Pengertian Hotspot: Sejarah, Jenis dan Perbedaannya dengan Wifi Lengkap!

2
Pengertian-Hotspot
Ilustrasi Koneksi Wireless yang ada pada Smartphone

Apa itu Pengertian Hotspot dan Perbedaannya dengan Wifi dan Wireless? Di dalam dunia teknologi internet sekarang ini hotspot merupakan terminologi yang tak bisa lepas dari perbincangan sehari-hari. Ada beberapa label dan stiker yang juga terpampang pada area publik pun tak jarang menampilkan ketiga istilah tersebut. Pada artikel kali ini, kita akan membahas pengertian Hotspot tersebut, sekaligus Perbedaan Hotspot dengan Wifi hal-hal yang berhubungan dengan terminologi tersebut, berikut ulasannya.

Pengertian Hotspot

Pengertian Hotspot adalah lokasi fisik dimana orang dapat mendapatkan akses Internet, yang mana umumnya memakai teknologi Wi-Fi, melalui jaringan area lokal nirkabel (Wireless Local Area Network, disingkat WLAN) memakai router yang terhubung ke penyedia layanan internet (Internet Service Provider, disingkat ISP).

Beberapa jaringan HotSpot terbuka bebas bagi setiap pengguna, sementara sebagian yang lain diproteksi oleh password sehingga setiap pengguna yang ingin masuk ke dalam jaringan harus memasukkan password yang tepat sebelum dapat terhubung. Hotspot ini dapat diaplikasikan mulai dari area rumah hingga perkantoran dan area publik yang cukup luas. Untuk lebih jelasnya, Hotspot yaitu adalah lokasi fisik dimana orang dapat memperoleh akses Internet, biasanya menggunakan teknologi WiFi, melalui jaringan area lokal nirkabel (WLAN) dengan menggunakan router yang terhubung ke penyedia layanan internet.

Hotspot publik ini dapat dibuat oleh bisnis untuk digunakan oleh pelanggan, seperti kedai kopi atau hotel. Hotspot untuk umum biasanya dibuat dari titik akses wireless yang dikonfigurasi untuk menyediakan akses Internet, yang dikendalikan sampai tingkat tertentu oleh tempat tersebut. Didalam bentuknya yang paling sederhana yaitu tempat-tempat yang memiliki akses Internet broadband dapat menciptakan akses wireless publik dengan mengkonfigurasi access point (AP), bersamaan dengan router dan menghubungkan AP ke koneksi Internet.

Hotspot pribadi ini dapat dikonfigurasi pada smartphone atau tablet dengan paket data jaringan seluler untuk memungkinkan akses Internet ke perangkat lain melalui pasangan Bluetooth atau jika perangkat hotspot dan perangkat mengaksesnya tersambung ke jaringan Wi-Fi yang sama.

Selain itu juga, Anda juga bisa menggunakan laptop atau perangkat portable lainnya yang sesuai untuk mengakses koneksi nirkabel (biasanya Wi-Fi) yang disediakan. Dari sekitar 150 juta laptop, 14 juta PDA, dan juga perangkat Wi-Fi lain yang muncul terjual per tahun selama beberapa tahun terakhir, sebagian besar telah memiliki fitur WiFi.

Dikutip dari, peta interaktif iPass pada tahun 2014, yang menunjukkan data yang diberikan oleh analis Maravedis Rethink, menunjukkan bahwa pada bulan Desember 2014 terdapat 46.000.000 hotspot di seluruh dunia dan lebih dari 22.000.000 hotspot yang dapat diakses diruangan. Lebih dari 10.900 hotspot yang berada di kereta, pesawat terbang dan bandara (Wi-Fi bergerak) dan lebih dari 8.500.000 sumber hotspot “bermerek” (ritel, kafe, hotel). Wilayah dengan jumlah hotspot publik terbesar yaitu adalah Eropa, diikuti oleh Amerika Utara dan Asia.

Sejarah Hotspot

Setelah mengetahui tentang pengertian hotspot, kita juga harus mengetahui sejarahnya juga. Konsep hotspot ini pertama kali diusulkan oleh Henrik Sjödin pada saat konferensi NETWORLD + Interop di Moscone Center di San Francisco pada bulan Agustus 1993. Namun pada waktu itu, Sjödin tidaklah menggunakan istilah “hotspot” namun disebut dengan wireless local area networks (wireless LANs) yang mampu diakses oleh publik.

Baca Juga :  Pengertian Komunikasi: Tujuan, Fungsi, Syarat dan Jenis Komunikasi

Perusahaan komersial yabg pertama yang mana mereka mencoba membuat public local area access network merupakan sebuah perusahaan yang didirikan di Richardson, Texas yang pula dikenal menjadi PLANCOM (Public Local Area Network Communications).

Para pendiri perusahaannya yaitu Mark Goode, Greg Jackson, dan Brett Stewart membubarkan perusahaan pada tahun 1998, sedangkan Goode dan Jackson membentuk MobileStar Networks. Perusahaan tadi adalah satu dari yang pertama dalam menandatangani lokasi-lokasi akses publik seperti Starbucks, American Airlines, dan Hilton Hotel.

Perusahaan ini lalu dijual ke Deutsche Telecom pada tahun 2001, dan namanya diubah sebagai “T-Mobile Hotspot”. Saat itulah istilah “hotspot” sebagai terkenal sebagai acuan untuk lokasi yang di mana Wireless LAN tersedia buat diakses dari publik, supaya terhubung ke internet.

Jenis-Jenis Hotspot

rm-gambar-pengertian-hotspot-pertama
Ilustrasi Gambar Jenis Hotspot

Selain dari pengertian hotspot, tentu ada juga jenis-jenis hotspot. Ada beberapa jenis Hotspot yang di area-area eksklusif yang biasa Anda pakai, antara lain:

a. Free Hotspot

Ini merupakan jenis hotspot dimana publik mampu mengakses jaringan dengan dan juga bebas. Fasilitas free hotspot biasanya disediakan menjadi fasilitas tambahan buat pelanggan hotel, Cafe dan usaha-bisnis lainnya. Free hotspot pula kadang dipasang semi tetap yang di program pameren personal komputer atau konferensi/seminar personal komputer.

Pada masalah ini, admin sebagai orang yang mengontrol jaringan menonaktifkan persyaratan otentikasi (authentication requirements) dan juga membuka koneksi jaringan sebagai akibatnya siapapun dapat mengakses jaringan tadi.

b. Hotspot Berbayar

Untuk memakai Hotspot Berbayar, Anda harus membayar sewa hotspot langsung ke pemilik gedung, umumnya di ruangan hotel, restoran, atau kedai kopi.

Tidak seluruh Hotel, Cafe atau perusahaan mampu menaruh layanan internet secara gratis. Karena itulah, mereka biasanya mengambil kebijakan bagi menyediakan layanan hotspot berbayar kepada pengguna bagi menutupi porto layanan internet yang mereka sewa dari Internet Service Provider (ISP).

c. Hotspot Berbayar ke Operator WiFi Hotspot

Jenis Hotspot berbayar ini misalnya Boingo, iPASS Operator WiFi HotSpot ini merupakan jaringan internasional yang mempunyai ada banyak pengguna mobile secara internasional. Jenis HotSpot ini biasanya sangat diminati dari orang-orang yang seringkali perjalanan jauh bahkan ke luar negeri misalnya traveler atau pengusaha yang seringkali melakukan usaha yang di luar negeri.

Tentunya sebuah Hotspot mampu adalah gabungan dari beberapa jenis Hotspot menjadi satu kesatuan, tidaklah harus menyediakan hanya satu jenis saja. Jadi mampu saja, HotSpot berbayar ke pemilik gedung dan berbayar ke operator WiFi Hotspot yang di operasikan kepada sebuah Hotspot, jadi untuk pengguna biasa yang tidaklah berlangganan ke iPass dapat tetap memakai dengan dan juga membayar biayanya ke pemilik gedung.

Perbedaan Hotspot dengan Wifi dan Wireless

rm-gambar-pengertian-hotspot-kedua
Ilustrasi Gambar Perbedaan Hotspot dengan Wifi

Hotspot dan juga Wifi, keduanya digunakan untuk tujuan yang sama untuk menyediakan internet tanpa kabel. Seringkali orang berasumsi bahwa kedua istilah tersebut digunakan secara bergantian namun mereka lupa membandingkannya sesuai dengan fungsi dan fiturnya. Ada beberapa perbedaan mendasar antara Hotspot dan Wifi mengenai kecepatan, kinerja, keamanan dan cakupan area.

Baca Juga :  Pengertian E-Book: Fungsi, Tujuan serta Kelebihan dan Kekurangannya Lengkap

Adapun perbedaan utama dari Hotspot dan Wifi adalah:

  • Wi-Fi yaitu adalah istilah umum yang digunakan dalam situasi ketersediaan internet tanpa kabel sementara hotspot adalah sejenis router atau perangkat fisik yang digunakan untuk menyediakan internet melalui teknologi nirkabel.
  • Wi-Fi itu sendiri yaitu adalah sejenis penyedia layanan Internet sedangkan hotspot bukan karena hanya sekedar jalur akses.
  • Sampai batas tertentu, Wi-Fi itu sendiri adalah lebih aman daripada hotspot karena di hotspot ada orang yang bisa mengakses internet dan dalam beberapa kasus bisa melihat lalu lintas pengguna juga.
  • Sinyal Wi-Fi ini bisa diakses hingga kisaran 20 meter atau 66 kaki sedangkan sinyal hotspot bisa akses di kisaran 33 ft.
  • Didalam sebagian kasus, banyak pengguna hotspot yang memberikan kecepatan rendah dibandingkan dengan Wi-Fi.
  • Wi-Fi juga masih merupakan layanan internet berbayar di banyak lokasi, sementara layanan hotspot sebagian besar gratis karena ditawarkan untuk menyenangkan pelanggan atau pengunjung.
  • Layanan hotspot ini sebagian besar disediakan oleh perusahaan seluler atau telepon sementara layanan Wi-Fi disediakan oleh penyedia layanan internet area lokal.

Untuk lebih jelasnya, berikut kita jelaskan secara detail pengertian dari Wifi dan apa itu Wireless secara Lengkap.

a. Pengertian Wifi

Wifi ini dieja dengan wai-fai (bukan wifi) adalah singkatan dari Wireless Fidelity, merupakan aliansi kelompok industri untuk membentuk standar interoperabilitas antar perangkat WLAN agar setiap perangkat yang telah disertifikasi WiFi akan dapat saling terhubung meskipun berbeda vendor atau merek. Tanda dari WiFi ini sering terlihat di area-area yang memang mendukung koneksi internet berbasis WLAN (wireless LAN). Secara garis besar, WiFi adalah sama persis dengan WLAN. WiFi lebih dikenal karena lebih sering digunakan.

WiFi yaitu adalah teknologi untuk jaringan area lokal nirkabel dengan perangkat berdasarkan standar IEEE 802.11. WiFi adalah merek dagang dari Aliansi WiFi, yang membatasi penggunaan istilah WiFi Certified ke produk yang berhasil menyelesaikan pengujian sertifikasi interoperabilitas.

Perangkat yang dapat menggunakan teknologi WiFi ini ialah mencakup komputer pribadi, konsol video game, telepon dan tablet, kamera digital, smart TV, pemutar audio digital dan printer modern. Perangkat yang kompatibel dengan Wi-Fi ini dapat terhubung ke Internet melalui WLAN dan jalur akses nirkabel.

Titik akses seperti WiFi ini memiliki jarak sekitar 20 meter (66 kaki) di dalam ruangan dan jarak luar yang lebih jauh. Cakupan WiFi bisa sekecil satu ruangan dengan dinding yang menghalangi gelombang radio, atau seluas kilometer persegi yang dicapai dengan menggunakan beberapa titik akses yang tumpang tindih.

WiFi paling umum menggunakan SHH ISM 2,4 gigahertz (12 cm) dan juga 5,8 gigahertz (5 cm) radio bands. Siapa pun yang berada dalam jangkauan dengan modem nirkabel dapat mencoba mengakses jaringan. Sementara itu, WiFi juga bisa digunakan untuk keperluan seperti:

  • Kirim dokumen ke printer dari komputer atau smartphone manapun
  • Teruskan pemberitahuan dari smartphone ke PC
  • Tether smartphone ke komputer untuk akses internet
  • Streaming film dari TV maupun laptop
  • Membagikan sejumlah dokumen antar komputer
  • Streaming audio ke speaker lainnya di rumah
  • Transfer foto dari kamera digital ke smartphone
  • Sinkron perpustakaan musik, foto maupun file lainnya dengan USB Free
Baca Juga :  Pengertian Kerning: Cara Kerning dan Tipsnya dalam Typography

Penerapan dari standar wifi dalam teknologi ICT sangat luas sekali. Di Indonesia sendiri, beberapa waktu belakangan muncul sebuah layanan yang bernama Indonesia Wifi (@wifi.id) yang menjangkau hampir seluruh area publik di nusantara. Untuk melihat detail, silahkan menuju ke link ini.

b. Apa itu Wireless?

Wireless adalah sebuah jaringan tanpa kabel yang menggunakan udara sebagai media transmisinya untuk menghantarkan gelombang elektromagnetik. Untuk jaringan internet yang ada pada komputer, wireless secara spesifik diistilahkan sebagai wireless LAN (WLAN).

Pada WLAN pun, transmisi radio berfungsi selayaknya ‘kabel’, sementara Access Point berfungsi sebagaimana HUB pada jaringan konvensional. Standar teknologi WLAN adalah IEEE 802.11 yang terdiri dari IEEE 802.11a, IEEE 802.11b dan IEEE 802.11g dengan kecepatan, mulai dari 11 Mbps hingga 54 Mbps.

Secara harfiah, wireless yaitu adalah proses transfer informasi atau power antara dua atau lebih titik yang tidak dihubungkan oleh konduktor listrik. Teknologi wireless yang paling umum yaitu adalah menggunakan gelombang radio. Adapun jarak gelombang radio ini bisa singkat, seperti beberapa meter untuk Bluetooth atau sejauh jutaan kilometer untuk komunikasi radio dalam-ruang angkasa.

Selain itu juga, wireless mencakup berbagai jenis aplikasi tetap, bergerak, dan portabel, termasuk radio dua arah, telepon seluler, personal digital assistant (PDA), dan jaringan nirkabel. Contoh lain dari aplikasi teknologi nirkabel radio ini yaitu ialah termasuk unit GPS, pembuka pintu garasi, mouse komputer nirkabel, keyboard dan headset, headphone, penerima radio, televisi satelit, televisi siaran dan telepon tanpa kabel.

Metode yang kurang umum digunakan dalam komunikasi wireless ialah mencakup penggunaan teknologi nirkabel elektromagnetik lainnya, seperti medan cahaya, magnet, atau medan listrik atau penggunaan suara. Istilah wireless ini telah digunakan dua kali didalam sejarah komunikasi, dengan arti yang sedikit berbeda.

Awalnya, wireless ini digunakan sekitar tahun 1890 untuk teknologi pemancar dan transmitter radio pertama, seperti dalam telegrafi nirkabel, sampai radio kata baru yang menggantinya sekitar tahun 1920. Istilah wireless dihidupkan kembali pada tahun 1980-an dan 1990-an terutama untuk membedakan perangkat digital yang berkomunikasi tanpa kabel, seperti contoh yang tercantum dalam paragraf sebelumnya, dari yang memerlukan kabel atau tidak membutuhkan kabel. Wireless pun menjadi semakin populer karena penggunaan utamanya di tahun 2000-an, berkat kemunculan teknologi seperti LTE, LTE-Advanced, Wi-Fi dan Bluetooth.

Layanan izin operasi wireless, seperti komunikasi jarak jauh, yang tidak mungkin untuk diterapkan dengan penggunaan kabel. Istilah ini biasa digunakan pada industri telekomunikasi untuk merujuk pada sistem telekomunikasi (misalnya pemancar dan penerima radio, remote control, dan lainnya) Yang menggunakan beberapa bentuk energi (misalnya gelombang radio, energi akustik) untuk mentransfer informasi tanpa menggunakan kabel.

Penutup

Demikianlah ulasan kali ini mengenai Pengertian Hotspot, Jenis dan Perbedaannya dengan Wifi semoga bermanfaat. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Pilihan Editor:

2 KOMENTAR

Tinggalkan Komentar