Memahami Pengertian Removeable Media: Apa itu Removeable Disk? Tujuan dan Fungsi, Macam, Contoh dan Cara Mengatasi Resikonya!

0
Gambar Pengertian Removeable Media Apa Itu Removeable Disk Dan Device Tujuan Dan Fungsi Jenis Macam Contoh Serta Cara Manage Dan Mengatasi Resiko Media Penyimpanan Yang Dapat Dilepas
Gambar Pengertian Removeable Media Apa Itu Removeable Disk Dan Device Tujuan Dan Fungsi Jenis Macam Contoh Serta Cara Manage Dan Mengatasi Resiko Media Penyimpanan Yang Dapat Dilepas

Tahukah Anda, Pengertian Removeable Media? Apa itu Removeable Disk dan Device? Tujuan dan Fungsi, Macam, Contoh dan Bagaimana Cara Manage dan Mengatasi Resikonya!

Benar, removeable yang Kami maksud disini merupakan perangkat penyimpanan yang dapat dilepas menyediakan cara mudah untuk membuat cadangan informasi atau memindahkan informasi antar komputer.

Dalam komputasi sehari-hari, perangkat yang dapat dilepas menyediakan pencadangan dan pemulihan data yang cepat, sebanding dengan jaringan area penyimpanan.

Ya! Harus kalian ketahui bahwa daya tarik dari perangkat penyimpanan yang dapat dilepas atau removeable ini, dapat Kami katakan berasal dari fakta bahwa perangkat tersebut portabel (mudah dibawa dan dipindah).

Misalnya, sebuah hard disk eksternal, dapat menampung hingga 1 TeraByte (TB) data.

Pengguna dapat memilih dari berbagai perangkat penyimpanan yang dapat dilepas, dan tipe baru selalu tiba di pasar.

Terkait hal itu, dalam postingan kali ini, Kami akan mengupas secara lengkap dan detail tentang apa itu pengertian removeable media.

Langsung saja, berikut ini adalah ulasannya!

Pengertian Removeable Media

Media yang dapat dilepas (dalam bahasa Indonesia), removable media adalah semua perangkat penyimpanan yang dibuat dan dimaksudkan agar mudah dihubungkan ke dan dilepaskan dari sistem komputer.

Sebagai contoh misalnya seperti memory stick, pen drive, hard drive eksternal, dan CD/DVD.

Secara khusus, removeable media merupakan perangkat penyimpanan data (lihat penjelasan selengkapnya tentang data disini) yang mampu melepaskan sistem komputer tanpa mematikan sistem.

Perangkat ini yang dapat dilepas digunakan untuk pencadangan, penyimpanan, atau transportasi data dimana hal ini juga sesuai berdasarkan simpulan Kami yang bersumber dari Situs Technopedia.

Apa itu Removeable Disk dan Device?

Ilustrasi Gambar Apa Itu Removeable Disk Dan Device Serta Apa Tujuan Dan Fungsinya Beserta Jenis Dan Macamnya
Ilustrasi Gambar Apa Itu Removeable Disk Dan Device Serta Apa Tujuan Dan Fungsinya Beserta Jenis Dan Macamnya

Jadi, apa itu sebenarnya yang disebut dengan removeable disk dan device ini?

Ya, seperti yang sudah Kami jelaskan di atas, removeable disk ini lebih dikenal dan disebut sebagai penyimpanan yang dapat dilepas atau removeable media dan device.

Removeable disk (device) atau disk yang dapat dilepas adalah perangkat media yang memungkinkan pengguna untuk memindahkan data antar komputer tanpa harus membuka komputer mereka.

Disk atau kartrid disk yang dimasukkan ke dalam drive untuk membaca (read) dan menulis (write) dan dikeluarkan (removed) jika tidak diperlukan.

Perlu untuk diketahui bahwa perangkat ini seringkali menggunakan teknologi optik, dimana CD dan DVD adalah contoh yang umum.

Benar! Sebelum internet (baca pengertian internet disini) menjadi mekanisme transportasi umum, dan sebelum meluasnya penggunaan removeable media seperti hard drive portabel berbasis USB, berbagai drive disk magnetik dengan kartrid yang dapat dilepas dibuat untuk pencadangan dan pengiriman.

Semua produk semacam itu melebihi kapasitas floppy disk yang sangat terbatas dan telah lama kedaluwarsa.

Tujuan dan Fungsi Removeable Media

Setelah kita mengetahui apa itu arti removeable media, disk dan device di atas, adalah merupakan hal yang penting juga bagi kita dalam mengetahui untuk apa tujuan dan fungsi perangkat tersebut bukan?

Sebelumnya, perlu kita ketahui terlebih dahulu bahwa tujuan utama removeable media, device dan device ini berkaitan erat dengan jaringan komputer, dalam hal ini networking (baca pengertian networking disini) adalah untuk mentransfer data dari mesin sumber ke mesin tujuan.

Baca Juga :  Ini Dia Pengertian Proyektor: Sejarah, Fungsi, Cara Kerja, Jenis serta Kelebihan dan Kekurangannya!

Salah satu cara dasar untuk mentransfer data antar mesin adalah dengan menggunakan removeable atau media penyimpanan yang dapat dilepas.

Terkait tujuan serta cara kerjanya sendiri, adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam proses transfer data tersebut dimulai dari:

  • Memulai dengan melakukan copy atau salin data dari komputer (lihat pengertian komputer disini) sumber ke perangkat penyimpanan yang dapat dilepas (removeable media).
  • Kemudian, memindahkan removeable disk atau device (perangkat yang dapat dilepas) tersebut secara fisik ke komputer sumber.
  • Lalu, menyalin data dari perangkat yang dapat dilepas ke komputer tujuan.

Benar! Adapun beberapa media yang dapat dilepas yang dapat digunakan untuk mentransfer data antar perangkat populer yaitu dalah:

  • Pita magnetik atau magnetic tape.
  • Optical atau disk optik seperti CD, DVD, dan disk Blu-ray.
  • USB flash drive (flash disk atau FD)
  • Serta kartu memori dan memory stick (memori stik).

Macam-Macam Removeable Media

Sekarang kita sudah mengetahui arti serta pengertian removeable media dan apa itu removeable disk dan device, kemudian dalam subbagian ini, Kami juga akan menjelaskan terkait jenis dan macam perangkat yang dapat dilepas yang harus kalian ketahui.

Memang, jenis removeable media, disk dan device yang paling umum adalah yang menggunakan koneksi kabel ke komputer untuk mentransfer informasi.

Sedangkan untuk jenisnya yang terbilang kurang umum adalah yang dapat mentransfer data dengan atau tanpa koneksi kabel (wireless).

Meskipun media dan perangkat yang dapat dilepas digunakan secara ekstensif untuk menyimpan dan mengangkut data, perlu diketahui bahwa beberapa karakteristik yang membuatnya nyaman juga dapat menimbulkan risiko keamanan (security risk).

Untuk cara handle dan mengatasi resiko keamanan dan kehilangan datanya akan Kami bahas lebih lanjut di subbagian postingan ini, baca terus artikelnya ya!

Oke baiklah, removeable media, disk dan device atau perangkat yang dapat dilepas meliputi:

  • Optical atau disk optik (seperti disk Blu-ray, DVD, CD-ROM).
  • Kartu memori (seperti kartu Compact Flash, kartu Secure Digital, memory stick).
  • Zip disk atau Floppy disk.
  • USB flash drive (flash disk atau FD)
  • Hard drive atau hard disk eksternal (DE, EIDE, SCSSI, dan SSD).
  • Kamera digital (seperti Webcam).
  • Smartphone atau ponsel pintar (iPhone atau Android).
  • Dan perangkat eksternal lainnya yang memiliki kemampuan penyimpanan data.

Contoh Media Device yang Dapat Dilepas (Dicabut)

Gambar Contoh Removeable Media Di Windows Serta Cara Manage Dan Mengatasi Resiko Media Penyimpanan Yang Dapat Dilepas
Gambar Contoh Removeable Media Di Windows Serta Cara Manage Dan Mengatasi Resiko Media Penyimpanan Yang Dapat Dilepas

Dalam membahas mengenai removeable media, disk dan device, pastinya hal tersebut tidak terlepas daripada seperti apa contoh dan alatnya bukan?

Benar! Seperti yang sudah Kami jelaskan di atas, ada banyak jenis dan macam alat (perangkat) removeable yang sudah Kami sebutkan.

Ya! Contoh media yang dapat dilepas termasuk drive Universal Serial Bus (USB), CD, DVD, disket, dan Disk Blu-ray.

