Pengertian Database: Sejarah, Fungsi, Contoh dan Perbedaannya dengan Spreadsheets

0
Ilustrasi Gambar Pengertian Database Sejarah Evolusi Dan Perkembangan Database Serta Fungsi Database Beserta Contohnya
Ilustrasi Gambar Pengertian Database Sejarah Evolusi Dan Perkembangan Database Serta Fungsi Database Beserta Contohnya

Sebenarnya, Apa itu Pengertian Database? Ya, Database adalah kumpulan informasi terstruktur, atau data, yang biasanya disimpan secara elektronik dalam sistem komputer. Database atau Basis Data ini biasanya dikendalikan oleh Database Management System (DBMS). Bersama-sama, Data dan DBMS, bersama dengan aplikasi yang terkait dengannya, disebut sebagai Sistem Basis Data, dan biasanya sering disingkat menjadi hanya Basis Data saja.

Data dalam jenis-jenis Database yang paling umum dalam operasi saat ini biasanya dimodelkan dalam baris dan kolom dalam serangkaian tabel untuk membuat pemrosesan dan kueri data menjadi efisien. Data kemudian dapat dengan mudah diakses, dikelola, dimodifikasi, diperbarui, dikendalikan, dan diatur. Sebagian besar database menggunakan bahasa kueri terstruktur atau Structure Query Language (SQL) untuk menulis dan menanyakan data.

Pengertian Database (Basis Data)

Database (Basis Data) adalah kumpulan informasi yang diorganisir sehingga dapat diakses, dikelola, dan diperbarui dengan mudah. Database Komputer biasanya berisi kumpulan catatan atau File data, yang berisi informasi tentang transaksi penjualan atau interaksi dengan pelanggan tertentu berdasarkan simpulan yang Kami ambil dari Situs Techtarget.

Biasanya, seorang manajer Database memberi pengguna kemampuan untuk mengontrol akses atau Read/Write atau baca/tulis, menentukan pembuatan laporan dan menganalisis penggunaan. Beberapa database menawarkan kepatuhan ACID (Atomicity, Consistency, Isolation dan Durability) untuk menjamin bahwa Data konsisten dan bahwa transaksi selesai.

Apa Itu Sql?

SQL adalah bahasa pemrograman yang digunakan oleh hampir semua Database relasional untuk query, memanipulasi, dan mendefinisikan data, dan untuk menyediakan kontrol akses. SQL adalah singkatan dari Structured Query Language. SQL pertama kali dikembangkan di IBM pada 1970-an dengan Oracle sebagai kontributor utamanya, yang menyebabkan penerapan standar SQL ANSI, SQL telah memacu banyak ekstensi dari perusahaan seperti IBM, Oracle, dan Microsoft. Meskipun SQL masih banyak digunakan saat ini, bahasa pemrograman baru mulai muncul.

Sejarah Perkembangan dan Evolusi Database

Database telah berevolusi secara dramatis sejak awal pada awal Tahun 1960-an. Basis data navigasi seperti Basis Data hierarkis (yang mengandalkan model mirip pohon dan hanya memungkinkan hubungan satu-ke-banyak), dan Basis Data jaringan (model yang lebih fleksibel yang memungkinkan banyak hubungan), adalah sistem asli yang digunakan untuk menyimpan dan memanipulasi data.

Baca Juga :  Pengertian Mood Board (Papan Mood): Tujuan, Fungsi, Jenis dan Cara Membuatnya

Meskipun sederhana, sistem awal ini tidak fleksibel. Pada Tahun 1980-an, Relational Database pun menjadi populer, diikuti oleh database berorientasi objek atau Object Oriented Database pada Tahun 1990-an. Baru-baru ini, Database NoSQL muncul sebagai respons terhadap pertumbuhan Internet dan kebutuhan akan kecepatan yang lebih cepat dan pemrosesan data yang tidak terstruktur. Saat ini, Cloud Database dan Self-Driving Database memecah landasan baru dalam hal bagaimana data dikumpulkan, disimpan, dikelola, dan digunakan.

Fungsi Database (Basis Data)

Gambar Pengertian Database Sejarah Evolusi Dan Perkembangan Database Dan Fungsi Database Beserta Contohnya
Gambar Pengertian Database Sejarah Evolusi Dan Perkembangan Database Dan Fungsi Database Beserta Contohnya

Berdasarkan pengertian Database (Basis Data) di atas, Database digunakan untuk menyimpan dan merawat Data segala jenis informasi. Mesin Basis Data dapat mengurutkan, mengubah, atau menyajikan informasi pada Basis Data. Informasi itu sendiri dapat disimpan dengan berbagai cara. Berikut ini adalah Fungsi Database beserta penggunaannya:

a. Mengelompokan Data

Database berfungsi untuk Mengelompokkan Data untuk mempermudah identifikasi data, database menyiapkan data yang sesuai dengan permintaan user terhadap suatu informasi dengan dengan cepat dan akurat. Melalui Software atau Perangkat Lunak Database Management Systems (DBMS) user atau petugas dapat mencari profil informasi seorang nasabah dalam hitungan detik, DBMS akan menyajikan data lengkap mengenai profil yang diminta.

b. Menghindari Duplikasi

Fungsi lain digunakan Database yaitu adalah untuk Menghindari adanya Duplikasi data dan inkonsistensi data, software DBMS sebagai software untuk menjalankan database komputer mempunyai kemampuan menginformasikan kepada user atau pengguna pada saat kita input data apabila data yang akan diinput sudah ada dalam database.

Duplikasi data didalam database sangat mungkin terjadi, karena database dapat diakses dari banyak komputer dari berbagai tempat yang tersambung ke sistim database.

c. Memudahkan Pengelolaan Data

Fungsi Database (Basis Data) yang lainnya yaitu untuk Memudahkan dalam Pengelolaan Data seperti menyimpan, mengedit, menghapus, menginput dan mengakses data serta menjadi sebuah solusi dalam proses penyimpanan sebuah data, terutama data yang memiliki ukuran besar.

d. Mendukung Aplikasi

Mendukung Aplikasi yang membutuhkan ruang penyimpanan juga merupakan fungsi dari Database (Basis Data). Hampir semua aplikasi modern membutuhkan ruang yang besar untuk menjalankan fungsinya secara optimal, disini peran database sebagai penyedia ruang untuk menyimpan data-data aplikasi dan sistim sebuah komputer.

Baca Juga :  Pengertian RDBMS: Fitur, Contoh, Daftar, Perbedaannya dengan DBMS

Perbedaan Database dengan Spreadsheets

Mengacu pada Pengertian Database (Basis Data) di atas, sebenarnya, perlu kalian ketahui bahwa selain Database, Spreadsheet (seperti Microsoft Excel) juga merupakan cara mudah untuk menyimpan informasi. Adapun Perbedaan Database dengan Spreadsheets adalah sebagai berikut:

  • Bagaimana Data disimpan dan dimanipulasi
  • Siapa yang bisa mengakses Data
  • Berapa banyak Data yang dapat disimpan

Spreadsheet awalnya dirancang untuk satu pengguna, dan karakteristiknya mencerminkan hal tersebut. Mereka cocok digunakan untuk satu pengguna atau sejumlah kecil pengguna yang tidak perlu melakukan banyak manipulasi data yang sangat rumit. Database, di sisi lain, dirancang untuk menampung koleksi informasi yang jauh lebih besar ​​terkadang dalam jumlah besar. Basis Data memungkinkan banyak pengguna pada saat yang sama dengan cepat dan aman mengakses dan meminta data menggunakan logika dan bahasa yang sangat kompleks.

Contoh Database

Ilustrasi Gambar Pengertian Database Dan Macam-Macam Contoh Database
Ilustrasi Gambar Pengertian Database Dan Macam-Macam Contoh Database

Seperti yang sudah Kami jelaskan di atas, mengenai apa itu Pengertian Database (Basis Data), Sejarah Evolusi dan Perkembangan beserta Fungsi Database di atas, adapun beberapa Contoh Database (Basis Data) adalah sebagai berikut:

1. Oracle

Contoh Database yang pertama adalah Oracle. Oracle merupakan Relational Database Management System (RDBMS) untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif dan terintegrasi. Biasanya Oracle digunakan untuk pengaksesan data yang dilakukan secara online. Dirancang khusus untuk organisasi berukuran besar, bukan untuk ukuran kecil dan menengah.

