Pengertian FOSS (Free and Open Source Software): Sejarah dan Modelnya

Gambar Pengertian FOSS Free Open Source Software Dan Sejarah FOSS Serta Model FOSS
Gambar Pengertian FOSS Free Open Source Software Dan Sejarah FOSS Serta Model FOSS

Sebenarnya apa itu pengertian FOSS (Free and Open Source Software)? FOSS (Free and Open Source Software) memungkinkan pengguna dan programmer untuk mengedit, memodifikasi, atau menggunakan kembali kode sumber perangkat lunak. Ini memberi pengembang kesempatan untuk meningkatkan fungsionalitas program dengan memodifikasinya.

Istilah “free” disini menunjukkan bahwa perangkat lunak tidak memiliki batasan pada hak cipta. Istilah “open source” menunjukkan perangkat lunak tersebut dalam bentuk proyek, memungkinkan pengembangan perangkat lunak atau Software yang mudah dari pengembang ahli yang berkolaborasi di seluruh dunia tanpa perlu rekayasa balik. FOSS (Free and Open Source Software) juga dapat disebut sebagai free/libre open-source software (FLOSS) atau free/open-source software (F/OSS).

Pengertian FOSS (Free and Open Source Software)

FOSS (Free and Open Source Software) adalah perangkat lunak yang dikembangkan oleh jaringan kolaboratif informal para programmer. Kode sumber dilisensikan secara gratis, mendorong modifikasi dan peningkatan.

Istilah perangkat lunak bebas mengacu pada kurangnya batasan pada pengguna individu serta biaya nol; istilah perangkat lunak open source mengacu pada pengembangan kolaboratif atau Jaringan atau Networking. FOSS, yang merangkul manfaat dan penganut kedua paradigma, mendapatkan penerimaan luas ketika mode tradisional desain perangkat lunak ditantang.

Meningkatnya popularitas FOSS telah menyebabkan frustrasi di beberapa kalangan karena setidaknya tiga alasan:

  • Pengembang, distributor, dan penjual perangkat lunak konvensional khawatir bahwa FOSS (Free and Open Source Software) ini akan memotong laba mereka.
  • Penyalahgunaan hak FOSS (Free and Open Source Software) dapat menyebabkan klaim hak cipta atau perlindungan merek dagang yang dipertanyakan, sehingga memicu litigasi.
  • Nilai moneter FOSS (Free and Open Source Software) tidak jelas, sehingga pemerintah kesulitan mencari cara untuk mengenakan pajak.

Sejarah FOSS (Free and Open Source Software)

Ilustrasi Gambar Pengertian FOSS Free Open Source Software Dan Sejarah FOSS Serta Model FOSS
Ilustrasi Gambar Pengertian FOSS Free Open Source Software Dan Sejarah FOSS Serta Model FOSS

Membahas mengenai pengertian FOSS (Free and Open Source Software), sebelum 1960, sebagian besar perangkat lunak dapat diakses secara terbuka dan gratis karena alat perangkat lunak memerlukan upaya pengembangan yang relatif sederhana. Dengan semakin kompleksnya aplikasi perangkat lunak, ini mengarah pada upaya pengembangan paket perangkat lunak yang lebih besar, menjadikan lisensi perangkat lunak sebagai tren pasar.

Baca Juga :  Ini 5 Tahapan Perencanaan Proyek Artificial Intelligence (AI) serta Contoh Implementasinya!

Akhirnya, pengembang menemukan teknik untuk menghindari penggunaan perangkat lunak komputer multi, seperti penggunaan kunci produk dan aktivasi Internet. Dengan meluasnya penggunaan Internet, teknik ini menjadi penting bagi pengembang untuk mendapatkan kembali keuntungan dari upaya mereka.

FOSS muncul sebagai akibat dari kebutuhan akan upaya kolaborasi yang bebas dalam proyek yang rumit dan mahal. Saat ini, banyak proyek FOSS tersedia untuk pengembang aktif.

Model FOSS (Free and Open Source Software)

Mengacu pada pengertian FOSS (Free and Open Source Software) di atas, model FOSS (Free and Open Source Software) ini menyediakan alat dan proses menarik yang dengannya perempuan dan laki-laki dapat membuat, bertukar, berbagi, dan mengeksploitasi perangkat lunak dan pengetahuan secara efisien dan efektif. FOSS dapat memainkan peran penting sebagai instrumen praktis untuk pembangunan karena aspirasi bebas dan terbukanya menjadikannya komponen alami dari upaya pembangunan dalam konteks Millennium Development Goals (MDGs).

Di bidang perangkat lunak, UNESCO memenuhi fungsi dasarnya sebagai laboratorium gagasan dan pembuat standar untuk membentuk perjanjian universal tentang masalah etika yang muncul dengan mendukung pengembangan dan penggunaan standar terbuka, interoperable, non-diskriminatif untuk penanganan informasi dan akses sebagai elemen penting dalam mengembangkan infrastruktur efektif yang berkontribusi pada praktik demokrasi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik.

Penutup

Demikianlah sedikit ulasan Kami kali ini yang membahas mengenai pengertian FOSS (Free and Open Source Software), Sejarah FOSS (Free and Open Source Software) beserta Model FOSS (Free and Open Source Software) dan pembahasannya secara detail. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan Kita semua. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar