Pengertian RAM dan ROM: Cara Kerja, Fungsi, Jenis dan Perbedaannya Lengkap

0
rifqi-mulyawan-pengertian-ram-dan-rom
Ilustrasi Pengertian RAM dan ROM

Pengertian RAM dan ROM Adalah

Apa pengertian RAM dan ROM? Kedua kata ini dipakai dalam bidang teknologi berita sebagai media penyimpanan data personal komputer. Namun, pengertian kedua istilah ini sebenarnya berbeda. Berikut ulasan dari pengertian RAM dan ROM secara lengkap.

Pengertian RAM

Pengertian RAM (Random Access Memory) adalah suatu hardware pada dalam personal komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara (memori) dan juga berbagai instruksi acara.

Isi RAM bisa diakses secara acak atau bukan tergantung pengaturan rapikan letaknya. Data pada dalam RAM sanggup hilang ketika komputer dinon-aktifkan atau daya listrik ke power supply dicabut menurut perangkat.

Kapasitas RAM di pada suatu komputer berpengaruh dalam taraf kecepatan proses data atau loading di personal komputer tadi. Sehingga proses penyimpanan data, membuka data, dan juga menjalankan acara, akan semakin cepat sesuai besarnya RAM personal komputer tersebut.

Fungsi RAM

Seperti yang disebutkan dalam pengertian RAM di atas, fungsi RAM secara umum adalah untuk membaca dan juga menyimpan data. Berikut penjelasannya:

1. Membaca Data

Semua data dan warta yang disimpan di dalam harddisk bisa dibuka dengan lebih cepat karena peran dari RAm komputer.

Coba bandingkan kecepatan loading membuka file atau acara saat pertamakali diakses dengan saat file (baca: pengertian file) atau acara tadi sudah dibuka sebelumnya. Saat acara atau file dibuka, maka data dibaca dan juga disimpan dalam RAM sementara sehingga akan lebih cepat dibuka balik ketika personal komputer belum di-shutdown.

2. Penyimpanan Sementara

RAM pula dapat berfungsi menjadi tempat penyimpanan data ad interim saat program di dalam komputer sedang dijalankan. Jadi, waktu kita mengerjakan sesuatu, misalnya menciptakan makalah, maka komputer akan menyimpan data sementara.

Namun, data tadi harus disimpan secara tetap untuk mencegah terjadinya kerusakan atau kehilangan lantaran hal-hal tak terduga. Misalnya pada saat listrik padam atau juga lonjakan arus listrik yang tidak stabil.

Baca Juga :  Pengertian SM Bus (SMBus Controller): Sejarah dan Fungsinya pada Komputer

Jenis-Jenis RAM

Ilustrasi Gambar Pengertian RAM dan ROM
Ilustrasi Gambar Jenis RAM

Berikut ini merupakan beberapa jenis RAM, yakni:

a. Dynamic RAM (D RAM)

Dynamic RAM adalah jenis RAM yang disegarkan (refresh) dari CPU (Central Processing Unit) secara terpola agar data yang ada di dalamnya tidak hilang.

b. SD RAM

SDRAM (Sychronous Dynamic Random Access Memor) merupakan RAM lanjutan dari DRAM namun sudah mengalami sinkronisasi dari clock sistem. Umumnya SDRAM lebih cepat dibandingkan DRAM.

c. DDR RAM

DDR RAM (Double Rate Random Access Memory) atau acapkali dianggap menggunakan DDR saja, yaitu jenis RAM menggunakan teknologi lanjutdan berdasarkan Sekolah Dasar RAM. DDR RAM jua mempunyai generasi terkini, yaitu DDR2 dan DDR3 dan kemunkinan akan terus berlanjut.

d. RDR RAM

RDR RAM (Rambus Dynamic Access Memory) adalah jenis RAM yang proses kerjanya lebih cepat dan juga umumnya lebih mahal dari Sekolah Dasar RAM. Jenis SD RAM dipakai dalam perangkat komputer yang menggunakan Pentium 4.

e. S RAM

S RAM (Static Random Access Memory) merupakan jenis RAM yang bisa menyimpan data pada dalamnya tanpa mesti ada penyegaran/ refresh menurut CPU. Jenis RAM ini proses kerjanya lebih cepat berdasarkan D RAM dan Sekolah Dasar RAM.

f. EDO RAM

EDO RAM (Extended Data Out Random Access Memory) merupakan jenis RAM yang dipakai dalam perangkat menggunakan OS Pentium. Jenis memori ini dapat melakukan proses penyimpanan dan merogoh data pada waktu bersamaan.

Pengertian ROM

Gambar Pengertian RAM dan ROM
Gambar ROM | Google

Pengertian ROM (Read Only Memory) adalah jenis memori atau tempat penyimpanan data pada pada perangkat komputer yang sifatnya permanen sehingga bukan mudah berubah atau hilang walaupun personal komputer datang-tiba mati.

ROM termasuk pada kelompok perangkat keras personal komputer berupa chip memori semi konduktor dimana isinya hanya sanggup dibaca saja bahkan buat menyimpan data dalam ROM dapat dibilang tidak gampang. Biasanya ROM berisi acara-acara yang default dari pabrik sehingga umumnya dipakai buat menyimpan firmware.

Cara Kerja ROM

Sesuai dengan pengertian ROM (Read Only Memory) di atas, maka prinsip kerja ROM pada perangkat personal komputer sebenarnya sangat sederhana. Pemilik perangkat komputer akan memasukkan data-data yang biasanya berupa perangkat lunak default pabrik ke dalam chip ROM.

Baca Juga :  Pengertian DBMS: Tujuan, Macam, Komponen dan Contohnya Lengkap

Selanjutnya data pada ROM akan disimpan secara permanen dan juga bukan dapat dihapus sebagai output device. Perlu diketahui bahwa Anda tidak bisa mengotak-atik isi dalam ROM dan ROM hanya sanggup diisi sekali saja selama dipakai.

Fungsi ROM (Read Only Memory)

Sebagai media penyimpanan, ROM berfungsi buat menyimpan firmware berupa perangkat lunak atau yang tak jarang disebut aplikasi. Perangkat lunak yang biasa mengisi ROM misalnya yang berhubungan dengan perangkat keras misalnya ROM BIOS (Basic Input Output System).

BIOS akan nyala secara otomatis pada saat personal komputer dinyalakan tanpa perlua mengaktifkan media penyimpanan layaknya dalam sistem memori yang lain seperti RAM. Sehingga pada hak kecepatan aksesnya, media ROM lebih cepat daripada media penyimpanan lain.

Pada perangkat personal komputer modern, BIOS disimpan dalam sebuah chip ROM dimana secara elektrik dapat ditulis ulang atau dinamakan flash ROM.

Jenis-Jenis ROM

Karena sifat dari ROM ini yang bukan mudah berubah dan juga bukan mudah hilang seperti yang dijelaskan dalam pengertian ROM (Read Only Memory), maka sistem penyimpanan di ROM saat ini tidak jarang dijadikan alternatif perusahaan buat menyimpan dokumen rahasia atau dokumen penting. Beberapa jenis ROM yang generik dipakai diantaranya:

a. Stock ROM

Ini adalah jenis ROM yang merupakan bawaan menurut sistem operasi (dalam bentuk default) dan juga belum menerima modifikasi.

Stock ROM berisi fungsi dan tampilan yang masih baku pabrik dan juga belum banyak mengalami perubahan berdasarkan pengembang. Biasanya jenis ROM ini ditemukan pada perangkat Apple IOS dan juga Palm’s WebOS.

b. Custom ROM

Untuk jenis ROM satu ini sangat cocok buat menyimpan data-data penting perusahaan lantaran sifatnya yang bisa di customisasi atau dimodifikasi sendiri. Custom ROM memang sering digunakan oleh pengembang independen yang hobby dalam mengotak-atik perangkat komputer.

Custom ROM ini dikembangkan secara eksklusif menurut Google beserta OS yang dimilikinya yang jua banyak dijiumpai pada perangkat Android.

c. Manufacturer atau Carrier Stock ROM

Jenis yang ketiga ini dapat juga dianggap dengan Carrier Stock ROM dimana sudah mendapatkan perubahan berdasarkan pabrik juga operator jaringan.

Perubahan dalam ROM seperti ini bertujuan buat memberikan penambahan custom pada aplikasi. Sehingga jenis ROM ini jarang ditemukan dalam perangkat PC, dan kebalikannya lebih sering diaplikasikan pada perangkat Android.

Baca Juga :  Pengertian Clickbait: Ciri, Jenis Clickbait dan Dampaknya Secara Lengkap

Perbedaan RAM dan juga ROM

Berdasarkan pengertian RAM dan ROM di atas, kita dapat mengetaui apa perbedaan dari RAM dengan ROM.

  • RAM membutuhkan listrik buat bisa menjalankan data, sebagai contoh yaitu pada saat komputer dinyalakan atau dihidupkan. Sementara itu ROM akan tetap menyimpan data tanpa adanya aliran listik, sebagai contohnya misal disaat komputer dimatikan, data dalam ROM tidaklah hilang.
  • Perbedaan lainnya adalah RAM merupakan jenis memori dimana data yang terdapat yang di RAM tidak secara tetap akan disimpan. Sebagai contoh yaitu pada saat kita mematikan personal komputer kita maka data yang kita simpan di RAM akan dihapus.
  • Sedangkan ROM merupakan jenis memori yang secara permanen akan tetap tersimpan. Sebagai contoh adalah saat kita mematikan personal komputer kita maka memori tidak akan terhapus.
  • Perbedaan lainnya yang terdapat antara ROM dan juga jua RAM meliputi yaitu sebuah chip oleh ROM biasanya digunakan untuk proses start-up komputer, sementara dari sisi chip RAM biasanya digunakan didalam operasi normal saat sedang menjalankan komputer atau laptop sesudah masuk dari proses loading sistem operasi.

Saat menjalankan data melalui chip ROM umumnya melalui proses yang lambat, ad interim saat menjalankan data melalui chip RAM umumnya melalui proses yang cukup cepat. Sebuah chip RAM umumnya dapat menyimpan didalam satuan gigabyte. Sementara dari chip ROM umumnya hanya menyimpan beberapa megabyte (mb) data hingga 4MB atau lebih didalam perchipnya.

Contoh yang dapat dilihat dari ROM ini adalah BIOS Komputer, chip oleh PROM biasanya menyimpan pemrograman yang diperlukan untuk dapat memulai oleh proses personal komputer awal saat sedang berjalan. Prosesnya mampu menjalankan dari start up yang terdapat yang di perangkat personal komputer atau laptop. Chip dari ROM ini juga biasanya digunakan untuk menjalankan permainan (game) seperti dari Nintendo, game boy, sega genesis dan jua permainan games lainnya.

Permainan game cartridge biasanya menyimpan permainan didalam bentuk chip ROM yang biasanya terdapat pada chip ROM dan dibaca oleh konsol permainan disaat cartridge dimasukkan ke didalam konsol.

Jadi itulah ulasan mengenai pengertian RAM dan ROM dan penjelasannya secara lengkap. Semoga berguna dan bermanfaat. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Pilihan Editor:

Tinggalkan Komentar