Mari Pahami Pengertian Web Server: Menurut Ahli, Fungsi, Cara Kerja serta Jenis-Jenis dan Contohnya!

0
Gambar Pengertian Web Server Apa Itu Server Website Menurut Para Ahli Fungsi Cara Kerja Jenis Jenis Dan Contohnya
Gambar Pengertian Web Server Apa Itu Server Website Menurut Para Ahli Fungsi Cara Kerja Jenis Jenis Dan Contohnya

Tahukah kalian, Pengertian Web Server, Apa itu Server Website? Fungsi, Cara Kerja, serta Jenis-Jenis dan Contohnya? Tunggu, biarkan Kami bertanya terlebih dahulu, ketika Anda mendengar kata “web server“, apa hal pertama yang terlintas dalam pikiran Anda? Apakah ini ruangan gelap besar yang dipenuhi dengan lampu yang berkedip dan suara dengungan yang aneh dan berbeda? Atau apakah Anda memikirkan potongan kode yang bekerja bersama untuk mengirimkan halaman website ke browser dari seluruh dunia?

Jika Anda berpikiran seperti itu, ya, memang kedua dari hal tersebut di atas adalah benar! Secara umum, sebuah web server mewakili tempat penyimpanan file atau isi yang ada pada sebuah web. Ini merupakan program yang menggunakan HTTP untuk menyajikan file yang membuat halaman web bagi pengguna sebagai tanggapan atas permintaan mereka yang dikirim oleh klien HTTP. Untuk lebih memahami apa itu web server, dalam postingan Kami kali ini, Kami akan membahas secara lebih detail dan lengkap tentang web server. Baiklah, langsung saja, berikut ini adalah ulasannya!

Pengertian Web Server

Web Server adalah program yang menggunakan HTTP (Hypertext Transfer Protocol) untuk melayani file yang membentuk halaman web kepada pengguna, sebagai tanggapan atas permintaan mereka, yang diteruskan oleh klien HTTP komputer mereka. Komputer dan peralatan khusus tersebut terkait penggunaan web dapat juga disebut sebagai server web berdasarkan simpulan Kami yang bersumber dari Situs Techtarget.

Apa itu Server Website?

Lalu, apa itu server website? Seperti yang sudah Kami jelaskan di atas, ini merupakan sebutan lain yang juga mengacu pada web server. Server website adalah program yang menggunakan HTTP untuk men-serve atau melayani file yang membentuk halaman website kepada user atau pengguna, sebagai tanggapan atas permintaan mereka, yang diteruskan oleh klien HTTP komputer mereka.

Prosesnya adalah contoh dari model klien/server. Semua komputer yang meng-hosting sebuah website harus memiliki program web server. Web server yang terkemuka dan populer termasuk seperti Apache dan merupakan yang paling banyak diinstal, Microsoft Internet Information Server (IIS) dan Nginx (Engine X) dari NGINX. Web server lain termasuk seperti server NetWare Novell, GWS (Google Web Server) dan keluarga server Domino IBM dan lain sebagainya.

Web Server sering kali hadir sebagai salah satu bagian dari paket program terkait internet dan Iitranet yang lebih besar untuk melayani e-mail, mengunduh permintaan untuk file FTP atau File Transfer Protocol, yang membangun serta menerbitkan halaman Web. Pertimbangan dalam memilih server website ini mencakup seberapa baik mereka bekerja dengan sistem operasi dan server lain, kemampuannya menangani pemrograman server-side (sisi server), karakteristik keamanan, dan penerbitan khusus, mesin pencari, dan alat pembangunan situs yang menyertainya.

Dalam hal ini seorang user dan pengguna yang menggunakan browser untuk menjelajahi internet berperan sebagai web client, dimana merekalah yang mengirimkan permintaan pada web server.

Pengertian Web Server Menurut Para Ahli

Ilustrasi Gambar Pengertian Web Server Menurut Para Ahli Dan Fungsinya
Ilustrasi Gambar Pengertian Web Server Menurut Para Ahli Dan Fungsinya

Membahas mengenai apa itu web server, agar lebih memahaminya, maka kita dapat merujuk kepada pendapat para pakar atau ahli terkait definisi mereka tentang web server.

Adapun beberapa pengertian web server menurut para ahli yang perlu kalian ketahui adalah sebagai berikut.

1. Solochin

Menurut Solichin, web server adalah sebuah application atau aplikasi yang terinstall pada perangkat komputer jenis server. Mereka berfungsi untuk menerima request atau permintaan berupa halaman website melalui HTTP atau HTTPS dari user atau client dimana kemudian, mereka mengirimkannya balik dalam bentuk halaman web yang berbentuk dokumen HTML.

Baca Juga :  Mengenal Pengertian Font: Apa itu Font Family? Sejarah, Tujuan Penggunaan, Ukuran Default dan Contohnya serta Perbedaannya dengan Typeface!

2. Khairil

Menurut Khairil, definisi dari web server adalah suatu software atau perangkat lunak yang berfungsi sebagai backbone atau tulang belakang dan tulang punggung dari sebuah WWW atau World Wide Web.

Secara lebih lanjut, dia menjelaskan juga bahwa, web server akan menunggu permintaan dari client yang memakai browser, lalu melakukan pemrosesan terhadap request atau permintaan itu, dan lalu kemudian menampilkannya kembali pada sebuah browser, sebagai output atau keluaran dari pemrosesan data yang telah dilakukan.

3. Nugroho

Menurut Nugroho, web server adalah sebuah bentuk dari server yang khusus dipakai dan digunakan dalam menyimpan halaman website atau homepage. Sebuah Komputer dapat dikatakan sebagai web server, apabila mereka memilki sebuah program server yang biasanya disebut PWS atau Personal Web Service.

PWS inilah yang nantinya kemudian difungsikan agar halaman Web yang terdapat pada sebuah komputer server dapat dipanggil dari Komputer client atau klien.

Fungsi Web Server

Ilustrasi Gambar Fungsi Web Server Atau Server Website Dalam Membahas Pengertiannya
Ilustrasi Gambar Fungsi Web Server Atau Server Website Dalam Membahas Pengertiannya

Berdasarkan penjelasan web server di atas, maka secara tidak langsung kita sudah dapat mengetahui apa saja fungsi web server. Benar! Fungsi utamanya adalah untuk memproses file yang diminta client atau klien.

Adapun fungsi penting dari web server adalah sebagai alat untuk memproses berbagai macam jenis request atau permintaan yang diminta oleh klien, lalu kemudian memberikan respon dalam bentuk web page atau halaman web. Halaman website tersebut biasanya terdiri dari teks, gambar, dokumen, video, dan lain sebagainya.

Jadi, setiap kali pengguna Internet membuka sebuah halaman Wwebsite, maka terjadilah proses request atau permintaan. Selanjutnya, jika alamat IP atau domain dari website yang diminta adalah benar, maka web server tersebut pun akan memberikan respon dan kemudian menampilkan data atau arsip yang terdapat pada dan berada dalam database (baca selengkapnya penjelasan database disini) dari website tersebut kepada user atau pengguna.

Cara Kerja Web Server

Seperti yang sudah Kami singgung di atas mengenai arti dan fungsinya, secara umum, cara kerja web server adalah untuk menerima permintaan dari client dan kemudian mengirimkannya kembali, file yang diminta dari klien tersebut.

Halaman di internet dapat dilihat, ketika web browser memintanya dari web server dan server website merespons dengan halaman itu. Representasi cara kerja web server adalah seperti gambar Kami di bawah ini.

Gambar Dari Cara Kerja Web Server Dalam Pengertian Server Website
Gambar Dari Cara Kerja Web Server Dalam Pengertian Server Website

Proses sederhana dari cara kerja web server terdiri dari 4 (empat) langkah, yaitu adalah sebagai berikut:

  1. Menperoleh alamat IP dari nama domain.
  2. Browser meminta URL lengkap.
  3. Web server merespon permintaan.
  4. Kemudian, browser menampilkan halamannya.

Di bawah ini adalah penjelasan dari masing-masing langkah dan proses cara kerja web server tersebut di atas.

1. Memperoleh Alamat IP dari Nama Domain

Web browser kita pertama-tama mendapatkan alamat IP nama domain (baca pengertian domain disini). Sebagai contoh misalnya, untuk halaman ini nama domainnya adalah www.rifqimulyawan.com. Web server dapat mendapatkan alamat IP dalam 2 cara, yaitu:

  • Dengan mencari di cache-nya.
  • Dengan meminta satu atau lebih server DNS (Domain Name System).

Catatan: Setiap situs web diberikan alamat IP terlebih dahulu saat pertama kali dimasukkan dalam server web.

2. Browser Meminta URL Lengkap

Selanjutnya, setelah mengetahui alamat IP tersebut, browser pun sekarang menuntut dan meminta URL (baca pengertian URL disini) lengkap dari server web.

3. Web Server Merespons Permintaan

Web server merespons browser dengan mengirim halaman yang diinginkan, dan jika ada halaman yang tidak ada atau terjadi kesalahan lain, dia akan mengirim pesan kesalahan yang sesuai. Sebagai contoh adalah:

  • Anda mungkin telah melihat error 404, saat mencoba membuka halaman web, yang merupakan pesan yang dikirim oleh server ketika halaman tidak ada.
  • Yang umum lainnya adalah error 401, ini terjadi ketika akses ditolak karena kredensial yang salah, seperti username atau nama pengguna dan password dan kata sandi, yang diberikan.
Baca Juga :  Inilah Pengertian Proxy Server: Menurut Ahli, Cara Kerja, Fungsi, Jenis-Jenis dan Manfaatnya!

4. Browser Menampilkan Halaman Web

Browser pun akhirnya mendapatkan halaman web dan menampilkannya, atau menampilkan pesan kesalahan.

Jenis-Jenis Web Server dan Contohnya

Setelah mengetahui apa arti dari web server, selanjutnya kita juga harus mengetahui apa saja jenis-jenis web server.

Di bawah ini adalah beberapa jenis-jenis web server dan contoh serta penjelasannya.

a. Apache

Ilustrasi Gambar Apache Web Server
Gambar Apache Web Server

Yang pertama adalah jenis Apache. Server web Apache adalah salah satu server web paling populer yang dikembangkan oleh Apache Software Foundation. Sebagai perangkat lunak open source, Apache mendukung hampir semua sistem operasi seperti Linux, Windows, Unix FreeBSD, Mac OS X dan banyak lagi. Kira-kira, 60% dari mesin yang ada di dunia ini berjalan dalam Apache Web Server.

Anda dapat dengan mudah menyesuaikan server web apache karena struktur modularnya. Karena merupakan sumber terbuka, modul Anda sendiri dapat ditambahkan ke server saat Anda ingin melakukan modifikasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Ini terbilang sangat stabil dibandingkan dengan server web lain dan masalah administrasi di dalamnya dapat diselesaikan dengan mudah. Dimungkinkan untuk menginstal Apache pada banyak platform dengan sukses. Versi terbaru Apache ini menawarkan Anda fleksibilitas untuk menangani lebih banyak permintaan bila dibandingkan dengan versi sebelumnya.

b. IIS (Internet Information Services)

Ilustrasi Gambar Microsoft IIS
Gambar Microsoft IIS Web Server

Web Server IIS adalah web server yang dipakai pada OS Windows (Windows 2000 dan Windows 2003) yang didukung dengan komponen seperti protokol jaringan DNS, TCIP/IP serta software yang digunakan untuk menciptakan situs website.

IIS juga kompatibel untuk mendukung beberapa protokol seperti FTP, HTTP, NNTP, SMTP dan SSL. Kelebihan daripada web server ini adalah mereka dapat diakses penuh pada windows serta mendukung platform .NET. Sedangkan kekurangannya yaitu adalah web server jenis ini termasuk jenis web server yang berbayar.

c. Nginx

Ilustrasi Gambar Nginx
Gambar NGINX Web Server

Web server Nginx atau dibaca dengan Engine X ini adalah web server open source serta dapat untuk dipakai oleh siapapun secara gratis selain Apache. Keunggulan utama Nginx dibanding Apache yaitu adalah Apache tidak bisa menangani web server yang mempunyai traffic atau lalu lintas website tinggi dibandingkan dengan Nginx.

Oleh karena itulah, untuk mendukung web perusahaan profesional dengan traffic tinggi, Nginx adalah pilihan yang lebih baik untuk digunakan daripada Apache. Kelebihan lainnya adalah Nginx mempunyai performa yang tinggi, arsitektur event-based (berbasis even) serta fitur lainnya juga sangat berguna.

d. LiteSpeed Web Server

Gambar LiteSpeed Web Server
Gambar LiteSpeed Web Server

Jenis web server yang berikutnya adalah LiteSpeed. Ini merupakan pengganti drop-in Apache yang berkinerja tinggi, LiteSpeed (LSWS) adalah server website ke-4 (empat) yang populer di internet dan merupakan server web komersial.

Ketika Anda meningkatkan server web Anda ke LiteSpeed, Anda akan mengalami peningkatan kinerja juga dengan biaya pengoperasian yang rendah. Server ini kompatibel dengan fitur-fitur Apache yang paling umum seperti .htaccess, mod_rewrite dan mod_security.

Jenis ini memiliki kemampuan untuk memuat file konfigurasi Apache secara langsung dan berfungsi sebagai setetes pengganti Apache dengan hampir semua panel kontrol hosting. Ini dapat menggantikan Apache dalam waktu 15 menit tanpa downtime. LSWS menggantikan semua fungsi Apache yang tidak dapat dilakukan oleh solusi proxy front-end lainnya untuk menyederhanakan penggunaan dan membuat transisi dari Apache menjadi lancar dan mudah.

e. Apache Tomcat

Gambar Apache Tomcat
Gambar Apache Tomcat

Wadah servlet Java yang open-source atau sumber terbuka, Apache Tomcat berfungsi sebagai server web. Program java yang memperluas kapabilitas server disebut sebagai servlet Java. Servlet dapat menanggapi semua jenis permintaan tetapi mereka paling sering mengimplementasikan aplikasi yang dihosting di server web. Server web ini adalah Java yang setara dengan teknologi konten web dinamis lainnya seperti PHP dan ASP.NET.

Baca Juga :  Mengenal Pengertian Vector Image: Apa itu Gambar atau Vector Graphics? Fungsi, Manfaat dan Keuntungan, Format serta Perbedaannya dengan Raster!

Sun Microsystems menyumbangkan basis kode Tomcat ke Yayasan perangkat lunak Apache pada tahun 1999 yang menjadi proyek Apache tingkat atas pada tahun 2005. Dirilis di bawah Lisensi Apache versi 2, Apache Tomcat biasanya digunakan untuk menjalankan aplikasi Java.

Tapi, itu bisa diperluas dengan Coyote, sehingga bisa juga menjalankan peran server web biasa yang menyajikan file lokal sebagai dokumen HTTP. Seringkali, Apache Tomcat terdaftar di antara server aplikasi Java open source lainnya. Beberapa contoh adalah Wildfly, JBoss, dan Glassfish.

f. Node.js

Gambar Node JS
Gambar Node JS

Node.js pada dasarnya adalah lingkungan JavaScript server-side yang digunakan untuk aplikasi jaringan seperti server web. Ini awalnya ditulis oleh Ryan Dahl pada tahun 2009. Memiliki posisi pasar yang lebih kecil, Node.js menjalankan 0,2% dari semua situs web. Proyek Node.js, yang dikelola oleh Node.js Foundation, dibantu oleh program proyek kolaborasi Linux Foundation.

Node.js berbeda dari server web populer lainnya karena ini terutama lingkungan runtime lintas platform mereka yang digunakan untuk membangun aplikasi jaringan. Arsitektur event-driven diterapkan oleh Node.js yang mampu melakukan asynchronous I/O. Karena pilihan desain ini, throughput dan skalabilitas dioptimalkan dalam aplikasi web yang membantu untuk menjalankan komunikasi waktu nyata dan permainan browser.

Node.js juga membantu dalam memahami perbedaan dalam tumpukan pengembangan web, di mana Node.js jelas merupakan bagian dari tumpukan HTML, CSS, dan JavaScript, berbeda dengan Apache atau NGINX yang merupakan bagian dari beberapa tumpukan perangkat lunak yang berbeda. Node.js dirilis di bawah campuran lisensi.

g. Lighttpd

Ilustrasi Gambar Lighttpd
Gambar Lighttpd Web Server

Lighttpd atau yang dibaca lightly adalah web server yang juga bersifat open source yang dikembangkan oleh programmer berkebangsaan jerman. Web server ini lebih diutamakan digunakan untuk OS Linux atau dari kelompok Unix lainnya.

Kelebihan web server ini adalah mereka mempunyai kemampuan untuk mengatur CPU Load secara efektif serta dengan beberapa fitur lainnya misalnya seperti FastCGi, SCGI, URL-Writing dan Output-Compression.

Kesimpulan

Jadi, dari pembahasan Kami mengenai Pengertian Web Server, Apa itu Server Website? Fungsi, Cara Kerja, serta Jenis-Jenis dan Contohnya di atas, dapat kita simpulkan bahwa, web server adalah tempat menyimpan dan mengirimkan konten untuk website seperti teks, gambar, video, dan data aplikasi kepada klien yang memintanya. Jenis klien yang paling umum adalah program web browser, yang meminta data dari situs web Anda ketika pengguna mengklik tautan atau mengunduh dokumen pada halaman yang ditampilkan di browser.

Penutup

Demikianlah postingan yang dapat Kami bagikan kali ini, dimana Kami membahas tentang Pengertian Web Server, Apa itu Server Website? Fungsi, Cara Kerja, serta Jenis-Jenis dan Contohnya. Semoga artikel ini menambah pengetahuan Anda tentang web server sehingga Anda dapat membuat website yang profesional.

Silahkan bagikan artikel atau tulisan Kami disini jika kalian rasa ini bermanfaat untuk teman-teman dan kerabat kalian semua. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar