Istilah-Istilah Teknologi

Istilah-Istilah Teknologi dalam Belajar Teknologi Informasi
Istilah-Istilah Teknologi dalam Belajar Teknologi Informasi

Selamat datang, Halaman ini merupakan Edisi Eksklusif Belajar Teknologi Informasi. Sebelumnya, kami sarankan Anda untuk Bookmark atau (Tekan CTRL + D) pada Desktop pada halaman ini, karena halaman ini adalah halaman yang akan selalu di perbarui seiring dengan Perkembangan Teknologi Informasi dan pastinya akan muncul Istilah-Istilah Teknologi yang baru lagi.

Ketika Anda baru mengenal bidang teknologi, Anda mungkin merasa seperti tersandung ke dalam percakapan di mana semua orang tahu apa yang mereka bicarakan, kecuali tentu saja, ya Anda (tidak mengetahui). Bahkan setelah Anda menerobos masuk, saat Anda bertemu dengan tim yang berbeda atau menangani jenis proyek baru, jargon dan akronim mulai bergeser lagi. Yah, cukup dengan Googling dengan cepat saat setiap kali seseorang berkata “CTR” atau “CTO” dan “CMS” atau Istilah-Istilah Teknologi yang lainnya.

Kadang-kadang penjelasan singkat dan sederhana lah yang Anda butuhkan untuk memahami konsep baru. Dan itulah yang kami sediakan di sini dasar yang Anda perlukan jika Anda mempertimbangkan peralihan karier ke teknologi. Percayalah, kami yakin ini adalah Istilah-Istilah Teknologi yang digunakan tim ahli pada setiap saat dalam membahas teknologi.

DAFTAR ISI:

Daftar Istilah-Istilah dalam Dunia Teknologi yang Harus Diketahui dalam Belajar Teknologi Informasi

Anda pasti akan menemukan lebih dari beberapa Istilah-Istilah Teknologi yang sudah Anda tanyakan selama pertemuan, percakapan atau wawancara yang menegangkan. Jadi lanjutkan dan lepaskan semua daftar “apa itu?” atau “apa pengertiannya?” segera tandai sisanya, dan kembali kapan pun jika ada Istilah-Istilah Teknologi lainnya yang telah membingungkan Anda.

1. Media Sosial

a. Content Curation (Kurasi konten)

Bahkan jika Anda baru di bidang teknologi, kemungkinan Anda baru tahu soal Media Sosial dalam Istilah-Istilah Teknologi. Kurasi konten adalah proses yang digunakan situs media sosial untuk mengumpulkan dan menyajikan konten (artikel, tautan, video, gambar, dan lain sebagainya). Yang relevan dengan topik tertentu atau bidang minat pengguna. Konten dapat dipilih secara manual oleh orang yang ditunjuk sebagai kurator, atau dapat dikumpulkan melalui program otomatis yang melacak hal-hal seperti upvoting, suka (like), hashtags , atau analisis aktivitas online pengguna sebelumnya.

b. Engagement (Keterlibatan)

Enggagement yang merupakan dalam Istilah-Istilah Teknologi (Keterlibatan) adalah istilah yang digunakan untuk suka (like), berbagi (share), komentar, dan interaksi lainnya dengan kehadiran bisnis media sosial. Ini adalah salah satu metrik yang digunakan perusahaan untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja media sosial mereka. Suka posting di Facebook, tweeting di Twitter, dan melihat pin di Pinterest adalah contoh keterlibatan media sosial.

c. Embedding (Penyematan)

Embedding adalah proses meletakkan konten media sosial di halaman web. Saat Anda melihat video YouTube di blog yang sedang Anda baca, atau tweet yang diposting di situs web bisnis yang Anda periksa, itu adalah contoh penyematan. Penyematan dilakukan melalui kode HTML, dan sebagian besar situs media sosial memiliki opsi “Sematkan” yang memberi Anda kode persis yang Anda butuhkan.

d. Impressions (Tayangan)

Tayangan adalah berapa kali iklan online, artikel, video, atau konten lainnya “diambil” (atau diminta) dari sumbernya. Setiap kali konten media sosial muncul di browser web Anda, konten itu diambil dari server webnya, dan Anda baru saja membantu membuat kesan (tayangan).

e. Influencer

Influencer adalah individu dengan kehadiran di media sosial yang menggunakan platform mereka untuk memengaruhi pendapat dan perilaku kelompok. Selebriti yang menggunakan Twitter, YouTuber dengan banyak pelanggan, dan aktivis yang berorganisasi di Facebook adalah contoh dari pengaruh media sosial.

f. Mentions (Sebutan atau Menyebutkan)

Sebutan adalah cara merujuk ke seseorang atau akun di platform media sosial (@ namaakuntwitter di Twitter atau + NamaAnda di Google+). Mentions adalah perusahaan metrik lain yang dapat digunakan untuk mengukur jejak media sosial mereka.

g. Microblogging

Microblog adalah subset dari blog tradisional di mana alih-alih konten bentuk panjang, pesan pendek yang terdiri dari beberapa kalimat, gambar, video, atau tautan diposting dan dibagikan. Twitter, Google+, Tumblr, dan Facebook semuanya dianggap sebagai platform microblogging.

h. Reach (Jangkauan)

Jangkauan adalah ukuran potensi audiens media sosial Anda dan jumlah orang yang memiliki akses ke konten Anda, meskipun jangkauan tidak mengukur apakah konten tersebut benar-benar dilihat atau tidak.

i. Organic (Organik)

Konten organik menggambarkan konten media sosial yang berperingkat tinggi karena pengguna individu menyukai, mem-posting ulang, atau melihatnya bukan karena perusahaan telah membayar untuk mempromosikan konten tersebut. Artikel, meme, dan video yang menjadi viral melalui berbagi komunitas sharing (sebagai lawan dari iklan berbayar) dianggap organik.

j. Social Graph (Grafik sosial)

Grafik sosial adalah model pengguna Internet di jaringan sosial dan bagaimana masing-masing terkait dengan yang lainnya. Itulah cara situs-situs seperti Facebook menyarankan pengguna lain yang mungkin Anda kenal, atau bagaimana game online seperti Words With Friends menghubungkan Anda dengan sepupu Anda yang bahkan tidak Anda kenal memiliki akun media sosial.

k. User-Generated Content atau UGC (Konten yang dibuat pengguna)

Pengguna yang dihasilkannya adalah konten media sosial (posting, foto, video) yang dibuat oleh pengguna tentang merek atau produk dan bukan oleh perusahaan atau organisasi itu sendiri. Ketika sebuah restoran lokal me-retweet positif tweet dari pengguna Twitter, atau Coca-Cola mem-posting ulang foto pengguna Instagram yang minum Coke, itu UGC.

2. Digital Marketing

a. Affiliate Marketing (Pemasaran afiliasi)

Pemasaran afiliasi yang merupakan dalam Istilah-Istilah Teknologi adalah strategi di mana bisnis dalam menghargai afiliasi individu (orang atau organisasi di luar bisnis) untuk mendatangkan pelanggan atau pengunjung baru melalui iklan atau konten di situs web afiliasi. Afiliasi menerima pembayaran atau diskon produk berdasarkan jumlah pelanggan yang mereka hasilkan. Ini sangat umum di situs pribadi atau situs gaya hidup, di mana Anda mungkin memperhatikan bahwa produk yang direkomendasikan memiliki tautan dengan banyak barang tambahan yang dilacak. Itu berarti bahwa jika Anda membeli produk, blog atau situs yang mengarahkan Anda ke sana akan membuat beberapa persentase keuntungan dari penjualan itu.

b. Bounce Rate (Tingkat Pentalan)

Rasio pentalan adalah persentase pengunjung ke situs web yang meninggalkan situs web dengan cepat tanpa benar-benar melihatnya. Biasanya Google analytics menghitung rasio pentalan berdasarkan sesi situs web di mana pengunjung hanya berputar untuk melihat satu halaman sebelum memantul. Situs bertujuan untuk menjaga angka ini tetap rendah, mereka ingin Anda menghabiskan waktu di situs mereka dan karenanya mereka akan berusaha untuk membuat konten semenarik dan serelevan mungkin dengan Anda.

c. Call to Action (CTA) atau Tindakan untuk Aksi

Call to Action adalah teks, spanduk, formulir, atau gambar pada halaman web (atau email) yang meminta pengunjung untuk benar-benar mengambil tindakan membaca lebih banyak konten, bergabung dengan daftar email, mendaftar untuk webinar, membeli produk, dan lain sebagainya. CTA adalah alat pemasaran yang mengubah pengguna web menjadi prospek untuk bisnis.

d. Rasio Klik-Tayang (RKT) atau Click-Trough Rate (CTR)

Click through rete atau Rasio klik per tayang adalah persentase pengguna yang mengklik tautan di halaman web atau email pemasaran. CTR signifikan karena mengukur berapa banyak pengguna yang secara aktif terlibat dengan konten tertaut di situs.

e. Sales Funnel (Saluran Penjualan)

Sales Funnel atau saluran penjualan adalah metode pemasaran internet di mana pelanggan potensial dipimpin melalui serangkaian acara atau tindakan yang dapat dipetakan dalam bentuk saluran. Tingkat terluas di bagian atas saluran melibatkan dan menarik pengguna ke situs web Anda, setelah itu mereka pindah ke saluran tempat mereka ditawari layanan atau sumber daya jika mereka mendaftar ke daftar email Anda, sampai akhirnya mereka pindah ke bagian bawah saluran. dan menjadi pelanggan yang membayar.

f. Conversion Rate Optimization (CRO) atau Optimasi tingkat konversi

CRO adalah sistem pemasaran untuk meningkatkan persentase pengunjung situs web yang mengonversi ke pelanggan yang membayar. Metode CRO ini biasanya melibatkan dan mendorong pengguna untuk mengambil tindakan spesifik di situs web, seperti mengisi formulir web, mendaftar untuk percobaan, atau bergabung dengan daftar email.

g. Keyword (Kata kunci)

Kata kunci adalah kata atau frasa yang biasa digunakan di mesin pencari untuk mencari konten online. Riset kata kunci adalah alat pemasaran internet yang ampuh, karena iklan web dan penempatan mesin pencari situs web dapat dioptimalkan untuk mencocokkan kata kunci dengan lalu lintas tinggi, menjadikannya lebih mungkin bagi Google untuk menemukan situs Anda.

h. Marketing Automation atau Otomatisasi pemasaran

Otomatisasi pemasaran menjelaskan penggunaan perangkat lunak atau layanan online (seperti HubSpot, MailChimp, dan Act-on) untuk mengotomatiskan tugas pemasaran berulang seperti email, manajemen hubungan pelanggan, posting media sosial, dan analitik. Program Otomasi Pemasaran memungkinkan pemasar untuk memasukkan kriteria spesifik untuk tugas-tugas yang bersangkutan dan bahwa data ditafsirkan dan dieksekusi oleh program.

i. Multichannel Marketing atau Pemasaran Multichannel

Pemasaran multichannel menggunakan berbagai platform komunikasi (iklan spanduk situs web, iklan Facebook, email pemasaran, blog) untuk berinteraksi dengan pelanggan potensial. Pendekatan ini memungkinkan pengguna untuk memilih saluran mana yang ingin mereka gunakan untuk berinteraksi dengan produk Anda dan meningkatkan opsi untuk mengubah tayangan menjadi pelanggan.

j. Search Engine Marketing (SEM) atau Pemasaran mesin pencari

SEM menjelaskan penggunaan iklan berbayar (seperti salinan singkat, daftar produk, dan klip video) di mesin pencari (Google, Yahoo, Bing) untuk mengarahkan lalu lintas pengguna ke situs web Anda.

k. Search Engine Optimazion (SEO) atau Optimasi mesin pencari

SEO yang merupakan dalam Istilah-Istilah Teknologi adalah praktik pemasaran internet untuk mengoptimalkan situs web sehingga lebih cenderung muncul dalam hasil pencarian yang tidak dibayar (misalnya. Itu adalah salah satu situs pertama yang muncul ketika Anda Google topik yang terkait). SEO dilakukan dengan menggunakan algoritme berdasarkan perilaku mesin pencari tertentu, menganalisis kata kunci spesifik yang diketik dalam mesin pencari, dan meneliti mesin pencari mana yang populer dengan demografi tertentu. Kemudian, Anda menyelaraskan format konten Anda (termasuk hal-hal seperti memastikan bahwa judul memiliki istilah yang dapat dicari) untuk memberikan diri Anda kesempatan terbaik untuk naik peringkat mesin pencari. Namun berhati-hatilah: melangkah terlalu jauh memiliki konsekuensi. “Mengisi” konten Anda dengan kata kunci akan membuat Anda mendapatkan peringkat Google, jadi jangan biarkan tujuan SEO menyalip menghasilkan konten yang otentik dan luar biasa.

l. Traffic (Lalu Lintas)

Lalu lintas adalah jumlah total pengguna yang mengunjungi situs web. Lalu lintas keseluruhan kemudian dipecah menjadi jenis kunjungan khusus seperti pengunjung unik dan total klik.

3. Growth Hacking (Hacking Pertumbuhan)

a. Growth Hacking (Hacking Pertumbuhan)

Hacking pertumbuhan yang merupakan dalam Istilah-Istilah Teknologi adalah penggunaan kreatif teknologi (situs web, email pemasaran, aplikasi) dan analitik (penambangan data, pengujian A/B) dalam kombinasi dengan pengembangan produk untuk meningkatkan pertumbuhan perusahaan. Pertumbuhan peretasan berfokus pada alternatif pemasaran berbiaya rendah untuk iklan televisi, surat kabar, dan radio tradisional dan sering digunakan oleh perusahaan pemula yang ingin mengembangkan bisnis mereka dengan cepat selama fase peluncuran mereka.

b. A/B Testing (Pengujian A/B)

Pengujian A/B yang merupakan dalam Istilah-Istilah Teknologi adalah praktik membandingkan dua versi konten online situs web, aplikasi, email pemasaran, dan lain sebagainya untuk melihat versi mana yang berkinerja lebih baik. Dua versi (A dan B) disajikan kepada pengguna secara acak untuk mengukur reaksi.

c. Content Marketing (Pemasaran Konten)

Pemasaran konten menggunakan konten online seperti E-Book, video, posting blog, podcast, dan lain sebagainya untuk menarik audiens yang mungkin menjadi pelanggan. Pemasaran konten tidak secara eksplisit mengiklankan merek, tetapi dirancang untuk secara tidak langsung merangsang minat pada produk dan layanan.

d. Conversion (Konversi)

Konversi adalah hasil akhir yang berhasil dari upaya pemasaran seperti Pengujian A/B dan Pemasaran Konten itu adalah titik ketika pelanggan potensial menjadi pelanggan utama atau pelanggan aktual.

e. Data Mining (Penambangan Data)

Data Mining atau Penambangan data adalah praktik memeriksa sejumlah besar data dalam basis data pengguna dan situs web untuk menemukan pola, perilaku, dan hubungan konsumen yang dapat berguna dalam memasarkan barang dan jasa secara online.

f. Email Marketing (Pemasaran Email)

Email Marketing atau Pemasaran email adalah penggunaan email langsung (langsung dari bisnis ke perorangan) untuk berkomunikasi dengan pelanggan saat ini dan yang potensial. Pemasaran email memungkinkan perusahaan untuk menyerang nada yang lebih pribadi dan membangun suara untuk merek mereka.

g. Website Optimization (Optimasi Situs Web)

Website Optimization adalah proses menggunakan peretasan pertumbuhan untuk meningkatkan kemampuan situs untuk mengonversi pengunjung menjadi pelanggan. Eksperimen terkontrol seperti pengujian A/B dilakukan dan hasilnya digunakan untuk membuat perubahan situs web yang mengarah ke lebih banyak tampilan halaman, pembelian produk, dan lain sebagainya. Ini mungkin termasuk membuatnya lebih mudah untuk berpindah dari satu artikel ke artikel lain, memastikan pop up paling akurat cocokkan dengan minat pengguna, atau sekadar membuat situs secara keseluruhan lebih mudah dinavigasi.

4. Graphic Design (Desain Grafis)

a. Color Value (Nilai warna)

Color Value atau Nilai warna adalah naungan warna. Nilai dapat didefinisikan dalam HTML dengan nama (hitam), kode warna heksadesimal (#000000), atau kode RGB (0, 0, 0).

b. Color Theory (Teori warna)

Color Theory atau Teori warna adalah studi tentang pencampuran warna dan efek visual kombinasi warna tertentu (warna pelengkap, harmoni warna, cara mencapai corak dan corak tertentu, dan lain sebagainya).

c. Grid System (Sistem grid)

Grid adalah seperangkat kolom dan baris yang dapat digunakan sebagai pedoman untuk mengatur konten pada halaman web. Sistem Grid membantu memberikan dasar keseragaman dan konsistensi yang kuat dalam desain Anda, membuatnya lebih mudah dibaca oleh pemirsa.

d. Pixels per Inch (PPI) atau Piksel per Inch

PPI yang juga dikenal sebagai “kerapatan” menjelaskan jumlah piksel (titik-titik kecil cahaya yang bergabung untuk membuat gambar) per inci pada layar perangkat. Semakin tinggi jumlah PPI, gambar dan teks yang lebih tajam akan muncul.

e. Raster Image (Gambar Raster)

Gambar raster adalah grafik komputer yang terbuat dari piksel yang dapat diedit piksel demi piksel dengan program seperti Painter dan Photoshop. Gambar raster disimpan dalam jenis file gambar yang sudah dikenal seperti GIF, JPEG, dan PNG.

f. Resolution (Resolusi)

Resolusi yang merupakan dalam Istilah-Istilah Teknologi adalah jumlah piksel yang dapat ditampilkan pada layar perangkat. Seperti halnya PPI, semakin tinggi resolusi pada layar, semakin banyak piksel yang dapat ditampilkan, membuat gambar dan teks lebih tajam.

g. Retina Display (Layar retina)

Retina Display yang merupakan dalam Istilah-Istilah Teknologi atau Layar retina adalah istilah bermerek dagang Apple untuk tampilan perangkat elektronik dengan kepadatan sangat tinggi (biasanya lebih dari 300 ppi) sehingga orang tidak dapat melihat piksel individual. Apple menggunakan layar kepadatan tinggi ini di Jam Tangan Apple, iPhone, iPad, MacBook, dan iMacs.

h. Vector Image (Gambar Vektor)

Vector Image atau Vector Graphics (Gambar vektor) terdiri dari garis-garis yang dihitung secara matematis. Karena komposisi garis gambar (alih-alih disusun oleh piksel individu), mereka tidak dapat ditata dengan tingkat yang sama dengan gambar raster, tetapi mereka tidak kehilangan kualitas kehilangan ketika diperbesar (gambar raster berbasis piksel mulai terlihat seperti kumpulan kotak ketika diperbesar terlalu dekat), sedangkan gambar vektor dapat ditingkatkan secara tak terbatas. Anda dapat menggunakan program seperti Adobe Photoshop untuk bekerja dengan vektor.

5. User Experience (Pengalaman Pengguna)

a. Mood Board (Papan suasana hati)

Mood board adalah kumpulan konten (gambar, bahan, potongan teks) yang digunakan untuk mewakili gaya visual situs web atau proyek kreatif apa pun (palet warna, gambar, ikon, dan font) di pra-produksi. Gaya yang diwakili di papan mood kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk digital oleh desainer visual .

b. Sitemap (Peta Situs)

Sitemaps (Peta Situs) yang merupakan dalam Istilah-Istilah Teknologi adalah garis besar atau peta halaman yang membentuk situs web. Mereka menunjukkan hubungan antara halaman dan tautan, aplikasi, video, atau komponen lainnya, dan dapat berbentuk dokumen atau halaman sendiri di situs web.

c. User Interface (UI) atau Antarmuka Pengguna

Antarmuka pengguna mencakup semua bagian situs web, aplikasi, komputer, ponsel cerdas, dan lain sebagainya. Yang dapat dimanipulasi dan berinteraksi dengan pengguna. Tampilkan dan sentuh layar, menu situs web, keyboard, kursor Anda, semua ini semua adalah bagian dari antarmuka pengguna.

d. User Experience (UX) atau Pengalaman Pengguna

UX menggambarkan emosi, sikap, dan kemudahan penggunaan yang dimiliki seseorang saat menggunakan produk atau layanan. UX Design adalah praktik menggunakan desain untuk meningkatkan komunikasi antara suatu produk dan penggunanya untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.

e. User Flow (Alur pengguna)

Alur pengguna adalah jalur yang biasanya diambil pengguna saat memulai di situs web dan bergerak ke arah tindakan di situs. Membuat jalur mulus yang intuitif bagi pengguna untuk diikuti adalah bagian dari desain pengalaman pengguna (UX).

f. User Persona (Persona Pengguna)

Persona adalah profil pengguna teoretis yang dibuat oleh UX dan perancang web untuk menentukan jenis pengguna apa yang sedang dibuat untuk situs web dan untuk apa kebutuhan mereka. Personas pengguna dibuat menggunakan informasi demografis, riset pengguna, dan analisis metrik pengalaman pelanggan.

g. User Research (Penelitian pengguna)

Penelitian pengguna adalah proses menyelidiki bagaimana pengguna berperilaku di situs web dan memeriksa bagaimana perilaku itu dapat mengarah pada pengalaman dan desain situs web yang lebih baik.

​​h. Wireframe dan Wireframing

Wireframe adalah sketsa dari informasi kunci yang terdapat di setiap halaman situs web, yang pada dasarnya menunjukkan situs atau “kerangka” halaman. Desainer kemudian dapat menggunakan sketsa ini sebagai titik awal untuk meletakkan situs web. Ini bisa dibuat dalam program atau ditulis di atas serbet kita sudah melihat semuanya.

6. Typography (Tipografi)

a. Font

Font atau tipografi adalah yang menentukan tampilan teks Anda dan mereka biasanya dirancang oleh orang-orang yang berspesialisasi dalam desain tipe. Font diatur oleh style keluarga (Arial) dan kemudian dikelompokkan berdasarkan beratnya dalam keluarga itu (reguler, miring, atau tebal).

b. Kerning

Kerning mengacu pada ruang antara karakter (huruf, angka, tanda baca) dan proses menyesuaikan ruang itu untuk menghindari kesenjangan yang tidak sedap dipandang dan meningkatkan keterbacaan teks.

c. Leading (diucapkan “led-ing”)

Leading adalah jarak vertikal antara baris teks di situs web dengan kata lain ruang antar baris, bagian yang halus (tetapi penting!) Dari tampilan desain.

d. Tracking (Letter-Spacing)

Tracking adalah jumlah ruang antara kata-kata (tidak seperti karakter individu), dan seperti kerning dan memimpin, sangat penting untuk keterbacaan.

e. Typographic Hierarchy (Hierarki)

Hierarki adalah metode menggunakan ukuran dan gaya font yang berbeda di situs web untuk mengatur situs dan membuatnya lebih menarik secara visual. Halaman web dengan judul-judul dalam font yang lebih besar daripada teks isi atau bagian tebal teks yang memisahkan menggunakan hirarki tipe (seperti artikel ini!).

f. Serif (Font Serif)

Serif adalah garis-garis kecil yang melekat pada ujung huruf atau simbol dalam keluarga font “serif” (Times New Roman, Lucida Bright), membedakan font-font itu dari keluarga font “sans serif” (font tanpa serif, seperti Arial, Helvetica).

7. Front End Development atau Pengembangan Front End

a. Front End (depan)

Front End yang merupakan dalam Istilah-Istilah Teknologi menjelaskan semua bagian situs web yang dapat dilihat dan berinteraksi dengan pengguna. Pengembangan web Front End biasanya melibatkan pengkodean dengan HTML, CSS, dan JavaScript.

b. HTML (HyperText Markup Language)

HTML adalah bahasa standar yang digunakan untuk membuat halaman web. Ini adalah blok bangunan paling dasar yang Anda perlukan untuk mengembangkan situs web. Anda mungkin ingat tag HTML dasar dari situs web pribadi awal seperti Myspace, tempat Anda dapat menyesuaikan halaman Anda dengan perintah di dalam <>.

c. HTML5

HTML5 adalah (saat tulisan ini dibuat) versi terbaru dari HTML. HTML5 berfokus pada fitur yang dapat digunakan pada perangkat berdaya rendah (membuatnya ideal untuk membuat aplikasi seluler), kemampuan asli untuk bekerja dengan konten multimedia dan grafik, dan elemen tag web semantik baru (fitur yang Anda gunakan untuk menyusun halaman dan dokumen Anda ).

d. Element (Elemen)

Elemen adalah komponen HTML individual dari suatu dokumen atau halaman web. Misalnya, paragraf dalam dokumen HTML adalah elemen. Elemen terdiri dari tag pembuka (<*>) , tag penutup (</*>) dan informasi di antaranya:

<p> Saya Rifqi Mulyawan! </p>

e. Meta Elements (HTML)

Elemen meta adalah elemen HTML yang tidak tampak bagi pengguna di halaman web, tetapi berikan browser web informasi tambahan tentang halaman kata kunci, penulis dokumen, modifikasi terakhir, dan lain sebagainya.

f. Semantic Element (Elemen semantik)

Elemen semantik adalah elemen HTML yang menyediakan informasi ke browser web yang memproses halaman serta pengembang membangunnya. Sementara elemen non-semantik seperti <div> dan <span> tidak menggambarkan konten mereka, elemen semantik seperti <header> dan <article> mendefinisikan konten mereka dalam namanya.

g. Structural Elements (Elemen Struktural)

Elemen struktural adalah elemen HTML yang digunakan untuk mengatur konten halaman web. Elemen struktural seperti <div> dan <span> digunakan untuk mengelompokkan konten tingkat blok dan inline secara bersamaan, sementara <header> berisi konten header halaman, <footer> berisi konten footer, dan lain sebagainya.

h. Attribute (Atribut)

Atribut digunakan untuk memberikan informasi tambahan tentang elemen HTML. Misalnya elemen HTML seperti paragraf dapat memiliki atribut selaras (kiri, tengah, atau kanan). Atribut dimasukkan dalam tag pembuka dan terdiri dari nama atribut, tanda sama dengan, dan nilai dalam tanda kutip ganda.

Contoh: <p align="right">Ini adalah paragraf saya!</p>

i. HTML Tag

Dalam HTML Tag, Tag pembuka dan penutup adalah set kurung sudut dengan karakter elemen HTML yang berisi konten atau bagian dari struktur untuk halaman web.

Contoh tag pembuka: <p>
Contoh tag penutup: </p>

j. HTML Self-Closing Tag (Tag penutup diri)

Tag penutup diri adalah tag pembuka yang tidak memiliki tag penutup yang sesuai tetapi sebaliknya menutup diri dengan garis miring di depan braket sudut kanan. Jika Anda melihat tag ini untuk menyisipkan gambar, Anda akan melihat bahwa tag tersebut memiliki atau yang biasanya menunjukkan tag penutup di dalam tag pembuka.

8. CSS

a. CSS (Cascading Style Sheets)

CSS yang merupakan dalam Istilah-Istilah Teknologi adalah bahasa yang digunakan untuk menambah gaya pada dokumen yang dibuat dengan HTML. Di mana HTML lebih dulu dan menciptakan fondasi untuk sebuah halaman, CSS datang berikutnya dan digunakan untuk membuat tata letak, warna, font, dan lainnya.

b. CSS3

CSS3 adalah versi terbaru dari CSS, memperkenalkan fitur-fitur seperti sudut bulat, bayangan, gradien, transisi atau animasi, dan tata letak baru seperti multi-kolom dan tata letak kotak atau kisi yang fleksibel.

c. Selector (Penyeleksi)

Selector adalah bagian dari kode CSS yang mendefinisikan elemen HTML mana dari efek styling CSS. Misalnya jika elemen “p” (katakanlah, paragraf tertentu) adalah penyeleksi, maka
akan mengubah ukuran font elemen yang dipilih.

<p style="font-size; 13px">

d. Property (Properti)

Properti dalam CSS adalah bagian dari kode HTML dasar halaman web (ukuran font, warna, margin) yang penampilan atau gayanya diubah oleh CSS.

e. Value (Nilai)

Nilai adalah kode CSS yang mendefinisikan pengaturan untuk properti CSS. Misalnya, jika Anda menggunakan CSS untuk mengubah ukuran font dan warna blok teks tertentu, nilainya menjelaskan perubahan apa yang akan terjadi. Nilai 1.5em, merah, 20px akan menyebabkan properti (blok teks) memiliki lekukan sebesar 1,5 ukuran font, teks akan tampak merah, dan ukuran font akan menjadi 20pt.

f. Declaration (Deklarasi)

Deklarasi adalah bagian dari kode CSS di mana properti dan nilai untuk pemilih ditampilkan di dalam sepasang kurung keriting.

{font-size: 1.5em;}

9. Back End Development atau Pengembangan Back End

a. Back End

Back end mengacu pada bagian seperti “di bawah tenda” dari situs web atau layanan web yang membuatnya berjalan (ini termasuk aplikasi, server web, dan basis data), dan biasanya tidak terlihat oleh pengguna yang berinteraksi dengan situs atau layanan.

b. Application (Aplikasi)

Aplikasi adalah jenis perangkat lunak (juga disebut “aplikasi” dan sering digunakan untuk merujuk ke perangkat lunak perangkat seluler) yang dirancang untuk menyediakan fungsi bagi pengguna atau aplikasi lain. Aplikasi mencakup semuanya, mulai dari browser web, pengolah kata, hingga alat pengeditan foto dan gambar, hingga program obrolan seperti Skype dan Google Hangouts.

c. API (Application Programming Interface)

API yang merupakan dalam Istilah-Istilah Teknologi adalah antarmuka yang digunakan untuk membangun aplikasi web. API menyediakan blok bangunan untuk digunakan oleh para pembuat kode, dan kemudian para pembuat kode menyatukan blok-blok itu untuk membuat program yang mereka coba buat. Contoh API termasuk Google Maps API (memungkinkan pengembang untuk menyematkan Google maps di halaman web), Twitter APIs (Twitter memiliki dua API dan REST, yang memungkinkan pengembang mengakses data inti Twitter, dan Search, yang memungkinkan pengembang berinteraksi dengan Pencarian Twitter dan data tren), dan API Periklanan Produk Amazon (memungkinkan pengembang mengakses basis data produk Amazon dan mengiklankan produk Amazon di situs web).

d. Bug atau Bugs

Bug adalah kesalahan pengodean atau potongan kode yang tidak diinginkan yang membuat situs web atau program tidak berfungsi dengan baik.

e. DEVOPS (Operasi Pengembangan)

Devops yang merupakan dalam Istilah-Istilah Teknologi adalah proses pengembangan perangkat lunak yang berfokus pada membantu pengembangan, operasi, dan tim berkualitas untuk saling memahami dan berkolaborasi dengan lebih baik. Dengan menyatukan ketiga departemen terpisah ini, tim Devops bertujuan untuk siklus pengembangan yang lebih pendek dan rilis perangkat lunak yang lebih dapat diandalkan.

f. Application Framework (Framework)

Frameworks yang merupakan dalam Istilah-Istilah Teknologi adalah kumpulan program dan komponen yang biasa digunakan dalam pengembangan perangkat lunak. Daripada menghabiskan waktu mencari masing-masing komponen ini secara terpisah, pengembang dapat mengambil keuntungan dari Framework di mana mereka dikumpulkan di satu tempat. Contoh kerangka kerja termasuk Ruby on Rails, Bootstrap, AngularJS, dan Joomla.

g. Object-Oriented Programming (OOP) atau Pemrograman Berorientasi Objek (PBO)

Pemrograman berorientasi objek adalah jenis pemrograman komputer / desain perangkat lunak yang berfokus pada penciptaan objek yang memiliki atribut dan kemampuan spesifik dan unik. Dalam OOP, program komputer terdiri dari objek-objek yang dibuat ini yang kemudian berinteraksi satu sama lain. Ini berbeda dengan bahasa pemrograman sebelumnya yang lebih fokus pada proses mengubah data input menjadi data output daripada data (objek) itu sendiri. Contoh bahasa OOP termasuk Ruby, PHP, dan Python.

h. Software (Perangkat Lunak)

Perangkat lunak adalah program atau serangkaian instruksi yang memberi tahu komputer, ponsel, atau tablet apa yang harus dilakukan. Perangkat lunak termasuk aplikasi individual (browser web, pengolah kata) serta perangkat lunak sistem seperti sistem operasi (Microsoft Windows), driver (perangkat lunak yang memungkinkan sistem operasi untuk berkomunikasi dengan perangkat keras seperti printer), dan utilitas (alat seperti program anti-virus atau hard drive defragmenter).

i. Text Editor (Editor teks)

Editor teks adalah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk menulis teks biasa (tanpa format), yang sering digunakan untuk pengkodean dan pemrograman. Setelah kode ditulis, ia memformat program lain yang disebut kompiler (khusus untuk bahasa pemrograman yang Anda gunakan) agar dapat dibaca oleh komputer, tetapi kode biasanya memulai kehidupannya dengan editor teks biasa. Contoh editor teks termasuk SublimeText, TextEdit, TextWrangler, dan Notepad++.

j. Version Control (Kontrol versi)

Version Control atau Kontrol versi adalah alat yang digunakan untuk melacak perubahan kode dan file di situs web atau aplikasi dan memungkinkan pengguna untuk kembali dan mengembalikan versi sebelumnya jika ada bug. Alat kontrol versi seperti Git sering dibangun untuk editor kode sumber (program yang digunakan untuk menulis dan mengedit kode) seperti Visual Code Studio, atau ditawarkan sebagai bagian dari layanan hosting web.

k. Web Server (Server web)

Server web adalah komputer yang digunakan untuk menyimpan situs web, aplikasi online, dokumen, gambar, atau data lainnya, dan dapat diakses melalui internet melalui aplikasi seperti browser web atau klien protokol transfer file (FTP) klien. Saat Anda mengunjungi situs web dengan browser di komputer atau ponsel cerdas Anda, Anda memintanya dari server web.

10. System (Sistem)

a. Caching

Caching adalah apa yang terjadi ketika browser web menyimpan aset situs web berulang seperti gambar dan gaya font dan sehingga situs web akan memuat lebih cepat pada kunjungan berulang dari pengguna yang sama. Dengan caching, browser Anda tidak harus menemukan kembali roda setiap kali situs diminta.

b. Cloud computing

Cloud computing adalah praktik di mana data tidak disimpan secara lokal di komputer Anda sendiri, tetapi tersebar di antara sejumlah server jarak jauh yang dapat diakses melalui internet. Layanan seperti Google Docs, Facebook, dan Gmail adalah contoh komputasi awan Anda berinteraksi dengan data di komputer di rumah yang disimpan secara eksternal di “cloud”.

c. Firewall

Firewall adalah sistem yang dirancang untuk melindungi dan mengamankan jaringan komputer mulai dari layanan web komersial hingga jaringan WiFi di rumah Anda dari risiko keamanan eksternal. Firewall memantau lalu lintas jaringan masuk dan keluar dan menentukan apakah akan mengizinkan lalu lintas berdasarkan pada seperangkat standar keamanan yang ditentukan pengguna.

d. Router

Router adalah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan komputer pribadi ke internet melalui penyedia layanan seperti kabel atau DSL. Perangkat yang terhubung langsung dengan komputer Anda melalui kabel ethernet atau yang Anda gunakan untuk mengakses jaringan WiFi di rumah adalah router.

e. Uptime dan Downtime

Uptime dan downtime menggambarkan berapa lama sebuah situs web, komputer, atau sistem lain telah berfungsi (uptime) atau tidak berfungsi (downtime).

f. Virtual Machine (VM) atau Mesin Virtual

Mesin virtual adalah perangkat lunak yang memungkinkan untuk menggunakan satu sistem operasi komputer (seperti Windows 10) pada komputer yang menjalankan sistem lain (seperti MacBook Pro). Contohnya termasuk Virtual Box, Parallels, dan VM Ware.

g. VPN (Virtual Private Network)

VPN adalah jaringan yang memungkinkan koneksi internet publik digunakan sebagai jaringan pribadi sebagai cara meningkatkan keamanan. Ketika Anda menggunakan jaringan WiFi publik, misalnya, perangkat dan data Anda secara teoritis dapat diakses oleh semua orang di jaringan. Saat menggunakan VPN, Anda masih dapat mengakses internet melalui jaringan publik, tetapi dilindungi oleh VPN. VPN dapat diatur melalui beberapa browser web (seperti Opera), atau dapat diakses melalui layanan bulanan berbayar.

11. Data

a. Big Data (Data besar)

Big Data adalah istilah untuk pengumpulan data yang sangat besar sehingga tidak dapat diproses melalui sistem pemrosesan data tradisional. Koleksi ini berasal dari sumber seperti perangkat seluler, email, kata kunci pencarian, informasi basis data pengguna, aplikasi, dan server. Dengan menemukan cara untuk menyisir data ini, perusahaan dapat mengidentifikasi pola konsumen dan menggunakannya untuk memprediksi dan mengoptimalkan bisnis mereka.

b. Data Architecture (Arsitektur data)

Ini adalah Bagaimana data dikumpulkan, disimpan, diakses, dan digunakan di perusahaan dan organisasi

c. Database (Basis Data)

Arsitektur data menggambarkan cara data dikumpulkan, disimpan, diakses, dan digunakan di perusahaan dan organisasi. Ini dapat dilihat sebagai peta jalan untuk bagaimana data mengalir melintasi sistem dan aplikasi TI organisasi.

d. Data Modeling (Pemodelan data)

Menentukan jenis data apa yang dibutuhkan dan bagaimana hal itu akan disusun dan diorganisir

e. Data Visualization (Visualisasi data)

Data Visualization atau Visualisasi data adalah penggunaan grafik, bagan, tabel, infografis, dan lainnya. Untuk mendefinisikan dan mengkomunikasikan data yang dianalisis dan temuan-temuan yang berasal darinya.

f. Relation Database Management System (RDBMS) atau Sistem Manajemen Basis Data Relasional

Sistem manajemen basis data relasional digunakan untuk mengatur data ke dalam tabel data kemudian dapat diakses atau disusun kembali tanpa harus mengatur ulang tabel database. Contoh RDMS termasuk SAP dan MySQL.

12. Ponsel (Mobile) atau Smartphone

a. Hybrid App (Aplikasi hybrid)

Hybrid App yang merupakan dalam Istilah-Istilah Teknologi adalah aplikasi yang akan bekerja pada platform yang berbeda (komputer, perangkat seluler, tablet) dan merupakan kombinasi dari aplikasi asli (yang disimpan secara lokal di perangkat Anda) dan aplikasi web (aplikasi yang diakses melalui browser web pada Internet). Amazon dan Apple App Store, Twitter, Yelp, dan Gmail adalah contoh dari aplikasi hybrid.

b. IDE (Integrated Development Environment)

IDE adalah aplikasi perangkat lunak yang mencakup alat-alat seperti editor kode sumber (editor teks yang dirancang khusus untuk menulis kode), debugger (alat untuk menguji kode), dan membangun alat otomatisasi (alat untuk menyusun kode ke dalam format yang dapat dibaca mesin dan menjalankan pengujian otomatis). Contoh IDE termasuk Eclipse, Visual Studio, dan VIM.

c. Native Apps (Aplikasi asli)

Native Apps atau Aplikasi asli dibuat khusus untuk platform tertentu. Mereka hanya berjalan di platform tempat mereka dibuat, dan disimpan secara lokal di perangkat itu. Mail untuk iOS dan Ingress untuk Android adalah contoh dari aplikasi asli.

d. NFC (Near Field Communication)

NFC adalah teknologi yang memungkinkan perangkat seluler berkomunikasi menggunakan gelombang radio ketika mereka sangat dekat satu sama lain (sekitar empat inci atau kurang) dan digunakan untuk layanan seperti berbagi file, memasangkan aksesori, atau pembayaran nirkabel. Perusahaan dapat menggunakan NFC untuk membuat produk interaktif dengan perangkat seluler konsumen, seperti termasuk tag berkemampuan NFC pada produk yang memungkinkan pengguna untuk mendaftarkan produk, mendapatkan diskon, atau melakukan pemesanan baru dengan perangkat seluler mereka.

e. Responsive Web Design (Desain Web Responsif)

Responsive Web Design adalah praktik mendesain situs web sehingga mereka beradaptasi dengan anggun ke perangkat berukuran berbeda seperti ponsel, tablet, perangkat yang dapat dipakai, dan lainnya. Jika Anda dapat mengunjungi situs web di ponsel Anda dan tampilannya sama proporsional dan mulus seperti itu di komputer Anda, itu adalah contoh desain web responsif.

f. SDK (Software Development Kit)

SDK adalah seperangkat alat untuk membuat jenis perangkat lunak tertentu. SDK dirilis oleh perusahaan yang mengontrol platform perangkat lunak sedang dikembangkan untuk. Misalnya, aplikasi yang dikembangkan untuk iOS memerlukan SDK iOS, aplikasi Windows memerlukan .NET Framework SDK, dan aplikasi Java memerlukan Java Development Kit.

g. Web App (Aplikasi web)

Web App atau Aplikasi web adalah situs web yang terlihat dan terasa seperti aplikasi (berbeda dengan serangkaian halaman yang ditautkan). Facebook, Pandora, dan Google Documents adalah contoh aplikasi web.

Penutup

Demikianlah edisi ekslusif kami mengenai Istilah-Istilah dalam Teknologi yang dapat Kami bagikan. Edisi ini akan terus di perbarui seiring dengan perkembangan Teknologi yang ada di Dunia. Sekian dari Kami, Terima Kasih.