Pengertian System (Sistem) Adalah: Bagian, Sejarah dan Contoh Sistem!

0
Ilustrasi Gambar Pengertian System Sistem Apa Itu Dan Definisinya
Ilustrasi Gambar Pengertian System (Sistem)

Pengertian System Adalah

Apa itu System? System (sistem) adalah kumpulan elemen atau komponen yang diorganisasikan untuk tujuan bersama. Kata tersebut terkadang menggambarkan organisasi atau rencana itu sendiri (dan memiliki arti yang mirip dengan metode, seperti dalam “Saya memiliki sistem kecil saya sendiri”) dan kadang-kadang menggambarkan bagian-bagian dalam sistem (seperti dalam sistem komputer”).

Suatu System (sistem) adalah sekelompok entitas yang berinteraksi atau saling terkait yang membentuk satu kesatuan yang utuh. Suatu sistem digambarkan oleh batas spasial dan temporal, dikelilingi dan dipengaruhi oleh lingkungannya, dijelaskan oleh struktur dan tujuannya dan dinyatakan dalam fungsinya.

Pengertian System (Sistem) Secara Umum

Gagasan tentang keseluruhan system (sistem) dapat ditemukan dalam filsafat Barat dan Timur. Banyak filsuf telah mempertimbangkan gagasan holisme, bahwa gagasan, orang, atau hal-hal harus dipertimbangkan dalam kaitannya dengan hal-hal di sekitarnya agar dipahami sepenuhnya seperti yang dijelaskan oleh M’Pherson pada tahun 1974.

Satu definisi sains system (sistem) yang berpengaruh dari suatu sistem berasal dari teori sistem umum atau General System Theory (GST):

“System (sistem) adalah seperangkat elemen dalam interaksi.”

(Bertalanffy 1968)

Definisi System (Sistem)

Definisi sederhana System (sistem) adalah setiap set bagian terkait yang ada koherensi yang cukup antara bagian-bagian untuk membuat melihatnya secara keseluruhan bermanfaat. Jika kita mempertimbangkan situasi yang lebih kompleks di mana bagian-bagian dari suatu system (sistem) yang juga dapat dipandang sebagai sistem, kita dapat mengidentifikasi konsep sistem umum yang berguna untuk membantu pemahaman kita. Ini memungkinkan terciptanya teori, model dan pendekatan sistem yang berguna bagi siapa pun yang mencoba memahami, membuat atau menggunakan koleksi hal-hal terkait, terlepas dari apa yang dibuat system (sistem) atau Domain aplikasi yang mempertimbangkannya.

Bagian-Bagian System (sistem)

Mengacu pada pengertian System (Sistem) di atas, bagian-bagian dari suatu system (sistem) ini dapat berupa organisasi gagasan konseptual dalam bentuk simbolis atau objek nyata. GST menganggap system (sistem) abstrak hanya berisi elemen konseptual dan system (sistem) konkret mengandung setidaknya dua elemen yang merupakan objek nyata, misalnya orang, informasi, perangkat lunak dan artefak fisik dan lain sebagainya.

Sejarah System (Sistem)

Mengacu pada pengertian system (sistem) di atas, adapun sejarah dari system (sistem) ini yang pertama pada abad ke-19, fisikawan Prancis Nicolas Léonard Sadi Carnot, yang mempelajari termodinamika, memelopori pengembangan konsep “system (sistem)” dalam ilmu alam. Pada tahun 1824 ia mempelajari system (sistem) yang ia sebut zat kerja (biasanya badan uap air) di mesin uap, sehubungan dengan kemampuan system (sistem) untuk melakukan pekerjaan ketika panas diterapkan. Substansi kerja dapat dihubungkan dengan boiler, reservoir dingin (aliran air dingin), atau piston (di mana tubuh itu dapat melakukan pekerjaannya dengan mendorongnya).

Baca Juga :  Belajar Teknologi Informasi: Tujuan, Manfaat dan Perkembangannya Lengkap

Pada tahun 1850, fisikawan Jerman Rudolf Clausius menggeneralisasi gambar ini untuk memasukkan konsep lingkungan dan mulai menggunakan istilah “badan kerja” ketika mengacu pada system (sistem).

Ahli biologi Ludwig von Bertalanffy (1901–1972) menjadi salah satu pelopor teori system (sistem) umum. Pada tahun 1945 ia memperkenalkan model, prinsip dan hukum yang berlaku untuk system (sistem) umum atau subkelasnya, terlepas dari jenisnya masing-masing, sifat unsur-unsur komponennya dan hubungan atau ‘kekuatan’ di antara mereka.