Selain keunggulan portabilitas, media yang dapat dilepas juga dapat melakukan backup dan pemulihan data dengan cepat, yang merupakan persyaratan penting yang harus ada dalam sebuah organisari, perusahaan maupun perorangan.

Hanya saja, salah satu kelemahannya yang ada, yaitu removeable media (perangkat media yang dapat dilepas) terbilang lebih mahal daripada pita data (alat penyimpanan data).

Contoh lainnya yaitu seperti stik memori portabel berbasis USB, juga dikenal sebagai flash drive (FD), atau thumb drive, jump drive, atau key drive.

Lalu, untuk kartu memori atau SD card, Compact Flash, memory stick, atau media penyimpanan tambahan berbasis flash terkait lainnya.

Baca Juga :  11+ Istilah dalam Back End (Development) yang Harus Anda Ketahui

Juga seperti pembaca kartu USB (card reader) yang memungkinkan konektivitas ke PC.

Untuk tools atau alat hiburan, contohnya termasuk seperti MP3 portabel dan MPEG yang memutar musik dan perangkat jenis pemutar media seperti iPod dengan flash internal atau memori berbasis hard drive yang mendukung fungsi penyimpanan data.

PDA, handset ponsel, dan smartphone (baca pengertian smartphone disini) dengan flash internal atau memori berbasis hard drive yang mendukung fungsi penyimpanan data.

Ya! Camera atau kamera digital dengan dukungan memori internal atau eksternal juga merupakan perangkat media yang dapat dilepas lainnya karena mereka dapat dihubungkan dengan komputer dengan menggukanan kabel USB.

Media berbasis memori yang dapat dilepas, seperti DVD, CD, dan floppy disk yang writeable (dapat ditulis ulang).

Sedangkan terkait perangkat jaringan komputer, ini termasuk seperti hardware (perangkat keras) apa pun yang menyediakan konektivitas ke perangkat USB melalui sarana seperti alat wireless atau nirkabel (Wi-Fi, WiMAX, IrDA Bluetooth, dan lainnya misalnya akses jaringan kabel).

Bagaimana Cara Manage, Handle dan Mengatasi Resiko yang Mungkin Terjadi pada Removeable Device?

Lalu, bagaimana cara memanajemen (manage) dan mengatasi resiko yang mungkin terjadi pada removeable media, disk atau device ini?

Ya! Dalam sebuah perusahaan, media eksternal selalu terbukti sebagai cara yang nyaman bagi karyawan untuk mengakses data pribadi dan bisnis, terutama saat bepergian.

Sebagaimana yang sudah Kami singgung dalam jenis dan macam serta contoh removeable media di atas, adapun perangkat portabel seperti stik USB, ponsel cerdas, kartu SD, dan hard drive eksternal telah memungkinkan karyawan untuk menyalin dan mentransfer data, mengambilnya dari lokasi, dan menjalankan bisnis sehari-hari di luar batas aman kantor.

Namun, seiring dengan meningkatnya penggunaan perangkat ini, begitu pula risiko yang terkait.

Properti yang membuat perangkat ini portabel dan memungkinkannya untuk terhubung ke berbagai jaringan, juga membuatnya rentan terhadap pelanggaran network security (keamanan jaringan).

Kegagalan untuk me-manage, handle atau mengelola impor dan ekspor data secara efektif dapat membuat organisasi terkena risiko berikut:

  • Kehilangan informasi; Perangkat media yang dapat dilepas dapat dengan mudah hilang yang mengakibatkan kompromi informasi sensitif dalam jumlah besar.
  • Masuknya malware; Penggunaan media yang dapat dipindahkan yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko malware ditransfer ke sistem bisnis penting.
  • Kerusakan reputasi; Hilangnya data sensitif dapat mengikis kepercayaan pelanggan terhadap organisasi, mengakibatkan kerusakan reputasi yang signifikan.
  • Kerugian finansial; Jika informasi sensitif hilang atau dikompromikan, organisasi tersebut pun dapat dikenakan sanksi finansial.

Jadi, bagaimana cara manage dan handle atau menangani removeable media (media yang dapat dilepas) yang benar?

Penting! Untuk memastikan bahwa data perusahaan aman dan terjamin, seseorang (seperti pegawai dan karyawan) harus mengikuti beberapa pedoman cara mengatasi resiko yang mungkin terjadi di bawah ini saat me-manage, handle atau menangani media yang dapat dilepas:

  • Batasi penggunaan semua removeable media (perangkat media yang dapat dilepas) kecuali jika diizinkan secara khusus.
  • Terapkan perlindungan kata sandi atau password, terutama untuk melindungi informasi sensitif dan membatasi akses, semua media yang dapat dilepas harus dilindungi dengan kata sandi yang kuat.
  • Enkripsi informasi yang disimpan di removeable media, disk dan device. Jika penggunaan media yang dapat dilepas diperlukan, informasi di semua perangkat harus dienkripsi. Untuk tingkat enkripsinya sendiri, itu akan bergantung pada sensitivitas informasi yang disimpan di perangkat.
  • Jangan pernah menyalin file ke media eksternal kecuali jika diperlukan atau telah diberi wewenang.
  • Pindai semua media untuk mencari malware. Media yang dapat dilepas harus dipindai secara menyeluruh untuk mencari malware sebelum dibawa untuk digunakan atau diterima dari organisasi lain.
  • Jangan pernah meninggalkan media yang dapat dilepas tergeletak di sekitar lingkungan kerja Anda. Kunci dengan aman saat tidak digunakan.
  • Nonaktifkan Bluetooth, Wi-Fi, dan layanan lainnya saat Anda tidak menggunakannya.
  • Jangan pernah mencoba mengakses file dari media yang dapat dilepas yang mungkin Anda temukan. Ini mungkin berisi virus yang akan menginfeksi sistem komputer dengan malware.
  • Saat menggunakan Bluetooth, setel ke mode “undiscovered atau tidak dapat ditemukan” untuk menyembunyikan perangkat dari perangkat yang tidak diautentikasi.
  • Segera laporkan perangkat yang hilang, sehingga semua data collection dapat ditindaklanjuti.
  • Gunakan security software (perangkat lunak keamanan) dan selalu update atau perbarui semua perangkat lunaknya.
Baca Juga :  Penjelasan Pengertian Serif: Apa itu Serif (Font)? Sejarah, Tujuan, Jenis, Penggunaan dan Contohnya serta Perbedaannya dengan Sans-Serif!

Menurut survei yang Kami secara pribadi lakukan, rata-rata pegawai dan karyawan yang terdapat di negara berkembang (seperti Indonesia, India dan lain sebagainya) masih dapat dikatakan sangat jarang melakukan hal tersebut di atas.

Oleh karena itu, penting bagi sebuah negara, organisasi, perusahaan maupun perorangan untuk menerapkan cara mengatasi resiko yang sudah Kami jelaskan di atas untuk kepentingan kemajuan dan perkembangannya.

Kesimpulan

Oke, Kami rasa sudah cukup jelas untuk sekarang. Jadi, berdasarkan penjelasan dan pembahasan Pengertian Removeable Media? Apa itu Removeable Disk dan Device? Tujuan dan Fungsi, Macam, Contoh dan Bagaimana Cara Manage dan Mengatasi Resikonya di atas, dapat kita simpulkan bahwa penyimpanan yang dapat dilepas, terutama dalam istilah komputasi yaitu removeable media, disk dan device adalah segala bentuk penyimpanan data yang tidak dimasukkan ke dalam komponen utama komputer itu sendiri.

Selain menyediakan bentuk cadangan (backup) dengan menghapus data dari sistem komputer terpusat (centralized), perlu kalian ketahui bahwa alat ini juga jauh lebih portabel daripada keseluruhan komputer, dimana alat tersebut memungkinkan orang untuk dengan mudah membawa data bolak-balik dari berbagai lokasi.

Penutup

Demikianlah tulisan dan artikel yang dapat Kami bagikan dalam postingan artikel yang membahas mengenai Pengertian Removeable Media? Apa itu Removeable Disk dan Device? Tujuan dan Fungsi, Macam, Contoh dan Bagaimana Cara Manage dan Mengatasi Resikonya kali ini. Semoga penjelasan yang telah Kami sampaikan ini bisa bermanfaat serta dapat menambah wawasan Kita semua terutama dalam mengetahui istilah teknologi yang harus diketahui dalam dunia teknologi informasi.

Silahkan bagikan artikel atau tulisan Kami disini jika kalian rasa pembahasan ini bermanfaat untuk saudara, teman, kerabat dan rekan bisni kalian semua. Sekian dari Saya Rifqi Mulyawan, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar