Teknologi

Inilah Penjelasan Pengertian Cloud Computing: Apa itu Komputasi Awan? Tujuan dan Fungsi, Jenis, Macam, Manfaat, Karakteristik serta Perbedaannya dengan Web Hosting!

Tahukah Anda, Pengertian Cloud Computing, Apa itu Komputasi Awan? Tujuan dan Fungsi, Jenis, Macam, Manfaat, Karakteristik serta Perbedaannya dengan Web Hosting Tradisional? Ya, sebelum dimulainya platform cloud computing, sebagian besar bisnis bergantung pada server, database, perangkat keras, perangkat lunak, dan periferal lainnya untuk menjadikan bisnis mereka secara online. Perusahaan harus membeli komponen ini untuk memastikan bahwa situs web atau aplikasi mereka menjangkau user (pengguna).

Selain itu, bisnis juga membutuhkan tim ahli untuk mengelola perangkat keras dan perangkat lunak, serta memantau infrastrukturnya. Walaupun pendekatan ini praktis, ini datang dengan masalah-masalah uniknya, seperti biaya setup yang tinggi, komponen yang kompleks, dan ruang penyimpanan yang terbatas. Cloud computing dibuat untuk mengatasi masalah ini. Terkait hal tersebut, dalam postingan kali ini, Kami akan membahas secara lebih detail dan lengkap tentang apa itu pengertian cloud computing atau komputasi awan. Baiklah, berikut ulasannya!

Pengertian Cloud Computing

Berarti komputasi awan (dalam bahasa Indonesia), cloud computing adalah penyampaian layanan komputasi yang termasuk server, penyimpanan, basis data, jaringan, perangkat lunak, analitik, dan intelijen melalui internet (cloud) untuk menawarkan inovasi yang lebih cepat, sumber daya yang fleksibel, dan skala ekonomis berdasarkan simpulan Kami yang mengacu pada sumber Situs Microsoft.

Benar, Anda biasanya diharuskan membayar hanya untuk layanan cloud yang Anda gunakan, di mana it akan membantu Anda menurunkan biaya operasi.

Selain itu, ini juga dapat memenuhi keperluan bisnis Anda dengan menjalankan infrastruktur Anda lebih efisien, dan meningkatkan skala seiring perubahan kebutuhan bisnis Anda.

Apa itu Komputasi Awan?

Ilustrasi Gambar Apa Itu Komputasi Awan Serta Tujuan Dan Fungsi Cloud Computing Dalam Membahas Pengertian Dan Artinya

Jadi, apa itu sebenarnya yang dimaksud dengan komputasi awan itu? Ya, seperti yang sudah Kami jelaskan pada pengertian di atas, ini lebih dikenal dengan sebutan cloud computing (dalam istilah global)

Cloud computing atau komputasi awan adalah proses menyimpan dan mengakses data dan program melalui internet (baca pengertian internet di sini) alih-alih pada hard drive komputer Anda.

Arti cloud di sini hanyalah metafora untuk internet, cloud computing yaitu sejenis outsourcing dari software (perangkat lunak), penyimpanan data, dan pemrosesan.

Pengguna mengakses aplikasi dan file dengan masuk dari perangkat apa pun yang memiliki koneksi internet.

Informasi dan program dihosting oleh pihak luar dan berada di jaringan global pusat data yang aman alih-alih di penyimpanan pengguna.

Ya, hal ini membebaskan daya pemrosesan, memfasilitasi berbagi dan kolaborasi, dan memungkinkan akses seluler yang aman di mana pun pengguna berada atau perangkat apa yang sedang digunakan.

Pada intinya, cloud computing adalah istilah umum untuk apa pun yang melibatkan pemberian layanan yang di-host melalui internet.

Nama atau istilah kata cloud computing terinspirasi oleh simbol cloud (awan) yang sering digunakan untuk mewakili internet dalam flow chart (diagram alur) dan diagram lainnya.

Tujuan dan Fungsi Cloud Computing atau Komputasi Awan

Agar lebih memahami tentang arti cloud computing, maka tentu saja kita juga harus mengenal apa sebenarnya tujuan dan fungsinya bukan?

Seperti yang sudah Kami jelaskan di atas, cloud computing dinamai demikian karena informasi yang diakses ditemukan dari jarak jauh di cloud atau ruang virtual.

Perusahaan yang menyediakan layanan cloud computing memungkinkan pengguna untuk menyimpan file dan aplikasi di server (baca pengertian server di sini) jauh dan kemudian mengakses semua data melalui internet.

Ini berarti pengguna tidak perlu berada di tempat tertentu untuk mendapatkan akses ke sana, memungkinkan pengguna untuk bekerja dari jarak jauh.

Cloud computing atau komputasi awan dibuat dan bertujuan untuk menghilangkan semua beban berat yang terlibat dalam mengolah dan memproses data dari perangkat yang sering Anda bawa ketika bekerja.

Ini juga memindahkan semua pekerjaan itu ke kluster komputer besar jauh di dunia maya.

Data (baca pengertian data di sini), pekerjaan, dan aplikasi Anda menjadi tersedia dari perangkat apa pun yang dapat Anda sambungkan ke internet, di mana pun Anda berada karena fungsi cloud computing.

Selain itu, terkait dari fungsinya, cloud computing (komputasi awan) dapat bersifat publik dan pribadi.

Layanan publik atau public cloud menyediakan service (layanan) mereka melalui internet dengan biaya.

Layanan pribadi atau private cloud, di sisi lain, hanya menyediakan layanan untuk sejumlah orang tertentu.

Layanan ini adalah sistem jaringan yang memasok layanan yang telah di-host.

Biasanya, ada juga opsi dan pilihan hybrid, yang menggabungkan elemen-elemen dan fungsi dari layanan publik dan pribadi.

Terlepas daripada hal tersebut di atas, adapun beberapa poin yang dapat Anda garis bawahi untuk memahami tujuan dan fungsi cloud computing dalah sebagai berikut:

  • Cloud computing merupakan delivery (pengiriman) berbagai layanan melalui internet, termasuk penyimpanan data, server, database, jaringan, dan software (perangkat lunak).
  • Penyimpanan berbasis cloud memungkinkan untuk menyimpan file ke basis data jauh dan mengambilnya sesuai permintaan.
  • Service (layanan) tersebut dapat berupa layanan public (publik) dan private (pribadi), di mana layanan publik disediakan secara online dengan biaya sementara layanan pribadi dihosting pada jaringan ke klien tertentu.

Cara Kerja Cloud Computing

Setelah kita mengetahui apa tujuan dan fungsi dari cloud computing, adalah merupakan hal yang penting juga bagi Kami untuk menjelaskan bagaimana cara kerja mereka.

Ya! Cloud computing, dibandingkan dengan memiliki infrastruktur komputasi atau pusat data mereka sendiri, dengan adanya itu maka perusahaan dapat menyewa akses ke apa pun mulai dari aplikasi hingga penyimpanan dari penyedia layanan cloud.

Salah satu manfaat utama menggunakan layanan cloud computing adalah perusahaan dapat menghindari biaya di muka dan kompleksitas memiliki serta memelihara infrastruktur IT mereka sendiri, dan sebagai gantinya hanya membayar untuk apa yang mereka gunakan, ketika mereka menggunakannya saja.

Pada gilirannya, penyedia layanan cloud computing (komputasi awan) dapat mengambil manfaat dari skala ekonomi yang signifikan dengan memberikan service (layanan) yang sama kepada berbagai pelanggan.

Sederhananya, komputasi awan yaitu adanya beragam sumber daya komputasi yang tersedia dari jarak jauh seperti penyimpanan, kekuatan pemrosesan, dan network (jaringan).

Cloud dapat menampung dan menawarkan banyak layanan termasuk basis data, perangkat lunak, dan bahkan kelompok mesin virtual.

Memiliki jenis sumber daya ini berada di cloud berarti sumber daya tersebut tersedia untuk dikelola dari mana saja, di hampir semua perangkat.

Anda dapat membuat kolaborasi antar tim dengan lebih mudah.

Selama Anda memiliki koneksi internet dan browser web modern, Anda dapat mengakses cloud dan semua yang dihostingnya.

Dalam memahami cara kerjanya sendiri, pikirkanlah seperti bagaimana Anda membuat cadangan foto ponsel Anda secara online.

Itulah cloud computing! Untuk bisnis sendiri, ini adalah prinsip yang sama tetapi dalam skala yang lebih besar.

Jenis-Jenis Cloud Computing (Komputasi Awan)

Dalam membahas tentang penjelasan tentang cloud computing, pastinya tidak terlepas dari apa saja jenis-jenisnya bukan?

Ya, tidak semua cloud sama, dan tidak satu jenis cloud computing (komputasi awan) dapat menjadi pilihan yang tepat untuk semua orang.

Beberapa model, tipe, dan layanan yang berbeda telah berkembang untuk membantu menawarkan solusi yang tepat untuk kebutuhan Anda.

Pertama, Anda perlu menentukan jenis penyebaran cloud, atau arsitektur cloud computing, di mana layanan cloud Anda akan diimplementasikan.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah jenis-jenis cloud computing yang perlu untuk diketahui.

1. Public Cloud

Jenis yang pertama adalah publik atau public cloud. Ini dimiliki dan dioperasikan oleh penyedia layanan cloud pihak ketiga, yang memberikan sumber daya komputasi mereka, seperti server dan penyimpanan, melalui internet.

Microsoft Azure adalah contoh cloud publik, di mana dengan cloud publik, semua perangkat keras, perangkat lunak, dan infrastruktur pendukung lainnya dimiliki dan dikelola oleh penyedia cloud.

Anda mengakses layanan ini dan mengelola akun Anda menggunakan browser web.

2. Private Cloud

Jenis berikutnya adalah pribadi, personal atau private cloud, ini adalah jenis yang mengacu pada sumber daya cloud computing atau komputasi awan yang digunakan secara eksklusif oleh satu bisnis atau organisasi.

Cloud pribadi dapat secara fisik terletak di pusat data perusahaan di tempat.

Beberapa perusahaan juga membayar penyedia service (layanan) “3rd party” atau pihak ketiga untuk meng-host cloud pribadi mereka.

Private cloud adalah jenis komputasi awan di mana layanan dan infrastruktur dipertahankan pada jaringan pribadi.

3. Hybrid Cloud

Jenis yang terakhir adalah hybrid cloud. Ini adalah jenis yang menggabungkan cloud computing public (publik) dan private (pribadi), terikat bersama oleh teknologi yang memungkinkan data dan aplikasi untuk dibagikan di antara mereka.

Dengan memungkinkan data dan aplikasi untuk berpindah antara cloud privat dan publik, hybrid cloud memberi bisnis Anda fleksibilitas yang lebih besar, lebih banyak opsi distribusi, dan membantu mengoptimalkan infrastruktur, security (keamanan), serta kebutuhan Anda saat ini.

Macam-Macam Cloud Computing Services (Layanan)

Selain membahas tentang arti dan jenis dari cloud computing, di sini Kami juga akan menjelaskan tentang apa saja macam-macam services (layanan) cloud computing.

Oke, perlu kalian ketahui bahwa sebagian besar services atau layanan cloud computing terbagi dalam 5 (empat) kategori besar yaitu IaaS, PaaS, serverless, SaaS dan FaaS.

Ini kadang-kadang disebut ” a pile (tumpukan)” karena mereka membangun di atas satu sama lain.

Mengetahui tentang masing-masingnya dan bagaimana mereka berbeda membuatnya lebih mudah untuk mencapai tujuan bisnis Anda.

Di bawah ini adalah penjelasan daripada masing-masing macam service (layanan) dari cloud computing.

a. Infrastructure as a Services (IaaS)

Macam service (layanan) cloud computing yang pertama adalah Infrastructure as a Services (IaaS).

Ini merupakan kategori paling mendasar dari layanan cloud computing.

Dengan IaaS, Anda menyewa infrastruktur IT server dan mesin virtual atau Virtual Machine (VM), penyimpanan, jaringan, sistem operasi dari penyedia cloud dengan dasar pay-as-you-go

b. Platform as a Service (PaaS)

Berikutnya adalah Platform as a Services (PaaS). Macam platform sebagai layanan mengacu pada layanan komputasi awan yang memasok lingkungan berdasarkan permintaan untuk mengembangkan, menguji, memberikan, dan mengelola aplikasi perangkat lunak.

PaaS dirancang untuk memudahkan pengembang untuk membuat web-app (aplikasi web) atau seluler dengan cepat, tanpa khawatir tentang pengaturan atau pengelolaan infrastruktur dasar server, penyimpanan, jaringan, dan basis data yang diperlukan dalam development (pengembangan).

c. Serverless Computing

Komputasi tanpa server atau Serverless Computing berfokus dalam membangun fungsionalitas aplikasi tanpa menghabiskan waktu terus-menerus mengelola server dan infrastruktur yang diperlukan untuk melakukannya.

Penyedia cloud menangani pengaturan, perencanaan kapasitas, dan manajemen server untuk Anda.

Arsitektur tanpa server sangat skalabel dan dikendalikan oleh peristiwa, hanya menggunakan sumber daya saat fungsi atau pemicu tertentu terjadi.

d. Software as a Service (SaaS)

Perangkat lunak sebagai layanan atau Software as a Service (SaaS) adalah metode untuk mengirimkan aplikasi perangkat lunak melalui internet, sesuai permintaan dan biasanya berdasarkan langganan.

Dengan SaaS, penyedia cloud menjadi tuan rumah dan mengelola aplikasi perangkat lunak dan infrastruktur yang mendasarinya, serta menangani pemeliharaan apa pun, seperti update (pemutakhiran) perangkat lunak dan perbaikan keamanan.

Pengguna terhubung ke aplikasi melalui internet, biasanya dengan browser web di ponsel, tablet, atau PC mereka.

e. Function as a Service (FaaS)

Yang terakhir adalah fungsi sebagai layanan atau Function as a Services (FaaS), ini adalah versi cloud dari komputasi tanpa server, menambahkan lapisan abstraksi lain ke PaaS, sehingga pengembang sepenuhnya terisolasi dari semua yang ada di tumpukan di bawah kode mereka.

Alih-alih menggunakan server virtual, container, dan runtime aplikasi, mereka mengunggah blok kode yang berfungsi sempit, dan mengaturnya untuk dipicu oleh peristiwa tertentu (seperti pengiriman formulir atau file yang diunggah).

Semua cloud utama menawarkan FaaS di atas IaaS, seperti AWS Lambda, Azure, Google Cloud, dan IBM OpenWhisk.

Adapun manfaat khusus dari aplikasi FaaS adalah bahwa mereka tidak mengkonsumsi sumber daya IaaS sampai suatu peristiwa terjadi, mengurangi biaya bayar per penggunaan.

Anda dapat membaca selengkapnya tentang apa itu Faas di sini.

Manfaat Cloud Computing (Komputasi Awan)

Gamba Apa Manfaat Dan Karakteristik Cloud Computing Dalam Membahas Pengertian Dari Komputasi Awan

Oke, agar kita semua lebih memahami tentang apa itu komputasi awan, pengertian serta maksudnya, dalam sub-bab ini Kami juga akan menjelaskan tentang apa saja manfaat cloud computing.

Seperti yang sudah kita ketahui, cloud computing adalah perubahan besar dari cara tradisional bisnis berpikir tentang sumber daya teknologi informasi (baca pengertian teknologi informasi di sini).

Oke, kembali ke sub-topik pembahasan kita, adapun beberapa manfaat cloud computing adalah sebagai berikut.

1. Biaya

Manfaat yang pertama adalah biaya. Cloud computing atau komputasi awan menghilangkan biaya modal untuk membeli perangkat keras dan perangkat lunak serta membuat dan menjalankan pusat data di lokasi rak server.

Ya, di mana ada listrik sepanjang waktu untuk dayanya, cooler (pendinginan) yang lengkap dan adanya para ahli atau pakar teknologi informasi untuk mengelola infrastrukturnya.

2. Kecepatan

Manfaat berikutnya adalah kecepatan. Sebagian besar layanan komputasi awan disediakan di pasaran dan sesuai request (permintaan), sehingga sumber daya komputasi dalam jumlah besar pun dapat disediakan dalam hitungan menit.

Bahkan biasanya hanya perlu dengan melakukan beberapa klik mouse, maka itu sudah memberi bisnis banyak fleksibilitas dan menghilangkan tekanan dari perencanaan kapasitas.

3. Skala Global

Manfaat dari layanan cloud computing termasuk kemampuan untuk skala gobal secara elastis.

Dalam cloud, itu berarti memberikan sumber daya IT dalam jumlah yang tepat misalnya, lebih atau kurang daya komputasi, penyimpanan, bandwidth tepat saat dibutuhkan, dan dari lokasi geografis yang tepat.

4. Produktivitas

Pusat data di tempat biasanya membutuhkan banyak “racking and stacking” pengaturan hardware (perangkat keras), patch (penambalan) perangkat lunak, dan tugas manajemen IT lainnya yang menghabiskan waktu.

Cloud computing (komputasi awan) menghilangkan kebutuhan untuk banyak tugas tersebut, sehingga tim IT dapat menghabiskan waktu untuk mencapai tujuan bisnis yang lebih penting.

5. Performa

Selanjutnya adalah performa. Layanan cloud computing terbesar berjalan di jaringan pusat data dunia yang terbilang aman di seluruh dunia, dan secara teratur ditingkatkan ke generasi terbaru perangkat keras komputasi yang cepat dan efisien.

Ini menawarkan beberapa manfaat dibandingkan pusat data perusahaan tunggal, termasuk pengurangan latensi jaringan untuk aplikasi dan skala ekonomi yang lebih besar.

6. Keandalan

Manfaat lainnya adalah keandalan. Komputasi cloud membuat cadangan data, pemulihan bencana, dan kesinambungan bisnis lebih mudah dan lebih murah karena data dapat dicerminkan di beberapa situs berlebihan di jaringan penyedia cloud.

7. Keamanan

Banyak penyedia cloud menawarkan serangkaian kebijakan, teknologi, dan kontrol luas yang memperkuat postur security atau keamanan Anda secara keseluruhan, membantu melindungi data, aplikasi, dan infrastruktur Anda dari potensi ancaman.

Karakteristik Cloud Computing

Berikutnya, di sini Kami juga akan menjelaskan tentang karakteristik yang terdapat dalam cloud computing atau komputasi awan yang harus kalian ketahui.

Secara umum, ada tiga karakteristik cloud computing yang umum di antara semua vendor cloud computing (komputasi awan) yang ada, yaitu:

  • Backbone atau bagian belakang aplikasi (terutama perangkat keras) sepenuhnya dikelola oleh vendor cloud.
  • Seorang pengguna hanya membayar untuk service atau layanan yang digunakan (memori, waktu pemrosesan, bandwidth, dan lain sebagainya).
  • Layanan cloud computing merupakan service yang dapat diskalakan.

Perbedaan Cloud Computing dengan Web Hosting Tradisional

Lalu, apa yang membedakan cloud computing ini dengan web hosting tradisional?

Ya, jika kalian yang sedang membaca postingan Kami di sini dan kebetulan sedang bertanya-tanya tentang hal yang membedakannya, maka dapat Kami katakan bahwa kalian berada di tempat yang tepat!

Kenapa? Tentu saja, Kami juga akan membahasnya di sini!

Perlu kalian ketahui bahwa service (layanan) cloud memiliki tiga poin ciri berbeda yang membedakannya dari hosting web tradisional, yaitu:

  • Pengguna dapat mengakses sejumlah besar resource atau daya computing (komputasi) sesuai permintaan, yang basanya dijual per menit atau per jam.
  • Cloud computing lebih elastis, yang artinya pengguna dapat memiliki layanan sebanyak atau sesedikit yang mereka inginkan pada waktu tertentu.
  • Layanan ini sepenuhnya dikelola oleh provider atau penyedianya (konsumen tidak memerlukan apa-apa selain komputer pribadi dan akses internet). Inovasi signifikan juga terjadi dalam virtualisasi dan komputasi terdistribusi, serta peningkatan akses ke internet berkecepatan tinggi, telah mempercepat minat dalam cloud computing (komputasi awan).

Kesimpulan

Bagaimana, sudah cukup jelas bukan? Baiklah, jadi berdasarkan pembahasan dan penjelasan Pengertian Cloud Computing, Apa itu Komputasi Awan? Tujuan dan Fungsi, Jenis, Macam, Manfaat, Karakteristik serta Perbedaannya dengan Web Hosting Tradisional di atas, dapat kita simpulkan bahwa komputasi awan atau cloud computing adalah penyampaian berbagai service (layanan) komputer melalui internet. Resource (sumber daya) ini termasuk tools dan aplikasi seperti penyimpanan data, server, database, jaringan, dan perangkat lunak.

Daripada menyimpan file di hard drive milik atau perangkat penyimpanan lokal Anda, penyimpanan berbasis cloud memungkinkan untuk menyimpannya ke basis data secara remote. Selama perangkat elektronik memiliki akses ke web, itu memiliki akses ke data dan program perangkat lunak untuk menjalankannya.

Penutup

Demikianlah tulisan yang dapat Kami bagikan dalam postingan yang membahas tentang Pengertian Cloud Computing, Apa itu Komputasi Awan? Tujuan dan Fungsi, Jenis, Macam, Manfaat, Karakteristik serta Perbedaannya dengan Web Hosting Tradisional kali ini. Semoga tulisan dan apa yang Kami sampaikan di sini dapat bermanfaat serta juga menambah wawasan Kita semua terutama dalam mengetahui istilah-istilah teknologi yang harus diketahui dalam belajar teknologi informasi.

Silahkan share artikel atau ulasan Kami di sini kepada teman-teman, kerabat serta rekan kerja dan bisnis kalian semua. Sekian dari Saya Rifqi Mulyawan, Terima Kasih.

Postingan ini juga tersedia dalam versi:


Lihat Juga

rifqimulyawan.com menggunakan cookies untuk meningkatkan kebergunaan pengguna.