Norbert Wiener (1894–1964) dan Ross Ashby (1903–1972), yang memelopori penggunaan matematika untuk mempelajari system (sistem), melakukan pengembangan yang signifikan dalam konsep suatu system (sistem).

Pada 1980-an John Henry Holland (1929-2015), Murray Gell-Mann (1929-2019) dan yang lainnya menciptakan istilah “system (sistem) adaptif yang kompleks” di Institut Santa Fe interdisipliner.

Konteks System (sistem)

Konteks system (sistem) menggambarkan semua elemen eksternal yang berinteraksi melintasi batas system (sistem) kepentingan tertentu atau System of Interest (SoI) dan pandangan yang cukup tentang elemen-elemen dalam batasnya, untuk memungkinkan SoI dipahami lebih baik sebagai bagian dari keseluruhan system (sistem) yang lebih luas. Untuk memahami sepenuhnya konteksnya, kita juga perlu mengidentifikasi lingkungan tempat SoI dan system (sistem) yang lebih luas duduk dan system (sistem) di lingkungan yang memengaruhi mereka.

Banyak sistem buatan manusia dirancang sebagai jaringan dan hierarki elemen system (sistem) terkait untuk mencapai perilaku yang diinginkan dan jenis ketahanan yang terlihat dalam sistem alami. Sementara system (sistem) seperti itu dapat sengaja dibuat untuk mengambil keuntungan dari sifat-sifat sistem seperti holisme dan stabilitas, mereka juga harus mempertimbangkan tantangan system (sistem) seperti kompleksitas dan kemunculan.

Mempertimbangkan pandangan yang berbeda tentang SoI dan konteksnya selama hidupnya dapat membantu memungkinkan pemahaman ini. Mempertimbangkan sistem dalam konteks memungkinkan kita untuk fokus pada SoI sambil mempertahankan perspektif sistem yang lebih luas dan holistik.

Apa Itu Subsystem (Subsistem)

Subsystem (Subsistem) adalah seperangkat elemen, yang merupakan system (sistem) itu sendiri dan komponen dari system (sistem) yang lebih besar. Contohnya seperti Subsystem (sistem) Entri Pekerjaan IBM Mainframe (JES1, JES2, JES3 dan pendahulunya HASP/ASP). Elemen utama yang mereka miliki bersama adalah komponen yang menangani input, penjadwalan, spooling dan output. Mereka juga memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan operator lokal dan jarak jauh.

Baca Juga :  Deep Web dan Dark Net: Pengertian, Tujuan dan Perbedaannya Lengkap

Deskripsi dari subsystem (sistem) adalah objek sistem yang berisi informasi yang mendefinisikan karakteristik lingkungan operasi yang dikendalikan oleh system (sistem). Tes Data dilakukan untuk memverifikasi kebenaran data konfigurasi subsystem (sistem) individual misalnya seperti Panjang MA, Profil Kecepatan Statis dan terkait dengan satu subsystem (sistem) untuk menguji Aplikasi Spesifik (SA).

Penerapan System (Sistem)

Ilustrasi Gambar Pengertian System Sistem Dan Penerapannya Dalam Teknologi Dan Ilmu Komputer
Ilustrasi Gambar Penerapan System (Sistem)

Pemodelan system (sistem) umumnya merupakan prinsip dasar dalam bidang teknik dan ilmu sosial. Sistem adalah representasi entitas yang menjadi perhatian. Oleh karena itu inklusi atau pengecualian dari konteks system (sistem) tergantung pada niat pemodel.

Tidak ada model system (sistem) yang akan mencakup semua fitur dari sistem nyata yang memprihatinkan dan tidak ada model sistem yang harus mencakup semua entitas yang termasuk dalam sistem nyata yang menjadi perhatian.

a. Bidang Teknologi Informasi dan Komputer

Dalam ilmu komputer dan ilmu informasi, system (sistem) adalah system (sistem) perangkat lunak yang memiliki komponen sebagai strukturnya dan komunikasi antar-proses yang dapat diamati sebagai perilakunya. Sekali lagi, sebuah contoh akan menggambarkan bahwa ada system (sistem) penghitungan, seperti dengan angka Romawi dan berbagai system (sistem) untuk pengarsipan kertas atau katalog dan berbagai system (sistem) perpustakaan, di mana Dewey Decimal Classification adalah salah satu contohnya. Ini masih sesuai dengan definisi komponen yang terhubung bersama (dalam hal ini memfasilitasi aliran informasi).

System (sistem) juga dapat merujuk ke suatu kerangka kerja atau Application Framework, alias platform, baik itu perangkat lunak atau perangkat keras, yang dirancang untuk memungkinkan program perangkat lunak untuk berjalan. Kelemahan pada komponen atau system (sistem) yang dapat menyebabkan komponen atau system (sistem) gagal menjalankan fungsi yang disyaratkan, misalnya, pernyataan atau definisi data yang salah. Cacat, jika ditemui selama eksekusi, dapat menyebabkan kegagalan komponen atau system (sistem).

b. Bidang Teknik dan Fisika

Dalam teknik dan fisika, system (sistem) fisik adalah bagian dari alam semesta yang sedang dipelajari (di mana sistem termodinamika adalah salah satu contoh utamanya). Bidang Teknik juga memiliki konsep system (sistem) yang mengacu pada semua bagian dan interaksi antara bagian-bagian proyek yang kompleks. Rekayasa system (sistem) adalah cabang teknik yang mempelajari bagaimana sistem jenis ini harus direncanakan, dirancang, diimplementasikan, dibangun dan dipelihara. Hasil yang diharapkan adalah perilaku yang diprediksi oleh spesifikasi, atau sumber lain, dari komponen atau system (sistem) dalam kondisi tertentu.

Baca Juga :  Pengertian Color Value (Hue, Value, Saturation) dalam Graphic Design

c. Dalam Ilmu Sosial dan Kognitif dan Penelitian Manajemen

Ilmu sosial dan kognitif mengenali sistem dalam model pribadi manusia dan dalam masyarakat manusia. Mereka termasuk fungsi otak manusia dan proses mental serta system (sistem) etika normatif dan pola perilaku sosial/budaya.

Dalam ilmu manajemen, penelitian operasi dan pengembangan organisasi atau Operation Development (OD), organisasi manusia dipandang sebagai sistem (sistem konseptual) komponen yang berinteraksi seperti subsistem atau agregat sistem, yang merupakan pembawa berbagai proses bisnis yang kompleks (perilaku organisasi) dan struktur organisasi. Ahli teori perkembangan organisasi Peter Senge mengembangkan gagasan organisasi sebagai system (sistem) dalam bukunya The Fifth Discipline.

d. Dalam Pemikiran Strategis

Pada tahun 1988, seorang ahli strategi militer, John A. Warden III memperkenalkan model Sistem Lima Cincin dalam bukunya, The Air Campaign, berpendapat bahwa system (sistem) kompleks mana pun dapat dipecah menjadi lima cincin konsentris. Setiap cincin (yang terdiri dari Kepemimpinan, Proses, Infrastruktur, Populasi dan Unit Tindakan) dapat digunakan untuk mengisolasi elemen-elemen kunci dari sistem apa pun yang perlu diubah. Model ini digunakan secara efektif oleh perencana Angkatan Udara dalam Perang Teluk Pertama. Pada akhir 1990-an, Warden menerapkan modelnya pada strategi bisnis.

e. Sistem Logis Murni

Ada juga yang namanya system (sistem) logis. Contoh yang paling jelas yaitu adalah kalkulus yang dikembangkan secara bersamaan oleh Leibniz dan Isaac Newton. Contoh lain adalah operator Boolean milik George Boole. Contoh-contoh lain terkait secara khusus dengan filsafat, biologi atau ilmu kognitif. Hirarki kebutuhan Maslow menerapkan psikologi untuk biologi dengan menggunakan logika murni. Banyak psikolog, termasuk Carl Jung dan Sigmund Freud telah mengembangkan sistem yang secara logis mengatur domain psikologis, seperti kepribadian, motivasi atau kecerdasan dan keinginan. Logika telah diterapkan pada kategori seperti taksonomi, ontologi, penilaian dan hierarki.

Contoh Systems (Sistem)

Seperti yang sudah kita ketahui tentang system (sistem) dan pengertian system (sistem), adapun macam-macam contoh dari sistem adalah sebagai berikut:

  • Physical system
  • Conceptual system
  • Complex system
  • Formal system
  • Information system
  • Meta-system
  • Solar System
  • Systems in human anatomy
  • Market System
  • Thermodynamic systems

Penutup

Jadi, dapat kesimpulan Kami disini, pengertian System (Sistem) adalah kumpulan elemen atau komponen yang diorganisasikan untuk tujuan bersama. Demikianlah tulisan Kami kali ini yang membahas tentang apa itu pengertian System (Sistem) dan penjelasannya secara lengkap. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan Kita semua terutama dalam mengetahui Istilah-Istilah Teknologi yang harus diketahui dalam belajar Teknologi Informasi. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar