Umum

Inilah Pengertian GPA: Apa itu Grade Point Average dan IPK (IP)? Tujuan dan Cara Kerja, Dasar, Contoh serta Pentingnya dalam Pendidikan?

Memahami, Pengertian GPA, Apa itu Grade Point Average atau Arti IPK dan IP? Tujuan, Cara Kerja, Dasar, Contoh serta Cara Hitung dan Pentingnya dalam Pendidikan!

Benar sekali khusus untuk para pengusaha dan akademisi di universitas tahu tentang fakta akan hal ini.

Contohnya seperti misalnya, saat Anda melamar sekolah atau mencari pekerjaan, Anda tidak hanya diminta untuk menyerahkan GPA atau IPK.

Anda juga akan mengirimkan resume, CV, rekomendasi, sampel menulis, dan nilai dalam ujian.

Ya, itu adalah beberapa cara lain untuk menunjukkan dan menguraikan pencapaian dan kemampuan Anda sebagai siswa.

Anda memiliki peluang lain untuk membuktikan seberapa ambisius, cerdas, disiplin, pekerja keras, dan kreatif Anda, dan mereka semua tidak memiliki angka.

Jika IPK Anda rendah, jangan putus asa.

Ya, itu akan sering digunakan selama Anda di universitas.

Itu memang penting, tapi itu bukan segalanya.

Oke dalam postingan kali ini, Kami akan membahas secara lebih detail dan lengkap tentang apa itu GPA (IPK).

Berikut ini adalah ulasannya!

Pengertian GPA

Ilustrasi Gambar Pengertian Apa Itu GPA Atau Arti IPK Dan IP Serta Tujuan Dan Cara Kerjanya

GPA adalah singkatan dari Grade Point Average, yang artinya sistem penilaian kinerja siswa yang pada umumnya digunakan di negara US atau Amerika Serikat.

GPA juga merupakan salah satu faktor terpenting untuk mendapatkan penerimaan di perguruan tinggi yang baik.

Nilai pendidikan akademik yang lebih tinggi dengan skor di atas rata-rata dapat membawa Anda ke perguruan tinggi terbaik berdasarkan simpulan dari Situs Graduateshotline.

Apa itu Grade Point Average?

Jadi, apa itu yang dimaksud Grade Point Average ini sebenarnya? Ya, seperti yang sudah Kami jelaskan pada pengertian dan artinya di atas, ini lebih sering dikenal dengan sebutan dan singkatan GPA.

Grade Point Average merupakan kepanjangan dari GPA dalam bahasa Inggris atau IPK dalam bahasa Indonesia.

GPA/IPK adalah cara standar untuk mengukur prestasi akademik, di mana nilainya juga sering disebut dengan GPA score.

Jika seorang siswa yang ingin masuk ke studi pascasarjana memiliki nilai dalam sistem yang berbeda, dia harus menyebutkan dengan jelas bahwa sistem GPA tidak ada dan memberikan perincian tentang sistemnya.

GPA sering disertakan dalam penulisan resume lamaran kerja.

Walaupun faktanya, beberapa perusahaan bahkan tidak memperhitungkan IPK atau Grade Point Average ini sama sekali.

Apa itu Current GPA?

Current Grade Point Average (IPK) adalah rata-rata saat ini dari semua nilai akhir Anda untuk kursus dalam suatu program, ditimbang dengan nilai unit dari masing-masing kursus tersebut.

Anda biasanya dapat dapat memeriksa nilai GPA atau IPK Anda saat ini melalui bagian pusat mahasiswa yang berupa sistem informasi dengan cara login atau masuk ke dalamnya.

GPA saat ini menunjukkan nilai akumulatif terbaru yang dimiliki oleh seorang siswa tersebut.

Apa itu IPK dan IP?

Jadi, apa itu IPK dan IP? IPK adalah singkatan dari indeks prestasi kumulatif.

IPK dalam bahasa inggris sering dikenal dengan Grade Point Average (GPA).

IPK adalah ukuran kemampuan seorang siswa mahasiswa hingga pada periode tertentu yang dihitung berdasarkan jumlah SKS yang sudah didapatkan.

Ukuran nilai tersebut akan dikalikan dengan nilai dari bobot pada mata kuliah kemudian dibagikan dengan jumlah SKS mata kuliah yang diambil oleh siswa atau mahasiswa pada periode tersebut.

Ketika membahas pengertian GPA atau IPK dalam penilaian pendidikan akademik, ada juga kata IP yang merupakan kepanjangan indeks prestasi.

Jadi apa itu IP? IP adalah nilai yang diterima siswa atau mahasiswa dalam setiap semesternya.

Terkait IPK merupakan nilai yang diterima siswa atau mahasiswa dalam akumulasinya.

Apa Arti GPA Scale 4 (Empat)?

Skala 4.0 IPK atau 4.0 scale GPA adalah skala sistem penilaian yang paling umum digunakan, di mana A 4.0 mewakili A atau A+, dengan setiap nilai penuh menjadi poin penuh lebih rendah, yakni 3.0=B, 2.0=C, dan 1.0=D.

Plus (yang diwakili tanda atau simbol +) di sini adalah tambahan sepertiga poin, sedangkan minus adalah pengurangan sepertiga poin.

Sebagai contoh misalnya, A- adalah 3,7, dan B+ adalah 3,3 dan lain sebagainya.

Tujuan dan Cara Kerja GPA atau IPK

Agar lebih memahami tentang apa arti GPA, pastinya kita juga harus mengetahui apa tujuan dan cara kerja GPA atau IPK.

IPK seorang siswa sering digunakan untuk menentukan penghargaan akademik, seperti daftar kehormatan, peringkat kelas, atau penghargaan latin.

GPA atau IPK telah menjadi salah satu dari beberapa faktor utama yang bertujuan untuk digunakan oleh perguruan tinggi, program pasca-sekolah menengah, dan para pemberi kerja untuk menilai catatan akademik keseluruhan siswa.

Di sekolah umum, sistem penilaian dan skala IPK dapat bervariasi secara signifikan dari satu sekolah atau distrik sekolah ke yang berikutnya.

Ketika menyelidiki atau melaporkan sistem penilaian, peringkat kelas, atau penghargaan akademis lainnya, penting untuk menentukan secara spesifik bagaimana nilai dan IPK dihitung, dan kriteria evaluasi apa yang digunakan untuk mengukur kinerja akademik dan nilai penghargaannya.

Dengan cara yang sama seperti profesor dan instruktur Anda memberi Anda nilai untuk mengevaluasi kemajuan atau kesuksesan Anda dalam kursus mereka.

Grade Point Average atau GPA Anda merupakan skor yang digunakan untuk mengevaluasi kesuksesan Anda selama keseluruhan program gelar Anda.

GPA atau IPK rata-rata Anda adalah angka yang menunjukkan apa yang biasanya Anda nilai di kelas sepanjang semester, semester, dan tahun.

Skor IPK Anda dapat naik dan turun sepanjang waktu di universitas dan akan berubah sesuai dengan seberapa banyak Anda meningkatkan nilai keseluruhan Anda (atau, dalam beberapa kasus, seberapa banyak Anda tertinggal).

Pada dasarnya, ini berlaku seperti ini, setiap pelajaran diberikan sejumlah “SKS” atau “kredit”, tergantung pada isi pelajaran.

Dalam sekolah atau perguruan tinggi, sebagian besar pelajaran membawa jumlah SKS yang sama, tetapi hal ini berbeda pada tingkat perguruan tinggi.

Sebagian besar program kuliah memiliki beban 3 (tiga) SKS, yaitu sekitar tiga jam kuliah dan enam jam PR per minggu untuk setiap semester.

IPK mengasumsikan skala penilaian A, B, C, D, E.

Setiap grade diberi sejumlah poin grade (nilai), nilai A mendapatkan poin 4,0, B yaitu 3,0, C adalah 2,0, D adalah 1,0, serta E merupakan 0,0.

Dasar dan Tabel Konversi GPA (IPK)

Dalam memahami apa arti dan pengertian GPA/IPK, juga merupakan hal penting bagi kita untuk mengetahui dasar-dasarnya.

Selain itu, dalam subbagian ini Kami juga akan menjelaskannya dalam tabel konversi nilainya.

Seperti yang sudah Kami jelaskan sebelumnya, dengan GPA atau IPK artinya Anda hanyalah cara mengubah nilai Anda menjadi skala numerik.

Nilai yang Anda terima di kelas sekolah menengah seperti SMA dan SMK Anda dirata-ratakan untuk mencapai satu nilai kumulatif, yang kemudian dikonversi menjadi IPK Anda.

Perlu kalian ketahui bahwa skala IPK tradisional seperti yang diterapkan di negara Indonesia, berkisar dari 0,0 hingga 4,0.

Kemudian untuk tabelnya sendiri, berikut ini adalah tabel konversi GPA/IPK yang menunjukkan semua IPK serta nilai dan persentilnya yang sesuai dengannya:

Nilai (Angka)PersentilGPA/IPK
A+97-1004,0
A93-964,0
A-90-923,7
B+87-893,3
B83-863,0
B-80-822,7
C+77-792,3
C73-762,0
C-70-721,7
D+67-691,3
D65-661,0
E atau FDi bawah 650,0

Karena kata Grade Point Average (GPA) mengacu pada sistem penilaian pada negara US (United States) yang berbahasa Inggris.

Benar! Maka dari itu, agar lebih memahami arti GPA atau IPK (dalam bahasa Indonesia), kita juga harus mengetahui sistem penilaian di negara tersebut.

Adapun tabel sistem GPA United States (US) yang perlu kalian ketahui yaitu:

PoinNilaiKeterangan
4AHigh achievement (berprestasi atau Cumlaude)
3BSatisfactory (memuaskan)
2CMinimum passing (minimal)
1DFailure (gagal)

Contoh Menghitung Nilai GPA/IPK

Ilustrasi Gambar Contoh Pengertian Dan Cara Meningkatkan GPA Atau IPK Serta Pentingnya Dalam Pendidikan

Setelah mengetahui apa itu GPA atau IPK dan artinya serta tujuan dan cara kerja beserta dasar dan tabelnya di atas, berikut akan Kami gambarkan juga bagaimana perhitungan dari nilai GPA/IPK.

Sebagai contoh dalam menghitungnya, misalnya seperti SKS dalam mata kuliah Bahasa Inggris Anda adalah 3 (tiga).

Lalu Anda mendapatkan nilai untuk mata kuliah tersebut.

Maka mutu mata kuliah Bahasa Inggris Anda adalah 3 (karena jumlah SKS adalah 3) yang artinya dikali 3 (karena nilai B adalah 3) berdasarkan tabel yang sudah Kami sebutkan di atas.

Jadi, nilai Anda untuk mata kuliah Bahasa Inggris untuk semester itu adalah 3 x 3 = 9.

Selanjutnya, Anda juga harus tahu tentang perhitungan dalam menghitung GPA/IPK (Indeks Prestasi Per Semester) yaitu total pemasok dibagi total SKS.

Sebagai contoh misalnya, dalam satu semester Anda mengambil 5 mata kuliah, dan nilai akhir Anda seperti berikut:

  • Mata kuliah 1, SKS 3: dengan nilai A. Berarti mutunya 12
  • Mata kuliah 2, SKS 2: dengan nilai B. Berarti mutunya 6
  • Mata kuliah 3, SKS 4: dengan nilai A. Berarti mutunya 16
  • Mata kuliah 4, SKS 3: dengan nilai C. Berarti mutunya 6
  • Mata kuliah 5, SKS 2: dengan nilai B. Berarti mutunya 6

Sehingga total mutunya adalah 46 dan total SKSnya yaitu 14.

Berarti IPK Anda untuk semester pertama sebejumlah 46 dibagi 14 = 3.28, dari nilai inilah GPA atau IPK didapatkan katakan saja, Anda kuliah dalam 8 Semester sebagai berikut:

  • Nilai IP semester 1 (Pertama) = 3,30
  • Nilai IP semester 2 (Kedua) = 3,12
  • Nilai IP semester 3 (Ketiga) = 3,16
  • Nilai IP semester 4 (Keempat) = 2,08
  • Nilai IP semester 5 (Kelima) = 3,20
  • Nilai IP semester 6 (Keenam) = 2,96
  • Nilai IP semester 7 (Ketujuh) = 2.,88
  • Nilai IP semester 8 (Kedelapan) = 3,50
IPK = 3,4 + 3,6 + 3,2 + 2,6 + 3,2 + 3 + 2,8 + 3,6 = 25,4 : (dibagi) 8

Jadi, nilai GPA atau IPK Anda sebanyak 3,175.

Bagaimana Meningkatkan Nilai GPA (IPK)?

Lalu, bagaimana cara meninggikan nilai GPA atau IPK Anda?

Memang, sebenarnya, sulit untuk meningkatkan nilai GPA/IPK Anda, karena rata-rata semua nilai Anda dalam pelajaran Anda.

Jika Anda berakhir dengan rata-rata dengan nilai angka C pada tahun pertama Anda, secara teknis Anda bisa menaikkannya menjadi rata-rata B pada akhir kelulusan Anda dengan mendapatkan rata-rata A selama tahun kedua dan tahun selanjutnya.

Jika Anda memiliki rata-rata C untuk tahun pertama Anda dan tahun kedua, yang terbaik yang dapat Anda dapatkan adalah B.

Terutama karena C dari 2 (dua) tahun pertama yang akan menurunkan nilai GPA/IPK Anda dengan jumlah yang terbilang banyak.

Belum lagi bahwa beralih dari rata-rata C ke rata-rata A di semua kelas atau mata kuliah bukanlah sesuatu yang dapat dilakukan kebanyakan orang karena memerlukan perubahan drastis dalam kebiasaan dan motivasi belajar.

Oleh karena itu, jika Anda baru memulai di paruh pertama kuliah Anda, Anda masih punya cukup waktu untuk melakukan beberapa perubahan dan menunjukkan tren pada perguruan tinggi dalam menuju nilai yang lebih baik.

Kenapa GPA atau IPK Penting dalam Pendidikan?

Jika kalian yang sedang membaca postingan tentang arti dan singkatan GPA Kami di sini dan kebetulan sedang bertanya tentang pentingnya IPK dalam pendidikan, maka dapat Kami katakan kalian berada di tempat yang tepat!

Mengapa? Tentu saja karena Kami juga akan menjelaskannya di sini.

Ya, sepanjang pendidikan universitas Anda, IPK Anda adalah satu-satunya metrik atau perhitungan yang menunjukkan seberapa baik seorang siswa, dan apakah Anda telah berprestasi baik selama program sarjana.

Meskipun Anda jelas akan tahu apakah Anda telah lulus dan unggul dalam kursus Anda, IPK Anda memberikan indikasi yang lebih luas tentang keseluruhan nilai dan skor Anda.

Selama program gelar Sarjana atau Master, Anda akan diminta untuk memberikan GPA atau IPK dalam situasi tertentu, misalnya seperti:

  • Ketika mendaftar untuk beasiswa.
  • Ketika bergabung dengan organisasi atau himpunan.
  • Melakukan kegiatan ekstra kurikuler.
  • Mendaftar untuk program Pascasarjana (Master, PhD).

Dalam banyak hal, IPK Anda merupakan kunci yang digunakan untuk membuka kunci hal-hal menarik lainnya selama Anda belajar.

Ketika organisasi ingin mengetahui siswa seperti apa Anda sesungguhnya, apakah Anda seorang pekerja keras, siswa yang ambisius, atau pemalas yang tidak unggul dalam tugas kuliahnya, biasanya mereka bergantung pada IPK Anda.

Organisasi, komite beasiswa, klub, dan universitas menginginkan siswa berprestasi dan pekerja keras.

Jadi, mereka menginginkan seseorang dengan GPA (IPK) yang tinggi.

Kesimpulan

Bagaimana, sudah cukup jelas bukan?

Oke, jadi dari pembahasan dan penjelasan Pengertian GPA, Apa itu Grade Point Average atau Arti IPK dan IP? Tujuan, Cara Kerja, Dasar, Contoh serta Cara Hitung dan Pentingnya dalam Pendidikan di atas, dapat kita simpulkan bahwa IPK, Grade Point Average atau GPA adalah ukuran yang digunakan untuk meringkas prestasi akademik Anda dalam Sekolah ataupun Perguruan Tinggi.

Setelah publikasi nilai akhir setiap trimester, program dan IPK belajar Anda akan dihitung, dan akan digunakan oleh sekolah atau universitas untuk menginformasikan keputusan komulatif pada nilai Anda.

Perlu diingat, hanya karena Anda memiliki GPA atau IPK rendah atau di bawah rata-rata, itu tidak berarti Anda tidak cerdas, atau bahwa Anda bukan siswa yang rajin bekerja.

IPK yang rendah bisa berarti tanda Anda telah mengambil kelas yang sulit.

Anda mungkin merasa bahwa skor Anda rendah dibandingkan dengan skor yang dicari sekolah target Anda.

Tapi IPK Anda mungkin tidak terlalu rendah secara umum.

Apa pun masalahnya, GPA (IPK) Anda bukanlah indikasi mutlak nilai Anda sebagai mahasiswa atau apakah Anda cukup pintar untuk kuliah.

Penutup

Demikianlah ulasan yang dapat Kami bagikan dalam postingan kali ini yang membahas tentang Pengertian GPA, Apa itu Grade Point Average atau Arti IPK dan IP? Tujuan, Cara Kerja, Dasar, Contoh serta Cara Hitung dan Pentingnya dalam Pendidikan.

Semoga apa yang sudah Kami sampaikan di sini dapat bermanfaat serta dapat menambah wawasan kita semua terutama dalam belajar.

Silahkan share artikel atau tulisan Kami di sini, jika kalian rasa ini bisa bermanfaat dan dapat mengedukasi teman-teman serta kerabat kalian semua. Sekian dari Saya Rifqi Mulyawan, Terima Kasih.

Postingan ini juga tersedia dalam versi:


rifqimulyawan.com menggunakan cookies untuk meningkatkan kebergunaan pengguna.