2. MySQL

Sebagaimana yang sudah Kami jelaskan di atas, MySQL adalah singkatan “My Structured Query Language”. Program ini berjalan sebagai sebuah server yang menyediakan multi-user mengakses ke sejumlah Database. Multi-Thread dan Multi-User dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB adalah gratis, dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi ada juga MySQL yang berbayar.

3. Microsoft Access (MS. Access)

Contoh Database yang ketiga yaitu MS. Access. Microsoft Access (Ms. Access) adalah Database Storage Engine atau Media penyimpanan yang di buat oleh Perusahaan Microsoft. MS. Access ini juga merupakan bagian dari Microsoft Office.

4. Microsoft SQL Server

Keluaran dari Microsoft juga sama seperti halnya Microsoft Access. Bahasa query yang utama yang digunakan adalah varian dari ANSI SQL yang disebut sebagai T-SQL (Transact-SQL).

5. IBM DB2

Produk Sistem Manajemen Hubungan Database dari IBM atau sekarang yang populer disebut Data Server. IBM DB2 juga dapat disebut sebagai DB2 Enterprise Server Edition atau top of the line DB2 Data Warehouse Edition (DB2 DWE). Database ini dapat berjalan pada Unix, Windows dan Linux Server.

Baca Juga :  Pengertian Web App (Aplikasi Web): Cara Kerja, Manfaat dan Contohnya

6. dBase

DBMS yang secara luas digunakan pada Mikrokomputer yang dikenalkan oleh Ashton-Tate untuk komputer CP/M, kemudian untuk platform Apple II, Apple Macintosh dan IBM PC dengan DOS yang menjadi sebagai salah satu perangkat lunak yang paling laris selama beberapa tahun pada saat itu. Ketidakmampuan dBASE untuk bertransisi dengan sistem operasi yang lebih baru, Microsoft Windows pada akhirnya membiarkan penggunaan dBASE tergantikan oleh produk-produk lainnya yang lebih baru seperti Paradox, Clipper, FoxPro, dan Microsoft Access. 

7. Visual Foxpro

Awalnya FoxPro, kemudian setelah itu berkembang menjadi Visual FoxPro pada Tahun 1995. Kemampuan pemrogrman prosedural tetap dipertahankan dan dilengkapi dengan pemrograman berorietasi objek. Dengan adanya Visual Studio sekarang, FoxPro menjadi bagian dari anggotanya.

8. Postgre SQL

Contoh Database yang selanjutnya adalah Postgre SQL. Selama ini, Postgre SQL banyak memberikan keuntungan bagi perusahaan atau kegiatan bisnis dibanding DBMS lainnya.

9. Clipper

Contoh Database yang berikutnya yaitu Clipper. Clipper lebih ditujukan untuk pengolahan data. Mulai dikenal sekitar tahun 80-an sampai 90-an. Database ini ke dalam kelompok Xbase.

10. Firebird

Contoh Database yang terakhir yaitu Firebird. Firebird dapat disebut FirebirdSQL. Firebird adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang menawarkan fitur-fitur yang terdapat dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003. RDBMS ini dapat berjalan baik di Linux, Windows, maupun Platform Unix. Firebird ini diarahkan dan di-maintain oleh FirebirdSQL Foundation.

Kesimpulan

Jadi, dari pembahasan mengenai apa itu Pengertian Database atau Basis Data di atas, dapat kita simpulkan bahwa pada dasarnya, Pengertian Database adalah wadah untuk Data. Karena perpustakaan umum menyimpan buku, bisa juga dikatakan bahwa perpustakaan adalah Database atau Basis Data dari buku. Tetapi jika didefinisikan secara khusus, Database (Basis Data) adalah struktur Komputer yang menyimpan, mengatur, melindungi, dan mengirimkan data. Sistem yang berisi Basis Data disebut Sistem Manajemen Basis Data, atau DBM.

Penutup

Demikianlah ulasan yang dapat Kami sampaikan kali ini mengenai apa itu pengertian Database (Basis Data), Apa itu SQL? Sejarah Database, Fungsi Database dan Perbedaan Database (Basis Data) dengan Spreadsheets beserta Contoh Database. Semoga dapat bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan kita semua. Jangan lupa tinggalkan Komentar Anda di bawah ini. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar