, Sistem Basis Data adalah sistem untuk mengorganisir dan sistem untuk mengolah database yang terdapat dalam komputer.

Baca Juga :  Mengenal Pengertian Blog: Apa itu? Definisi, Sejarah, Tujuan dan Struktur Dasar Blog!

Sejarah DBMS

Dalam membahas mengenai arti DBMS, pastinya, kita juga harus mengenal paling tidak sedikit tentang sejarah DBMS bukan?

Di bawah ini merupakan sejarah singkat DBMS yang Kami rangkum berdasarkan perkembangan dari tahunnya.

  • Tahun 1960; Charles Bachman mendesain sistem DBMS pertama.
  • Tahun 1970; Codd memperkenalkan Sistem Manajemen Informasi atau Information Management System (IMS) untuk IBM.
  • Tahun 1976; Peter Chen menciptakan dan mendefinisikan model entity-relationship juga dikenal sebagai model ER.
  • Tahun 1980; Model relasional menjadi komponen basis data yang diterima secara luas.
  • Tahun 1985; DBMS berorientasi objek berkembang.
  • Tahun 1990-an; Penggabungan orientasi objek dalam DBMS relasional.
  • Tahun 1991; Microsoft mengirimkan MS Access, yang merupakan DBMS pribadi dan yang menggantikan semua produk DBMS pribadi lainnya.
  • Tahun 1995; Aplikasi basis data internet pertama.
  • Tahun 1997; XML mulai diterapkan pada pemrosesan basis data. Sekarang, banyak vendor mulai mengintegrasikan XML ke dalam produk DBMS.

Fungsi DBMS

Mengacu pada penjelasan DBMS dan definisinya menurut para ahli di atas, DBMS berfungsi dan mengelola tiga hal penting seperti:

  1. Data; Data yang terdapat dalam DBMS
  2. Engine database; Engine database memungkinkan data diakses, dikunci dan dimodifikasi
  3. Skema database; Skema database menentukan struktur logis dari database atau basis data

Tiga elemen dasar ini membantu menyediakan prosedur konkurensi, keamanan, integritas data, dan seragam. Tugas administrasi basis data tipikal yang didukung oleh DBMS meliputi manajemen perubahan, pemantauan atau penyetelan kinerja dan cadangan serta pemulihan atau back-up.

Banyak sistem manajemen basis data juga berperan dan memiliki tanggung jawab dalam rollbacks, restart, dan recovery secara otomatis, serta mencatat dan mengaudit aktivitas dalam basis data.

Secara umum, di bawah ini adalah fungsi dari DBMS yang perlu kalian ketahui.

a. Menangani Permintaan

DBMS mungkin paling berfungsi untuk memberikan pandangan terpusat data yang dapat diakses oleh banyak pengguna, dari berbagai lokasi, secara terkendali. DBMS dapat membatasi data apa yang dilihat pengguna akhir, serta bagaimana pengguna akhir itu dapat melihat data, memberikan banyak tampilan skema database tunggal.

Pengguna akhir dan program perangkat lunak bebas dari keharusan memahami di mana data berada secara fisik atau pada jenis media penyimpanan apa yang berada karena DBMS berfungsi untuk menangani semua permintaan.

b. Independensi Data

DBMS berfungsi dan dapat menawarkan independensi atau kemandirian data logis dan fisik. Hal ini berarti dapat melindungi pengguna dan aplikasi agar tidak perlu tahu di mana data disimpan atau harus khawatir tentang perubahan struktur fisik data.

Selama program menggunakan API atau Application Programming Interface (Antarmuka Pemrograman Aplikasi) untuk database yang disediakan oleh DBMS, pengembang tidak perlu memodifikasi program hanya karena perubahan telah dilakukan pada database.

Dalam RDBMS atau Relational Database Management System, jenis DBMS yang paling banyak digunakan API ini adalah SQL, yang merupakan bahasa pemrograman standar untuk mendefinisikan, melindungi, dan mengakses data dalam RDBMS.

Tujuan DBMS

Ilustrasi Gambar Tujuan DBMS Dalam Membahas Pengertiannya
Ilustrasi Gambar Tujuan DBMS Dalam Membahas Pengertiannya

Seperti yang sudah Kami singgung dalam uraian penjelasan arti DBMS (Database Management System), menurut para ahli dan fungsinya di atas, di mana DBMS bertujuan untuk menjadi perangkat yang berguna dalam pengorganisiran sumber daya data.

Adapun beberapa tujuan penggunaan DBMS, terutama pada jaringan komputer dalam perusahaan adalah sebagai berikut:

  • DBMS digunakan dengan tujuan, agar semua database dapat digunakan secara bersamaan.
  • Proses akses data pun menjadi lebih mudah dan cepat.
  • DBMS digunakan untuk menghemat ruang penyimpanan data.
  • Untuk membantu menjaga keamanan data.
  • Untuk mencegah dan juga mengurangi duplicate atau duplikasi dan inskonsistentsi data.
  • Untuk menangani data yang berjumlah besar.

Jenis DBMS

Seperti yang sudah Kami singgung dalam pengertian DBMS, menurut para ahli, sejarah, fungsi dan tujuannya di atas, perlu kalian ketahui bahwa terdapat 4 (empat) jenis sistem DBMS, yaitu adalah:

  1. Hierarchical DBMS
  2. Network Model
  3. Relational Model
  4. Object Oriented Model

Di bawah ini adalah penjelasan dari masing-masing jenis-jenis DBMS tersebut.

1. DBMS Hierarchical

Jenis yang pertama adalah Hierarchial DBMS, disini data model disusun dalam struktur seperti pohon. Data disimpan dalam format hierarkis (top-down atau bottom-up). Data direpresentasikan menggunakan hubungan parent-child. Dalam hirarki ini, parent mungkin memiliki banyak child, tetapi child hanya memiliki satu parent saja.

2. Network Model

Jenis Network Model atau model basis data jaringan memungkinkan setiap child

atau anak memiliki banyak parent atau orang tua. Jenis model jaringan membantu Anda untuk mengatasi kebutuhan untuk memodelkan hubungan yang lebih kompleks seperti pesanan atau bagian hubungan many-to-many. Dalam model ini, entitas diatur dalam grafik yang dapat diakses melalui beberapa jalur.

Baca Juga :  Memahami Pengertian SDK: Apa itu Software Development Kit? Tujuan dan Fungsi, Macam Komponen, Manfaat, Karakteristik serta Perbedaannya dengan API dan Contohnya!

3. Relational DBMS

Relational DBMS adalah model DBMS yang paling banyak digunakan karena merupakan salah satu yang paling mudah. Model ini didasarkan pada normalisasi data di baris dan kolom tabel. Model relasional ini disimpan dalam struktur tetap dan dimanipulasi menggunakan SQL.

4. Object-Oriented Model

Dalam Object-Oriented Model atau model berorientasi objek ini, data disimpan dalam bentuk objek. Struktur yang disebut kelas yang menampilkan data di dalamnya. Hal ini mendefinisikan database sebagai kumpulan objek yang menyimpan nilai-nilai anggota data dan operasi.

Macam-Macam Software atau Aplikasi DBMS

Dalam penerapannya, masih ada beberapa macam software DBMS yang sering digunakan terutama dalam mengelola database dari organisasi, perusahaan maupun individu.

Adapun beberapa macam software atau aplikasi DBMS adalah sebagai berikut.

1. MySQL

Software atau perangkat lunak DBMS yang pertama adalah MySQL. Ini merupakan software yang paling banyak dipakai karena memang, mereka tersedia secara open source atau gratis. Sehingga perangkat lunak MySQL ini cocok dipakai dalam berbagai kalangan.

2. Oracle

Jika Anda menginginkan software atau perangkat lunak DBMS yang bagus dan berbayar, Anda dapat mencoba memilih Oracle. Perangkat Lunak ini mempunyai beragam macam fitur yang dapat memenuhi tuntutan fleksibilitas perusahaan yang besar.

3. Microsoft SQL Server

Selain Oracle, ada juga Microsoft SQL Server. Perangkat lunak DBMS Microsoft SQL Server ini juga cocok untuk diterapkan dalam sistem perusahaan-perusahaan yang besar, berhubung Microsoft SQL Server ini mempunyai kemampuan mengelola data dengan jumlah besar.

4. Firebird

Perangkat lunak DBMS lainnya yaitu adalah Firebird. Ini merupakan sistem manajemen basis data relasional. Firebird menawarkan fitur yang sesuai menggunakan standar dari SQl-2003 dan juga ANSI SQL-99. Firebird juga dapat bekerja dan digunakan dalam OS Windows dan Linux.

Ciri dan Karakteristik DBMS

Dalam membahas mengenai DBMS, sebagai pengguna teknologi yang cerdas agar lebih mudah mengenalinya, pastinya kita juga harus tahu bagaimana ciri-ciri dan karakteristik dari DBMS itu sendiri bukan?

Adapun beberapa ciri-ciri dan karakteristik DBMS adalah sebagai berikut:

  • Memberikan keamanan dan menghilangkan redundansi.
  • Sifat yang menggambarkan diri sendiri dari sistem database atau basis data.
  • Isolasi antara program dan abstraksi data.
  • Mendukung banyak tampilan data.
  • Berbagi data dan pemrosesan transaksi multi-pengguna.
  • DBMS memungkinkan entitas dan hubungan di antara mereka untuk membentuk tabel.
  • DBMS mengikuti konsep ACID (Atomicity, Consistency, Isolasi, dan Durability).
  • DBMS mendukung lingkungan multiuser (pengguna) yang memungkinkan pengguna untuk mengakses dan memanipulasi data secara paralel.

Komponen DBMS

Ilustrasi Gambar Komponen DBMS Dalam Membahas Penjelasannya
Ilustrasi Gambar Komponen DBMS Dalam Membahas Penjelasannya

Terkait penjelasan DBMS, sejarah, dan fungsinya di atas, pada umumnya DBMS mempunyai beberapa komponen fungsional atau yang disebut dengan modul.

Adapun beberapa komponen-komponen yang ada dalam DBMS adalah sebagai berikut:

a. File Manager

Komponen DBMS yang pertama adalah File manager. Ini adalah komponen yang mengelola ruang dalam penyimpanan atau disk dan struktur data yang dipakai untuk merepresentasikan data yang tersimpan dalam penyimpanan.

b. Database Manager

Database manager adalah Komponen yang menyediakan interface antar low-level data yang terdapat dalam database atau basis data menggunakan program aplikasi dan query yang diberikan ke dalam suatu sistem.

c. Query Processor

Query processor adalah komponen yang berfungsi dalam menerjemahkan command atau perintah dalam query ke instruksi low-level yang dapat dimengerti komponen database manager.

d. DML Precompiler

DML precompiler ini adalah komponen yang mengkonversi perintah DML, yang telah ditambahkan dalam suatu aplikasi ke pemain normal procedure dalam bahasa induk.

e. DDL Compiler

DDL compiler ini adalah komponen yang mengkonversi berbagai perintah DDL ke dalam sekumpulan tabel yang mengandung meta data.

Kelebihan dan Kekurangan DBMS

Meskipun sebenarnya banyak keuntungan dari kelebihan yang dapat dihasilkan dengan menerapkan software atau program DBMS dalam networking (baca pengertian networking disini), tentu DBMS juga memiliki beberapa kerugian dari kerurangannya. Berkenaan dengan hal tersebut, di bawah ini akan Kami jelaskan juga penjelasannya!

a. Kelebihan DBMS

Berikut ini adalah apa saja kelebihan yang ada dalam DBMS yang perlu kalian ketahui.

  • Untuk dapat mengendalikan dan menghindari terjadinya pengulangan data.
  • Untuk memberikan data yang konsisten.
  • Kemampuan dalam menerima informasi data yang lebih dan jumlah data yang sama.
  • Pengguna DBMS dapat menggunakan data secara bersamaan dalam jaringan.
  • Membantu penetapan dalam standarisasi.
  • Perbandingan dalam skala ekonomi.
  • Dapat menyeimbangkan adanya konflik dalam kebutuhan.
  • Mempercepat akses dan respon data.
  • Untuk mempercepat produktifitas.
  • Untuk meningkatkan pemeliharaan data melalui independensi data.
  • Untuk meningkatkan layanan dalam backup dan recovery.
  • DBMS menawarkan berbagai teknik untuk menyimpan dan mengambil data.
  • DBMS berfungsi sebagai penangan yang efisien untuk menyeimbangkan kebutuhan beberapa aplikasi menggunakan data yang sama.
  • Prosedur administrasi yang seragam untuk data.
  • Pemrogram aplikasi tidak pernah terpapar dengan detail representasi dan penyimpanan data.
  • DBMS menggunakan berbagai fungsi yang kuat untuk menyimpan dan mengambil data secara efisien.
  • Menawarkan integritas dan keamanan data.
  • DBMS menyiratkan kendala integritas untuk mendapatkan tingkat perlindungan yang tinggi terhadap akses data yang dilarang.
  • DBMS menjadwalkan akses bersamaan ke data sedemikian rupa sehingga hanya satu pengguna yang dapat mengakses data yang sama dalam suatu waktu.
  • Mengurangi waktu dalam proses software development atau pengembangan aplikasi.
Baca Juga :  Memahami Pengertian Text Editor: Apa itu Editor Teks? Sejarah, Tujuan dan Fungsi, Jenis, Fitur, Contoh serta Perbedaannya dengan Word Processor!

b. Kekurangan DBMS

Berikut ini adalah apa saja kelebihan yang ada dalam DBMS yang perlu kalian ketahui.

  • Penggunaannya DBMS terbilang cukup rumit dan kompleks.
  • Kompleksitas DBMS menyebabkan ukurannya menjadi besar.
  • Biaya penerapan DBMS ini tidak sama tergantung pada lingkungan dan juga fungsi yang disediakan.
  • Biaya hardware atau perangkat keras dan perangkat lunak dari DBMS cukup tinggi yang meningkatkan anggaran dalam organisasi atau perusahaan Anda.
  • Sebagian besar DBMS seringkali merupakan sistem yang kompleks, sehingga diperlukan pelatihan bagi pengguna untuk menggunakan DBMS.
  • Di beberapa organisasi atau perusahaan, semua data diintegrasikan ke dalam database tunggal yang dapat rusak karena kegagalan listrik atau database rusak dalam media penyimpanan.
  • Penggunaan program yang sama pada suatu waktu oleh banyak pengguna terkadang menyebabkan hilangnya beberapa data atau data corrupt.
  • DBMS tidak dapat melakukan perhitungan yang canggih.

Contoh DBMS

Untuk lebih memahaminya apa itu DBMS, mari kita lihat contoh sederhana dari DBMS pada database sebuah Universitas. Database Universitas disini memelihara informasi mengenai siswa, kursus, dan nilai yang di lingkungan universitas.

Database atau basis data tersebut kemudian disusun menjadi 5 (lima) file, yaitu:

  • File siswa menyimpan data setiap siswa
  • File kursus menyimpan data pada setiap kursus.
  • Section atau bagian menyimpan informasi tentang bagian-bagian dalam kursus tertentu.
  • File nilai menyimpan nilai yang diterima siswa di berbagai bagian.
  • File pengajar berisi informasi tentang setiap profesor.

Berdasarkan contoh DBMS di atas, untuk mendefinisikan DBMS atau Database Management System, kita perlu menentukan struktur catatan setiap file (baca pengertian file disini) dengan mendefinisikan berbagai jenis elemen data yang akan disimpan dalam setiap catatan.

Kita juga dapat menggunakan skema pengkodean untuk mewakili nilai dari item data. Pada dasarnya, database Anda akan memiliki 5 tabel dengan foreign key yang didefinisikan di antara berbagai tabel.

Kesimpulan

Baiklah, jadi, dari pembahasan dan penjelasan mengenai Pengertian DBMS, Apa itu Database Management System? Menurut Para Ahli, Tujuan, Macam, Ciri Karakteristik, Komponen dan Contohnya di atas, dapat kita simpulkan bahwa Database Management System atau DBMS adalah perangkat lunak untuk menyimpan dan mengambil data pengguna dengan mempertimbangkan langkah-langkah keamanan yang tepat.

DBMS juga memberikan keamanan dan menghilangkan redundansi. Ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan Sistem Manajemen File flat (datar) yang tradisional.

Penutup

Demikianlah postingan yang dapat Kami bagikan kali ini yang membahas mengenai Pengertian DBMS, Apa itu Database Management System? Menurut Para Ahli, Tujuan, Macam, Ciri Karakteristik, Komponen dan Contohnya. Semoga dapat bermanfaat serta menambah wawasan kita semua terutama dalam memahami arti DBMS.

Mari bagikan artikel atau tulisan Kami disini agar teman-teman dan kerabat Anda semua mengetahuinya. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar