Assalamualaikum dan Salaamun Alaikum: Mana Pengucapan yang Benar?

0
Gambar Assalamualaikum dan Salaamun Alaikum
Ilustrasi Salam dengan berjabat tangan

Assalamualaikum dan Salaamun Alaikum yang merupakan salam dalam Bahasa Arab, dan digunakan oleh Budaya Muslim. Salam ini adalah Sunnah Nabi Muhammad SAW, yang dapat merekatkan Ukhuwah Islamiyah umat Muslim di seluruh dunia. Untuk yang mengucapkan salam, hukumnya adalah Sunnah. Sedangkan bagi yang mendengarnya, wajib untuk menjawabnya. Sering, pada saat membaca Al-Qur’an kita membaca tulisan Salaamun Alaikum. Lalu mana yang benar antara kata Assalamualaikum atau Salaamun Alaikum?, berikut kita bahas.

Assalamualaikum dan Salaamun Alaikum

Karena beberapa dari kita terkadang pernah mendengar  ucapan salam “Salamun Alaikum atau Salaamun Alaikum”, yang mana dirasa janggal oleh sebagian umat islam yang pada umumnya lebih sering mengucapkan Assalamualaikum atau lebih lengkapnya Assalamualaikum warahmatullahhi wabarakatuh. Dalam Al Quran ada pada beberapa surat diantaranya pada:

Allah ta’ala Berfirman :

وَسِيقَ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ إِلَى الْجَنَّةِ زُمَرًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءُوهَا وَفُتِحَتْ أَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلَامٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خَالِدِينَ

Yang artinya:

Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan dibawa ke dalam syurga berombong-rombongan (pula). sehingga apabila mereka itu sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya:

“Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu. Berbahagialah kamu! Maka masukilah syurga ini, sedang kamu kekal di dalamnya”

(Qs Az Zumar:73)

Allah ta’ala Berfirman :

وَإِذَا جَاءَكَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِنَا فَقُلْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ ۖ كَتَبَ رَبُّكُمْ عَلَىٰ نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ ۖ أَنَّهُ مَنْ عَمِلَ مِنكُمْ سُوءًا بِجَهَالَةٍ ثُمَّ تَابَ مِن بَعْدِهِ وَأَصْلَحَ فَأَنَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Yang artinya:

apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu, Maka Katakanlah:

“Salaamun alaikum. Tuhanmu telah menetapkan atas Diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan Mengadakan perbaikan, Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”

(Qs Al An’am:54)

Allah ta’ala Berfirman :

جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۖ لَهُمْ فِيهَا مَا يَشَاءُونَ ۚ كَذَٰلِكَ يَجْزِي اللَّهُ الْمُتَّقِينَ(31) الَّذِينَ تَتَوَفَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ طَيِّبِينَ ۙ يَقُولُونَ سَلَامٌ عَلَيْكُمُ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ    (32)

Yang artinya:

Baca Juga :  Anak Muda Muslim dan Teknologi: Tips Islami Menggunakan Teknologi

(yaitu) surga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi Balasan kepada orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam Keadaan baik oleh Para Malaikat dengan mengatakan (kepada mereka):

“Salaamun’alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan”

(Qs An Nahl 31.32)

Berdasarkan Hadis Imam Bukhari

Dari ‘Imran bin Hushain radiallau ‘anhu, ia berkata:

Seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengucapkan, “Assalaamu’alaikum”. Maka dijawab oleh Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam kemudian ia duduk, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Sepuluh’. Kemudian datang lagi orang yang kedua dan memberi salam, “Assalaamu’alaikum wa Rahmatullaah.”

Setelah dijawab oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ia pun duduk, Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Dua puluh’. Kemudian datang orang ketiga dan juga mengucapkan salam: “Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa baraakaatuh”. Maka dijawab oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian ia pun duduk dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Tiga puluh”


(Hadits Riwayat Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no. 986, Abu Dawud no. 5195, dan At-Tirmidzi no. 2689 dan beliau meng-hasankannya)

Mana yang Benar?

Pelajaran dari tulisan di atas yang bisa kita simpulkan bahwa ucapan Salaamun alaikum itu ditujukan untuk para penghuni surga.

Sedangkan ucapan Assalammualikum warahmatullah wabarakatuh itu telah dicontohkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditujukan kepada manusia.

Perhatikan Ketika Memberi Salam

  1. Jangan menulis dengan disingkat yang akan menghilangkan makna dari salam(salam adalah doa, penulisan beda maka akan memiliki makna yang berbeda).
  2. Tidak mengucapkan salam kepada selain umat muslim.
Baca Juga :  Doa Sebelum Tidur dan Bangun Tidur: Lengkap dengan Sunnah Rasulullah

Semoga Allah, Dzat yang membalas kebaikan sebesar dzarrah dengan kebaikan dan membalas keburukan sebesar dzarrah dengan keburukan memberikan kita keistiqamahan untuk selalu senantiasa berjalan di atas Kitabullah dan Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Demikianlah ulasan kali ini. Sekian dari Saya, Terima Kasih.

Pilihan Editor:

Tinggalkan Komentar