Mengenal Apa Itu Pengertian Protokol Jaringan: Sejarah, Cara Kerja dan Jenisnya

0
Ilustrasi Gambar Dari Pengertian Protokol Jaringan Apa Itu Pengertian Jaringan Sejarah Cara Kerja Dan Jenisnya
Ilustrasi Gambar Dari Pengertian Protokol Jaringan Apa Itu Pengertian Jaringan Sejarah Cara Kerja Dan Jenisnya

Sebenarnya, apa itu pengertian Protokol Jaringan? Protokol Jaringan adalah seperangkat aturan yang ditetapkan yang menentukan cara memformat, mengirim dan menerima Data sehingga perangkat Networking (Jaringan) di Komputer dari Server dan router ke titik akhir yang dapat berkomunikasi terlepas dari perbedaan infrastruktur, desain, atau standar yang mendasarinya.

Agar berhasil mengirim dan menerima informasi, perangkat di kedua sisi pertukaran komunikasi harus menerima dan mengikuti konvensi protokol. Dukungan untuk Protokol Jaringan dapat dibangun ke dalam Software (Perangkat Lunak), Hardware (Perangkat Keras) atau keduanya. Protokol Jaringan standar menyediakan bahasa umum untuk perangkat dalam jaringan. Tanpa mereka, Komputer tidak akan tahu cara berhubungan satu sama lain. Akibatnya, kecuali jaringan khusus yang dibangun di sekitar arsitektur tertentu, beberapa jaringan akan dapat berfungsi, dan internet seperti yang kita tahu tidak akan ada. Hampir semua pengguna akhir jaringan bergantung pada protokol jaringan untuk konektivitas.

Pengertian Protokol Jaringan

Protokol Jaringan adalah standar dan kebijakan formal yang terdiri dari aturan, prosedur, dan format yang mendefinisikan komunikasi antara dua atau lebih perangkat melalui jaringan. Protokol jaringan mengatur proses ujung ke ujung dari data atau komunikasi jaringan yang tepat waktu, aman dan terkelola menurut simpulan yang Kami ambil dari Situs Technopedia.

Sejarah Singkat Protokol Jaringan

Ilustrasi Gambar Pengertian Protokol Jaringan Sejarah Cara Kerja Dan Jenis Protokol Jaringan
Ilustrasi Gambar Pengertian Protokol Jaringan Sejarah Cara Kerja Dan Jenis Protokol Jaringan

Dalam membahas mengenai apa itu pengertian Protokol Jaringan kita juga harus mengetahui sedikit tentang sejarahnya. Protokol Jaringan ini dirancang pertama kali pada awal Tahun 1970-an. Tapi, kala itu beliau hanya dipakai buat menghubungkan beberapa node dan tidak diperkirakan bakal berkembang secara dunia seperti kini. Sekarang saat memasuki Tahun 1990-an masyarakat sadar bahwa pertumbuhan internet mulai terlihat.

Baca Juga :  Pengertian Ivy Bridge: Sejarah, Tujuan, Fitur dan Model Processor Ivy Bridge

Dari sana, muncullah berbagai macam protokol yang digunakan dari kalangan tertentu. Tetapi, ada kasus baru, dimana jenis protokol berdasarkan pabrik tertentu tidak akan dapat saling terhubung dengan protokol yang lain. Akhirnya, ISO (International Standard Organization) menciptakan standarisasi protokol yang dikenal dengan OSI (Open System Interconnection). Tapi, dalam perkembangannya, OSI telah digantikan oleh TCP/IP yang lebih diterima oleh masyarakat.

Awalnya, protokol diciptakan oleh sebuah perusahaan agar dapat mendukung komunikasi antara perangkat buatan dari mereka. Kelemahannya, apabila alat yang tidak dibuat dari satu vendor tertentu, maka pertukaran informasi pun akan sulit dilakukan. Oleh karena itulah, protokol-protokol tersebut mulai tidak digunakan dan juga digantikan oleh protokol standar. Perlu diketahui bahwa, tidak semua protokol memiliki fitur atau fungsi yang sama. Sebagian diantaranya memang serupa, tapi mereka berada pada tingkatan yang berbeda.

Cara Kerja Protokol Jaringan

Berdasarkan pengertian Protokol Jaringan di atas, Protokol jaringan memecah proses-proses yang lebih besar menjadi fungsi-fungsi dan tugas-tugas yang terpisah dan didefinisikan secara sempit di setiap tingkat jaringan. Dalam model standar, yang dikenal sebagai model Open Systems Interconnection (OSI), satu atau lebih protokol jaringan mengatur aktivitas di setiap lapisan dalam pertukaran telekomunikasi.

Satu set protokol jaringan yang bekerja sama disebut seperangkat protokol. TCP/IP suite mencakup banyak protokol lintas lapisan seperti data, jaringan, transportasi dan lapisan aplikasi yang bekerja bersama untuk memungkinkan konektivitas internet. Ini termasuk:

  • Transmission Control Protocol (TCP); yang menggunakan seperangkat aturan untuk bertukar pesan dengan titik internet lainnya di tingkat paket informasi;
  • User Datagram Protocol (UDP); yang bertindak sebagai protokol komunikasi alternatif untuk TCP dan digunakan untuk membangun koneksi latensi rendah dan toleransi kerugian antara aplikasi dan Internet.
  • Protokol Internet (IP); yang menggunakan seperangkat aturan untuk mengirim dan menerima pesan di tingkat alamat Internet; dan
  • protokol jaringan tambahan yang mencakup Hypertext Transfer Protocol (HTTP) dan File Transfer Protocol (FTP), yang masing-masing telah menetapkan seperangkat aturan untuk bertukar dan menampilkan informasi.
Baca Juga :  Pengertian Dejavu: Menurut Para Ahli, Penyebab dan Macam-Macam Dejavu

Setiap paket yang dikirim dan diterima melalui jaringan berisi data biner. Sebagian besar protokol akan menambahkan header di awal setiap paket untuk menyimpan informasi tentang pengirim dan tujuan pesan yang dituju. Beberapa protokol juga dapat menyertakan footer di bagian akhir dengan informasi tambahan. Protokol jaringan memproses header dan footer ini sebagai bagian dari data yang bergerak di antara perangkat untuk mengidentifikasi pesan dari jenis mereka sendiri.

Jenis-Jenis Protokol Jaringan

Mengacu pada pengertian dan definisi Protokol Jaringan di atas, menggabungkan semua proses, persyaratan, dan kendala memulai dan menyelesaikan komunikasi antara komputer, server, router, dan perangkat yang mendukung jaringan lainnya.

Protokol Jaringan harus dikonfirmasi dan diinstal oleh pengirim dan penerima untuk memastikan komunikasi jaringan data dan berlaku untuk perangkat lunak dan perangkat keras yang berkomunikasi di jaringan. Adapun beberapa jenis Protokol Jaringan adalah sebagai berikut:

a. Network Communication Protocols (Protokol Komunikasi Jaringan)

Protokol komunikasi data dasar ini seperti TCP / IP dan HTTP.

b. Netwotk Security Protocols (Protokol Keamanan Jaringan)

Protokol keamanan jaringan disini menerapkan keamanan melalui komunikasi jaringan dan termasuk HTTPS, SSL dan SFTP.

c. Network Management Protocols (Protokol Manajemen Jaringan)

Protokol manajemen jaringan, mereka enyediakan tata kelola dan pemeliharaan jaringan dan termasuk SNMP dan ICMP.

Apa itu 7 OSI Layer dan Fungsinya?

Gambar Apa Itu 7 OSI Layer Dan Fungsinya Masing-Masing
Gambar Apa Itu 7 OSI Layer Dan Fungsinya Masing-Masing

Ada banyak jenis jaringan yang didalamnya terdapat protokol seperti beberapa jenis berikut ini:

1. Physical Layer

Physical layer berfungsi sebagai suatu atau sebuah proses konversi data digital dan analog (electricity voltage) ataupun sebaliknya.

2. Data Link Layer

Fungsinya adalah untuk mengatur proses pengiriman data melalui media dan menentukan pengalamatan secara fisik.

Baca Juga :  Pengertian Data Visualization: Sejarah, Tujuan dan Jenis Data Visual

3. Network Layer

Fungsinya antara lain menentukan penentuan jalur pengiriman data antara end-systems dan mengkonfigurasi routing.

4. Transport layer

Fungsinya adalah untuk menentukan kehandalan pengiriman data, membangun dan menjaga Virtual Circuit antar host atau jaringan. Transport layer juga berfungsi untuk memperbaiki informasi data yang dikirimkan, dengan meminta kembali kepada hosts pengirim.

5. Session layer

Fungsi Session Layer adalah untuk membangun, mengatur, mengentikan, sesi antar aplikasi atau layanan.

6. Presentation Layer

Fungsi Presentation Layer adalah menjamin data dapat dibaca oleh sistem yang menerima data. Presentation Layer juga berfungsi dalam menentukan format data yang dikirimkan atau yang diterima serta untuk menentukan struktur datanya.

7. Application Layer

Fungsi Application Layer adalah sebagai Aplikasi atau layanan yang dapat melakukan komunikasi data, misalnya seperti Electronic Mail, File Transfer, Browser dan lain sebagainya.

Kesimpulan

Jadi, dari pembahasan mengenai apa itu pengertian dan definisi Protokol Jaringan, Cara Kerja Protokol Jaringan dan jenis-jenisnya di atas, dapat kita simpulkan bahwa Pengertian Protokol Jaringan adalah sebuah aturan hubungan komunikasi data di dalam jaringan komputer. Untuk dapat berkomunikasi dengan berbagai macam vendor diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetujui oleh beberapa pihak.

Penutup

Demikianlah pembahasan Kami kali ini yang membahas mengenai apa itu pengertian dan definisi Protokol Jaringan, Sejarah, Cara Kerja dan Jenis Protokol Jaringan serta Apa itu 7 Model OSI Layer dan Fungsinya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Silahkan berikan komentar Anda melalui kolom komentar yang tersedia di bawah ini. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar