Inilah Pengertian GPA/IPK: Apa itu GPA (Grade Point Average) atau IPK dalam Nilai Akademik?

0
Ilustrasi Gambar Apa Itu Pengertian GPA Atau IPK Apa Itu GPA Grade Point Average Apa Itu IPK Dan IP Dalam Nilai
Ilustrasi Gambar Apa Itu Pengertian GPA Atau IPK Apa Itu GPA Grade Point Average Apa Itu IPK Dan IP Dalam Nilai

Tahukah kalian Apa itu Pengertian GPA (Grade Point Average) atau IPK dalam Nilai Akademik? Benar, GPA adalah singkatan dari Grade Point Average atau IPK dalam bahasa Indonesia. GPA/IPK adalah cara standar untuk mengukur prestasi akademik Pada dasarnya, ini berlaku seperti ini, setiap pelajaran diberikan sejumlah “SKS” atau “kredit”, tergantung pada isi pelajaran.

Dalam Sekolah atau Perguruan Tinggi, sebagian besar pelajaran membawa jumlah SKS yang sama, tetapi hal ini berbeda pada tingkat perguruan tinggi. Sebagian besar program kuliah memiliki beban tiga SKS (sekitar tiga jam kuliah dan enam jam PR per minggu untuk setiap semester). IPK mengasumsikan skala penilaian A, B, C, D, E. Setiap grade diberi sejumlah poin grade. Nilai A mendapatkan poin 4,0, B adalah 3,0, C adalah 2,0, D adalah 1,0, dan E adalah 0,0. Bagaimana, sudah ada gambarannya kan? Jika kalian masih bingung, di bawah ini akan Kami bahas tentang apa itu pengertian GPA atau IPK, apa itu IPK dan IP? beserta penjelasannya secara lengkap.

Pengertian GPA atau IPK

Ilustrasi Gambar Dari Pengertian GPA Atau IPK Apa Itu GPA Grade Point Average Apa Itu IPK Dan IP Dalam Nilai
Ilustrasi Gambar Dari Pengertian GPA Atau IPK Apa Itu GPA Grade Point Average Apa Itu IPK Dan IP Dalam Nilai

GPA berarti Grade Point Average. GPA adalah sistem penilaian kinerja siswa yang umumnya digunakan di negara US atau Amerika Serikat. Jika seorang siswa yang ingin masuk ke studi pascasarjana memiliki nilai dalam sistem yang berbeda, dia harus menyebutkan dengan jelas bahwa sistem GPA tidak ada dan memberikan perincian tentang sistem tersebut berdasarkan simpulan dari Situs Graduateshotline.

Apa itu IPK?

Sedangkan, IPK adalah singkatan dari Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK dalam bahasa inggris adalah GPA (Grade Point Average) adalah ukuran kemampuan seorang siswa mahasiswa hingga pada periode tertentu yang dihitung berdasarkan jumlah SKS yang sudah didapatkan. Ukuran nilai tersebut akan dikalikan dengan nilai dari bobot pada mata kuliah kemudian dibagikan dengan jumlah SKS mata kuliah yang diambil oleh siswa atau mahasiswa pada periode tersebut.

Baca Juga :  Pengertian System (Sistem) Adalah: Bagian, Sejarah dan Contoh Sistem!

Lalu, Apa itu IP?

Selain GPA atau IPK dalam penilaian, ada juga kata IP yang merupakan kepanjangan Indeks Prestasi. Jadi apa itu IP? IP adalah nilai yang diterima siswa atau mahasiswa dalam setiap semesternya. Terkait IPK merupakan nilai yang diterima siswa atau mahasiswa dalam akumulasinya.

Tabel Konversi GPA atau IPK

Dalam memahami apa itu pengertian GPA/IPK, mari kita mulai dengan dasar-dasarnya, IPK Anda hanyalah cara mengubah nilai Anda menjadi skala numerik. Nilai yang Anda terima di kelas sekolah menengah Anda dirata-ratakan untuk mencapai satu nilai kumulatif, yang kemudian dikonversi menjadi IPK Anda. Skala IPK tradisional seperti yang diterapkan di Negara Indonesia, berkisar dari 0,0 hingga 4,0.

Berikut ini adalah Tabel Konversi GPA/IPK yang menunjukkan semua IPK serta nilai dan persentilnya yang sesuai dengannya:

Nilai (Angka)PersentilGPA/IPK
A+97-1004,0
A93-964,0
A-90-923,7
B+87-893,3
B83-863,0
B-80-822,7
C+77-792,3
C73-762,0
C-70-721,7
D+67-691,3
D65-661,0
E atau FDibawah 650,0

Tabel Sistem GPA US

Karena kata GPA mengacu pada sistem penilaian pada Negara US (United States), maka dari itu agar lebih memahami apa itu pengertian GPA atau IPK (dalam bahasa Indonesia), kita juga harus mengetahui Sistem Penilaian GPA pada Negara US. Adapun tabel Sistem GPA US adalah sebagai berikut:

PoinNilaiKeterangan
4AHigh Achievement (Berprestasi)
3BSatisfactory (Memuaskan)
2CMinimum Passing (Minimal)
1DFailure (Gagal)

Bagaimana Meningkatkan Nilai GPA atau IPK?

Sebenarnya, sulit untuk meningkatkan Nilai GPA/IPK Anda, karena rata-rata semua nilai Anda dalam pelajaran Anda. Jika Anda berakhir dengan rata-rata dengan nilai angka C pada tahun pertama Anda, secara teknis Anda bisa menaikkannya menjadi rata-rata B pada akhir kelulusan Anda dengan mendapatkan rata-rata A selama tahun kedua dan tahun selanjutnya.

Baca Juga :  Pengertian Hardware: Fungsi, Jenis dan Contohnya Secara Lengkap

Jika Anda memiliki rata-rata C untuk tahun pertama Anda dan tahun kedua, yang terbaik yang dapat Anda dapatkan adalah B karena C dari dua tahun pertama akan menurunkan nilai GPA/IPK Anda begitu banyak.

Belum lagi bahwa beralih dari rata-rata C ke rata-rata A di semua kelas bukanlah sesuatu yang dapat dilakukan kebanyakan orang karena memerlukan perubahan drastis dalam kebiasaan dan motivasi belajar. Oleh karena itu, jika Anda baru memulai di paruh pertama kuliah Anda, Anda masih punya cukup waktu untuk melakukan beberapa perubahan dan menunjukkan tren pada perguruan tinggi menuju nilai yang lebih baik.

Contoh Menghitung Nilai GPA/IPK

Setelah mengetahui apa itu Pengertian GPA atau IPK, berikut akan Kami gambarkan juga bagaimana perhitungan dari nilai GPA/IPK. Sebagai contoh dalam menghitung GPA/IPK, misalnya, SKS dalam mata kuliah Bahasa Inggris adalah 3 (tiga). Lalu Anda mendapatkan nilai untuk mata kuliah tersebut. Maka mutu mata kuliah Bahasa Inggris Anda adalah 3 (karena jumlah SKS adalah 3) yang artinya dikali 3 (karena nilai B adalah 3) berdasarkan tabel yang sudah Kami sebutkan di atas.

Jadi, nilai Anda untuk mata kuliah Bahasa Inggris untuk semester itu adalah 3 x 3 = 9. Selanjutnya, Anda juga harus tahu tentang perhitungan dalam menghitung GPA/IPK (Indeks Prestasi Per Semester) yaitu total pemasok dibagi total SKS. Misalnya, dalam satu semester Anda mengambil 5 mata kuliah, dan nilai akhir Anda seperti berikut:

  • Mata kuliah 1, SKS 3: dengan nilai A. Berarti mutunya 12
  • Mata kuliah 2, SKS 2: dengan nilai B. Berarti mutunya 6
  • Mata kuliah 3, SKS 4: dengan nilai A. Berarti mutunya 16
  • Mata kuliah 4, SKS 3: dengan nilai C. Berarti mutunya 6
  • Mata kuliah 5, SKS 2: dengan nilai B. Berarti mutunya 6
Baca Juga :  Pengertian Sales Funnel: Dasar, Cara Kerja dan Konsep Sales Funnel

Sehingga total mutunya adalah 46 dan total SKSnya yaitu 14. Berarti IPK Anda untuk semester pertama adalah 46 dibagi 14 = 3.28, dari nilai inilah GPA atau IPK didapatkan katakan saja, Anda kuliah dalam 8 Semester sebagai berikut:

  • Nilai IP semester 1 (Pertama) = 3,30
  • Nilai IP semester 2 (Kedua) = 3,12
  • Nilai IP semester 3 (Ketiga) = 3,16
  • Nilai IP semester 4 (Keempat) = 2,08
  • Nilai IP semester 5 (Kelima) = 3,20
  • Nilai IP semester 6 (Keenam) = 2,96
  • Nilai IP semester 7 (Ketujuh) = 2.,88
  • Nilai IP semester 8 (Kedelapan) = 3,50
IPK = 3,4 + 3,6 + 3,2 + 2,6 + 3,2 + 3 + 2,8 + 3,6 = 25,4 : (dibagi) 8
Jadi GPA/IPK Anda adalah 3,175

Kesimpulan

Jadi, dari pembahasan dan penjelasan apa itu Pengertian GPA atau IPK di atas, dapat kita simpulkan bahwa GPA atau Grade Point Average (IPK) adalah ukuran yang digunakan untuk meringkas prestasi akademik Anda dalam Sekolah ataupun Perguruan Tinggi. Setelah publikasi nilai akhir setiap trimester, Program dan IPK belajar Anda akan dihitung, dan akan digunakan oleh Sekolah atau Universitas untuk menginformasikan keputusan komulatif pada nilai Anda.

Penutup

Demikianlah ulasan Kami kali ini yang membahas tentang apa itu Pengertian GPA atau IPK, Apa itu IPK? dan Tabel Konversi GPA atau IPK beserta dengan Contoh Perhitungan GPA/IPK yang dibahas secara lengkap. Semoga dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita semua. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar