Datafication: Pengertian, Apa itu Datafikasi? Sejarah, Tujuan, Manfaat, Jenis Aplikasi, Macam-Macam Contoh, Cara, dan Kenapa itu Penting dalam Bisnis!

Gambar Dari Pengertian Datafication Apa Itu Datafikasi Sejarah Tujuan Manfaat Jenis Aplikasi Macam Macam Contoh Cara Datafy Dan Kenapa Itu Penting Dalam Bisnis
Gambar Dari Pengertian Datafication Apa Itu Datafikasi Sejarah Tujuan Manfaat Jenis Aplikasi Macam Macam Contoh Cara Datafy Dan Kenapa Itu Penting Dalam Bisnis

Memahami Pengertian dari Datafication, Apa itu Datafikasi? Sejarah, Tujuan, Manfaat, Jenis Aplikasi, Macam-Macam Contoh, Cara, dan Kenapa itu Penting dalam Bisnis!

Oke, sebelumnya, perlu Kami terangkan bahwa istilah datafikasi ini sebenarnya merupakan proses pembuatan akal yang didorong oleh teknologi informasi (silahkan baca pengertian dari kata teknologi informasi secara lengkap di sini).

Sekarang ini, di era industri yang kian maju seperti di tahun 2022 sekarang, akronim dari Business Intelligence (BI) pun juga menjadi semakin penting karena telah diperluas untuk mencakup aplikasi, tools (alat), dan praktik terbaik yang diperlukan untuk ilmu data.

Meningkatnya ketersediaan big data biasanya ditandai dengan 3Vs, termasuk Volume, Velocity, dan Variety.

Benar! Analytics untuk big data (baca pembahasan arti dari big data di sini) mengikat ujung yang longgar tentang rutinitas dan kebiasaan kita semua.

Semakin banyak perusahaan yang bekerja di sekitar paradigma baru untuk lebih memahami perilaku pengguna mereka untuk menawarkan pengalaman yang jauh lebih personal.

Datafikasi bergantung pada tingkat yang signifikan dalam pembelajaran mesin atau yang dikenal dengan sebutan Machine Learning (ML).

Baik, berkenaan akan hal tersebutlah, dalam postingan kali ini, Kami akan membahas secara lengkap dan lebih detail terkait apa itu pengertian datafication, seperti apa sejarah, tujuan, implementasi, contoh, serta kenapa itu penting, khususnya dalam bidang teknologi bisnis.

Langsung saja, mari kita simak ulasannya berikut di bawah ini.

Pengertian Datafication

Berarti datafikasi (dalam bahasa Indonesia) memang belum memiliki definisi atau lebih tepatnya belum menemukan kata tersebut dalam kamus, walaupun secara bahasa, istilah datafication adalah proses pembuatan format terkuantifikasi atau yang sering kita kenal dengan sebutan data (baca pengertian dari apa itu data di sini).

Istilah “datafication” diperkenalkan oleh para ahli atau pakar yang bernama Kenneth Cukier dan Victor Mayer-Schöenberger untuk merujuk pada transformasi proses yang tidak terlihat menjadi data yang dapat digunakan perusahaan untuk mengoptimalkan bisnis mereka.

Selain itu, berdasarkan dari yang Kami rangkum dari sumber Situs Datasciencecentral, ini adalah tentang mengambil proses atau aktivitas yang sebelumnya tidak terlihat dan mengubahnya menjadi data, yang dapat dipantau, dilacak, dianalisis, dan dioptimalkan.

Benar! Ini semua tentunya terjadi karea teknologi terbaru yang kita gunakan telah memungkinkan banyak cara baru untuk “memperbarui” aktivitas sehari-hari dan dasar kami.

Datafication dalam Ilmu Data atau Data Science

Datafikasi mengubah banyak aspek kehidupan kita menjadi data.

Dalam lingkup ilmu data, datafication atau datafikasi adalah konsep yang berdiri di atas dematerialisasi, pencairan dan pemadatan.

Dematerialisasi adalah kemampuan untuk memisahkan informasi dari dunia fisik, setelah didematerialisasi, sepotong informasi tersebut dapat dimanipulasi sehingga memungkinkan sumber daya untuk dipisahkan dan digabungkan kembali yang merupakan pencairan (liquification).

Kepadatan (density) adalah hasil dari proses penciptaan nilai dengan kombinasi sumber daya.

Sejak tahun 2013, datafikasi dikaitkan dengan analisis kehidupan kita yang ditangkap melalui data dan analisis prediktif.

Terkait itu, sense-making adalah proses menggunakan teknologi untuk mengidentifikasi dan mengatur ingatan dan kebiasaan menjadi penjelasan yang masuk akal.

Ada beberapa tantangan menarik di luar BI yang biasanya didefinisikan di dalam dan di sekitarnya, dan untuk sense-making atau pembuatan rasa dapat didekati dalam 3 (tiga) tahap termasuk:

  1. Konseptualisasi dan kodifikasi
  2. Perawatan algoritma
  3. Re-representasi dunia

Yup! Data yang diperoleh dari perangkat seluler dan media sosial dapat mengidentifikasi karakteristik spesifik seseorang.

Ini dapat menggantikan tes kepribadian yang berbeda yang secara tradisional mengukur kekuatan analitis.

Apa itu Datafikasi?

Gambar Apa Itu Datafication Dan Bagaimana Cara Datafy Atau Praktik Mendatafikasi Bisnis Kita
Gambar Apa Itu Datafication Dan Bagaimana Cara Datafy Atau Praktik Mendatafikasi Bisnis Kita

Oke, jadi apa itu sebenarnya yang dimaksud dengan datafikasi itu?

Seperti yang sudah Kami jelaskan di atas, istilah ini lebih dikenal dengan sebutan datafication secara global.

Datafikasi mengacu pada alat, teknologi, dan proses kolektif yang digunakan untuk mengubah organisasi menjadi perusahaan berbasis data.

Kata kunci ini menggambarkan tren organisasi dalam mendefinisikan kunci operasi bisnis inti melalui ketergantungan global pada data dan infrastruktur terkait.

Terkait cara atau praktiknya datafication juga dikenal sebagai datafy.

Lalu, untuk bisnis, organisasi, atau perusahaan yang menerapkan datafication dikatakan datafied.

Datafikasi, setelah mengonversi proses menjadi data, proses tersebut dapat dilacak, dipantau, dan dioptimalkan.

Baca Juga :  Linear Algebra: Pengertian, Apa itu Aljabar Linier? Tujuan dan Fungsi, Macam Penerapan, Contoh serta Pentingnya!

Bahkan jika data tidak digunakan, bisnis masih dapat memperoleh data dalam jumlah besar, menyimpannya, dan kemudian memutuskan bagaimana mereka akan menggunakannya

Menyimpan data untuk penggunaan di masa mendatang mirip dengan konsep “dark data”, yaitu data yang selama ini diabaikan karena keterbatasan teknologi.

Menurut situs oleh para pakar dan ahli Gartner, mereka mendefinisikan “data gelap atau dark data” itu sebagai informasi yang dikumpulkan, diproses, dan disimpan oleh organisasi selama aktivitas bisnis reguler, tetapi umumnya gagal digunakan untuk tujuan lain (sebagai contoh misalnya, analitik, hubungan bisnis, dan monetisasi langsung).

Banyak teknologi baru yang sudah dapat memungkinkan banyak cara baru untuk “memperbaiki” aktivitas normal kita:

  • Perangkat GPS di ponsel cerdas (smartphone), seperti peta Google, dapat melacak di mana kita berada pada waktu-waktu tertentu dalam sehari.
  • Ketika pergi joging atau berjalan, kini seseorang dapat memantau jarak, kecepatan, denyut nadi, detak jantung, jumlah langkah, juga terkait jadwal tidur, kualitas tidur, durasi, jumlah gangguan tidur di malam hari.
  • Ketika kita berbelanja juga, berkenaan dengan banyaknya makanan yang harus dibeli, menemukan harga terendah, memantau jumlah yang dikonsumsi dalam rumah tangga.
  • Teknologi pintar baru mempermudah untuk benar-benar mengenal pelanggan dan memungkinkan kami membuat keputusan pemasaran yang lebih baik.

Sejarah Awal Datafication (Datafikasi)

Agar kita dapat lebih memahami apa itu pengertian datafication, maka pastinya kita juga harus mengenal beberapa hal terkait sejarah awal dari istilah datafikasi ini.

Ya! Datafication adalah kata kunci dari beberapa tahun terakhir, yang digunakan secara aktif di sepanjang industri big data.

Sejujurnya, jika Anda mencari istilah “datafication” di internet, Anda mungkin tidak akan menemukan banyak informasi relatif tentangnya, namun itu adalah kata yang sering kita dengar akhir-akhir ini.

Terlebih, setelah menganalisis topik itu sendiri, saya dapat mengatakan bahwa banyak dari kita memahami arti istilah tersebut, tetapi mungkin menamakannya dengan cara lain.

Menurut publikasi paper tentang datafikasi atau datafication, istilah “datafikasi” diperkenalkan dalam tinjauan 2013 tentang proses “data besar” di seluruh bisnis dan ilmu sosial (Mayer-Schönberger dan Cukier, 2013, di bab 5).

Mendata suatu fenomena berarti memasukkannya ke dalam bentuk terkuantifikasi sehingga itu dapat ditabulasi dan dianalisis.

Ini melibatkan lebih dari sekadar mengubah materi simbolik menjadi bentuk digital, karena datafikasi, bukan digitalisasi, yang membuat teks dapat diindeks dan dengan demikian dapat dicari.

Melalui proses ini, domain besar kehidupan manusia menjadi rentan untuk diproses melalui bentuk analisis yang dapat diotomatisasi dalam skala besar.

Dinamika yang mendorong datafikasi sebagai proses sosial kemudian menjadi nyata dorongan untuk me-render perilaku manusia ke dalam bentuk yang dapat dianalisis dalam proses yang dalam tinjauan tersebut di atas sudah disebut datafikasi dari segala sesuatu.

Tujuan Datafikasi Datafication serta Manfaatnya

Setelah kita mengetahui apa pengertian dan sejarah dari datafication, juga merupakan hal yang penting bagi Kami di sini untuk menerangkan terkait tujuan dan manfaatnya.

Yup! Dari olahraga hingga keuangan dan dari hiburan hingga perawatan kesehatan, segala sesuatu di sekitar kita berubah ke dalam data.

Sebagai contoh misalnya, kita membuat data setiap kali kita berbicara di telepon, SMS, tweet, e-mail, penggunaan Facebook, tonton video, tarik uang dari ATM, gunakan kartu kredit, atau bahkan berjalan melewati kamera keamanan.

Benar! Pengertiannya berbeda dengan digitalisasi, namun faktanya, datafikasi jauh lebih luas daripada digitalisasi.

Jumlah data astronomis ini memiliki informasi tentang identitas kita dan perilaku yang ada.

Terkait tujuan utamanya, datafikasi membantu kita memahami dunia dengan cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Terlebih, karena teknologi sekarang sudah tersedia untuk mencerna, menyimpan, memproses, dan memvisualisasikan data tersebut.

Banyak bisnis, organisasi, atau perusahaan yang sekarang ini menggunakannya untuk mendapatkan keuntungan.

Sebagai contoh misalnya pemasar menganalisis data Facebook dan Twitter untuk menentukan dan memprediksi penjualan.

Ya! Perusahaan dari semua sektor dan ukuran sudah mulai menyadari manfaat besar data dan analitiknya, serta mereka mulai meningkatkan kemampuan mereka untuk mengumpulkan dan menganalisis data.

Jenis-Jenis Aplikasi, Implementasi, atau Penerapan dari Datafication

Ilustrasi Gambar Tujuan Jenis Aplikasi Implementasi Penerapan Datafication Dan Macam Macam Contoh Datafikasi Di Dunia Nyata
Ilustrasi Gambar Tujuan Jenis Aplikasi Implementasi Penerapan Datafication Dan Macam Macam Contoh Datafikasi Di Dunia Nyata

Selain membahas tentang pengertian datafication, dalam subbagian postingan ini Kami juga akan membahas beberapa hal terkait aplikasi, implementasi, atau penerapan dari datafikasi.

Baca Juga :  Mengenal Pengertian Web Engineering: Apa itu Rekayasa Web dan Engineer? Sejarah, Tujuan dan Fungsi, Contoh serta Perbedaannya!

Well, datafikasi bukan lagi sekadar kata kunci karena banyak aplikasi, implementasi, atau penerapannya di berbagai industri seperti di bawah ini.

a. Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)

Jenis aplikasinya yang pertama yaitu seperti di bidang manajemen sumber daya manusia atau SDM.

Perusahaan dapat mengumpulkan data dari ponsel, media sosial, dan aplikasi untuk mengidentifikasi talenta potensial dan menganalisis karakteristik mereka, termasuk kepribadian dan profil pengambilan risiko mereka.

Daripada membuat pelamar mengikuti tes kepribadian, datafikasi dapat mengukur pemikiran analitis untuk melihat apakah kandidat cocok dengan budaya dan peran perusahaan yang mereka lamar.

Datafikasi dapat mengarah pada pengembangan ukuran kepribadian baru yang dapat digunakan oleh perekrut.

b. Pengelolaan Hubungan Pelanggan

Jenis aplikasi, implementasi, atau penerapannya yang ke-2 (dua) yaitu dalam pengelolaan hubungan pelanggan.

Betul, bisnis, organisasi, dan perusahaan yang menggunakan data pelanggan juga mendapat manfaat dari penggunaan alat dan strategi datafikasi untuk memahami klien mereka.

Mereka dapat membuat pemicu yang sesuai yang relevan dengan perilaku dan kepribadian pembelian audiens target mereka.

True! Datafication memungkinkan perusahaan mengumpulkan data berdasarkan nada dan bahasa yang digunakan pelanggan potensial dalam panggilan telepon, e-mail, dan media sosial.

c. Perumahan Komersial

Selanjutnya, aplikasinya adalah seperti dalam perumahan komersial.

Datafikasi juga terbukti bermanfaat bagi mereka yang berada di industri real estat, terutama di real estat komersial.

Perusahaan real estat dapat menggunakan alat dan strategi datafikasi untuk mendapatkan wawasan mendalam tentang berbagai lokasi.

Dengan demikian, mereka akan tahu apakah properti yang mereka incar ideal untuk klien yang ingin membangun bisnis yang menguntungkan.

d. Penyediaan Jasa Keuangan

Jenis tipe terakhir yang akan Kami jelaskan di sini yaitu termasuk pada bidang penyediaan jasa keuangan.

Memang, mungkin di antara semua industri, sektor jasa keuangan paling diuntungkan dari datafikasi.

Agen asuransi menggunakan datafikasi untuk memahami profil risiko seseorang dan memperbarui model bisnis mereka.

Industri perbankan juga dapat menggunakannya untuk memprediksi kemampuan seseorang dalam membayar pinjaman atau hipotek.

Dengan perkembangannya, jelas bahwa datafikasi bukan lagi sekadar tren, ini telah merevolusi lanskap bisnis.

Macam-Macam Contoh Datafication atau Datafikasi

Oke, sekarang kita sudah memahami apa itu yang dimaksud dengan datafication, sekarang seperti apa contoh nyata dari datafikasi ini?

Yup! Secara proses contoh datafikasi yang berkaitan dengan media sosial dan komunikasi meliputi:

  • Bagaimana Twitter “mendata” pemikiran yang menyimpang atau datafikasi SDM oleh LinkedIn.
  • Penyalahgunaan data Facebook dalam skandal Cambridge Analytica.
  • Transformasi Netflix dari layanan penyewaan disk berbasis pesanan melalui pos menjadi pusat hiburan online.

Secara detail, adapun beberapa macam-macam contoh dari datafication di dunia nyata yang harus kalian ketahui adalah sebagai berikut.

1. Netflix

Macam contoh dari datafikasi yang pertama adalah Netflix.

Yup! Ini adalah penyedia media streaming Internet berdasarkan permintaan (on-demand) yang beroperasi di lebih dari 40 (empat puluh) negara dengan sekitar 33 (tiga puluh) juta anggota streaming.

Secara historis, operasinya lebih bersifat fisik dengan bisnis intinya dalam penyewaan disk berbasis mail order (DVD dan Blu-ray).

Model operasi Netflix adalah pelanggan membuat dan memelihara antrean (daftar terurut) konten media yang ingin mereka sewa (sebagai contoh misalnya, film).

Dengan teknologi streaming Netflix saat ini, mereka dapat mengumpulkan data berdasarkan apa yang sebelumnya ditonton konsumen untuk memprediksi apa yang akan mereka tonton di masa mendatang, dan dapat menyarankan judul yang dipilih secara pribadi untuk mereka.

Dengan menggunakan data berskala luas, Netflix dapat mengumpulkan informasi tentang acara dan film apa yang paling populer, siapa yang menonton apa, dan mampu menjaga konten mereka tetap mutakhir dan relevan dengan apa yang ingin dilihat penonton.

2. Vinted

Startup mode teknologi Vinted yang memutuskan untuk menyesuaikan pengalaman orientasi pelanggan awalnya dengan menggunakan data iklan.

Perusahaan melacak puluhan sumber iklan dan kinerja setiap materi iklan yang ditampilkan.

Dengan menyalurkan data, seperti gambar produk dan pesan yang ditampilkan, dalam iklan kepada pelanggan, Vinted dapat menarik materi iklan yang ditampilkan dan menghasilkan proses orientasi secara dinamis saat pelanggan membuka aplikasi untuk pertama kalinya.

Dengan menciptakan pengalaman dalam aplikasi yang lebih relevan secara kontekstual untuk pelanggan baru, Vinted mampu meningkatkan rasio konversi dan keterlibatan pelanggan mereka sejak awal.

Cara Datafy atau Mendatafikasi Bisnis Anda

Seperti yang dapat kita lihat di atas, dapat kita pahami betul bahwa datafikasi tentunya dapat memaksumalkan proses bisnis yang ada.

Baca Juga :  Mengenal Pengertian Mood Board (Papan Mood): Tujuan, Fungsi, Jenis, Alasan Penggunaan dan Cara Membuatnya yang Baik serta Contohnya!

Terkait penerapannya sendiri, berikut adalah beberapa cara untuk berhasil untuk datafy atau mendatafikasi bisnis Anda:

  • Gunakan teknologi yang tepat; Anda dapat mulai mendata bisnis Anda dengan mengintegrasikan bisnis Anda ke dalam Internet of Things (IoT). Hal itu berarti memiliki teknologi yang tepat, seperti perangkat seluler, perangkat yang dapat dikenakan, suar Bluetooth, dan asisten suara, pada tempatnya.
  • Gunakan platform yang tepat; Setelah Anda memiliki infrastruktur, pilih platform yang tepat yang memungkinkan Anda mengekstrak data secara efektif. Platform itu harus menghasilkan data yang Anda butuhkan untuk penelitian. Itu juga harus dapat mengubah sejumlah besar data online menjadi informasi terstruktur dan dapat dibaca mesin. Platform yang tepat akan memberi Anda alat yang tepat untuk memantau dan menganalisis tren guna meningkatkan proses pengambilan keputusan Anda.
  • Bangun dengan cara yang terpusat; Seperti konsep yang ada dalam web3 (lihat pengertian tentang web3 di sini), bekerja dengan semua data yang tersedia adalah satu-satunya cara untuk membuat datafication berfungsi. Dengan demikian, Anda memerlukan satu repositori yang dapat diakses oleh semua orang di organisasi.

Kenapa Datafikasi atau Datafication itu Penting?

Ilustrasi Gambar Pengertian Datafikasi Dan Pentingnya Datafication
Ilustrasi Gambar Pengertian Datafikasi Dan Pentingnya Datafication

Hmmm, jadi, apa sih sebenarnnya yang membuat masalah datafication atau datafikasi ini menjadi sebuah hal yang penting?

Oke, jika kalian yang sedang membaca postingan Kami di sini, dan kebetulan sedang bertanya terkait pentingnya, maka dapat Kami katakan bahwa kalian berada di tempat yang tepat.

Mengapa? Tentu saja karena di sini Kami akan menerangkan sedikit hal utama tentang pentingnya datafication.

Oke, bisnis, organisasi, atau perusahaan yang ada di mana-mana sekarang ini, hanya dapat mengikuti kemajuan teknologi terbaru jika mereka beralih ke datafikasi.

Perusahaan di seluruh industri dapat menggunakan data untuk meningkatkan banyak proses penting mereka.

Setelah proses ini menjadi terukur, optimasi dapat dicapai dalam sekejap.

Datafikasi memungkinkan bisnis untuk meningkatkan operasi guna meningkatkan produktivitas dan menambah pendapatan mereka.

Di tingkat mikro, ini dapat membantu organisasi menyelesaikan tugas sehari-hari sambil memaksimalkan sumber daya.

Pada tingkat makro, ini dapat merampingkan proses saat ini, memungkinkan pengguna untuk tetap kompetitif.

Kesimpulan

Baiklah, Kami pikir itulah beberapa hal yang dapat Kami jelaskan sementara terkait Pengertian dari Datafication, Apa itu Datafikasi? Sejarah, Tujuan, Manfaat, Jenis Aplikasi, Macam-Macam Contoh, Cara, dan Kenapa itu Penting dalam Bisnis.

Jadi, berdasarkan pembahasan dan penjelasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa datafikasi atau datafication adalah tren teknologi saat ini yang bertujuan untuk mengubah sebagian besar aspek bisnis menjadi data terukur yang dapat dilacak, dipantau, dan dianalisis.

Datafikasi, baik itu terkait dalam praktik mendatafikasinya seperti datafy, mereka mengacu pada penggunaan alat dan proses untuk mengubah organisasi menjadi perusahaan yang digerakkan oleh data.

Seperti yang kita ketahui, bisnis, organisasi, dan perusahaan yang maju sangat memerlukan data dan mengekstrak pengetahuan dan informasi untuk melakukan proses bisnis penting.

Sebuah organisasi juga menggunakan data untuk pengambilan keputusan, strategi dan tujuan utama lainnya.

Datafication mensyaratkan bahwa dalam lanskap berorientasi data modern, kelangsungan hidup organisasi bergantung pada kontrol total atas penyimpanan, ekstraksi, manipulasi dan ekstraksi data dan informasi terkait.

Penutup

Demikianlah ulasan singkat yang dapat Kami ulas kali ini yang membahas mengenai Pengertian dari Datafication, Apa itu Datafikasi? Sejarah, Tujuan, Manfaat, Jenis Aplikasi, Macam-Macam Contoh, Cara, dan Kenapa itu Penting dalam Bisnis.

Semoga tulisan ini dapat berguna dan dapat menambah wawasan kita semua terutama dalam mengetahui istilah-istilah teknologi dalam belajar teknologi informasi, khususnya berkenaan dengan praktik teknologi bisnis.

Silahkan bagikan artikel atau tulisan Kmai disini jika kalian rasa ini bermanfaat untuk teman, kerabat dan rekan bisnis Anda sekalipun. Sekian dari Saya Rifqi Mulyawan, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar