Memahami Pengertian Data Collection: Apa itu Koleksi Data? Tujuan, Fungsi, Jenis dan Macam Metode, Contoh, Cara Mengumpulkan dan Kenapa itu Penting!

0
Gambar Pengertian Data Collection Apa Itu Koleksi Atau Pengumpulan Data Tujuan Fungsi Jenis Dan Macam Metode Teknik Contoh Cara Langkah Mengumpulkannya Serta Kenapa Itu Penting
Gambar Pengertian Data Collection Apa Itu Koleksi Atau Pengumpulan Data Tujuan Fungsi Jenis Dan Macam Metode Teknik Contoh Cara Langkah Mengumpulkannya Serta Kenapa Itu Penting

Tahukah Anda, Pengertian Data Collection, Apa itu Koleksi atau Pengumpulan Data? Tujuan, Fungsi, Jenis dan Macam Metode, Contoh, Cara Mengumpulkan dan Kenapa itu Penting!

Dalam dunia marketing, mengumpulkan data pelanggan adalah key (kunci) dari hampir semua strategi pemasaran.

Tanpa data (baca selengkapnya pengertian data disini), Anda memasarkan secara membabi buta, hanya berharap untuk menjangkau audiens target Anda.

Banyak bisnis sudah mengumpulkan data secara digital, tetapi tidak tahu cara memanfaatkan apa yang mereka miliki.

Terlepas dari bidang studi atau preferensi untuk mendefinisikan data (kuantitatif, kualitatif), pengumpulan data yang akurat sangat penting untuk menjaga integritas penelitian.

Baik pemilihan instrumen pengumpulan data yang sesuai (yang ada, dimodifikasi, atau baru dikembangkan) dan instruksi yang digariskan dengan jelas untuk penggunaan yang benar mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan.

Terkait hal itu, kali ini Kami akan membahas secara lengkap dan detail tentang apa itu pengertian data collection.

Oke, berikut ini adalah ulasannya!

Pengertian Data Collection

Pengumpulan data (istilah dalam bahasa Indonesia) atau data collection adalah didefinisikan sebagai prosedur mengumpulkan, mengukur dan menganalisis wawasan yang akurat untuk penelitian menggunakan teknik yang divalidasi standar berdasarkan simpulan Kami yang bersumber dari definisi Situs Scribbr.

Perlu untuk diketahui bahwa biasanya seorang peneliti (pakar atau ahli) dapat mengevaluasi hipotesis mereka berdasarkan data yang dikumpulkan.

Dalam banyak kasus, pengumpulan atau data collection adalah langkah utama dan terpenting untuk penelitian, terlepas dari bidang penelitiannya.

Pendekatan pengumpulan atau data collection terbilang berbeda untuk bidang studi yang berbeda, bergantung pada informasi (baca pengertian lengkap tentang informasi disini) yang diperlukan.

Apa itu Koleksi atau Pengumpulan Data?

Gambar Apa Itu Koleksi Pengumpulan Atau Data Collection Serta Tujuan Dan Fungsinya
Gambar Apa Itu Koleksi Pengumpulan Atau Data Collection Serta Tujuan Dan Fungsinya

Jadi, apa itu sebenarnya koleksi atau pengumpulan data itu?

Ya! Seperti yang sudah Kami jelaskan di atas terkait pengertian dan artinya, ini lebih dikenal dengan istilah data collection secara global.

Koleksi atau pengumpulan data adalah proses pengumpulan observasi atau pengukuran yang sistematis.

Menurut beberapa ahli dan pakar, mereka menjelaskan bahwa ini merupakan proses mengumpulkan dan mengukur informasi tentang variabel yang diminati, dalam cara sistematis yang mapan yang memungkinkan seseorang untuk menjawab pertanyaan penelitian yang dinyatakan, menguji hipotesis, dan mengevaluasi hasil.

Hal tersebut juga sesuai menurut penjelasan seorang ahli (pakar) data di Indonesia, yang salah satunya yaitu Suharsimi Arikunto (2000: 134).

Ya! Baik Anda melakukan penelitian untuk tujuan bisnis, pemerintahan, atau akademis, pengumpulan data memungkinkan Anda memperoleh pengetahuan langsung dan wawasan orisinal tentang masalah penelitian Anda.

Meskipun metode dan tujuannya mungkin terbilang berbeda di setiap bidang, keseluruhan proses pengumpulan data sebagian besar tetap sama.

Sebelum Anda mulai mengumpulkan data, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan, antara lain:

  • Tujuan melakukan penelitian.
  • Jenis data yang akan Anda kumpulkan.
  • Metode dan prosedur yang akan Anda gunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, dan memproses data.

Tujuan Data Collection

Agar lebih memahami tentang arti dan apa itu yang dimaksud dengan data collection, maka adalah merupakan hal yang penting bagi Kami untuk juga menjelaskan tentang tujuannya.

Benar, seperti yang sudah Kami singgung berkenaan akan pengertian dan arti koleksi data di atas, dapat kita lihat bahwa istilah data collection ini merupakan pendekatan sistematis untuk mengumpulkan dan mengukur informasi dari berbagai sumber untuk mendapatkan gambaran yang lengkap dan akurat tentang suatu bidang minat.

Baca Juga :  Memahami Pengertian Data Architecture: Apa itu Data Architect? Menurut Para Ahli, Tujuan dan Fungsi, Cara Kerja, Komponen serta Kenapa itu Penting!

Data collection atau pengumpulan data memungkinkan seseorang atau organisasi untuk menjawab pertanyaan yang relevan, mengevaluasi hasil dan membuat prediksi tentang kemungkinan dan trend atau tren masa depan.

Pengumpulan atau koleksi data yang akurat sangat penting dan bertujuan untuk menjaga integritas penelitian, membuat keputusan bisnis yang tepat dan memastikan jaminan kualitas.

Sebagai contoh misalnya, dalam penjualan ritel, data mungkin dikumpulkan dari aplikasi seluler, kunjungan situs website, program loyalitas, dan survei online untuk mempelajari lebih lanjut tentang pelanggan.

Dalam proyek konsolidasi server (baca pengertian server disini), pengumpulan atau data collection tidak hanya mencakup inventaris fisik dari semua server, tetapi juga deskripsi yang tepat tentang apa yang diinstal di setiap server.

Seperti sistem operasi, middleware, dan aplikasi atau database yang didukung server.

Pada intinya, tujuan terpenting dari koleksi, pengumpulan atau data collection adalah memastikan bahwa data yang kaya informasi dan dapat diandalkan dikumpulkan untuk analisis statistik sehingga keputusan berdasarkan data dapat dibuat untuk penelitian.

Fungsi Data Collection

Setelah kita mengetahui arti, pengertian dan apa itu data collection, pastinya kita juga harus mengetahui terkait fungsinya bukan?

Ya! Mengumpulkan data terbilang valuable atau sangat berharga karena Anda dapat menggunakannya untuk membuat keputusan yang tepat.

Semakin relevan data berkualitas tinggi yang Anda miliki, maka semakin besar kemungkinan Anda membuat pilihan yang baik dalam hal pemasaran (marketing), penjualan, layanan pelanggan, pengembangan produk, dan banyak area lain dari bisnis Anda.

Adapun beberapa fungsi dan penggunaan khusus data pelanggan meliputi beberapa hal sebagai berikut.

1. Meningkatkan Pemahaman Anda tentang Audiens Anda

Fungsi data collection yang pertama yaitu untuk meningkatkan pemahaman Anda tentang audiens Anda.

Ya! Mungkin sulit atau tidak mungkin untuk mengenal setiap pelanggan Anda secara pribadi, terutama jika Anda menjalankan bisnis besar atau bisnis online.

2. Mengidentifikasi Area untuk Peningkatan atau Perluasan

Berikutnya yaitu untuk mengidentifikasi area dalam peningkatan atau perluasan.

Benar! Dengan mengumpulkan dan menganalisis data membantu Anda melihat di mana perusahaan Anda berkinerja baik dan di mana ada ruang untuk perbaikan.

Hal itu juga dapat mengungkapkan peluang untuk mengembangkan bisnis Anda.

3. Memprediksi Pola Masa Depan

Menganalisis data yang Anda kumpulkan dapat membantu Anda memprediksi tren atau pola masa depan serta memungkinkan Anda untuk mempersiapkannya.

Saat Anda melihat data untuk situs web baru Anda, misalnya contoh misalnya, Anda mungkin menemukan video yang terus meningkat popularitasnya, dibandingkan dengan artikel.

4. Lebih Mempersonalisasi Konten dan Pesan Anda

Fungsi yang terakhir yaitu agar lebih mempersonalisasi konten dan pesan Anda.

Saat Anda mengetahui lebih banyak tentang pelanggan atau pengunjung situs, Anda dapat menyesuaikan pesan yang Anda kirimkan kepada mereka dengan minat dan preferensi mereka.

Personalisasi ini berlaku untuk pemasar yang mendesain iklan, penerbit memilih iklan mana yang akan dijalankan dan pembuat konten memutuskan format apa yang akan digunakan untuk konten mereka.

Jenis-Jenis dan Macam Metode Data Collection

Membahas terkait dengan data collection, tentunya hal tersebut tidak terlepas daripada apa saja jenis dan macam metode koleksi atau pengumpulannya.

Benar! Berdasarkan data yang ingin Anda kumpulkan, Anda dapat menentukan metode mana yang paling sesuai untuk penelitian Anda.

Sebagai contoh misalnya seperti menggunakan beberapa metode populer di bawah ini:

  • Penelitian eksperimental yang pada dasarnya adalah metode kuantitatif.
  • Wawancara/kelompok fokus dan etnografi yang merupakan metode kualitatif.
  • Survei, observasi, penelitian arsip dan pengumpulan data sekunder yang dapat berupa metode kuantitatif atau kualitatif.
Baca Juga :  Mengenal Pengertian User-Generated Content (UGC): Manfaat, Jenis serta Cara Membuat dan Membangunnya yang Baik dan Benar!

Pertimbangkan dengan cermat metode apa yang akan Anda gunakan untuk mengumpulkan data yang membantu Anda menjawab pertanyaan penelitian secara langsung.

Di bawah ini adalah tabel jenis-jenis dan macam metode koleksi, pengumpulan atau data collection yang sudah Kami rangkum agar lebih mudah dimengerti.

MetodeKapan Harus DigunakanCara Kerja Metodenya
Percobaan (testing)Untuk menguji hubungan sebab akibat.Memanipulasi variabel dan mengukur pengaruhnya terhadap orang lain.
SurveiUntuk memahami karakteristik umum atau pendapat sekelompok orang.Membagikan daftar pertanyaan ke sampel online, secara langsung atau melalui telepon.
Wawancara/kelompok fokusUntuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang persepsi atau pendapat tentang suatu topik.Mengajukan pertanyaan terbuka kepada peserta secara lisan dalam wawancara individu atau diskusi kelompok terfokus.
Pengamatan (observation)Untuk memahami sesuatu dalam suasana alaminya.Mengukur atau mensurvei sampel tanpa mencoba memengaruhinya.
EtnografiUntuk mempelajari budaya komunitas atau organisasi secara langsung.Bergabung dan berpartisipasi dalam komunitas dan mencatat pengamatan dan refleksi Anda.
Penelitian arsipUntuk memahami peristiwa, kondisi, atau praktik saat ini atau sejarah.Akses manuskrip, dokumen atau catatan dari perpustakaan, penyimpanan atau internet.
Pengumpulan data sekunderUntuk menganalisis data dari populasi yang tidak dapat Anda akses secara langsung.Menemukan kumpulan data yang ada yang telah dikumpulkan, dari sumber seperti lembaga pemerintah atau organisasi penelitian.

Contoh Koleksi dan Pengumpulan Data

Ilustrasi Gambar Contoh Dan Bagaimana Cara Melakukan Koleksi Pengumpulan Atau Data Collection Serta Kenapa Itu Penting
Ilustrasi Gambar Contoh Dan Bagaimana Cara Melakukan Koleksi Pengumpulan Atau Data Collection Serta Kenapa Itu Penting

Selanjutnya, dalam subbagian ini Kami akan menjelaskan tentang seperti apa contoh koleksi, pengumpulan atau data collection.

Yup! Perlu Kami tekankan disini bahwa pengumpulan data merupakan aspek penting dari penelitian.

Untuk example atau contoh sendiri, akan Kami jelaskan sebagai berikut.

Mari kita pertimbangkan contoh produsen seluler, perusahaan X, yang meluncurkan varian produk baru.

Untuk melakukan penelitian tentang fitur, kisaran harga, pasar sasaran, analisis pesaing, dan lainnya, maka data harus dikumpulkan dari sumber yang sesuai.

Tim marketing atau pemasaran dapat melakukan berbagai aktivitas pengumpulan data seperti survei online atau grup fokus.

Untuk survey atau surveinya sendiri, itu harus memiliki semua pertanyaan yang tepat tentang fitur dan harga seperti “Apa 3 fitur teratas yang diharapkan dari produk mendatang?” atau “Seberapa besar kemungkinan Anda akan membelanjakan untuk produk ini?” atau “Pesaing mana yang menyediakan produk serupa?” dan lain sebagainya.

Untuk melakukan kelompok fokus, tim pemasaran harus memutuskan peserta serta mediatornya.

Topik diskusi dan tujuan di balik penyelenggaraan FGD harus dijelaskan terlebih dahulu agar diskusi konklusif dapat dilakukan.

Metode pengumpulan data dipilih tergantung pada sumber daya yang tersedia seperti yang sudah Kami jelaskan dalam tabel jenis-jenis dan macam data collection sebelumnya.

Sebagai contoh misalnya, melakukan kuesioner dan survei akan membutuhkan sumber daya paling sedikit sementara kelompok fokus membutuhkan sumber daya yang cukup tinggi.

5 Langkah dan Cara Melakukan Koleksi dan Pengumpulan Data (Data Collection)

Kemudian, bagaimana caranya untuk mengumpulkan data ini?

Betul sekali! Ada banyak teknik berbeda untuk mengumpulkan berbagai jenis data kuantitatif, tetapi ada proses mendasar yang biasanya akan Anda ikuti, apa pun metode pengumpulan data yang Anda gunakan.

Proses data collection tersebut terdiri dari 5 (lima) langkah dan cara utama yaitu adalah sebagai berikut:

1. Tentukan Informasi Apa yang Ingin Anda Kumpulkan

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memilih detail apa yang ingin Anda kumpulkan.

Anda harus memutuskan topik apa yang akan dicakup informasi, dari siapa Anda ingin mengumpulkannya dan berapa banyak data yang Anda butuhkan.

2. Tetapkan Jangka Waktu untuk Pengumpulan Data

Selanjutnya, Anda dapat mulai merumuskan rencana Anda tentang bagaimana Anda akan mengumpulkan data Anda.

Pada tahap awal proses perencanaan Anda, Anda harus menetapkan kerangka waktu untuk pengumpulan data Anda.

Baca Juga :  Mendalami Pengertian URL: Menurut Para Ahli, Sejarah, Fungsi, Jenis, Struktur, Bagian dan Contohnya!

Anda mungkin ingin mengumpulkan beberapa jenis data secara terus menerus.

3. Tentukan Metode Pengumpulan Data Anda

Pada langkah yang ke-3 (tiga) ini, Anda akan memilih metode pengumpulan data yang akan menjadi inti dari strategi pengumpulan data Anda.

Untuk memilih metode pengumpulan yang tepat, Anda perlu mempertimbangkan jenis informasi yang ingin Anda kumpulkan, jangka waktu Anda akan mendapatkannya, dan aspek lain yang Anda tentukan.

4. Mulai Mengumpulkan Data

Yang terakhir yaitu mulai mengumpulkan data.

Setelah Anda menyelesaikan rencana Anda, Anda dapat menerapkan strategi pengumpulan data dan mulai mengumpulkan data.

Anda dapat menyimpan dan mengatur data Anda.

Pastikan untuk tetap berpegang pada rencana Anda dan periksa kemajuannya secara teratur.

Mungkin berguna untuk membuat jadwal kapan Anda akan memeriksa bagaimana pengumpulan data Anda berjalan, terutama jika Anda mengumpulkan data secara terus menerus.

Kenapa Data Collection Penting?

Lalu kenapa data collection ini penting?

Sebelumnya, jika kalian yang sedang membaca postingan Kami disini dan kebetulan sedang bertanya-tanya tentang apa pentingnya koleksi, pengumpulan atau data collection ini, maka dapat Kami katakan bahwa kalian berada di tempat yang tepat!

Mengapa? Tentu saja karena disini Kami juga akan menjelaskan tentang itu!

Ya! Mengumpulkan data memungkinkan Anda menyimpan dan menganalisis informasi penting tentang pelanggan yang ada dan calon pelanggan.

Mengumpulkan informasi ini juga dapat menghemat anggaran perusahaan Anda dengan membangun database pelanggan untuk upaya pemasaran dan penargetan ulang di masa mendatang.

Anda tidak perlu lagi membuat sesuatu, yaa dapat disebut seperti “jaring lebar” untuk menjangkau calon konsumen dalam audiens target Anda.

Anda dapat memfokuskan upaya pemasaran dan uang Anda pada mereka yang memiliki kecenderungan tertinggi untuk mengambil tindakan.

Berbeda dengan pengumpulan data secara langsung atau direct data collection, pengumpulan data secara digital memungkinkan ukuran sampel yang jauh lebih besar dan meningkatkan keandalan data.

Biayanya lebih murah dan lebih cepat daripada data langsung, dan menghilangkan potensi bias atau kesalahan manusia dari data yang dikumpulkan.

Selain itu, perlu kalian ketahui, adapun konsekuensi dari data yang dikumpulkan secara tidak benar termasuk:

  • Ketidakmampuan untuk menjawab pertanyaan penelitian secara akurat.
  • Ketidakmampuan untuk mengulangi dan memvalidasi penelitian.
  • Hasil temuan yang terdistorsi sehingga sumber daya terbuang percuma.
  • Menyesatkan peneliti lain untuk mengejar penyelidikan yang sia-sia.
  • Mengorbankan keputusan untuk kebijakan publik.
  • Menyebabkan kerugian bagi peserta manusia dan subjek hewan.

Memang, meskipun tingkat dampak dari pengumpulan data yang salah dapat bervariasi menurut disiplin ilmu dan sifat penyelidikan, terdapat potensi untuk menyebabkan kerugian yang tidak proporsional ketika hasil penelitian ini digunakan untuk mendukung rekomendasi kebijakan publik.

Kesimpulan

Oke baiklah, Kami rasa sudah cukup jelas untuk sekarang. Jadi, berdasarkan penjelasan dan pembahasan Pengertian Data Collection, Apa itu Koleksi atau Pengumpulan Data? Tujuan, Fungsi, Jenis dan Macam Metode, Contoh, Cara Mengumpulkan dan Kenapa itu Penting di atas, dapat kita simpulkan bahwa koleksi, pengumpulan atau data collection adalah proses pengumpulan informasi kuantitatif dan kualitatif tentang variabel tertentu dengan tujuan untuk mengevaluasi hasil atau untuk mendapatkan wawasan yang dapat ditindaklanjuti.

Koleksi atau pengumpulan data yang baik membutuhkan proses yang jelas untuk memastikan data yang Anda kumpulkan bersih, konsisten, dan dapat diandalkan. Namun, menetapkan proses tersebut bisa menjadi rumit. Hal ini melibatkan mencatat tujuan Anda, mengidentifikasi persyaratan data Anda, memutuskan metode pengumpulan data, dan akhirnya mengatur rencana pengumpulan data yang mensintesis aspek terpenting dari program Anda.

Penutup

Demikianlah apa yang dapat Kami sampaikan dalam postingan kali ini, dimana Kami membahas mengenai Pengertian Data Collection, Apa itu Koleksi atau Pengumpulan Data? Tujuan, Fungsi, Jenis dan Macam Metode, Contoh, Cara Mengumpulkan dan Kenapa itu Penting. Semoga apa yang telah Kami sampaikan disini dapat bermanfaat serta juga bisa menambah wawasan kalian semua dalam memahami dan mempelajari dunia teknologi dan bisnis dalam bidang data.

Silahkan like, share kepada teman, kerabat serta rekan bisnis kalian semua dan jangan lupa juga untuk subscribe Blog Kami dengan e-mail serta YouTube Kami. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar