Pengertian Back End Development: Bahasa Program, Keterampilannya

0
Ilustrasi Gambar Pengertian Back End Development
Ilustrasi Gambar Pengertian Back End Development

Pengertian Back End Development

Apa itu Back end Development? Back End Development atau Pengembangan Back End (Back-End) mengacu pada sisi server aplikasi dan segala sesuatu yang berkomunikasi antara database dan browser.

Back End Development ini mengacu pada sisi pengembangan server di mana Anda terutama berfokus pada cara kerja Website. Membuat pembaruan dan perubahan selain fungsi pemantauan situs akan menjadi tanggung jawab utama Anda. Jenis pengembangan web ini biasanya terdiri dari tiga bagian yaitu Server, Software dan Database. Kode yang ditulis oleh pengembang back-end adalah apa yang mengomunikasikan informasi database ke browser. Apa pun yang tidak dapat Anda lihat dengan mudah seperti database dan server adalah pekerjaan pengembang back-end. Posisi pengembang back-end sering disebut Programmer atau Web Developer.

Bahasa Pemrograman Back End Development

Banyak pengembang back-end tahu bahasa Front End Development seperti HTML dan CSS tetapi perlu menggunakan bahasa seperti Java, PHP, Ruby on Rails, Python, dan .Net untuk menyelesaikan pekerjaan back-end. Pengembang back-end paling fokus pada respon dan kecepatan situs. Bahasa-bahasa ini digunakan untuk membuat situs dinamis yang berbeda dari situs statis karena jenis situs web ini menyimpan informasi basis data. Konten di situs terus berubah dan diperbarui. Contoh situs dinamis termasuk Facebook, Twitter, dan Google Maps.

Keterampilan dalam Back End Development

ilustrasi Gambar Keterampilan Dan Teknologi Utama Pengertian Back End Development
ilustrasi Gambar Keterampilan Dan Teknologi Utama Pengertian Back End Development

Mengacu pada pengertian Back End Development di atas, pengembang back-end ini berbeda dengan pengembang front-end, sementara pengembang front-end perlu mengetahui seperangkat alat yang digunakan untuk membuat antarmuka pengguna atau UI (User Interface), pengembang back-end biasanya memiliki seperangkat alat dan keterampilan yang sama sekali berbeda yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan mereka secara efektif.

Baca Juga :  Pengertian Affiliate Marketing (Pemasaran Digital): Contoh dan Cara Kerja

Satu keterampilan penting yang dibutuhkan pengembang back-end terkait dengan SQL dan Database. Sebagian besar sistem back-end terhubung ke beberapa jenis database yang menyimpan data untuk aplikasi. Biasanya tugas pengembang back-end untuk menulis, membaca, dan memproses data dari database atau sumber data lainnya, sehingga memiliki keterampilan seperti SQL bisa menjadi sangat penting. Pengembang back-end yang setidaknya untuk pengembangan web juga harus pandai menggunakan bahasa sisi server untuk tumpukan teknologi yang mereka gunakan.

Misalnya, sementara pengembang web front-end mungkin berfokus pada HTML, CSS, dan JavaScript, pengembang back-end mungkin perlu tahu lebih banyak tentang kerangka kerja PHP, Ruby on Rails, ASP.NET MVC, atau server-side apa pun kerangka pengembangan web sedang digunakan untuk membangun aplikasi.

Pada akhirnya, kami akan mengatakan bahwa pengembang back-end perlu tahu lebih banyak tentang arsitektur aplikasi karena, sebagian besar, adalah pengembang back-end yang akan membangun arsitektur dan desain internal aplikasi. Pengembang back-end yang baik akan tahu bagaimana memanfaatkan berbagai Framework dan Library, cara mengintegrasikannya ke dalam aplikasi, dan bagaimana menyusun kode dan logika bisnis dengan cara yang membuat sistem lebih mudah untuk dipelihara.

Jika Anda suka merancang infrastruktur aplikasi, menerapkan algoritma dan logika, dan bekerja dengan data, Anda mungkin akan menikmati bekerja sebagai pengembang back-end.

Penutup

Demikianlah sedikit ulasan Kami kali ini mengenai pengertian Back End Development dan penjelasannya secara lengkap. Semoga bermanfaat dan dapat manambah wawasan Kita semua terutama dalam mengetahui Istilah-Istilah Teknologi. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Pilihan Editor:

Tinggalkan Komentar