Huruf Hijaiyah dan Makhorijul Huruf: Belajar Sebelum Membaca Al-Qur’an

0
Belajar-Makhorijul-Huruf
Al-quran sebagai kitab suci Agama Islam

Sebelum kita mengenal Huruf Hijaiyah dan Makhorijul Huruf, dalam belajar membaca Al-Qur’an, kita perlu mengenali huruf-huruf hijaiyah terlebih dahulu, karena dalam bacaan Al-Qur’an banyak sekali kata yang menggunakan huruf hijaiyah dan bahasa Arab. Kenapa kita harus menggunakan huruf hijaiyah sebelum belajar Al-Qur’an? Karena huruf hijaiyah ialah merupakan huruf-huruf yang digunakan dalam pembentukan kata dalam bahasa Arab.

Meski begitu, bukan berarti Al-Qur’an hanya untuk orang arab saja karena menggunakan bahasanya, tetapi turunnya Al-Qur’an untuk seluruh umat Islam dunia tanpa terkecuali. Oleh karena itu, untuk kamu yang masih baru belajar membaca Al-Qur’an, mulailah dengan yang dasar terlebih dahulu yaitu.

Bisa juga memulai dengan mengenali huruf hijaiyah terlebih dahulu, baru kemudian kita bisa untuk memulai membaca Al-Qur’an. Usahakan juga ketika baru belajar membaca Al-Qur’an, untuk meminta bantuan kepada orang yang bacaan makhorijul huruf sudah lancar atau benar. Dan apa kalian tahu arti makhorijul huruf itu apa? Pengertian makhorijul huruf yaitu adalah tempat keluarnya huruf, dalam melafalkan huruf Al-Qur’an.

Yang mana didalam mengetahui tempat keluarnya huruf-huruf hijaiyyah adalah sangat penting karena hal ini menjadi dasar dalam melafadkan huruf hijaiyyah secara benar dan dapat membantu dalam melancarkan bacaan Al-Qur’an.

Belajar Huruf Hijaiyah dan Makhorijul Hurufnya

berikut ini adalah video belajar makhorijul huruf yang menurut Kami bagus dan mudah dipahami.

Makhorijul Huruf | Qur’an Call

Huruf Hijaiyah (Huruf Arab)

Dalam bahasa Arab kita semua telah mengenal dengan huruf hijaiyah, dimana huruf-huruf tersebut digunakan dalam pembentukan kata pada bahasa arab dan juga pembentukan kata dalam Al-Qur’an menggunakan huruf-hutuf hijaiyah. Nah untuk kalaian yang sedang ingin belajar atau ingin mengajarkan huruf hijaiyah, berikut ini contoh huruf hijaiyah yang terdiri dari 29 huruf yang telah saya tulis dengan menggunakan tabel dibawah ini.

Baca Juga :  Doa Syukuran (Syukur): Pengertian, Macam, Lengkap Teks Latin dan Arabnya
NoHuruf ArabHuruf LatinNama Huruf
1اa, i, ualif
2بbba’
3تtta’
4ثtstsa’
5جjjim
6حhHa’
7خkhkha’
8دddal
9ذdzdzal
10رrra’
11زzZai
12سssin
13شsysyin
14صshshad
15ضdhdhad’
16طththa’
17ظdzhdza’
18ع‘a, ’i, ’u‘ain
19غghghain
20فffa’
21قqqaf
22كkkaf
23لllam
24مmmin
25نnnun
26وwwau
27هhha’
28ءhamzah
29يyya’

Pembagian Huruf Hijaiyah

Pembagian huruf hijaiyah ini terbagi menjadi dua yaitu huruf syamsiah dan huruf qamariah dalam bahasa Arab: حروف شمسية‎ ḥurūf šamsiyyah dan حروف قمرية ḥurūf qamariyyah adalah pembagian huruf-huruf Arab secara ilmu tajwid didasarkan pada kombinasi antara huruf tersebut dengan kombinasi dari Alif Lam atau huruf alif dan lam

1. Huruf Syamsiah

Huruf syamsiah adalah huruf yang menghilangkan pembacaan dari huruf lam, contohnya bisa kita ambil dari al-syamsiyah (الشمسية) harus dibaca as-syamsiyah dengan menghilangkan pembacaan dari huruf lam.

2. Huruf Qamariah

Huruf qamariah atau huruf bulan yaitu adalah huruf yang dibaca secara jelas namun tetap mempertegas pembacaan dari huruf lam, contohnya pada kata al-qamariyah (القمرية) harus dan tetap dibaca al-qamariyah dengan menegaskan pembacaan dari huruf lam.

Contoh Huruf Hijaiyah

Berikut adalah contoh dari huruf hijaiyah:

1. Contoh Huruf Syamsiah

tdrzsšln

2. Contoh Huruf Qamariah

ءه
ʾbǧʿġfqkmwyh

Makhorijul Huruf (Tempat Keluar Masuk Huruf Hijaiyah)

Di dalam Al-Qur’an tidak akan pernah lepas dari yang namanya huruf-huruf hijaiyah. tentunya ketika kita membaca Al-Qur’an harus bisa fasih dan benar. Sehingga lebih baiknya kita belajar dulu mengenai tajwid terlebih dahulu sebelum kita memulai menghafal Al-Qur’an, karena ketika tajwid kita berantakan dalam membaca Al-Qur’an. maka bisa menyebabkan ke tidak samaan antara ayat Al-Qur’an dengan huruf yang kita keluarkan melalui lisan ini.

Baca Juga :  Anak Muda Muslim dan Teknologi: Tips Islami Menggunakan Teknologi

Karena jika terjadi suatu kesalahan dalam pelafalan huruf Al-Qur’an, itu bisa menimbulkan arti baru atau tidak sesuai arti dengan apa yang kita baca, dalam hal ini jika kita sengaja dalam melakukannya akan berdampak buruk pada kita sendiri. Oleh karena itu, pada hakekatnya belajar makhorijul huruf itu sangat penting bagi kita.

Pengertian Makhorijul Huruf

Makhraj yaitu adalah dari kata Arab (Kharaja) yang berarti tempat keluar. Baik. Kita coba pecahkan satu persatu pengertiannya.

Kharaja = Keluar

Makhraj = Tempat Keluar

Ini berarti, Makraj Huruf = Tempat Keluar Huruf

Antara kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh pembaca Al-Qur’an adalah membunyikan huruf-huruf Al-Qur’an dengan suara yang kurang tepat.

Gambar Makhoriju Huruf
Gambar Makhoriju Huruf

Hal ini disebabkan karena banyak yang tidak tahu ingin mulai belajar dari bab mana, selanjutnya, ketika ada banyak istilah yang membingungkan dan memusingkan, sebaiknya kita mulai dari mengenal huruf-huruf dan cara pengucapan huruf. Jadi, pada pembahasan selanjutnya, saya bantu untuk menjelaskan dengan bahasa yang mudah dimengerti.
Makhorijul huruf terbagi menjadi 5 (lima), yaitu:

Tempat Keluar Huruf Hijaiyah

Clear tentang pengertian asal makhraj huruf? Selanjutnya kita akan pergi ke mana pula makhraj bagi setiap huruf-huruf dalam Al-Qur’an ini. Untuk huruf-huruf Al-Qur’an, ada 5 makhraj huruf yaitu:

1. Tenggorokan (Makhraj Halqi)

Gambar Makhraj Halqi
Makhraj Halqi | Celikalquran

Untuk makraj huruf bagian ini, ia adalah huruf-huruf yang berikut:

  • Dari pangkal tenggorokan bagi huruf أ dan ه.
  • Dari tengah tenggang bagi huruf ح, ع
  • Dari ujung kerongkongan bagi huruf خ, غ

2. Lidah (Makhraj Lisani)

Belajar Huruf Hijaiyah dan Makhorijul Huruf
Makhraj Lisani | Celikalquran

Ini adalah tempat makhraj huruf bagi kebanyakan huruf Al-Qur’an, ada 18 huruf yang terlibat yaitu:

  • Pangkal lidah dekat tenggorokan menyentuh bagian ‘anak tekak’ atau berada di atas kotak suara: ق
  • Pangkal lidah menyentuh langit-langit belakang: ك
  • Lidah bagian tengah menekan langit-langit atas: ش, ج, ي
  • Ujung lidah dirapatkan pada Gigi Geraham atas, dan tepi Lidah (kiri dan kanan) ditekan ke Gigi Geraham: ض
  • Ujung permukaan lidah ditekan ke Gusi di atas Gigi Kapak atau Gigi Atas Bagian Tengah: ل
  • Ujung lidah ditekan sedikit lebih ke atas dari makhraj Lam: ن
  • Ujung lidah dinaikkan ke langit-langit atas sedikit melengkung, sehingga terlihat lidah bagian belakang: ر
  • Ujung lidah ditekan ke Pangkal Gigi Kapak bagian atas: ت, ط, د
  • Ujung lidah ditekan ke belakang Gigi Kapak bagian bawah: ص, ز, س
  • Ujung lidah dikeluarkan sedikit dan ditekan di ujung Gigi Kapak bagian atas: ذ, ث, ظ
Baca Juga :  Pengertian Sholat Tarawih: Niat dan Doa Sehabis Sholat Tarawih Lengkap

3. Kedua Bibir (Makhraj Syafawi)

Belajar Huruf Hijaiyah dan Makhorijul Huruf
Makhraj Syafawi | Celikalquran

Bagi makhraj huruf kedua bibir pula, ada 2 bagian saja.

  1. Bibir Bawah ditekan ke Gigi Kapak bagian atas: ف
  2. Bibir Bawah dan Atas posisi rapat, yaitu و, م, ب

Penjelasan lanjut untuk bibir bawah dan atas dengan rapat adalah;

  • Menutup bibir lebih ringan: huruf م
  • Menutup bibir sedikit lebih kuat: huruf ب
  • Membulatkan bibir atas dan bawah: و

4. Rongga Mulut (Makhraj Jaufi)

Belajar Huruf Hijaiyah dan Makhorijul Huruf
Makhraj Jaufi | Celikalquran

Bagi maktaj huruf ini, ia merupakan makraj huruf untuk huruf-huruf Mad yang dilepaskan ke dalam Rongga Mulut yaitu:

ا, و, ي

(Baca sebagai Alif Mad, Wau Mad, Dan Ya Mad)

5. Rongga Hidung (Makhraj Khaisyum)

Belajar Huruf Hijaiyah dan Makhorijul Huruf
Makhraj Khaisyum | celikalquran

Bagi makhraj huruf ini, khusus di bagian pangkal hidung bagian dalam, yaitu huruf-huruf yang dibaca dengung (ghunnah). Di dalam gambar dinyatakan sekali contoh-contoh bacaan dengung.

Kesimpulan

Jika tadi kita sudah belajar huruf hijaiyah dan selanjutnya belajar makhorijul huruf, untuk menguasai 5 bagian makhraj huruf ini dengan baik, butuhkan untuk pelatihan yang berkelanjutan. Maka tidak usah kawatir bagi kalian yang masih dalam proses belajar. Yang lebih penting senantiasa berusaha untuk selalu belajar, menjadi lebih baik lagi.

Ada pepatah yang mengatakan, hari ini harus lebih baik dari pada hari kemarin jika hari ini sama dengan hari kemarin maka kita termasuk orang yang merugi. Karena jika kita terus menerus belajar, insyaAllah akan di mudahkan dalam menyelesaikan urusan yang akan kita jalani pada saat ini, jadi, teruslah semangat dan jangan pantang menyerah, yakinlah kamu pasti bisa.

sumber:

  • infoana
  • celikalquran

Sekian ulasan kali ini, semoga dapat bermanfaat. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Pilihan Editor:

Tinggalkan Komentar